Tuesday, December 17, 2019

(Review) Hanya Cinta-NYA Tujuan Jiwa Ini Terlahir

December 17, 2019 65 Comments
Buku Riawani Elyta dan Risa Mutia

Pernah punya pengalaman tak menyenangkan dengan orang lain? Bisa jadi pengalaman tak mengenakkan tersebut kita alami justru disebabkan oleh orang terdekat yang begitu kita percaya. Sudah curhat segala macam dan berharap teman, tetangga atau saudara kita bisa menjaga rahasia kita tersebut dan tak membagikannya ke orang lain, tapi tak disangka seseorang yang kita percaya bisa menjaga rahasia kita ternyata berbuat sesuatu yang melukai hati. Orang  tersebut ternyata membagikan rahasia yang harus dijaga, menyebarkan aib kita sekaligus menaburkan bumbu-bumbunya sehingga jadilah yang dikatakannya justru memfitnah kita. Lantas, terlukalah kita dan rasa-rasanya sulit sekali memaafkan.

Membaca buku Hanya Cinta-Nya Tujuan Jiwa Ini Terlahir karya Riawani Elyta dan Risa Mutia ini menyadarkan saya bahwa ternyata apa yang kita alami tersebut tak luput dari ketetapan Allah. Ujian diberikan untuk menguji keimanan seseorang. Bisa jadi, Allah menegur kita karena selama ini kita tanpa sadar mendzolimi diri sendiri dan orang lain. Mengingkari ketetapan Allah justru membuat kita semakin terluka. Yang ada, tugas kita selanjutnya bukanlah berlarut-larut dalam luka dan tak memaafkan. Melepaskan beban berupa rasa sakit (ikhlas akan ketetapan-NYA) justru akan membuat kita bangkit dan bahagia.

Kutipan buku Riawany Elyta dan Risa Mutia
Quote favorit di Buku Hanya Cinta-Nya Tujuan Jiwa Ini Terlahir
Dok.pri

Di balik segala sesuatu yang terjadi pada kita sudah tersimpan hikmah yang kadang lambat kita sadari. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan hati dari rasa putus asa adalah berpikir positif dan berprasangka baik kepada Allah. Tentu saja Allah tak memberi ujian diluar kemampuan hambaNya.

Riawani dan Risa, kedua kakak beradik yang telah menelurkan beberapa karya antologi, novel, dan non fiksi ini berpendapat bahwa kita tak bisa mengukur diri berdasarkan ukuran orang lain. Sepatu yang orang lain kenakan tentu cukup ketika kita kenakan, demikian sebaliknya belum tentu apa yang kita kenakan akan menjadi nyaman bagi orang lain.
Hanya Cinta-Nya tujuan Jiwa Ini Terlahir
Sampul dan isinya cantik
Dok.pri

Dengan apik Riawani dan Risa mendefinisikan bahwa kesuksesan bukan melulu soal materi karena hakikatnya kita hanyalah manusia yang pada akhirnya akan mati. Kesuksesan sesungguhnya justru disaat kita mampu menginspirasi dan memotivasi orang lain melakukan hal positif. Bisa jadi, semangat kita untuk bangkit dari kegagalan, perjuangan yang kita lakukan, serta cara kita menemukan jalan keluar dari setiap masalah justru menjadi kesuksesan terbesar kita. Maka hanya karena Allah-lah tujuan hidup yang sesungguhnya.

Buku bertema religi dan sarat inspirasi ini mampu menjadi penyejuk bagi mereka yang tengah terluka, memotivasi dan membuat mereka yang putus asa bangkit untuk memberikan karya nyata serta memotivasi orang lain agar mampu bertahan kala cobaan mendera.

Meski  tampilan sampulnya berwarna pink dan sisipan quote yang dipertebal memiliki warna yang sama, bukan berarti buku dengan tebal 234 halaman ini hanya cocok untuk kaum hawa. Inspirasi yang dibagikan tentunya bersifat universal dan menjadi solusi kala kita gundah menentukan kemana arah tujuan hidup kita tempuh. Bintang 4 buat buku cantik ini. Oiya, buku ini bisa didapatkan dengan mudah di toko buku Gramedia atau Gramedia.com, Togamas, juga di market place seperti Shopee, Bukalapak dan Tokopedia. Yuk koleksi sebelum kehabisan..

Sunday, December 15, 2019

ODOP, wadah kreativitas penulis dan blogger

December 15, 2019 4 Comments
ODOP blogger dan penulis

Gagal ketika mengikuti Ramadhan Writing Challenge Komunitas One Day One Post (ODOP) membuat saya makin penasaran bagaimana teman-teman menulis dengan konsisten termasuk fasilitas saya di matrikulasi IIP mba Alif Kiky Listiyati yang dengan beragam kesibukannya masih bisa konsisten menulis.

Akhirnya, ketika open recruitment ODOP dibuka, saya coba daftarkan diri. Dari kelas oprec yang berlangsung sekitar 8 Minggu tersebut saya coba konsisten menulis dan coba menyelesaikan tantangannya meski sering rapel posting artikel dan tugas karena buat saya, peran utama sebagai ibu memang saya utamakan dan saya bisa fokus menulis kala malam saat anak-anak dan suami sudah terlelap.

Setelah Oprec ODOP terselesaikan, mulailah saya memasuki kelas baru dimana saya fokuskan mengambil kelas non fiksi dengan harapan untuk memperbaiki tulisan sekaligus agar selalu semangat menulis. Bagi saya, mengikuti dan belajar bersama di komunitas membuat saya tersemangati untuk menulis. Jadilah ODOP tambatan hati yang saya pilih untuk benar-benar belajar menulis.

Saya bersyukur, sebagai anggota ODOP batch #7 ini saya mendapat banyak pelajaran berharga. Mulai dari bagaimana cara mengawali dan mengakhiri tulisan, memperbaiki blog hingga soal monetasi blog karena materi tersebut yang saya tunggu-tunggu tiap kali mengikuti kelas online.

Dari ODOP, saya mendapat banyak sekali pencerahan. Bagaimana akhirnya saya harus mengelola waktu, menyusun dan menulis artikel dengan cepat, hingga mencari dan menemukan ide yang tepat untuk di-posting di blog saya.

Meski dengan bahasa seadanya, saya berusaha konsisten tetap posting tulisan tiap minggunya dan kedepannya saya berharap agar tulisan yang saya posting di blog lebih enak dibaca. Semoga ODOP berkenan memberikan materi tentang PUEBI yang menurut saya penting dipelajari oleh seorang penulis baik blogger maupun pengarang. Satu lagi harapan saya ke ODOP, sebaiknya tugas Blogwalking yang dilakukan tak terlalu banyak karena di luar komunitas saya juga melakukan Blogwalking ke blog lain. Beberapa kali saya jumpai seorang teman yang sekedar memberi komentar seadanya dan komentar tersebut sama ke blog lainnya padahal esensi Blogwalking bukan sekedar berkunjung. Alangkah senangnya jika artikel yang kita posting dibaca dengan baik dan komentar yang diberikan sesuai dengan tema tulisan. Apalagi analitik google juga bisa menghitung lama waktu kunjungan dan menganalisis tulisan kita akan selesai terbaca dalam beberapa menit. Dengan membaca dengan benar, mengomentari sesuai isi tulisan tentunya akan membuat penulis merasa dihargai. Maaf juga kalau saya sering rapel Blogwalking dikarenakan membaca postingan blog buat saya menyita cukup waktu sehingga hanya bisa saya lakukan di waktu tertentu. Usul saya, Blogwalking tak perlu dilakukan tiap hari tapi dengan jadwal tertentu yang disepakati.

Bagaimanapun, ODOP terus berbenah dan saya selalu berharap bahwa ODOP selalu menjadi wadah bagi penulis newbie seperti saya maupun yang berpengalaman agar selalu konsisten menulis. Terimakasih ya ODOP..teruslah menjadi terbaik, tempat menyampaikan karya dan kreativitas bagi penulis. Saya optimis bersama ODOP.

Resep membuat playdough homemade

December 15, 2019 2 Comments
Resep membuat playdough homemade



Beberapa waktu lalu kakak merengek minta playdough. Padahal belum ada seminggu kami membelinya namun karena digunakan bermain dan dicampur dengan plastisin jadilah warnanya gak karuan dan minta ganti. Alhasil ibu berpikir bagaimana agar tetap di rumah tanpa membeli playdough yang harganya cukup mahal kalau keseringan beli. Ketemulah ide membuat playdough sendiri. Berbekal browsing di internet dan YouTube serta mencari bahan yang mudah dan dipunyai di rumah, ibu mulai menyiapkan bahan-bahanya. 

