Sunday, May 31, 2020

Update Informasi Covid-19 di Pusat Informasi Corona Kumparan

May 31, 2020 25 Comments
Update Informasi Lengkap Seputar Corona di Kumparan

Saat kasus Corona mulai menyebar ke beberapa daerah, aku terkena flu berat. Muncul perasaan takut dan khawatir tertular Covid-19. Layaknya reporter, semua orang bebas membagikan postingan berita yang beredar di WhatsApp, baik itu di grup keluarga, seputaran teman atau bahkan rekan komunitas. Beberapa yang bijak memilah mana yang fakta dan mana yang hoaks. Beruntung menjadi bagian Komunitas Emak Blogger yang literasinya menurutku keren. Beberapa waktu lalu aku terkena batuk kering yang membuat paru-paru dan tenggorokan terasa perih ketika batuk, dan aku mulai berpikir buruk terjangkit Covid-19. Beruntung, aku mendapatkan informasi Corona yang berasal dari sumber terpercaya. Konten dan beritanya yang faktual dan aktual bisa kalian nikmati.

Memahami Keberadaan dan Gejala Virus Corona

Gejala awal batukku mirip dengan Covid-19, tafsiranku kala itu aku terinfeksi. Tenggorokan terasa kering, perih ketika batuk dan sendi jadi nyeri semua. Pernafasan agak sulit karena flu dengan droplet pekat tersebut menyebabkan hidung tersumbat. Hal ini membuatku sampai berpikir keras di rumah adalah siapa saja yang kutemui selama sebulan terakhir. Saat memutuskan berobat, dokter dan yang lainnya lengkap dengan APD memeriksa bahkan menanyakan riwayat perjalananku waktu itu. Perasaan jadi makin resah karena seminggu sebelumnya kami sekeluarga melakukan perjalanan ke Magelang dan sudah beredar fakta ada satu pasien positif terinfeksi Corona. Aku bersyukur ternyata batukku bukanlah salah satu indikasi terjangkit virus corona. Meski demikian, dokter menyarankan aku untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Semenjak itu, berbagai kegiatan menjaga imunitas seperti olahraga, makan bergizi seimbang, konsumsi vitamin, berjemur, rajin cuci tangan, dan memakai masker setiap kali pergi jadi kebiasaan. Sembari melakukan itu semua aku juga mengakses beragam info terkait virus Corona, dari soal gejala, penanganan hingga artikel terkait kegiatan WFH (work from home) dan tinggal di rumah.

Seperti dilansir dari Kumparan, gejala umum yang dialami seorang yang terinfeksi Corona antara lain 
  • Demam
  • Letih dan lesu
  • Gangguan pernafasan seperti batuk, pilek, hidung tersumbat.
  • Beberapa yang lain bahkan hingga diare dan nyeri.

Saat postingan ini aku tulis, muncul istilah baru untuk menyebut orang sehat tetapi terpapar virus Corona yaitu OTG (Orang Tanpa Gejala). Oleh karenanya kita disarankan untuk tetap berada di rumah. Semua sama-sama tak tahu, kitakah yang akan tertular atau menularkan mahluk mungil bernama Corona ini.

Saat Kumparan merilis Kumpulan berita bertajuk Pusat Informasi Corona, aku jadi yang paling bersemangat untuk update informasi terkini tentang Corona dan segala hal yang berhubungan dengan dampaknya. 

Kumparan, Pusat Informasi Corona Terpercaya dan Terlengkap


Meski dirilis tahun 2017, aku mengenal Kumparan saat salah seorang teman membahas tentang event bersama Kumparan di tahun 2019. Saking penasarannya, akhirnya aku mengikuti akunnya di jejaring Instagram.

Berikut tips untuk mendapatkan pengalaman yang lebih personal dari Kumparan :

  • Unduh aplikasi Kumparan di Playstore
  • Buat akun di Kumparan
  • Atur notifikasi sesuai kebutuhanmu
  • Gabung dengan grup WhatsApp teman kumparan
  • Untuk mendapatkan informasi terupdate seputar Covid-19, akses Pusat Informasi Corona di collective

Di Pusat Informasi Corona ini, kita mendapatkan

1. Berita terupdate terkait Corona


Dari mulai yang positif terinfeksi, kasus sembuh, meninggal semua dikemas dalam data yang akurat dan mudah dipahami.

Pusat informasi Corona Kumparan

Data Terkini Pasien Positif Corona dari Kumparan

2. Bermacam tips menghadapi Corona


Bermacam tips seputar kesehatan, film favorit, berkegiatan di rumah kala physical distancing, dan berita utama dari Pemerintah.

3. Info terkait kegiatan donasi


Bersedekah itu selain menyucikan harta juga membuat kita sebagai pemberi merasakan kebahagiaan tersendiri. Kumparan bekerjasama dengan kitabisa juga mengajak kita berdonasi untuk meringankan mereka yang terdampak. 

4. Kumpulan doa yang bisa diamalkan


Rasa cemas yang muncul akibat pandemi bisa dikurangi dengan melafazkan doa sesuai keyakinan masing-masing tentunya. Kumparan menyediakan kumpulan doa agar terhindar dari wabah dan penyakit.

Lengkap kan informasinya? Aku jadi semakin bahagia mengenal Kumparan, sama seperti slogannya kini aku jadi makin #PercayaKumparan.
Kumparan emang bikin tenang, 

Marathon blog Kumparan

Postingan ini aku ikut sertakan dalam Marathon Blog yang diadakan Kumparan.
#TenangUntukMenang #BerkahNulisDiRumah






Saturday, May 30, 2020

Ini Caraku Menumbuhkan Minat Membaca pada Anak

May 30, 2020 2 Comments
Ini Caraku Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak


Fakta dari UNESCO tahun 2019 menyebutkan bahwa Indonesia berada dalam peringkat kedua terakhir soal literasi. Itu artinya minat baca dan menulis kita masih sangat rendah, perbandingannya 1 orang diantara 1000. Miris kan? Mengetahui hal tersebut lantas membuat saya berpikir bagaimana menumbuhkan minat anak dalam hal literasi ini, termasuk dengan pendekatan parenting.

ini caraku menumbuhkan minat baca pada anak
Di Perpusda Salatiga

Manfaat Membaca


Di usia 3 - 4 tahun, bisa dibilang Uty termasuk anak yang kosa katanya lumayan banyak. Support keluarga dengan sering mengajaknya berkomunikasi, bercerita dan mendengarkan lagu ternyata sangat membantu peranku yang lebih banyak membacakan buku ketika akan tidur. Alasan lainnya, karena Uty waktu itu sering diajak jalan-jalan berkeliling RW setiap pagi. Alhasil Uty jadi lebih populer dari saya dan jadi suka bercerita. Ada 4 tahapan mengenalkan literasi ke anak, antara lain

  • Tahap Mendengarkan

Tahap ini dimulai sejak dalam kandungan hingga anak dalam usia emasnya dengan membacakannya buku atau bercerita


  • Tahap Berbicara

Dimulai ketika anak berusia 2 - 4 tahun dimana kosakatanya sudah lumayan banyak. Mengajaknya bersilaturahmi dan berinteraksi dengan orang akan meningkatkan kemampuan berbahasanya.

  • Tahap Membaca

Menurut IDAI, usia yang tepat untuk mengenalkan anak pada membaca adalah di usia 4-5 tahun. Di tahapan ini, anak bisa kita latih membaca dua suku kata dan mengenal huruf vokal dan konsonan.

  • Tahap Menulis

Ketika anak bersemangat belajar membaca pada usia 4-5 tahun, di Sekolah Dasar anak akan belajar bagaimana menulis dan mengeja kata-kata sederhana.

