Monday, May 11, 2020

Baju Terbaik Kami Saat Lebaran 2020

Baju Terbaik Kami Saat Lebaran 2020

Dari kecil, tiap akan lebaran bapak sebenarnya termasuk yang perhatian selalu membelikan anak-anaknya baju lebaran. Tapi saat aku mulai menikah, kebiasaan itu sedikit demi sedikit aku hilangkan. Karena esensi lebaran sebenarnya bukan pada penampilan baru, tetapi kepada hati dan jiwa yang kembali suci dan bersih. Lalu, di lebaran 2020 kali ini apa yang kira-kira kami kenakan?

Tren Baju Lebaran


Entah siapa yang mengawali dan menjadikannya sebuah kebiasaan, seperti aturan tak tertulis kalau lebaran itu identik dengan baju yang baru. Pada akhirnya, muncul tren baju terbaru ketika lebaran, seperti saat tren baju kaftan, hampir sebagian besar memiliki baju model ini. Berbagai tren hijab mulai dari jilbab persegi yang dililitkan, pashmina dan yang terbaru voal juga jadi populer. Kalau saya sendiri, karena jilbab dan gamis itu semacam pencerminan diri saya , jadi  mulai dari mode dan cara mengenakannya bisa dibilang tak sama dengan yang lain dan masih berusaha mengenakan yang syar'i atau sesuai syariat.

Baju Terbaik Lebaran 2020
Kaftan yang sempat populer beberapa waktu silam
Image : pinterest/lyst



Baju Terbaik Lebaran 2020


Jadi, seperti Sunnah nabi Muhammad SAW, bahwa ketika salat Ied kita dianjurkan Makai pakaian terbaik kita. Tidak ada larangan baju tersebut lama atau baru, yang jadi larangan hanya jika baju berbahan sutra dikenakan laki-laki. 
Teman-teman sah-sah saja membeli baju baru atau tetap memakai yang lama dengan tetap mengingat batasan bahwa baju yang kita kenakan :

1. Tidak menerawang dan menampakkan aurat
2. Bersih dan wangi ( diutamakan untuk laki-laki)
3. Warnanya tidak mencolok atau yang mengundang syahwat ( untuk perempuan)
4. Tidak berlebihan 


Lalu pada akhirnya, karena lebaran ini berlangsung saat pandemi Covid-19 belum usai ditambah banyak pengusaha akhirnya gulung tikar dan mem-PHK karyawannya membuat saya jadi berpikir ada baiknya kita banyak berhemat karena tak tahu masa pembatasan sosial ini akan berapa lama. Kebutuhan terutama pangan yang membengkak karena wfh bisa jadi bahan pertimbangan, apalagi kita butuh dana darurat dalam waktu yang tak pasti. Jadi, untuk lebaran kali ini kami hanya prioritaskan membeli baju anak yang memang sudah mulai kekecilan. Semoga amal ibadah Ramadan kita diterima Allah SWT dan masih dipertemukan dengan Ramadan tahun depan ya..aamiin.

No comments:

Post a Comment

recent posts

Featured post

Belajar Hikmah perjuangan Cinta Hajar, Ismail dan Ibrahim

Dalam Idul Adha, kita bisa mengambil hikmah perjuangan Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS dan Siti Hajar bahwa ketaatan pada Allah adalah sumbe...

Popular Posts