Resep Playdough

Bahan 


- 1 gelas tepung terigu
- 1/2 gelas garam halus
- tepung maizena atau tepung tapioka secukupnya
- minyak goreng secukupnya ( jangan banyak-banyak nanti bisa lembek)
- Air secukupnya
- pewarna makanan

Cara membuat


1. Campur tepung terigu dan tepung maizena atau tapioka ke dalam wadah atau loyang, taburi maizena
2. Tuang air dan minyak sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan menjadi kalis
3. Pisahkan adonan untuk diberi warna sesuai warna pilihan yang disukai.

Mudah kan cara membuatnya. Agar playdough buatan rumah ini tahan lama, bunda juga bisa masak playdough ini atau simpan di wadah yang kedap udara agar tak mudah jamuran.

Resep playdough homemade
Playdough hasil buatan sendiri

Setelah jadi, mulailah kakak berkreasi dengan adonannya. O ya, kebetulan di rumah stok pewarna makanan ibu hanya warna kuning dan ungu maka jadilah playdoughnya hanya satu warna saja.

Mulai berkreasi dengan cetakan

Karena alat pizza makernya tak sengaja terbuang ketika beberes rumah waktu itu akhirnya kakak bermain dengan beberapa cetakan yang masih terselamatkan. Maaf ya mbak..hehe

Warnanya cantik dan aman
Ketika dirasakan teksturnya, sebetulnya hampir mirip dengan playdough asli. Hehe, jangan diketawain ya, ibu pernah coba mencicipi playdough yang asli dan rasanya juga sama asinnya dengan playdough buatan sendiri. Sekedar informasi, playdough buatan rumahan ala ibu ini insyaAllah aman jika tertelan anak karena dibuat dari bahan  yang aman juga. Jadi bunda tak perlu khawatir. Yuk buat sendiri playdoughmu di rumah, hemat, aman dan jadinya banyak lhoo.

Saturday, December 14, 2019

Mengatasi Drama Tumbuh Gigi

December 14, 2019 0 Comments
Mengatasi Drama tumbuh gigi
Beberapa hari ini Tito jadi sensitif, gampang sekali rewel. Puncaknya kemarin ketika saya, Uty dan Tito bersiap mengantar Uty ke sekolah. Biasanya sih, ketika pup, adek bilang iik ke saya dan memegang popoknya minta diganti. Saat saya berusaha membujuk adek ke kamar mandi, si adek tidak mau dan justru menangis. Karena keburu terlambat, akhirnya saya berusaha menggendong adek ke toilet. Di toilet, saat dibersihkan adek menangis. Selesai dibersihkan dan akan dipakaikan popok adek justru nangis di pojokan, hehe gaya anak milenial sekarang kalau nangis di pojokan. Ibu yang berusaha memakaikan popoknya ditepis tangannya sambil menangis. Akhirnya saya dan kakaknya menunggu hingga tangisan reda.

Seperempat jam lebih adek menangis, kakaknya mulai menggerutu takut sekolahnya terlambat. Beberapa ide bujukan juga tak berhasil, hingga total setengah jam lamanya adek menangis dan akhirnya terdiam karena haus minta minum. Setelah mengantar kakaknya sekolah (pertama kalinya kakak terlambat ke sekolah ) adek minta ASI dan tertidur. Mungkin karena capek menangis, akhirnya adek mengantuk. Sorenya pun kepala adek agak anget, keluar air liur terus menerus sambil sesekali menggosokkan jari telunjuknya ke gusi. Setelah saya amati, ternyata adek akan tumbuh gigi.

Gejala tumbuh gigi pada anak


Di usia 16 bulan ini, gigi gerahamnya mulai tumbuh dan ada beberapa gejala ketika anak tumbuh gigi antara lain

1. Air liur meningkat sehingga sering ngeces

Ini terlihat beberapa hari sebelum kepala dan telapak kaki Tito anget. Bersyukur tidak disertai demam.

2. Kepala agak anget

Kepala adek anget sekitar dua hari sehingga membuat tidurnya tidak nyenyak dan kagetan.

3. Rewel

4. Nafsu makan berkurang

Saat gigi tumbuh seperti ini, biasanya adek yang makannya cukup lahap menjadi ogah-ogahan dan hanya mau beberapa suap saja. Akhirnya agar tetep kenyang, saya buatkan jus jambu di rumah dan cemilan kesukaan.

5. Memasukkan jari ke gusi

Karena mungkin gatal dan sedikit bengkak, adek beberapa kali mengusap-usap kepala dan mengisap telunjuknya hingga ngeces.

6. Menggigit gigit benda yang ditemukan

Kemarin ketika menyapu, saya tak sadar menyapu sesuatu yang ternyata cuilan alas tripod Gorilla mini yang digigit Tito dan baru menyadari ketika tadi adek memegang tripod sambil tiduran di kasur. Hadeeh..

Menggigit benda saat anak tumbuh gigi
Alas kaki tripod Gorilla mini yang digigit adek

Penanganan


Agar anak tetap nyaman, maka yang perlu kita lakukan adalah

1. Memberi parasetamol khusus anak jika dirasa diperlukan.
2. Siapkan cemilan dan makanan yang disukai anak
3. Jauhkan dari benda terutama plastik keras yang rawan digigit anak dan bahkan bunda bisa siapkan teether atau gigitan
4. Jaga kebersihan tangan anak
5. Siapkan celemek atau slabber agar bajunya tak basah terkena air liurnya.

Meskipun masih suka gigit jari, sejak diberi parasetamol panas di kepala dan kakinya menghilang dan adek jadi pulas tidurnya. Alhamdulillah..semoga postingan hari ini bermanfaat moms..

Resolusi 2020 : Keluarga Literasi

December 14, 2019 2 Comments
Jurnal Literasi Keluarga
Ketika seseorang berusaha mengejar sesuatu yang ia impikan. Maka proses awalnya adalah mengenali posisi nolnya saat ini, dalam artian mengetahui dari titik mana ia akan berjuang. Setelah bercerita tentang apa saja capaianku di tahun 2019, maka saatnya kembali bagiku menyusun impian setahun kedepan. Dari pengalaman selama setahun berkomunitas di dunia blogger dan pengasuhan, aku jadi semakin tertantang untuk belajar lebih banyak lagi. Ada semacam binar yang aku dapatkan ketika menulis yang artinya sebenarnya aku bahagia dengan kegiatanku ini. Nah, apa saja yang ingin aku capai di tahun 2020 terutama di bidang literasi?

  •    Memperbaiki setting template blog

Sempat beberapa kali aku bongkar pasang template blog yang kurasa cocok untuk blogku, namun ada beberapa kode html yang sepertinya tak lengkap sehingga berakibat tampilan blogku belum aku benahi. Di label dan beberapa menu belum sempat aku benahi dan aku berharap di bulan Januari semuanya beres sehingga aku bisa melanjutkan ke proses selanjutnya yaitu Top Level Domain Blog.

  •    Top Level Domain

Buatku yang hobi nulisnya masih belum teratur, sebetulnya pembuatan Top Level Domain belum begitu penting. Tapi tergiur job content placement yang sering ditawarkan ke blogger membuatku akhirnya berjuang, termasuk melakukan blogwalking, bergabung di berbagai komunitas blogger, dan mengikuti bermacam kelas online untuk penulis. Mengikuti ODOP juga merupakan bagian dari rencana yang mengarah kesana, terimakasih ya ODOP..

  •      One Week One Book

Demi menghangatkan budaya literasi di rumah sendiri dan berharap memperbaiki PUEBI dan penulisan, maka membaca jadi salah satu rutinitas yang aku lakukan. Di Desember ini, aku juga daftarkan kakak bergabung sebagai member di perpusda Salatiga, tujuan utamanya sih agar kakak, ibu dan bapak juga rajin membaca. Kebiasaan yang mulai kami bangun bersama saat ini adalah mengunjungi perpusda tiap weekend, minimal disana kakak bermain dan menemukan sebuah buku untuk dipinjam.


  • Satu Post Seminggu

Sebenarnya dengan mengikuti ODOP ini ada 6 postingan yang aku miliki per Minggu, namun kadang karena kesibukan kegiatan menulis rutin setiap hari hanya bisa aku lakukan di malam hari sehingga target menulisku minimal ada satu posting artikel per minggunya.

  • Content Writer

Ada perasaan dag dig duh ketika menulis bagian terakhir ini. Bukan,.. bukan karena aku tak pantas tetapi kok rasanya belum siap. Tapi tak apalah, untuk menyemangati diri sendiri di tahun 2019 aku bergabung di grup para content writer dengan harapan aku juga bisa menuliskan dan menyebarkan virus positif lewat tulisan..bismillah..

Semoga selain sebagai ajang mengingatkan, resolusi yang aku tulis mampu menginspirasi dan menyemangati untuk terus berkarya terutama dalam literasi. Malu dong kalau terus-terusan negara terpuruk karena berada di rangking akhir soal literasi, sekecil apapun langkah perubahan yang telah kita toreh semoga memberi arti. Salam literasi.