Lalu yang jadi pertanyaan, kenapa sih kita mau repot menumbuhkan minat baca pada anak? Buat saya, ketika anak memiliki minat baca yang baik, ia akan
1. Memiliki kemampuan bahasa yang baik
2. Wawasannya menjadi luas
3. Lebih cerdas menyikapi dan memecahkan masalah
4. Mampu mencari solusi

Caraku Meningkatkan Minat Baca Anak


1. Read Aloud dan Membacakan Buku Ketika Anak Akan Tidur


Membeli Paket Buku Halo Balita waktu itu jadi keinginan terbesarku, tapi yang namanya ingin kadang memang perlu disisihkan dahulu. Akhirnya aku beli beberapa buku anak dari penerbit Mizan waktu itu. Sebenarnya buku anak ini juga serian sih tapi aku hanya beli 3 biji. Beberapa buku lain dan majalah anak aku dapatkan dari berburu di toko buku bekas di belakang pasar Shopping Salatiga. Akhirnya, stok yang lumayan banyak di rumah jadi bekal tiap malam dan waktu senggang untuk membacakan buku dan bercerita.

Ini Caraku Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak
Ada juga akhirnya Halo Balita di Perpusda Salatiga

2. Mengajak anak mengunjungi dan Meminjam Buku di Perpusda


Hampir tiap pekan aku dan suami mengajak anak ke Perpusda Salatiga. Tersedia beragam mainan edukatif dan buku anak yang membuat Uty betah di ruang anak. Sambil menemani di ruang anak, biasanya kami membawa beberapa majalah dan buku untuk dibaca juga. Di tahun ke-empatnya akhirnya anakku punya kartu keanggotaan perpusda dan buku pertama yang dipinjamnya adalah buku yang penuh gambar dan sedikit tulisan, maklum belum bisa baca.


3. Menyediakan Majalah dan Buku Bergambar di rumah 


Stok buku dan majalah kami di rumah sebenarnya tak seberapa, tapi anak tak pernah bosan mendengarkan cerita karena disajikan dengan beragam intonasi suara yang memicu tawa dan pertanyaan anak tentangnya. Kadang buku hasil meminjam perpusda ikut meramaikan kegiatan bercerita kami. 

4. Memberi Teladan


Stok buku punyaku memang banyak di rumah, tapi sebagian malah belum sempat terbaca. Pada beberapa buku malah hanya dibaca ketika butuh saja, misalkan buku tentang fikih ramadan yang membuat kami membuka ulang hukum-hukum dan rukun berpuasa. Nah, yang jadi persoalan kadang baik aku maupun suami kadang masih sulit meluangkan waktu membaca buku meskipun hampir tiap hari aku membaca postingan blog teman. Ini jadi PR terbesarku menumbuhkan minat baca di rumah.

Nah, buibuk, punya tips apalagi yang bisa didiskusikan nih? yuk tinggalkan komentar yaa..

Mengenalkan Anak Dunia Literasi

May 30, 2020 0 Comments
Mengenalkan anak dunia literasi
Mengenalkan anak dunia literasi

Tahukah teman-teman kalau minat baca orang Indonesia masih sangat rendah dengan rasio 1:1000 yang artinya di tiap seribu orang hanya ada satu orang yang mencintai literasi. Padahal pemerintah telah berupaya meningkatkan minat baca tersebut dengan berbagai program. Di postingan parenting kali ini, aku ingin membahas tentang bagaimana mengenalkan anak pada dunia literasi.

Tahapan Mengenalkan Literasi


Dunia anak adalah dunia bermain. Ketika anak mulai menunjukkan minat pada huruf dan membaca, kita bisa mengenalkannya dengan cara yang menyenangkan agar kelak, anak bukan saja mencintai membaca tetapi juga pandai menulis. Tapi sebelum mengajaknya belajar membaca dan menulis ada beberapa tahapan agar anak mencintai literasi. Apa saja tahapan-tahapan yang harus dikenalkan :

1. Tahap mendengarkan

  • Tahapan mendengarkan dapat kita ajarkan sejak anak dalam kandungan dengan cara mengajaknya berkomunikasi, membacakan buku, mendengarkan musik atau Murottal. 
  • Membacakan buku ketika akan tidur
  • Mendengarkan lagu anak
  • Read aloud atau membaca buku ceritanya dengan lantang agar anak bisa melihat sekaligus mendengarkan

2. Tahap Berbicara


Kita bisa melatih anak berbicara dengan sering mengajaknya silaturahmi atau berkunjung ke teman sebaya atau yang lebih tua, juga menumbuhkan kepercayaan diri anak dengan menjadi pendengar yang baik untuk anak dan dorong anak bercerita apa saja termasuk hal menyenangkan di sekolah atau saat bermain.

3. Tahap Membaca

Mengenalkan anak dunia literasi
Menikmati buku bacaan di perpusda

  • Hal sederhana yang bisa kita lakukan adalah Menempeli atau melabeli setiap benda sesuai dengan namanya

misal tulisan kulkas untuk ditempel di kulkas, tulisan pintu, meja, kursi, lemari masing-masing bisa ditempel sesuai nama bendanya.
  • Mengajak anak ke perpustakaan 
Dengan mengenalkan berbagai macam bacaan di perpustakaan serta mengajaknya bercerita tentang apa yang dilihatnya dalam buku mendorong anak belajar berbagai kosakata dan meningkatkan kepercayaan dirinya
  • Memberi teladan kebiasaan membaca
Kebiasaan baik itu ditularkan, jika sebagai orang tua kita masih malas membaca, apalagi dengan anak yang masih butuh contoh dari orangtuanya.
  • Membuat pohon literasi keluarga.

Membuat pohon literasi keluarga sekaligus menempel pohonnya dengan buku yang sudah dibaca membuat anggota keluarga saling berkompetisi menghijaukan dahannya. Kalau sudah demikian, secara tak langsung semangat anak untuk membaca tumbuh.

4. Tahap Menulis

Ada bermacam ide yang bisa kita lakukan dalam tahap menumbuhkan minat untuk menulis, antara lain

Melatih anak membuat buku jurnal kegiatan sehari-hari
Meluangkan waktu untuk mengisi diary
Ajak anak menuliskan buku catatannya sendiri Sediakan flip chart atau papan tulis agar anak bebas mengekspresikan dirinya lewat menulis.
Bagi anak yang cukup besar, bisa nih diajak belajar menulis dengan media blog juga

Nah, beberapa tahapan tersebut bisa kita coba di rumah. Tentunya masing-masing tahapan dilakukan sesuai usia dan kebutuhan anak.