Sunday, December 8, 2019

5 Tips Mengatasi Sibling Rivalry

December 08, 2019 24 Comments
Bagaimana mengatasi Sibling Rivalry
Sibling Rivalry adalah persaingan atau kompetisi  yang terjadi antara kakak beradik yang biasanya disebabkan karena adanya rasa iri, ingin diperhatikan atau merasa diperlakukan tak adil atau tak disayang.  Umumnya hal ini terjadi  saat seorang kakak memiliki adik baru yang membuat dirinya merasa seolah tak diperhatikan. Persaingan yang lumrah terjadi ini bisa menjadi berbahaya jika Orangtua melakukan pembiaran dan tidak segera mengambil langkah bagaimana mengatasi hal tersebut. Lalu, bagaimana langkah yang tepat mengontrol emosi anak agar Sibling Rivalry ini terkelola dengan baik dan tidak berujung permusuhan.

1. Berbuat adil

Berbuat adil disini bukan berarti memberikan masing-masing anak hal yang sama. Tiap pribadi anak adalah unik sehingga mereka juga ingin diperlakukan seperti yang mereka mau. Ada baiknya disini Orangtua juga menanyakan ke anak bagaimana mereka ingin diperlakukan, semisal jika si A lebih suka minum susu sebelum tidur dan si B tidak menyukainya tentu saja Orangtua tak bisa memberikan susu ke masing-masing anak dengan alasan berbuat adil.

 2. Membuat anak merasa dibutuhkan

Sebelum adik lahir ke dunia, ada baiknya ibu mendekatkan kakak dengan adiknya dengan sering-sering mengajak kakak ngobrol ke adiknya atau mengajak kakak memilihkan baju untuk adiknya yang akan lahir. Hal ini akan menumbuhkan perasaan bahwa kakak juga disayangi dan dibutuhkan.


3. Tidak berat sebelah, tidak ada istilah anak favorit

Karena anak tumbuh sebagai pribadi yang unik, maka jangan paksakan ia menjadi seseorang sesuai yang kita inginkan. Justru dukung keunikan masing-masing pribadi tersebut dan tidak ada istilah anak emas karena merasa paling sesuai dengan harapan Orangtua.

4. Tidak membanding-bandingkan

Karena setiap anak berbeda, maka jangan sekali-kali membanding-bandingkan antara kakak dengan adiknya atau sebaliknya karena bukannya memacu anak untuk menjadi lebih baik, hal ini justru memicu anak menjadi saling berselisih dan bertindak agresif bahkan parahnya bisa berakibat salah satu anak menjadi susah bergaul dengan lingkungan sosialnya karena minder atau terlalu agresif akibat dibandingkan.

5. Menjadi penengah di kala bertengkar bukan membela salah satunya

Kadang perselisihan terjadi antara kakak dan adiknya. Tugas kita adalah menjadi penengah, mengurai masalahnya dan membantu menemukan solusi saat mereka bertengkar. Biarkan mereka berusaha menyelesaikan masalahnya dan tugas kita adalah mempertemukan mereka dengan tak memihak salah satunya. Memihak anak yang kecil dan meminta kakaknya mengalah sangat tidak dianjurkan.

Memihak salah satu anak, membandingkan dan tidak berbuat adil hanya akan membuat perselisihan semakin parah. Efek negatifnya justru salah satu anak menjadi jauh dengan orangtuanya, membenarkan perasaan tidak disayang, minder,dan  menjadi agresif. Efek parahnya anak juga pada akhirnya menjadi anti sosial dan tak mampu bergaul dengan baik dengan lingkungan.

Kenapa menentukan target menjadi penting

December 08, 2019 13 Comments
Pentingnya menentukan target
Sebagai seorang pengajar, ibu rumah tangga dan blogger, menulis dan membaca adalah hal yang rutin aku lakukan meski kadang hanya satu halaman atau sekedar membaca postingan blog teman. Manajemen waktu dan pembagian tugas serta menyusun target menjadi penting buatku apalagi karena ada duo krucil yang bisa dibilang kurang suka tidur siang. Tentunya, bukan hanya aku yang ingin merasakan kesenangan bahwa kegiatan ataupun impian yang diidamkan dapat terlaksana dengan baik, dibutuhkan pemikiran matang dan penyusunan target dan strategi yang jelas dan tak lupa doa tentunya. Bukan hanya target harian, tetapi bulanan bahkan 5 tahunan menjadi penting buatku agar kedepannya aku punya pandangan dalam menyusun aktivitas. Kenapa target itu jadi penting? Menyusun target itu penting karena :

1. Dengan target, pekerjaan menjadi jelas kapan harus diselesaikan

Pekerjaan sehari-hari menurutku butuh ditarget juga lho meski tak terfokus pada waktu pelaksanaanya tetapi dengan target yang disusun malam harinya, pekerjaan menjadi terpantau dan lebih banyak berhasilnya. Jadi otomatis seneng deh bisa kasih centang pada list pekerjaan. Dan impian besar serta target 5 tahunan akan bisa terlaksana dengan melakukan langkah-langkah kecil semacam ini.

2. Dengan target, kita bisa menentukan mana pekerjaan mendesak, penting dan tidak penting

Berselancar di internet maupun sosial media mungkin menjadi hal penting ketika kita melakukannya karena sebuah tujuan penting, semisal mencari atau mengumpulkan informasi tetapi jika hanya sekedar kesenangan dan stalking kegiatan selebriti, tetangga, apalagi mantan berarti kita sama saja membuang waktu untuk kegiatan yang sia-sia.

3. Dengan target, penundaan melakukan pekerjaan bisa dikurangi

Jika sehari saja tanpa target pekerjaan yang membuat kita produktif dan bermanfaat, tentunya kita akan terarah melakukan pekerjaan tidak penting dan menunda pekerjaan penting yang harusnya dilakukan. Alhasil, di lain waktu pekerjaan yang tertunda tersebut akan berubah menjadi hal yang mendesak dan kewajiban kita menjadi bertumpuk.

4. Dengan target, stress karena penundaan pekerjaan bisa dikurangi

Penumpukan kewajiban akibat terlupa atau tertunda melakukannya tentunya akan memicu stress. Dengan demikian, target menjadi penting meskipun kadang dengan target sekalipun tidak semua yang kita targetkan akan terlaksana. Target hanya lebih membuat kita fokus pada apa yang akan kita lakukan sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan dan jelas arahnya.




5 Aplikasi Buku Digital Gratis

December 08, 2019 6 Comments
Aplikasi buku digital gratis
Di zaman serba digital ini, orang semakin membutuhkan sesuatu yang bisa dibawa mobile karena alasan kepraktisan, ringkas dan tak banyak beban. Dengan alasan itulah, beberapa situs membaca kini mengemasnya lebih ringkas dalam bentuk aplikasi di smartphone yang tentunya bisa dibuka kapan saja dan dimana saja, saat naik kendaraan umum misalnya atau saat berada dalam antrean.
Jika kamu suka membaca namun tak suka menenteng buku yang berat kemana-mana, ada beberapa rekomendasi aplikasi yang bisa kamu download agar kebiasaan membaca kamu bisa terpenuhi meski tengah berada di tempat umum, yuk simak

  • iPusnas
Perpustakaan Nasional Indonesia kini memiliki aplikasi peminjaman buku online bernama iPusnas. iPusnas merupakan sebuah aplikasi peminjaman buku digital yang utamanya mengedepankan keringkasan peminjaman. Langkah pertama memakai aplikasi ini adalah mendownloadnya di Playstore selanjutnya buat akun iPusnas untuk bisa menikmati buku digital yang ada. Setelah buku dipilih, selanjutnya kita perlu melakukan otorisasi peminjaman agar bukunya terdownload. Masa peminjaman buku berlangsung selama 3 hari dan setelah masa itu, folder peminjaman di aplikasi kita akan kosong karena buku dikembalikan secara otomatis. 