Referensi : kuliah bunda sayang level 5

Tuesday, May 19, 2020

Popcorn Karamel, Resep Camilan yang Mudah dan Enak saat WFH

May 19, 2020 1 Comments
Ramadhan bentar lagi usai dan lebaran akan datang. Karena lebaran di rumah aja, aku siapin camilan sederhana nih, namanya popcorn caramel. Itu tuh, jagung berondong yang dilapisi krim manis yang bikin aktivitas makin greget. Kerja sambil makan camilan yang mudah dibuat dan enak rasanya, ini dia resepnya

Popcorn Karamel Resep Camilan yang mudah dan enak dibuat
Popcorn Karamel yang manis dan lezat

Resep Popcorn Caramel

Bahan

125 gr Jagung berondong (aku beli di supermarket kala itu)
Margarin dan sesendok minyak untuk menggoreng


Bumbu Karamel

50 ml air
1 sachet susu bubuk full cream, bisa merk apa saja
1 sendok makan gula
2 sendok makan gula aren/ gula jawa yang diserut

Cara Membuat :

  1. Masukkan margarin dan minyak ke wajan anti lengket, setelah semua margarin meleleh masukkan jagung kemudian tutup wajan agar popcorn tak berloncatan, tiriskan
  2. Campur air, susu full cream, gula kemudian rebus dengan api kecil
  3. Aduk hingga karamel mengental dan berserabut, matikan api kemudian tuangkan karamel perlahan ke dalam popcorn sambil diaduk
  4. Popcorn Karamel siap disajikan

Cara membuatnya mudah kan, anak-anak juga suka karena rasanya manis. Mirip dengan pocorn kemasan yang biasanya dibeli. Sebenarnya buat stok sih, tapi belum ada setengah jam ternyata sudah berkurang dicemilin anak-anak. Selamat mencoba ya

Monday, May 18, 2020

Menyembuhkan Inner Child Menuntaskan Luka Pengasuhan

May 18, 2020 5 Comments
Menyembuhkan inner Child menuntaskan luka pengasuhan

Menjadi orangtua bukanlah perkara mudah. Memperlajari ilmu parenting tak lantas membuat perilaku kita berubah dalam mendidik anak kecuali disertai tekad yang besar ingin memperbaiki diri, apalagi jika dalam diri masih menyimpan luka masa lalu akibat kesalahan pengasuhan yang kita kenal sebagai inner child. Lalu bagaimana caranya self healing atau menyembuhkan luka pengasuhan yang masih belum tuntas hingga dewasa ?

Apa Itu Inner Child?


Suatu hari ketika selesai memarahi putrinya, sang ibu menangis karena hal serupa pernah beliau dapatkan semasa kecil, padahal kenangan tersebut begitu beliau benci. Lain hari, tiba-tiba beliau mendiamkan putrinya tanpa sebab dan akhirnya sang anak terluka? Sang anak akhirnya merasa semua yang dilakukan salah dan membenci kejadian tersebut. Bertahun lamanya hal tersebut dipendam hingga saat berkeluarga, sang anak menyadari ada yang salah dalam dirinya. Ternyata pola didikan yang diterima semasa kecil menyisakan luka dan tanpa sadar diimitasi polanya. Kadang, saat terpancing marah akhirnya cubitan kecil mendarat di tangan mungil anaknya. Padahal perbuatan tersebut harusnya bisa dicegah.

Inner child sendiri sebetulnya merupakan jiwa anak-anak yang masih ingin direngkuh dalam diri kita, lebih tepatnya luka semasa kecil (belum baligh) yang belum tuntas dan terekam alam bawah sadar hingga dewasa. Hal tersebut tanpa kita sadari ternyata berpengaruh pada respon kita terhadap suatu masalah atau keadaaan. Pemicunya bisa timbul ketika kita merasa tidak nyaman terhadap suatu hal, seperti sindiran, bentuk perhatian, desakan atau ketika merasa tidak dilibatkan.

Luka terpendam tersebut akhirnya mempengaruhi bagaimana kita berinteraksi dengan suami, anak, dan lingkungan sekitar kita. Sebagai contoh :

Contoh 1 : jika dari kecil seorang anak sering dituduh atau disalahkan tanpa sebab oleh orangtuanya, maka tanpa disadari pola tersebut diimitasi atau ditiru sehingga ia mendidik dengan cara yang tak jauh berbeda dengan orangtuanya ditambah rasa rendah diri yang timbul tanpa ia sadari penyebabnya.

Contoh 2 : Si A, istri yang lahir dalam keluarga pekerja keras dan cenderung menyalahkan akan sering berkonflik ketika menikah dengan B yang lahir dari keluarga B yang jarang mengingatkan. Si B yang easy going sementara A yang perfeksionis membutuhkan jembatan penyelesaian terhadap pola asuh yang salah tersebut dengan menyadari kekurangan masing-masing.

Menyembuhkan inner Child menuntaskan luka pengasuhan
Quote pengasuhan yang saya suka dari Dorothy Law
 Anak Belajar dari Kehidupannya

Ciri-ciri Inner Child yang belum tuntas


Dikutip dari Loonerwolf.com , seseorang yang masih memiliki inner child akan memiliki tanda seperti:


  1. Kurang fleksibel dan mudah marah
  2. Insecure atau tak nyaman berada di sekitar orang banyak
  3. Sulit menunjukkan ekspresi ketika senang, sedih, marah, terluka atau tidak nyaman
  4. Memiliki rasa bersalah yang berlebihan dan minder
  5. Mudah marah
  6. Merasa kesepian
  7. Merasa bukan dirinya ketika berbuat sesuatu yang salah
  8. Perfeksionis
  9. Sulit mempercayai orang lain
  10. Sulit dekat dengan orangtua

Cara Menyembuhkan Luka Pengasuhan


Secara garis besar, ada dua metode yang diterapkan untuk menyembuhkan inner child itu sendiri yaitu

1. Dengan Bantuan Orang Lain


Melalui bantuan orang lain ini bisa berwujud curhat kepada suami misalnya atau konsultasi terapi psikiatri.

2. Self Healing


Menyembuhkan inner child bisa dilakukan sendiri dengan cara

a. Mengakui

Dengan mengakui bahwa ada pribadi kita bermasalah dan harus disembuhkan akan mempermudah kita memulihkan luka itu sendiri

b. Memaafkan

Memaafkan kesalahan orangtua di masa lalu dan berusaha memperbaiki kembali hubungan yang ada akan mempermudah kita menyelesaikan inner child. Mengingat kenangan baik di masa kecil dan memahami peran orang tua yang tak mudah tentu bisa jadi sarana bersyukur bagaimana beruntungnya hidup kita. 
  1. Jika memungkinkan, bisa juga kok membicarakan hal yang membuat kita terluka dengan orang tua selama tak menyakiti, menyudutkan dan menyampaikannya dengan luapan emosi berlebihan. 
  2. Jika hal tersebut dirasa sulit, ada baiknya terima apa yang sudah terjadi. Ikhlaskan, toh semua yang kita alami tak luput dari yang Allah takdirkan.
  3. Mengingat kebaikan-kebaikan orangtua 
  4. Yakinkan diri bahwa kita layak disayangi, dihargai, dan bahagia
  5. Menyadari bahwa semua manusia bisa salah melakukan atau menyadari sesuatu
  6. Boleh kok menangis, tersenyum, tertawa, dan menunjukkan kesedihan. Kita bebas mengekspresikan diri selama tak melanggar norma yang ada.
  7. Berdamai dengan diri, belajar bersabar saat kita berhak marah. Menarik nafas panjang
Menyembuhkan inner Child menuntaskan luka pengasuhan
Penggalan surat yang saya suka. Membantu membuat kita mengikhlaskan dan menerima yang menjadi ketetapanNYA

Anak-anak yang bahagia adalah anak-anak yang tumbuh dari ibu yang bahagia juga. Jadi tugas utama kita adalah menuntaskan inner child kita sehingga mampu menjalani peran sebagai ibu dengan gembira. 


Sunday, May 17, 2020

Menjelang Akhir Ramadan, Ini doa yang kupanjatkan

May 17, 2020 0 Comments
Idul Fitri sudah di depan mata, tinggal hitungan hari Ramadan akan usai. Sedih rasanya, Ramadan di tengah pandemi seperti ini. Ada banyak doa yang ingin kupanjatkan. Semoga wabah Covid-19 segera berakhir.

Menjelang akhir Ramadhan ini doa yang kupanjatkan

Kesan Ramadan Kali ini


Terasa beda memang, tak ada tarawih, tilawah dan salat berjamaah di masjid. Biasanya, ada lembaran kertas jadwal takjil yang dibagikan tapi kali ini ditiadakan. Penerimaan Zakat dilakukan jauh di awal Ramadan.

Kesan berbeda di Ramadan kali ini, mungkin terasa aneh bahkan sebagian berasumsi bahwa Ramadan terasa seperti hari biasa pada umumnya. Semua orang berjaga dan menjaga jarak dari kerumunan, jalan terasa lengang selepas Maghrib. Gang-gang ditutup, beberapa berjaga tiap malam. Tenaga medis masih disibukkan dengan tugasnya menangani pasien Covid-19, tak ada gelaran operasi ketupat, yang ada kepolisian berjaga ketat bukan lagi menyambut pemudik tapi mengawasi masuknya, termasuk soal kriminalitas yang kabarnya meningkat. Masyarakat panik, BPJS dikabarkan akan naik sementara PHK dimana-mana. Sedih melihat kondisi ini, jangankan mudik, bepergian keluar rumah juga terbatas.

Doaku kali ini untuk Ramadan ini


Memasuki 10 hari terakhir, beberapa memutuskan mudik, sebagian tetap bertahan. Bekerja dan beribadah, semua dilakukan di rumah. Beberapa pusat perbelanjaan justru ramai, pasar jauh lebih ramai. Sampai bingung, apalagi 2 hari terakhir info terbaru bahwa salah satu pedagang di pasar pagi pingsan dan ternyata positif Corona. Beliau tertular putranya yang baru saja mudik dari Jakarta. Tinggal di Kabupaten tetapi berjualan di Kota Salatiga, dan sebenarnya ini yang bikin aku sedih. Banyak yang tak mempedulikan kesehatan keluarganya hanya karena ingin mudik dan akibatnya semua orang termasuk keluarga terdekatnya kena imbas. Semoga Allah menyadarkan dan membuka hati orang yang masih se-egois ini. Mementingkan dirinya sendiri tanpa mengukur resikonya.

Semoga wabah ini segera berakhir, kami rindu beraktivitas seperti sedia kala. Ya Rabb..ampuni dosa kami, terimalah ibadah kami dan pertemukan kami dengan Ramadan berikutnya, jika Ramadan tak ada lagi untukku, jadikan amalan Ramadan kami kali ini sebaik-baiknya amalan. Ada beberapa harapan dan doa yang kupanjatkan di Ramadhan kali ini :

1. Allah menerima semua amal ibadah kami di bulan Ramadhan
2. Allah melindungi kami dan keluarga kami dari wabah dan segala penyakit
3. Allah memberi kesehatan kepada kami semua
4. Allah mengampuni segala dosa dan kesalahan kami
5. Allah menunjukkan hidayahnya agar tetap berada di jalan yang diridhoiNYA
6. Sakinah mawaddah wa rahmah dalam tujuan yang sama, ke SurgaNYA
7. Pandemi segera usai dan Allah ijinkan kami menuju baitullah
8. Allah melapangkan rejeki kami dan memudahkan urusan kami


Allahuma innaka afuwun kariim..tuhibbul afwa wa fuanna yaa kariim , doa akhir Ramadhan
Allahuma innaka afuwun kariim..tuhibbul afwa wa fuanna yaa kariim



Minal Aidin Wal Faidzin, Shiyamana wa shiyamakum
Mohon maaf lahir dan batin ya teman-teman..semoga Allah menerima semua amal ibadah kita..aamiin




Saturday, May 16, 2020

Persiapan Lebaran dalam Suasana Pandemi

May 16, 2020 4 Comments
Persiapan lebaran, silaturahmi, hidangan ketupat opor saat pandemi

Kali ini kita dihadapkan pada suasana Ramadan yang tidak seperti biasanya. Suasana di tengah pandemi ini membuat kita berpikir akankah saat lebaran pandemi sudah selesai? Kalau belum, sebaiknya persiapan lebaran seperti apa yang kita kondisikan? Kalau aku, sebaiknya merencanakan lebaran yang membuat kita tetap sehat mental dan sehat finansial karena tak tahu dana darurat kita sebatas apa untuk bertahan hingga akhir tahun nanti.

Ramadan, Saat tepat menyehatkan finansial


Di tengah pandemi ini, kita diuji dengan beragam keterbatasan pada hal yang bersifat publik, tak bisa ikut kajian, arisan, ke mall, nonton bioskop, resepsi nikahan atau sekedar jalan-jalan ke alun-alun. Pembatasan sosial ini membuat karyawan harus bekerja di rumah (WFH), bahkan sebagian benar-benar dirumahkan tanpa menerima pesangon karena ketidakmampuan perusahaan. Ada pula pemilik usaha yang harus berpikir keras untuk tetap bertahan menyelamatkan usaha dan kesejahteraan karyawannya. Para pedagang yang harus menjemput bola agar apa yang dijual tetap laku. Anak-anak juga terkena dampaknya, sekolah kini dilakukan via daring, cukup setor tugas dan menerima materi dari rumah tanpa tatap muka secara langsung. Jika pembatasan ini berlaku hingga akhir tahun nanti, mau tak mau kita perlu mengelola keuangan kita sehingga tetap cukup hingga akhir tahun.

Ramadhan adalah bulan dimana kita dilatih untuk tetap bersabar, bersyukur, dan meningkatkan kepedulian kita kepada sesama. Seperti sebuah hadis di bawah ini

Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.” (HR. At Tirmidzi)

Bahkan di salah satu hadis disebutkan bahwa ibadah kita di bulan ramadhan ini dilipatkan 700 kali. Akhirnya hal ini membuat kita berpikir, bagaimana mengelola finansial agar tetap bisa bersedekah di tengah pandemi seperti ini. Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan saat pandemi ini. Tips dari mba Prita Ghozie ini bisa diterapkan ke kamu

1. Pengeluaran

Pengeluaran yang membengkak karena pandemi ini membuat kita perlu mengatur ulang kebutuhan pokok dan mengurangi pengeluaran tak penting seperti jajan, liburan dan membeli barang dengan cicilan.
Hemat saat Ramadhan dan lebaran dengan pos pengeluaran
Atur pengeluaran ramadhan dan persiapan dengan cermat


2. Pemasukan

Jika pemasukan kita kena imbas akibat pembatasan sosial ini, maka sebaiknya atur kembali pos-pos pengeluaran, lakukan penghematan dan pikirkan cara memperoleh tambahan pemasukan jika memungkinkan. Jangan lupa, poskan untuk sedekah juga.

3. Cicilan dan tagihan

Pastikan cicilan dan tagihan bulanan tetap terbayarkan.

4. Tabungan

Usahakan tetap menabung dengan menyisihkan pemasukan. Dilansir dari akun ZAPFinance, bahwa kita perlu tetap menyisihkan 20-30% gaji untuk simpanan.

5. Dana Darurat

Jika saat ini penghasilan kita berkurang, setidaknya persiapkan dana darurat hingga akhir tahun, atau terhitung 6 bulan gaji.

6. Belanja Online, Kartu kredit, dan e-wallet

Kurangi belanja online, kalau perlu tutup sementara kartu kredit dan e-wallet  untuk pencegahan pemakaian komsumtif.

Persiapkan Lebaran dengan Cermat

Tak seperti tahun lalu, kita bisa menyiapkan lebaran lebih cermat. Tak ada mudik atau kunjungan silaturahmi, maka pastikan pengeluaran tak penting saat ini ditekan, apa saja pengeluaran yang bisa ditekan atau dialihkan? 