  • iJak
iJak merupakan aplikasi serupa dengan iPusnas yang dikelola Perpustakaan daerah DKI Jakarta. Jika buku yang dicari di iPusnas tak tersedia, aplikasi digital ini bisa jadi semacam pelengkap untuk mencari buku yang tidak tersedia di iPusnas tadi karena kadang justru buku tersebut ditemukan di iJak. Sama seperti iPusnas, ada bermacam buku yang tersedia mulai dari buku non-fiksi, buku fiksi seperti novel, komik, cerita bergambar untuk anak, karya ilmiah dan buku-buku terbitan pemerintah.
  • Wattpad
Jika kamu pecinta bacaan fiksi terutama novel, maka Wattpad bisa jadi solusi untuk mencari bacaan terbaru. Ada beragam genre novel seperti Sci-Fi, thriller, horror, religi ,hingga romance. Tidaks seperti iPusnas, iJak atau aplikasi yang diterbitkan perpusda lain, dalam aplikasi ini, user ternyata juga bisa membuat karya tulisannya sendiri untuk diterbitkan. Bahan bacaan yang ditawarkan pun bukan berwujud file semacam pdf seperti di iPusnas tetapi berbentuk teks. Hampir mirip dengan media sosial, di aplikasi ini kita bisa memberi dan menerima bintang atau memberi rate terhadap bagus atau tidaknya bacaan yang ada. Beberapa penulis bahkan memanfaatkan wattpad untuk media menulis sebelum ke penerbit untuk mengetahui rating tulisan sekaligus media promosi.
  • Google playbook
Google juga meliris aplikasi baca buku bernama playbook. Karena berskala global, buku dengan genre dan bahasa beragam juga tersedia. Namun sayangnya tidak semua buku yang bisa didownload untuk dibaca di aplikasi ini gratis. Sama seperti toko buku pada umumnya, buku yang tersedia sebagian harus dibeli agar bisa dibaca. Hanya saja, harga bukunya pun lebih terjangkau karena paperless alias berbentuk file digital.
  • Storial.co
Sama seperti wattpad, sebagian besar buku yang ditulis berupa novel. Sebagian ada yang gratis dan sebagian berbayar. Sistem pembayaran yang dipakai di Storial.co ini berupa bitcoin dan seorang yang memiliki akun di storial.co ini selain bisa membaca karya orang lain juga berhak menulis dan mempromosikan tulisannya.

Dari 5 aplikasi diatas, kita bisa memilih yang cocok dan bisa membuat kita produktif dan sesuai dengan minat bacaan kita. Selamat membaca, salam literasi.

Saturday, December 7, 2019

Pengalaman menyapih anak

December 07, 2019 2 Comments
Menyapih dengan cinta dan Brotowali
Saat ini usia Uty sudah 4 tahun dan anak ini termasuk penyuka  susu.  Kalau bepergian atau sekedar jalan-jalan yang dimintanya selalu susu kotak. Bagiku, menyapih Uty adalah perjuangan tersendiri. Tidak seperti anak-anak lain yang  sama-sama full ASI eksklusif, Uty termasuk anak yang bagiku susah disapih. Mungkin karena kurang tega ya, atau mungkin karena kebiasaan yang kurang baik ketika menyusui, apa itu?

1. Kebiasaan menyusui saat akan tidur

Sebenarnya tak ada yang salah ketika kita menyusui anak yang akan tidur, yang salah adalah membiasakannya. Seharusnya dipisahkan kebiasaan menyusui dengan kebiasaan tidur sehingga anak tidak gelisah mencari ibunya ketika akan tidur.

2. Menyusui sambil duduk

Ada baiknya posisi ketika kita menyusui adalah sambil duduk dan tanpa disambi dengan kegiatan lain. Menyusui sambil terbaring memang membuat anak nyaman sehingga sering anak tertidur dengan posisi anak menyusui sambil tiduran.

3. Membuat menu MPASI yang disukai

Anakku juga termasuk yang susah makan dan bahkan kadang GTM pula. Padahal menu MPASI yang aku buat selalu beragam, cuma sebagian besar karbohidratnya dipenuhi oleh nasi atau kentang. Menu favorit karbohidratnya biasanya aku penuhi dengan membuat kentang kukus yang dihaluskan dan diberi keju (mashed potato) atau kadang dari pasta seperti menu spaghetti. Nah, Uty termasuk anak yang kurang suka makan nasi, kalaupun mau makan kadang hanya lauk, sayur dan buahnya saja yang ia makan. Yang ada kalau sudah begini, Uty akan mengenyangkan dirinya dengan minta disusui.

4. Membuat kenyang anak

Untuk mengurangi kebiasaan menyusui, maka buatlah anak kenyang terlebih dahulu agar kebutuhan utamanya akan ASI lambat lain berkurang. Dengan anak kenyang, berarti porsinya menyusui akan berkurang. Nah, salahku waktu itu karena Uty kurang karbohidrat karena kurang suka nasi, jadilah ia menyusu sepanjang hari kecuali jika aku pergi mengajar.

Beberapa cara yang sudah aku coba kala menyapih Uty waktu itu antara lain

1. Weaning with love (WWL)

Menyapih dengan cinta adalah metode alami yang diterapkan ibu-ibu milenial karena dilakukan dengan perlahan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Proses awalnya adalah dengan afirmasi positif dengan membisikkan kata-kata ke anak ketika akan tidur seperti "Dek, nanti menyusui ke ibuk cuma sampai 2 tahun ya..nanti 2 tahun adek disapih Yaa.." Kata-kata positif yang setiap hari diucapkan ketika anak masih bayi akan terekam dan akan dipahami lambat lain. Selanjutnya dengan menyiapkan MPASI dan mengurangi porsi ASI sedikit demi sedikit. Kakak ipar ku waktu itu berhasil menyapih anak keduanya dengan memberi hadiah teh manis ketika anaknya disapih dan cara ini berhasil. Waktu aku terapkan cara ini, Uty gelisah ketika akan tidur dan merengek yang akhirnya membuatku tak tega padahal kurang selangkah lagi.

2. Brotowali

Karena waktu aku menyapih, usia Uty waktu itu sudah 2,5 tahun dan aku sedang hamil maka mau tak mau aku harus menemukan cara agar Uty segera disapih. Meski tak kontraksi ketika menyusui tapi ada rasa tak nyaman dan menurutku semacam perasaan geli menyusui Uty waktu itu. Mungkin bawaan hamil juga mempengaruhi ketidaknyamanan menyusui waktu itu. Akhirnya kami mencari Brotowali di toko jamu yang terletak di lantai 2 Pasaraya Salatiga. Brotowali tersebut kemudian dioleskan ke areola dan membuat Uty benar-benar tak suka karena pahitnya. Akhirnya dengan cara ini Uty berhasil berhenti menyusui namun dalam beberapa hari selanjutnya, Uty merengek lagi minta ASI dan beruntungnya Brotowali yang kami beli tak kering sehingga masih bisa dioleskan. Ada rasa sedih juga sih menyapih anak, tapi memang harus dilakukan demi kebaikan bersama.

Sempat sebelum beralih dari WWL ke Brotowali aku membawa Uty ke seorang ustadz tapi kemudian kusesali. Kupikir waktu itu Uty akan didoakan agar berhenti ASI, tapi menurutku cara yang dilakukan kurang syar'i jadi tidak kulanjutkan. Hingga sekarang, ketika adeknya minta ASI kadang Uty ngomong, "Buk, aku juga ya?" Hehe..selalu kusampaikan kalau Uty sudah gedhe dan gantian adeknya, Uty dulu kan juga udah ASI".
Selamat mengASIhi bunda semua, semoga berhasil ya proses menyapihnya.


Capaian di tahun 2019 : Jurnal Syukurku

December 07, 2019 3 Comments
Jurnal syukur pencapaian 2019
Semua yang terjadi tentu tak akan luput dari takdir-NYA. Kuucapkan alhamdulillah, di penghujung tahun ini ternyata banyak hal yang ternyata aku capai. Ternyata banyak yang berhasil kuwujudkan di tahun ini, apa sajakah? yuk simak

1. Bisa Rutin menulis di Blog

Aku tak pernah menyangka kalau aku bisa rutin mengisi blogku juga. Di akhir tahun lalu aku aktifkan blog ini dengan mengikuti challenge 30 day dari Blogger Perempuan Network namun aku tak mampu menyelesaikan menulis selama 30 hari tersebut karena beberapa hal. Alhamdulillah, kebiasaan nulis ini berhasil kuwujudkan setelah aku mengikuti open recruitment One Day One Post (ODOP) angkatan 7. Jadi ikut bangga menjadi bagian dari anggota ODOP.

2. Lulus Kelas Bunda Sayang

Sewaktu awal mengikuti perkuliahan Bunda SAyang Institut Ibu Profesional aku merasa tak yakin bisa berkomitmen dan menyelesaikan setiap tanntangan yang dilewati. Secara, setiap bulan minimal ada 10 hari tantangan yang harus aku selesaikan agar dapat lanjut ke level berikutnya. Ada 12 level yang berhasil aku lewati dan di bunda sayang kali ini aku berusaha menerapkan ilmu parenting yang aku peroleh dari Kelas Bunda Sayang ke anak pertamaku, Uty. Pengetahuan yang kudapatkan dari kelas ini beberapa sudah kuterapkan dalam keseharian dan dari ilmu yang kudapatkan disini aku berhasil mengelola dan mengatasi perasaan masa laluku karena inner child.