1. Membeli baju baru
2. Menyiapkan hidangan lengkap
3. Dana mudik.
4. Dana transportasi bisa alihkan ke pembelian kuota internet
5. Angpao, alihkan ke sedekah yang lebih membutuhkan
6. Liburan

Silaturahmi tetap bisa dilakukan secara daring, baik telepon, video call maupun conference. Tetap semangat menjalankan ramadhan, semoga kemenangan tetap kita raih dan lahir kembali sebagai jiwa yang suci di lebaran nanti.


Friday, May 15, 2020

Tradisi Sungkeman Lebaran Kali Ini di Rumah Aja

May 15, 2020 0 Comments
Tradisi sungkeman lebaran kali ini di rumah aja

Sudah jadi tradisi kami, sebagai keluarga dari Jawa menjelang atau setelah salat ied untuk melakukan sungkem kepada orang tua sebagai wujud permohonan maaf kami. Namun, kondisi pandemi seperti sekarang tak memungkinkan kami untuk mudik, lantas apakah tradisi ini akan ada di Lebaran kali ini mengingat banyak yang memutuskan di rumah aja?

Tradisi Sungkeman Kala Lebaran


Sungkeman adalah sebuah tradisi jawa turun temurun yang dilakukan anak kepada orangtua dimana anak duduk bersimpuh di hadapan orangtua guna memohon maaf atas kesalahan yang telah dilakukan selama ini. Tradisi ini biasanya dilakukan setelah melaksanakan shalat ied dan sebelum berkunjung untuk bermaaf-maafan ke sanak saudara.

Selama aku tumbuh di rumah, jarang sih ada momen berkesan selama sungkeman ini karena biasanya sehabis sungkeman ini bapak mengajak kami silaturahmi bersungkeman ke kerabat terdekat sekampung. Sebelum pergi, bapak memastikan kami anak-anaknya hafal kata-kata dalam bahasa krama inggil yang akan kami ucapkan kala sungkeman itu. Kira-kira begini kalimatnya:
"Mbah, ngaturaken sugeng riyadi, sedaya kalepatan kula nyuwun pangapunten"
yang kurang lebih artinya Nek/Kek, minta maaf atas segala salah dan dosa" .
Biasanya para sesepuh atau orang tua akan menjawab
"Podo-podo ya nduk/ke mugo-mugo dosaku lan dosamu dilebur marang Gusti Allah , dilancarna Rejekinya, dadi anak kang Sholih Sholihah, Bekti marang wong tua"
Artinya kurang lebih sama-sama nak, semoga doaku dan dosamu diampuni Allah, dilancarkan rejekinya, jadi anak yang Sholih Sholihah dan berbakti kepada orangtua. Kadang ada selipan doa enteng jodoh segala plus amplop fitrah alias angpao yang bikin aku makin semangat kala itu, hehe.

Setelah menikah, hampir tiap tahun suami selalu mengajak mudik ke mertua, jadi jarang-jarang bisa merasakan lebaran di rumah Orangtua. Padahal dalam hati kadang juga ingin gantian, tapi ya sudahlah. Bapak mertua yang meninggal tahun 2017 membuat suami memutuskan mudik tiap kali ada libur lebaran dan cuti akhir tahun dan akhirnya mau tak mau itupun jadi keputusan bersama. Kalau di tempat ibu mertua, jarang sekali ada kunjungan ke tetangga karena semua kegiatan itu sudah terwakili dengan tradisi jabat tangan di masjid dan lapangan usai salat Ied. Jadi, selesai salat Ied, biasanya sampai di rumah kami sungkeman dengan ibu lalu salam-salaman dengan kerabat. Setelah itu lanjut foto-foto dan makan ketupat opor ayam deh, dan ini jadi salah satu momen yang dikangenin.

Pandemi dan Lebaran Online


Lebaran kali ini memang beda, semenjak ada pandemi ini dan pemberlakuan pembatasan sosial akhirnya kami memutuskan di rumah aja. Maksudnya demi menjaga kebaikan dan keselamatan bersama sih, takut juga kan kalau kita yang tanpa gejala pulang membawa virus dan mengakibatkan orang di sekitar kita tertular. Selain itu, karena ada anak-anak yang imunnya belum sekuat orang dewasa dan membutuhkan perlindungan. Deal, akhirnya no mudik dan di rumah aja.

Tradisi sungkeman lebaran kali ini di rumah aja
Yang dikangenin saat mudik, kumpul keluarga
Dok.pri


Dengan kemajuan teknologi yang ada serta akses internet yang semakin cepat membuat kita dengan mudah berkomunikasi via daring, baik melalui Videocall maupun video conference. Rencananya kami akan sungkem ke Orangtua via video call dengan bantuan Tante Opi. Sementara karena letak rumah orangtuaku dengan rumah kami tak terlalu jauh, jika memungkinkan kami akan datang berkunjung. Jadi tak usah takut tak bisa lebaran, salat Ied cukup di rumah dan salam-salaman kali ini secara online aja kayaknya seru. Siapa tau teman-teman nanti akan mengajak reuni online juga nih, apalagi udah lama gak ngobrol bareng nih karena kesibukan masing-masing. Rendang atau opor dan ketupat bisa kok diusahakan, yang penting keluarga sehat semua ya. Aamiin..moga lebaran kali ini berkesan, diampuni segala dosa dan kesalahan kita, diterima amalan kita dan masih dipertemukan dengan Ramadan berikutnya ya gaess..

Thursday, May 14, 2020

Pilih Mana? Yes Mudik or No?

May 14, 2020 0 Comments
Pilih mana mudik yes or no?

Kalau dengar cerita teman-temanku, biasanya mereka pesan tiket mudik jauh-jauh hari. Rata-rata H-100 hari mereka udah beli tiket pulkam agar bisa Nerima tiket pesawat atau kereta tanpa berdesakan dan tanpa khawatir tak kebagian. Lalu kalau udah terlanjur beli, sementara kondisi sedang pandemi seperti ini apakah akan tetep pulang? Apalagi jika benar pemerintah akan menerapkan Herd Immunity.

Wabah Covid-19 dan Penularannya


Covid-19 adalah sejenis virus Corona yang menyerang bagian pernapasan dan membuat penderitanya mengalami radang paru, ISPA dan badan lesu. Tetapi karena virus ini lumayan cerdas, beberapa gejalanya menjadi sulit dikenali. Beberapa penderita bahkan punya keluhan yang jauh beda, seperti hanya pusing, diare atau bapil. Dan saat tulisan ini aku tulis, banyak orang berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala) ada di sekitar kita. Ada yang sudah melakukan swab test dan dinyatakan reaktif hasilnya sehingga harus isolasi mandiri dan ada yang sama sekali belum tersentuh dengan segala macam tes deteksi Covid-19. Yang jadi persoalan, apakah kita aman dari OTG ini? Mungkin kita akan aman dengan OTG yang sudah diisolasi mandiri, lalu bagaimana dengan orang yang belum menyadari dirinya terpapar virus dan masih aktif bekerja, ke pasar, bahkan berencana mudik ke tempat asalnya?

Jadi, Baiknya Mudik atau Enggak?


Beberapa hari yang lalu pemerintah telah resmi mengijinkan dibukanya jalur transportasi via pesawat. Mereka yang boleh naik pesawat adalah yang memiliki surat keterangan perjalanan dinas disertai surat keterangan sehat yang dikeluarkan rumah sakit, jadi tentunya dibukanya jalur penerbangan ini bukan diperuntukkan bagi mereka yang berencana pulang ke kampung halaman. Dari beberapa platform berita besar seperti Kompas, Detik, dan Kumparan terlihat begitu sesaknya antrean bandara hingga aturan physical distancingpun akhirnya tak dihiraukan. Bahkan sempat beredar penjualan Surat Keterangan Sehat di sebuah platform e-commerce meski akhirnya  akun tersebut diblokir.

Pilih mana mudik yes or no?
Antrean di Bandara Soetta 14 Mei 2020
Image : Instagram/jktinfo


Utamanya, pembatasan sosial, Karantina mandiri, bekerja dan bersekolah dari rumah dibuat demi melindungi masayarakat agar penularan virus corona sendiri bisa ditekan. Lantas, apakah dengan kebijakan dibukanya jalur transportasi ini membuat saya ingin mudik meski ada aturan pembatasan penumpang maksimal 50% dari kapasitas normal? Jelas saya jawab, NO WAY!!!


Kenapa?

1. Ingin melindungi diri dan keluarga yang akan diajak mudik
2. Melindungi keluarga dan sanak saudara yang dikunjungi dari paparan virus
3. Lebaran online juga bisa tetap seru-seruan kok, apalagi teknologi sekarang membuat semuanya menjadi mudah termasuk ngobrol bebarengan dari beberapa lokasi dan gawai yang berbeda.
4. Membantu pemerintah dan berusaha menjadi warga yang patuh demi menolong diri dan sesama



Nah, bagi yang tetap ingin mudik atau pulang kampung, tak salah juga kok, setiap orang boleh memiliki argumen berbeda tentang hal ini. Yang pasti, ada keluarga dan orang terdekat yang juga mesti kita perhatikan keamanan dan keselamatannya.


Wednesday, May 13, 2020

5 Hal yang Bikin Kangen Tiap Lebaran

May 13, 2020 0 Comments
5 hal yang bikin kangen saat lebaran tiba

Semasa anak-anak dulu, hal yang paling saya rindukan ketika lebaran adalah angpao alias uang fitrah, begitu aku menyebutnya. Aku menerima fitrah ini sampai aku duduk di bangku SMA, dan rasanya senang banget dengan momen nerima uangnya, hehe. Lalu, saat ini ada beberapa hal yang bikin aku kangen suasana lebaran


5 Hal Yang Kurindukan di Idul Fitri


Ada banyak hal sebetulnya, tapi aku merangkumnya jadi 5 saja ya, antara lain

1. Silaturahmi


Berkunjung ke sesepuh dan sanak saudara jadi salah satu hal yang aku rindukan karena saat silaturahmi ini kita sekaligus menerima doa dan wejangan kebaikan. Beruntung kan, didoakan sekaligus diberi pesan agar tetap Istiqomah dalam Islam.

2. Mudik


Momen yang ditunggu saat THR sudah cair dan suami bisa mengambil cuti adalah segera mengatur jadwal mudik. Anak-anak melepas kangen ke embahnya dan sayapun bisa sedikit rileks tanpa terbeban aktivitas sehari-hari sebagai ibu rumah tangga sekaligus freelancer.

3. Kumpul keluarga

5 hal yang dikangenin saat lebaran tiba
Kumpul keluarga saat lebaran lalu

Saat lebaran tiba, baik di tempat ibu maupun di tempat mertua selalu ramai. Semua anggota keluarga besar mudik dan akhirnya kami bisa ngobrol apa saja setelah lama tak berjumpa.

4. Reuni

5 hal yang bikin kangen saat lebaran tiba
Reuni jadi hal yang ditunggu-tunggu saat lebaran tiba

Siapa yang masih setia dengan teman ganknya? Teman SDku yang lucu-lucu masih sering ngajak reuni, kalau SMP sudah mulai jarang, SMA beberapa dan sahabat karibku SMA hingga kini kalau pas berbarengan mudik, kita biasanya sempatkan untuk bertemu dan ini jadi momen kangen-kangenan buat kami. Mengingat kepolosan semasa SMA dan hal-hal absurd masa itu.

5. Masakan Ibu


Setiap lebaran akan tiba, ibu jadi yang paling sibuk di rumah. Mulai dari bikin nastar, beli bermacam jajan anak-anak dan menyiapkan THR karyawan. Tak lupa di malam takbiran, ibu lembur memasak menu lebaran seperti opor ayam kampung yang disembelih sorenya, sambal goreng kentang, sayur gori (nangka muda), rendang, dan ketupat. Rendang dan opor buatan ibu juara banget rasanya. Begitu juga di tempat mertua, ada menu unik yang selalu ada saat putra-putranya pulang. Namanya Jui Lombok ijo, menu dari tempe dan teri yang menggugah selera makan. Ini jadi favorit selain rendang jengkol dan ayam burus, yaitu ayam bumbu Lengkuas yang mirip serundeng.


Nah, itu tadi kelima hal yang aku rindukan tiap lebaran tiba. Pastinya masing-masing orang berbeda kan kesukaannya? Share yuk yang kamu rindukan kala lebaran di kolom komentar yaa..thank you.


Tuesday, May 12, 2020

Sudah coba? Ini 3 Menu Lebaran Sederhana dan Enak

May 12, 2020 0 Comments
3 menu lebaran sederhana dan enak non daging

Lebaran  buat kami sekeluarga adalah saat silaturahmi sekaligus berkunjung ke sanak saudara. Ada 5 menu yang menurutku sederhana cara membuatnya dan enak dinikmati. Sudah bosen juga kan kalau menunya opor, sambal goreng kentang, atau rendang yang semuanya berdaging karena hampir semua sanak saudara punya menu yang sama. Takut kolesterol dan juga bikin menu sedikit berbeda aja deh sekaligus irit semasa pandemi ini, apa saja ya?


1. Pecel


Menu berbahan sayuran yang direbus ini bisa jadi pilihan menu yang praktis cara membuatnya dan enak dikonsumsi dengan ketupat lontong.

Bahan


Kacang panjang 1 ikat
Wortel besar 3 buah
Kecambah secukupnya
Daun bayam 1 ikat
Mentimun 1 buah
Air es

Bumbu Sambal Kacang


Kacang tanah, goreng 1/4 kg
Bawang putih 3 siung
Asam Jawa secukupnya
Kulit atau daun jeruk pecel 5 lembar
Kencur 2 ruas
Gula merah 1 potong
Garam secukupnya
Cabai merah / keriting secukupnya

Cara membuat


1. Rebus masing-masing sayuran dalam air mendidih selama 2 menit, angkat dan siram dengan air es. Jika tak disajikan seluruhnya, sebaiknya segera bungkus dengan plastik dan masukkan ke dalam freezer kecuali bayam yang hanya melewati sekali proses.

2. Siapkan bumbu,tumis kemudian haluskan. Setelah halus masukkan kacang tanah dan gula jawa. Simpan dalam kulkas dan gunakan sebagian dengan menyeduhnya dengan air panas

3. Hidangkan sayuran bersama sambal pecel


2. Jui Lombok Ijo


Bahan


2 ons jui atau teri tawar 
1 papan tempe ukuran kecil
5 siung cabai hijau keriting atau besar
4 siung Bawang merah

Cara membuat


1. Bersihkan dan rendam teri tawar sebentar untuk menghilangkan kotoran yang menempel.
2. Potong tempe menjadi ukuran kecil dan tipis kemudian goreng setengah matang, tiriskan
3. Goreng teri yang sudah dibersihkan hingga matang, angkat
4. Tumis bawang merah dan cabai hijau ke dalam minyak, jika sudah harum masukkan tempe dan Jui bersamaan.
5. Tumis hingga tempe matang, hidangkan.