3. Berpenghasilan dari rumah

"Rejeki itu pasti, Kemuliaan dicari". Demikian kutipan yang aku ambil dari Bu Septi Peni Wulandani, Founder Institut Ibu Profesional. Awalnya aku sempat ragu memilih menjadi ibu yang menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah setelah sebelumnya aku fokus mengajar tiap hari menjadi tutor di salah satu bimbingan belajar dan les privat. Aku hanya berpikir bagaimana bisa membersamai anak lebih banyak dan bekerja dari rumah. Jujur, aku sempat khawatir dari mana dan bagaimana memperoleh penghasilan tambahan meski dari rumah dan alhamdulillah Allah memberi jalan ketika kita berusaha sungguh-sungguh.

4. Berkomunitas

Karena aku sadar bahwa fungsi manusia seutuhnya adalah bermanfaat bagi sesama. Buatku, sebagai manusia yang Allah karuniakan akal dan fisik yang sempurna tentu lantas tidak membuat manusia menjadi utuh fungsinya sebelum ia juga bermanfaat bagi sesama. Oleh karena itu, aku berniat ikut berkomunitas dengan tujuan dapat berbagi dan memberi. Meski kontribusiku belum nyata saat ini karena ku lebih fokus ke urusan domestik terlebih dahulu, aku berharap kedepannya aku mampu aktif dalam peran-peran di masayarakat. Saat ini, aku tergabung sebagai member di beberapa komunitas berbasis online seperti Institut Ibu Profesional (IIP), One Day One Post (ODOP), Blogger Perempuan Network (BPN), Blogger GandjelRel dan beberapa komunitas lain.

5. Merutinkan beberapa kebiasaan positif

Sewaktu masih kuliah dan belum menikah, kebiasaan positif seperti berbagi, tilawah sekian halaman, ibadah sholat tambahan seperti rawatib, dhuha dan tahajud, serta mengikuti kajian sangat mudah kulakukan dan saat ini aku tengah berusaha mengembalikan kebiasaan positif tersebut dengan mentrigger diri agar bersemangat melakukan termasuk mengikuti komunitas yang positif pula.

6. Self Healing

Kusadari bahwa inner child itu sebetulnya jadi momok alias menghambat pengasuhan kita. Kok bisa? karena ketika kita belum sembuh atau belum mampu menerima setiap luka akibat kesalahan pengasuhan yang mungkin dilakukan orangtua kita tanpa disengaja ternyata bisa menyebabkan kita  bertindak, berperilaku atau mengasuh dengan cara yang sama seperti yang dilakukan orangtua ke kita baik secara sadar maupun bawah kesadaran sehingga pengalaman buruk masa lalu tersebut memang seharusnya dituntaskan dan upaya satu-satunya bagiku adalah menerima dengan lapang serta memaafkan setiap yang terjadi. Satu hal yang penting, bahwa semua yang terjadi ke diri kita, baik itu berupa luka, pengalaman kurang menyenangkan maupun keberhasilan yang kita alami semuanya memang telah digariskan oleh NYA. Dengan menyadari hal tersebut, akhirnya aku tersadar bahwa kita hanyalah manusia yang tak luput dari berbagai kesalahan. Yang ada jika kita menganggap orangtua atau oranglain bersalah, maka justru beban tersebut akan menjadi penghambat bagi perubahan kita ke arah yang lebih positif. Perbanyak istighfar menyadari bahwa kita hanyalah manusia yang tak luput pula dari salah dan dosa.

A.L.H.A.M.D.U.L.I.L.L.A.H

Lalu, dengan menyadari dan menghitung-hitung nikmat Allah yang tak terhitung menjadikan kita lebih bersyukur dan bijak. tentu setiap orang memiliki capaian yang berbeda masing-masing, kalau kamu...apa capaianmu?



Friday, December 6, 2019

Pengalaman mengurus Perpanjangan Kartu Debit

December 06, 2019 2 Comments
Kartu debit ATM BNI

Kartu ATM BNI ternyata memiliki masa berlaku dimana setiap 5 tahun sekali kita harus mengganti kartunya dengan kartu yang  baru meskipun kartunya masih baik-baik saja. Aku tersadar kalau masa berlaku kartu ATM-nya habis ketika siang mau nengok saldo gajian dari bimbingan belajar yang masuk ke rekening dan muncul peringatan agar kartu debit segera diperbarui. Sebenarnya, sebulan sebelumnya kita sudah diingatkan sih kalau masa berlakunya sudah hampir habis, tapi karena benar-benar lupa jadilah hari ini baru sadar.
Untuk memperpanjang masa aktif kartu ATM atau kartu debit BNI, syaratnya sebenarnya mudah. Cukup membawa beberapa berkas yang diperlukan ke Kantor Cabang BNI terdekat atau ke BNI Unit. Kebetulan hari ini aku mengantri di CS Kampus karena BNI Pusat sedang penuh dan antrean Customer Service cukup Panjang. Beberapa syarat yang dibutuhkan antara lain  :

  • 1.       Kartu ATM BNI lama

Untuk tujuan penerbitan ulang, maka kartu debit BNI diwajibkan dibawa. Kartu lama yang akan diganti ini nanti pada akhirnya akan diminta Bank dan dihancurkan di hadapan nasabah. Hal ini bertujuan agar kartu tersebut tidak dimanfaatkan oleh orang lain yang tidak berkepentingan atau dimanfaatkan untuk kejahatan.

  • 2.       Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Kartu Tanda Penduduk digunakan sebagai validasi data untuk dicocokkan dengan berkas di Bank. Biasanya nasabah akan ditanyai tempat tanggal lahir, nama ibu kandung dan beberapa informasi mengenai data yang divalidasi. Jika data yang disebutkan tidak cocok, maka petugas CS bisa saja akan menolak pembuatan kartu ATM Baru
  • 3.       Buku Tabungan

Buku tabungan ini selain digunakan sebagai validasi juga digunakan untuk memudahkan petugas memasukkan data yang diberikan
4.       Formulir permohonan penggantian Kartu ATM
Saat di meja Customer Service, setelah semua informasi ditanyakan biasanya petugas akan menawarkan kita untuk mengisi data lengkap. Data lengkap yang diisiknm tersebut akan ditanyakan pihak Bank.

Setelah semua syarat terpenuhi, biasanya Customer Service akan memproses dan memberi penawaran terkait kartu debit yang akan dipilih. Ada 3 pilihan kartu debit antara lain Gold, Platinum dan GPN. Perbedaan masing-masing kartu tersebut ada pada jumlah nominal maksimal yang mampu ditarik, biaya administrasi bulanan yang dibebankan dan  bisa atau tidaknya kartu digunakan di merhant Luar negeri. Biaya admin yang dibebankan untuk kartu GPN senilai Rp. 4000,-/bln. Sedangkan untuk Silver dan platinum biaya admin yang dibebankan sebesar Rp. 15.000,-/ bln. Kalau aku sendiri, sebelumnya aku mendaftar kartu yang bisa digunakan untuk keperluan visa dan mastercard tetapi karena dirasa kurang bermanfaat, maka pada pembuatan kartu ATM baru kali ini aku mencoba memilih kartu GPN. Niatnya sih sebenarnya agar potongan yang dibebankan tiap bulannya tidak terlalu besar. Dan sesampai di rumah aku baru ingat bahwa aku mendaftarkan akun paypallku melalui kartu ATM yang dihancurka. Meski antrean juga cukup lama, akhirnya kartu ATM lama diperbarui. Biaya yang dibebankan dalam penerbitan kartu debit BNI terbaru ini sebesar Rp. 15.000,-

Sunday, December 1, 2019

Pilih mana, ASI atau Sufor?

December 01, 2019 2 Comments
Pilih asi atau susu formula
Beberapa waktu lalu di sebuah aplikasi kehamilan, ada seseorang bertanya mengenai sebuah produk Sufor apakah produk tersebut layak dibeli atau enggak. Beragam ibu-ibu membalas status tersebut, ada yang memuji si penulis status tersebut keren, tapi ada beberapa pula yang menyayangkan soal harga susu formula yang ditampilkan. Karena kejulidanku, akupuntur ikut komentar kalau " sayang uangnya beli Sufor mahal". Maksudnya sih, bukan berarti aku menolak Sufor dan 100% pro ASI, tapi kalau ada produk yang lebih terjangkau dengan kualitas sama kenapa enggak?

Beberapa ibu-ibu juga turut berkomentar menanggapi balasanku. Katanya "hidupku bisa kok dibeli, gegara menanggapi tanggapan tersebut. Karena tak berfaedah akhirnya komentarku kuhapus, meski maksudnya sebenarnya bukan karena tak setuju. Lantas sebenarnya kenapa sih Asi harus didahulukan?
Kalau menurutku, ASI sendiri kan alami dengan beragam manfaat yaitu

1. ASI takaran lemak dan proteinnya lebih sesuai dengan kebutuhan bayi sedangkan Sufor yang berbahan dasar susu sapi sebenarnya kandungan lemak dan proteinnya lebih disesuaikan dengan kebutuhan "maaf" sapi, meskipun manfaatnya juga baik untuk manusia

2. ASI juga meningkatkan ikatan (bonding) antara ibu dengan bayi. Inipun dengan syarat si ibu fokus ke anak saat menyusui,bukan disambi masak, ngerumpi atau buka sosmed via gawai.

3. ASI lebih aman dikonsumsi sedangkan Sufor tidak sepenuhnya aman untuk bayi terutama bagi bayi yang memiliki alergi terhadap susu sapi.

4. Proses menyusui ternyata mampu mengurangi resiko radang payudara (mastitis)

5. Faktor kepraktisan dan hemat karena anak bebas minum kapan dan dimana saja. Meski Sufor sama praktisnya tetapi dengan memakai Sufor berarti kita harus merogoh kocek lebih dalam. Adakalanya, Sufor juga lebih praktis ketimbang ASI terutama ASI perah yang diterapkan bagi ibu bekerja.

6. Terkecuali untuk ibu yang ASI nya tak melimpah, tentu pemilihan Sufor lebih tepat agar anaknya mendapatkan pemenuhan kebutuhan gizi yang maksimal.

7. Untuk bayi yang memerlukan perawatan khusus semisal prematur atau harus dirawat di Rumah sakit, tentunya pemberian Sufor maupun ASI tentunya berdasarkan pertimbangan dan saran petugas medis (dokter) tentunya.

8.  Yang pasti, baik Sufor maupun ASI tentu sama-sama bagus menurutku. Karena setiap keluarga memiliki kebutuhan, kebiasaan dan prioritas sendiri terkait keluarganya. Apapun yang menjadi pilihan, tentu semuanya melalui pengambilan keputusan yang matang dan dilakukan demi memberikan yang terbaik untuk anak.

Jadi menurutku, baik ASI, sufor, ataupun keduanya diberikan tak masalah. Karena setiap bayi dan Orangtua memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Jadi keduanya sah-sah saja. Kalau kamu? Bagaimana pendapatmu?

Pengalaman Kehamilan dengan Skoliosis

December 01, 2019 3 Comments
Skoliosis kelainan tulang
Skoliosis adalah sebuah kondisi dimana tulang belakang melengkung atau bengkok, baik ke kanan maupun ke kiri. Kondisi ini umumnya disebabkan antara lain karena trauma kecelakaan,posisi duduk atau berjalan yang salah. Skoliosis semakin parah biasanya dilihat dari besarnya sudut bengkok atau kemiringan skoliosis itu sendiri dimana kemiringan atau bengkoknya akan mengakibatkan punggung menjadi nyeri.

Aku sendiri memiliki skoliosis setelah beberapa waktu mengalami kecelakaan yang mengakibatkan patah tulang paha sehingga tulang yang dipasangi pen tersebut lebih pendek serta memiliki otot yang lebih kecil. Ini berakibat tulang panggul yang menopang menjadi asimetris dan ternyata mengakibatkan tulang punggung menjadi melengkung ke kiri. Ini juga sempat diperparah karena aku memakai tas bahu yang cukup berat karena selalu bawa laptop ke tempat kerja. Awal aku sadar adalah ketika aku sering merasa mudah lelah dan kaku terutama tulang leherku waktu itu dan ketika diperiksa sudah sekitar 10 derajat.

Proses Caesar saat hamil anak pertama aku tempuh bukan karena scoliosis tapi lebih karena tak kontraksi sama sekali saat menjelang minggu-minggu akhir HPL dan di kehamilan pertama aku sadari lebih capek karena lebih sering melakukan perjalanan luar kota waktu itu. Tidak adanya kontraksi kehamilan bisa jadi juga karena disebabkan adanya pen sepanjang 30 cm yang terpasang hingga pangkal paha.

Dua bulan setelah anak pertama lahir, pen di kakiku dilepas. Dalam proses pemulihan karena jahitan SC dan pelepasan pen tersebut kurasakan hari-hari yang cukup melelahkan ditambah aku juga full ASI untuk anak. Posisi salah saat menyusui dan juga demi melindungi bekas jahitan SC inilah yang juga membuat badan mudah lelah dan beberapa kali kurasakan kaku otot terutama di jari kelingking kaki kiri dan aku kadang Neuropati. O iya, pen kakiku dilepas bukan karena sudah masa lepas ya, tapi justru karena sudah sangat jauh terlewat dari masa lepas dan karena insiden pen  menusuk paha yang mengakibatkan syaraf di pangkal paha terluka. Terlukanya syaraf ini mengakibatkan rasa tajam seperti tersengat aliran listrik saat itu dan menjadi tumpul setelahnya (menjadi kebas seperti ketika kesemutan). Akhirnya aku turunkan minum resep dari dokter dan mengonsumsi vitamin B demi mempercepat penyembuhan syarafku.

Hamil anak kedua, dengan selisih hampir tiga tahun dengan anak pertama justru fisikku jauh lebih siap. Tak banyak keluhan nyeri tulang atau kelelahan berlebih seperti saat hamil anak pertama. Ada rasa khawatir anakku juga skoliosis, tapi kan skoliosis ku bukan bawaan tetapi karena panggul yang asimetris. Beberapa kali cek kondisi kehamilan, dokter menyarankan untuk SC lagi. Padahal aku berharap bisa normal, dengan berbagai macam alasan dan berusaha meyakinkan dokter kala itu akhirnya dokter bilang oke ketika ingin persalinan normal dengan  syarat kalau proses bukaan tak terlalu lama. Dokter sebenarnya tahu kalau pinggulku asimetris karena kecelakaan dan aku skoliosis juga.

Meski akhirnya anak kedua SC juga, tetapi alasan utama aku SC bukan terletak pada poin bahwa pinggulku asimetris atau karena aku skoliosis tetapi lebih karena proses bukaan ku lama dan aku sudah terlalu kelelahan karena semalaman tak tidur dan sudah diharuskan puasa kala itu.

Kendala akibat skoliosis kutemui justru bukan pada saat kehamilan tetapi setelah persalinan karena saat itu fisik kembali berubah dan tubuh melakukan banyak penyesuaian yang mengakibatkan tulang leher dan punggung sering nyeri. Tipsku untuk penderita skoliosis adalah perbanyak melakukan peregangan dan berenang bisa mengurangi sakit akibat skoliosis.

Friday, November 29, 2019

Bahaya penggunaan gawai pada anak

November 29, 2019 1 Comments
Bahaya penggunaan gawai pada anak
Penggunaan gawai, baik itu telepon pintar atau smartphone dan laptop semakin meningkat. Jika dilihat lebih jauh, gawai sebagai alat bantu komunikasi dan bekerja, kini penggunaannya menjadi semakin beragam dan tak hanya Orangtua saja yang mengoperasikan, bahkan anak usia balita kini kian mahir menggunakan.

Ada rasa khawatir ketika berita akhir-akhir ini menyebutkan bahwa gawai ternyata juga mengakibatkan kejiwaan anak terganggu. Menurut penelitian yang dilakukan Sundus M dari Lahore Garrison University, frekuensi penggunaan gawai untuk anak di bawah usia 12 tahun adalah sebagai berikut

1. Digunakan sesuai kebutuhan:
Sangat Sering: 9%
Sering: 22%
2. Digunakan untuk berkomunikasi:
Sangat Sering: 19%
Sering: 36%
3. Digunakan untuk menonton:
Sangat Sering: 25%
Sering: 54%
4. Digunakan untuk belajar:
Sangat Sering: 29%
Sering: 54%
5. Digunakan untuk main game:
Sangat Sering: 35%
Sering: 62%

Dari data tersebut, dapat kita amati bahwa penggunaan gawai untuk anak di bawah usia 12 tahun ternyata digunakan untuk main game. Lalu, sebenarnya apa bahaya dari penggunaan gawai itu sendiri? Terdapat beberapa masalah yang timbul akibat penggunaan gawai bagi anak :

1. Mengakibatkan keterlambatan berbicara dan kemampuan berbahasa

Ternyata, pemakaian gawai pada anak terutama anak yang masih belum fasih berbicara mengakibatkan anak menjadi malas belajar kosa kata yang berakibat terjadinya keterlambatan kemampuan berbahasa. Sementara bagi anak yang lebih besar, karena kurangnya interaksi sosial saat anak bermain gawai berakibat kemampuan berkomunikasinya menjadi terbatas dan kurang berkembang.

2. Kurangnya fokus atau perhatian anak terhadap suatu hal

Ketika anak terlalu fokus bermain gawai, fokus dan perhatiannya terhadap lingkungan sekitarnya menjadi terganggu dan mengakibatkan anak mengalami masalah baik di rumah maupun di sekolah.