3. Gado-gado

Menu lebaran sederhana dan enak tanpa daging
Gado-gado yang bisa dinikmati ketika lebaran tiba

Bahan


4 buah Wortel
Kubis secukupnya
3 buah  kentang ukuran besar
2  buah tahu kulit
1 ikat Selada
1 papan tempe (bisa diskip)
2 buah tomat besar
4 buah telur

Saus kacang


Kacang tanah 1/4 kg
1 Bks santan instan
5 siung Bawang putih
3 buah cabai keriting
Gula merah secukupnya
Kecap manis secukupnya
Garam secukupnya
500 ml air

Cara membuat


1. Cuci bersih semua sayuran, Kukus wortel dan kentang hingga empuk
2. Potong tempe dan tahu kulit lalu goreng setengah matang
3. Rebus telur, angkat dan belah menjadi 2
4. Potong tomat menjadi beberapa bagian
5. Sangrai kacang tanah, cabai keriting, bawang kemudian haluskan
6. Rebus bumbu yang sudah dihaluskan bersama kacang, garam dan santan hingga kental,
7. Hidangkan sayuran dan telur bersama siraman saus kacang



Monday, May 11, 2020

Baju Terbaik Kami Saat Lebaran 2020

May 11, 2020 0 Comments
Baju Terbaik Kami Saat Lebaran 2020

Dari kecil, tiap akan lebaran bapak sebenarnya termasuk yang perhatian selalu membelikan anak-anaknya baju lebaran. Tapi saat aku mulai menikah, kebiasaan itu sedikit demi sedikit aku hilangkan. Karena esensi lebaran sebenarnya bukan pada penampilan baru, tetapi kepada hati dan jiwa yang kembali suci dan bersih. Lalu, di lebaran 2020 kali ini apa yang kira-kira kami kenakan?

Tren Baju Lebaran


Entah siapa yang mengawali dan menjadikannya sebuah kebiasaan, seperti aturan tak tertulis kalau lebaran itu identik dengan baju yang baru. Pada akhirnya, muncul tren baju terbaru ketika lebaran, seperti saat tren baju kaftan, hampir sebagian besar memiliki baju model ini. Berbagai tren hijab mulai dari jilbab persegi yang dililitkan, pashmina dan yang terbaru voal juga jadi populer. Kalau saya sendiri, karena jilbab dan gamis itu semacam pencerminan diri saya , jadi  mulai dari mode dan cara mengenakannya bisa dibilang tak sama dengan yang lain dan masih berusaha mengenakan yang syar'i atau sesuai syariat.

Baju Terbaik Lebaran 2020
Kaftan yang sempat populer beberapa waktu silam
Image : pinterest/lyst



Baju Terbaik Lebaran 2020


Jadi, seperti Sunnah nabi Muhammad SAW, bahwa ketika salat Ied kita dianjurkan Makai pakaian terbaik kita. Tidak ada larangan baju tersebut lama atau baru, yang jadi larangan hanya jika baju berbahan sutra dikenakan laki-laki. 
Teman-teman sah-sah saja membeli baju baru atau tetap memakai yang lama dengan tetap mengingat batasan bahwa baju yang kita kenakan :

1. Tidak menerawang dan menampakkan aurat
2. Bersih dan wangi ( diutamakan untuk laki-laki)
3. Warnanya tidak mencolok atau yang mengundang syahwat ( untuk perempuan)
4. Tidak berlebihan 


Lalu pada akhirnya, karena lebaran ini berlangsung saat pandemi Covid-19 belum usai ditambah banyak pengusaha akhirnya gulung tikar dan mem-PHK karyawannya membuat saya jadi berpikir ada baiknya kita banyak berhemat karena tak tahu masa pembatasan sosial ini akan berapa lama. Kebutuhan terutama pangan yang membengkak karena wfh bisa jadi bahan pertimbangan, apalagi kita butuh dana darurat dalam waktu yang tak pasti. Jadi, untuk lebaran kali ini kami hanya prioritaskan membeli baju anak yang memang sudah mulai kekecilan. Semoga amal ibadah Ramadan kita diterima Allah SWT dan masih dipertemukan dengan Ramadan tahun depan ya..aamiin.

Sunday, May 10, 2020

Doa Ramadan Kali Ini dan Harapanku

May 10, 2020 0 Comments
Doa Ramadan Kali ini

New normal life, istilah baru ini jadi marak disebut karena pandemi akhirnya memaksa kita berubah. Melakukan kegiatan tak biasa menjadi sebuah fase kehidupan normal yang harus dijalani. Di saat Ramadan sebelumnya, Allah memberi kesempatan kita salat tarawih di masjid dan Ramadan kali ini Allah memperingan kita dengan memberi kesempatan beribadah di rumah. Apakah lantas kita mengeluh?

Doa Ramadan Kali ini


Ramadan tak biasa memang, mungkin banyak di luar sana yang tengah rindu melangkahkan kakinya ke masjid. Mengurai kenangan sejuknya lantai masjid, riuhnya anak-anak minta bubuhan tanda tangan sang imam tarawih, dan sibuknya ibu-ibu membagikan takjil, dan mungkin berjumpa seseorang..*ups..

Tapi sudahlah, nikmati saja dan tetaplah berdoa dan melangitkan mimpimu..supaya Allah mengijabah doa yang kita panjatkan..

Semoga, pandemi ini segera berakhir agar kami bisa beraktivitas seperti sedia kala.
Berharap agar Allah meridhoi setiap amalan kami, mengampuni segala dosa dan kesalahan kami, menjadikan kami insan yang diijinkannya masuk surgaNYA, dan selalu dilimpahi Rahmat dan hidayah-Nya.
Berharap agar Allah mengijinkan kami menuju Baitullah, melaksanakan rukun Islam yang kelima.
Menjaga kami dari perbuatan maksiat yang tak diridhoi, menjaga anak keturunan kami agar tetap lurus dijalanNYA, rajin beribadah dan berbakti kepada orangtua.

Doa Ramadan, Allahumma innaka afuwu, tukhibbul afwa fa'fuanna
Doa Ramadan


Semangat ya semuanya..

Saturday, May 9, 2020

Jurnal Syukur : Puasa Ramadan Saat Pandemi

May 09, 2020 0 Comments
Jurnal syukur puasa Ramadan saat pandemi

Ada banyak rasa yang ingin dikeluhkan selama pandemi ini.  Tetapi, mengingat  segala yang Allah berikan kepada kita malu rasanya. Dan ini kutulis jurnal syukurku agar tetap waras yaa..

Alhamdulillah, Syukur Luar biasa


Jika kita telaah lagi, banyak dari kita yang kini berduka dengan keadaan ini. Ekonomi yang sulit membuat pengusaha akhirnya melakukan PHK sehingga banyak pengangguran sana-sini. Belum lagi, pedagang, bisnis travel, makanan, jasa banyak yang mengeluhkan sepinya peminat. Beberapa bahkan akhirnya gulung tikar. Lalu, ketika semua di rumah masih tersedia, pantaskah kita mengeluh?

Aku bersyukur :


1. Masih ada makanan yang disajikan di meja makan
2. Masih ada canda tawa anak-anak di rumah
3. Kita semua masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berbenah, memperbaiki diri, belajar dan terus berusaha agar tetap Istiqomah.
4. Masih punya sandang dan papan.
5. Masih diijinkan beribadah dengan tenang
6. Masih diberi kelapangan rezeki
7. Masih dipertemukan dengan Ramadan dan diijinkan beribadah berjamaah di rumah
8. Masih diberi nafas dan anggota badan yang sehat untuk mencari rezeki.
9. Masih ada suami yang baik dan sabar
10. Dijauhkan dari dosa yang mungkin kami lakukan saat berjumpa dengan orang banyak

Dan banyak hal..