3. Menyebabkan rasa cemas dan depresi

Terlalu banyak menggunakan gadget ternyata membuat anak menjadi cemas, jantung berdebar dan mengalami depresi ketika tidak menggunakan gawai. Di beberapa media televisi bahkan sempat dibahas bagaimana ketergantungan anak bermain game di gawai berakibat anak tersebut mengalami masalah kejiwaan.

4. Kurang baik bagi perkembangan karakter

Dari gawai, anak bebas menerima asupan informasi dari mana saja. Apalagi jika gawai tersebut tidak dalam mode aman untuk anak. Terusan pornografi yang diterimanya akan berpengaruh pada kondisi kejiwaan dan perkembangan mentalnya 

5. Meningkatnya kasus mata

Terlalu fokus pada penggunaan gawai membuat mata lelah dan aktivitas berkedip menjadi berkurang. Dalam keadaan normal, seseorang berkedip sebanyak 15 kali permenit. Penggunaan gawai mengakibatkan seseorang hanya berkedip sepertiga kalinya atau sekitar 5-6 kali permenit dan mengakibatkan mata menjadi kering. Menurut USA Center for Disasease Control and prevention Kasus rabun jauh atau yang kita kenal sebagai miopi yang diakibatkan penggunaan gawai 8 jam sehari meningkat akhir-akhir ini. 

Nah, dari bahaya yang telah disebutkan di atas, sudah menjadi tugas kita sebagai Orangtua untuk bijak dalam memberikan fasilitas gawai ke anak meskipun pada dasarnya ada nilai lebih gawai juga. Lebih banyak mana? Tergantung bagaimana dan berapa lama gadget atau gawai itu digunakan. Maka dari itu, yuk gunakan gawai secara bijak.


Referensi : kulwap Hindari candu gadget by Eka Wardhana

(Review) Bifesta Micellar Water

November 29, 2019 0 Comments
Bifesta Micellar water
Hai moms,
Aku termasuk orang yang males ribet sama make up dan bukannya gak suka dandan sih, cuma aku lebih suka make up minimalis. Nah kebetulan aku mau mereview Micellar water dari Bifesta. Bifesta ini merupakan pembersih make up berbahan dasar air yang dipabrikasi oleh PT. Mandom Indonesia Tbk. Terdapat 2 varian yang dirilis antara lain Sebum oil Control bagi kulit berminyak dan Brightup Radiant Glow untuk mencerahkan kulit.
Bifesta Micellar water
Bifesta sebum oil control dan Brightup Radiant Glow

Benefit Bifesta Micellar Water

Tren pembersih berbahan dasar air yang dianggap lebih aman daripada berbahan dasar alkohol semakin banyak bermunculan. Micellar water yang dianggap lebih aman bagi kulit dan terjaga kehalalannya dianggap lebih praktis seperti Bifesta Micellar Water ini memiliki kegunaan umum :
- Mengangkat kotoran sisa make up dan membersihkan dengan cepat
- Mengangkat sel kulit mati yang membuat kulit tampak kusam
- Membuat kulit tetap lembab dan segar

Sedangkan kegunaan khususnya adalah membersihkan minyak berlebih dan kotoran dari pori-pori untuk Sebum Micellar water. Sedangkan Brightup Micellar water ya berfungsi membantu mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan.

Packaging

Awalnya aku mengira kalau kemasannya terbuat dari kaca transparan, ternyata kemasan cantiknya terbuat dari plastik dengan desain kemasan berwarna tosca untuk yang sebum dan biru laut untuk yang Brightup Micellar water.
Bifesta sendiri memiliki 2 ukuran kemasan, yaitu kemasan 300 ml dan 100 ml. Kemasan 300 ml memiliki bentuk kemasan pompa tekan (pump) sedangkan 100 ml berupa kemasan tuang.

Ingredients

Berbahan dasar air, Bifesta Micellar water otomatis bebas alkohol, dengan bahan yang dianggap lebih aman diaplikasikan ke kulit. Karena

Pengaplikasian

Cara pakainya cukup mudah, tuang Bifesta Micellar water ke kapas dan usapkan lembut ke kulit. Agar penggunaannya efektif, diamkan kapas yang telah dituangi Bifesta Micellar water beberapa detik lalu usap. Aku mencoba Bifesta ini dengan melapisi tangan dengan foundation dan bedak yang telah aku aplikasikan ke tangan lalu aku usapkan kapas yang telah dituangi Bifesta sebum oil control dan hasilnya dengan sekali usap Bifesta membersihkan lapisannya tanpa membuatnya kering. Ketika Pembersih ini aku tuang, bau wangi tercium meski tak terlalu tajam. Buatku ini oke sih karena aku kurang suka wangi-wangian terlalu tajam. Aku belum mencoba juga  sih  untuk membersihkan lipstik atau liptint tapi perlu dicoba juga kapan-kapan.
Tangan yang sudah diusap dan yang belum
Sebelum dan sesudah pemakaian Bifesta

Menurutku, Bifesta Micellar water ini oke dan sudah mampu membersihkan make upku. Harga yang ditawarkan untuk kemasan 100 ml adalah Rp. 30.000,- sedangkan untuk kemasan 300 ml adalah Rp. 100.000,-. Harga yang bisa dibilang cukup terjangkau. Kemasannya oke dan yang Kusuka ada kemasan pump nya yang praktis dipakai di rumah.



Thursday, November 28, 2019

Cek Hoaks sebelum sharing

November 28, 2019 3 Comments
Menyebarkan berita Hoaks

Bagaimana langkah menyaring berita bebas hoaks tanpa menyebarkan berita tak benar tersebut? Yuk filter sebelum sharing ke teman-teman atau grup whatsapp!

Di Minggu ini, kita dikejutkan dengan pernyataan Agnes Monica yang mengaku bukan berdarah Indonesia. Dalam video pernyataan yang dipotong tersebut, seolah-olah Agnes Monica lupa akan keberadaannya sebagai warga negara yang dibesarkan di Indonesia. Padahal dalam berita lengkapnya, Agnes rupanya menyebutkan bahwa meski berdarah Jerman, Jepang dan China serta memeluk agama minoritas namun dirinya bangga bertumbuh dan besar di Indonesia.

Tak hanya Agnes Monica, berita baik di sekitar masalah politik, negara dan berbau agama akan mudah sekali dipelintir dan digoreng sehingga masyarakat menjadi resah dan hal ini kadang berakibat memanasnya isu tersebut. Dengan berkembangnya teknologi, setiap orang dengan mudahnya menyebarkan bermacam informasi kebenarannya belum pasti dan tak jarang menyeret ke ranah hukum. Lantas, apa yang bisa kita lakukan dengan adanya Hoaks tersebut?

1. Cek Kebenaran berita


Jangan terburu menyebarkan berita sebelum mengecek kebenaran berita tersebut. Sebaiknya cari informasi yang benar sebelum menyebarkannya. Contohnya seperti kasus Agnezmo diatas, kita bisa cek video lengkapnya di YouTube ya..

2. Cek Sumber Informasi


Sebelum percaya, sebaiknya cek terlebih dahulu asal berita yang diperoleh. Kita bisa menanyakan langsung ke yang lebih paham dan ahli atau mencari referensi terkait isu yang beredar. Referensi yang diambil juga sebaiknya dapat dipercaya. Misal jika kita mencari kebenaran mengenai sebuah berita, kita bisa cek informasi tersebut ke Kemeninfo atau dinas mengenai berita atau informasi terkait.

3. Sampaikan atau hapus


Sampaikan berita atau informasi jika kamu benar-benar yakin bahwa berita atau informasi tersebut benar dan bukan hoaks. Jika berita tersebut hanyalah Hoaks, segera hapus dan jangan disebarkan. Menyebarkan Hoaks bisa memprovokasi pihak tertentu yang mengakibatkan gesekan, pencemaran nama baik, bahkan kerugian materiil. Menyebarkan hoaks berakibat berurusan dengan ranah hukum karena ada UU ITE yang mengatur, seperti disebutkan dalam pasal 28 ayat 1 UU ITE bahwasannya jika kita menyebarkan Hoaks atau berita palsu yang mengakibatkan kerugian, dapat dipidana penjara. Wow,ngeri juga Yaa..

Nah, dengan cek dan ricek kebenaran berita serta sumber informasi semoga kita terhindar Yaa dari berita palsu alias Hoaks.

Ketika anak Diare

November 28, 2019 3 Comments
Gambar anak sakit diare
Beberapa hari ini, cuaca di Salatiga agak kurang bersahabat. Pagi sampai siang panas, eh tetiba sorenya hujan deras. Alhasil malamnya jadi dingin banget. Kedua anakku, Uty dan Tito muntah dan pup beberapa kali dan cair alias diare. Anehnya, tetangga dan anaknya juga kena.
Setelah dibawa ke klinik, dokter meresepkan obat anti mual dan zinc. Sudah lumayan reda sih, tapi giliran emaknya nih yang ngedrop dan membuat beberapa tugas menulis terbengkalai.