Lalu, nikmat apalagi yang akan kami dustakan?
Rasanya apa yang kami ingat tak cukup mengungkapkan semua nikmat yang telah Allah berikan. Di 10 hari terakhir Ramadhan ini semoga Allah masih ijinkan kita bertemu dengan Ramadan berikutnya dalam suasana yang lebih baik, bebas pandemi dan hati yang lapang..aamiin..

Friday, May 8, 2020

Resep Camilan Sederhana dari Kue Keranjang

May 08, 2020 0 Comments
Kue Keranjang memang selalu identik dengan Imlek. Saat hari raya Imlek kemarin, kami mendapat oleh-oleh kue keranjang dari saudara dan bingkisan kantor suami. Karena rasanya yang manis dan cukup awet masa simpannya, akhirnya bingkisan ini hanya jadi pajangan di kulkas. Akhirnya dengan berburu resep dari teman suami didapatlah resepnya. Ketika awal puasa, menu ini jadi andalan camilan berbuka kami karena stok di rumah yang cukup banyak. Eyang kami juga mengolahnya menjadi menu enak untuk berbuka.

Kue Keranjang Telur


Resep camilan Sederhana dari kue keranjang
Penampakan kue keranjang telur, soalnya tak sempat foto waktu itu
Image : Instagram/Nglaisui


Bahan


1 bungkus kue keranjang dipotong tipis
1 buah telur
Tepung terigu secukupnya
Air secukupnya
Minyak untuk menggoreng
Mentega sebagai pengganti garam

Cara Membuat


Cairkan mentega. Larutkan tepung terigu, air,  garam, mentega dan 1 buah telur. Masukkan kue keranjang yang sudah diiris tipis ke dalam adonan tepung lalu goreng hingga kuning keemasan. Angkat dan sajikan hangat.

Kue Keranjang Areh Santan


Resep Camilan Sederhana dari kue keranjang
Penampakan kue keranjang Areh Santan
Image : Instagram/yiens wulan


Bahan


1 Bungkus Kue Keranjang diiris tipis
Santan instan atau santan dari 1/4 butir kelapa 
1 sendok makan tepung beras
Garam secukupnya
2 lembar daun pandan dipotong kecil
Daun pisang untuk membungkus atau bisa juga wadah talam

Cara membuat


Susun daun pisang untuk membungkus atau tempat talam. Buat adonan Areh dari tepung beras dan santan kental yang direbus hingga kental. Masukkan kue keranjang, potongan daun pandan dan Areh Santan ke dalam wadah talam atau daun pisang. Kukus selama kurang lebih 20 menit. Angkat.

Karena rasanya yang manis, makanan ini cocok disantap sebagai cemilan berbuka puasa. Selamat mencoba ya teman-teman.

Thursday, May 7, 2020

Mendesain Kartu Lebaran dengan Canva

May 07, 2020 0 Comments
Di rumah aja saat puasa ternyata bisa membuat kita kreatif dan produktif. Salah satunya mempersiapkan desain kartu lebaran digital dengan app Canva.  Canva adalah salah satu aplikasi desain infografis yang pemakaiannya mudah dan bisa dibuka via hp maupun laptop.

Fitur di Canva


Dalam aplikasi Canva, kita bisa mendesain berbagai gambar  sesuai dengan kebutuhan kita, mulai dari membuat :

1. Banner & infografis blog 
2. Feed & story Instagram
3. Desain logo
4. Kolase Foto
5. CV, poster, dan pengumuman
6. Berbagai postingan sosial media 
7. Animasi sederhana

Canva dilengkapi  fitur peralatan yang memudahkan user untuk menggunakannya dimana di bagian layar utama kita disuguhi template yang akan kita gunakan untuk mendesain dan hasil desain kita. Di sebelah kanan bawah terdapat simbol plus yang bisa digunakan jika kita ingin mendesain sendiri grafis tanpa menggunakan template yang ada.
Beberapa tools canve yang bisa digunakan untuk mendesain antara lain :


1. Text


Terdiri dari berbagai jenis  text yang bisa kita pilih
untuk mendesain, sebagian gratis dan ada beberapa jenis text premium yang berbayar. Di fitur text ini, kita bisa memilih template sesuai kebutuhan.

2. Gambar & Video


Gambar yang akan kita gunakan bisa diakses melalui tool ini, baik gambar milik kita sendiri atau gambar gratis maupun berbayar dari canva.

3. Sticker & ilustrasi


Tampilannya berupa animasi dari vector yang ada di canva.

4. Template & Logo

Template memudahkan kita mendesain karena format yang diinginkan sudah disediakan canva. Cukup dengan  ganti tulisan dan gambar yang ada.


5. Halaman

Jika halaman yang diinginkan lebih dari satu, gunakan tombol halaman ini untuk menambah halaman yang ada. Fitur ini memungkinkan kita mendesain presentasi lewat canva.

Mendesain Kartu Lebaran dengan Canva

Berikut langkah-langkah mendesain kartu lebaran dengan Canva :

a. Pertama, pilih template yang akan digunakan atau klik tanda plus di kanan bawah

Desain kartu lebaran canva infografis sosial media
Klik simbol kanan bawah, selanjutnya tampilan canva akan seperti kanan

b. Pilih shape dengan klik tanda plus, ilustrasi, lalu frame. 

Desain kartu lebaran canva
Kali ini saya contohkan mencari gambar masjid via klik gambar
Atur posisi dan ukuran frame, klik frame lalu cari gambar yang dipilih.


c. Pilih gambar dan masukkan, 

Belajar desain kartu lebaran canva
Kiri : image berbayar , kanan : image gratis
Tanda watermark pada image menandakan bahwa image tersebut premium dan berbayar. Untuk tetap menggunakan gambar berwatermark, pilih layanan berlangganan canva.

d. Atur posisi gambar, kemudian beri warna pada background dengan klik kotak di luar image dan pilih warna yang sesuai

Desain kartu lebaran canva
Kiri : sebelum diberikan warna, kanan : sesudah


e. Memberi text, klik tanda plus, pilih text. Pilih template yang diinginkan

Belajar desain kartu lebaran canva
Template Text pada Canva
Untuk melepas atau memisahkan masing-masing text yang digrup, ungroup terlebih dahulu dengan klik text yang ada di image , tekan tanda lingkaran di kanan atas dan klik simbol lingkaran & kotak. Untuk menentukan posisi atas bawah tulisan, klik tulisan lalu simbol lingkaran di kanan atas dan tekan simbol kotak (pindah lapisan atas atau bawah)

f. Simpan dan atau bagikan image yang sudah jadi ke sosial media.

Belajar desain kartu lebaran canva
Kiri : menyimpan dan membagikannya ke sosial media , kanan : hasil akhir

Klik simbol centang di sebelah kiri lalu tekan upload ( sebelah  kanan atas) untuk menyimpan ke perangkat. Dan inilah hasil akhirnya, kita bisa bubuhkan pula nama kita atau image dan vector lain yang bisa kita temukan di ilustrasi atau gambar canva. Selamat mencoba!



Belajar desain kartu lebaran canva
Hasil akhir kartu lebaran


recent posts

Featured post

Belajar Hikmah perjuangan Cinta Hajar, Ismail dan Ibrahim

Dalam Idul Adha, kita bisa mengambil hikmah perjuangan Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS dan Siti Hajar bahwa ketaatan pada Allah adalah sumbe...

Popular Posts