Oiya, sebenarnya apa sih diare itu?

Seseorang dikatakan diare jika dalam sehari dia telah mengalami BAB dengan konsentrasi cair lebih dari tiga kali disertai beberapa gejala. Apa saja penyebabnya?

1. Kurang higienis

Kebiasaan bayi dan anak kecil yang kurang suka cuci tangan, memasukkan benda ke mulut dan memegang apa saja kemudian setelahnya makan bisa jadi penyebab diare. Biasanya diare karena kurang higienis ini disebabkan karena adanya bakteri dan parasit seperti salmonella dan E. Coli menyerang pencernaan.

2. Alergi laktosa

Diare juga bisa disebabkan karena pencernaan belum begitu kuat menerima protein susu yang mengakibatkan pencernaan terganggu dan berakibat diare.

3. Konsumsi Antibiotik

Antibiotik ternyata juga mampu menimbulkan diare. Adanya antibiotik ternyata menyebabkan ketidakseimbangan jumlah bakteri baik dan bakteri jahat yang akhirnya menyebabkan saluran pencernaan terganggu.

Ketika anak Diare

Biasanya gejala-gejala yang dialami ketika anak Diare antara lain,

1. BAB cair atau lembek lebih dari 3x sehari
2. Perut kembung
3. Mual dan muntah
4. Kenaikan suhu tubuh
5. Lemas dan mengantuk terus-menerus

Nah, ternyata beberapa gejala di atas dialami kedua anakku. Karena mual, otomatis mereka jadi enggan makan. Awalnya aku belum paham makanan yang boleh atau enggak boleh dimakan ketika diare dan dari konsultasi dengan dokter, beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi antara lain

1. Makanan beralkohol

Makanan beralkohol seperti tape, nangka, durian dan  brem sebaiknya tidak dikonsumsi terlebih dahulu karena menyebabkan perut semakin perih.

2. Buah buahan asam

Saat mual sebenarnya sih mungkin seger kalau makan buah, tapi buah yang mengandung alkohol dan asam seperti durian, mangga, jeruk, sebaiknya tak dikonsumsi. Pisang dan alpukat lebih dianjurkan karena kandungan Zincnya memperbaiki fungsi pencernaan.

3. Makanan yang menimbulkan gas

Makanan yang mengandung gas seperti brokoli, kubis, kembang kol dan nangka muda justru memperparah diare karena menyebabkan perut menjadi kembung.

4. Susu dan yoghurt

Minuman dan makanan berbahan dasar susu yang relatif asam akan menyebabkan perut semakin perih. Sementara yoghurt sebetulnya dianjurkan diminum orang dewasa karena kandungan bakteri baiknya akan membantu mengembalikan fungsi pencernaan, namun tidak disarankan dikonsumsi anak karena kadar asamnya justru menyebabkan perut si kecil menjadi perih.

5. Obat penghenti diare

Untuk anak lebih dari 4 tahun, minum obat penghenti diare diperbolehkan namun tidak disarankan kepada anak 1 tahun karena justru akan mengakibatkan anak terkena kolik abdomen.

Setelah mengetahui bermacam jenis makanan yang harus dihindari serta beberapa makanan yang bisa dikonsumsi akhirnya aku jadi hati-hati memilih agar mereka berdua cepat sembuh. Thanks sudah membaca tulisanku.


Sunday, November 24, 2019

(Review) Seni Bersikap Bodo Amat

November 24, 2019 2 Comments


Sebuah seni untuk bersikap bodo amat adalah karya pertama Mark Manson, seorang blogger kenamaan yang saat ini tinggal di New York. Buku yang menjelaskan secara gamblang dengan bahasa yang begitu lugas ini mengajak pembacanya mendalami lebih jauh bagaimana harus bersikap bodo amat terhadap sesuatu baik uang, benda maupun emosi itu sendiri.

Ketika melihat judulnya, awalnya aku berpikir bahwa buku ini akan mengajariku bagaimana bersikap tidak peduli atau peduli terhadap sesuatu. Tak sepenuhnya salah sih tapi Mark menjelaskan bagaimana kita bersikap terhadap sesuatu yang penting dan mendesak dan bersikap yang benar terhadap hal yang hanya ingin kita capai dan mengandung nilai atau makna bagi kehidupan itu sendiri.

Mark menjelaskan bagaimana setiap orang harus rela mengalami penderitaan dan kegagalan jika ingin berhasil, tetapi kebanyakan orang hanya ingin menikmati hasil atau capaian tanpa rela mengalami penderitaan atau proses kegagalan itu sendiri. Dengan semakin banyak gagal, berarti semakin banyak kebenaran yang kita tahu. Dengan begitu keberhasilan menjadi nyata jika kita semakin banyak mencoba dan gagal.

Bagi Mark, selalu merasa positif bukanlah sesuatu yang baik. Kejujuran itu penting, artinya ketika kita sedang mengalami perasaan yang tak baik maka ungkapkan lah tentunya dengan cara yang dapat diterima secara sosial.

Kutipan dari buku Mark Manson sebuah seni bersikap bodo amat
Salah satu kutipan yang saya suka
Dokumen pribadi
Yang paling aku suka dari buku ini adalah pernyataan Mark tentang orang-orang yang merasa sok istimewa dan gemar menyalahkan orang lain atas emosi dan tindakan mereka sendiri yang membuat seseorang akhirnya datang dan menyelamatkan mereka. Menolong mereka dengan sebuah tindakan justru bukan tindakan yang benar. Renyahnya Mark menyampaikan buku ini membuat buku ini menarik, berbagai contoh pengalaman yang disebutkan semakin memudahkan kita memahami dan bersikap dalam menghadapi segala permasalahan yang ada.

Tidak ada gambar atau tabel dalam buku ini, namun berbagai kisah menarik yang dialami sendiri oleh Mark Manson dan bagaimana ia tumbuh dengan segala permasalahan dan akhirnya mampu hidup dan menginspirasi kita dengan prinsip dan nilai yang benar membuat buku ini terasa layak di mataku. Jika kamu masih suka menyalahkan orang lain atas apa yang kamu alami, atau merasa sulit untuk melakukan sesuatu dan hanya memikirkan bagaimana dan apa yang akan dilakukan, sepertinya buku ini akan jadi hadiah terindah untuk dibaca. Bintang lima bagi pecinta buku motivasi.

Friday, November 22, 2019

Playing victim dan penyebabnya

November 22, 2019 6 Comments
"Suatu hari, Tina yang dikenal rajin dan pandai emosinya meledak karena melihat adeknya sibuk dengan sosial medianya padahal jemuran di luar rumah banyak dan Tina kewalahan memasukkan semuanya ke dalam rumah. Takut dilaporkan ke sang ibunda, adeknya bergegas membuat alibi dengan menyiapkan pel dan mengepel seisi kamarnya. Ketika sang ibu datang, buru-buru adeknya menyambut ibunya dan mendampingi ibunya sepanjang waktu. Paginya sang ibu menjadi marah dan mendiamkan Tina hingga beberapa hari tanpa sebab alasan yang diketahuinya hingga akhirnya sang ibu menegur bahwa Tina terlalu kasar karena adeknya yang sedang ngepel kok dipaksa mengangkat jemuran masuk. Tina terkaget-kaget mendengarnya. Oh, jadi itu alasan kenapa sang ibu mendiamkannya"

Cerita di atas merupakan satu contoh bagaimana sang adik melakukan playing victim kepada kakaknya. Lalu apa sebenarnya playing victim itu sendiri?

Playing victim adalah sebuah perilaku atau perbuatan menyalahkan atau melempar kesalahan kepada orang lain dan menganggap diri sebagai korban. Di Indonesia, kejadian tersebut sempat menjadi viral setelah cuitan ramai di twitter dengan hastag #saveaudrey bermunculan. Beberapa selebriti dan media seperti Ruben Onsu pun ikut menjenguk Audrey di Rumah Sakit karena merasa kasihan kepada Audrey yang saat itu berstatus sebagai korban bullying teman-temannya di sekolah. Audrey bersaksi bahwa belasan teman-temannya telah mencolok organ intimnya.  Cuitan setelahnya juga viral dengan hastag #Audreyjugabersalah sebagai balasan dari pengakuan tak benar yang dilontarkan Audrey setelah hasil visum dari tim medis Rumah Sakit menyebutkan bahwa keadaan organ Audrey baik-baik saja. Permasalahan awal muncul karena Audrey, menyinggung salah satu temannya yang berakibat perundungan perundun terjadi.

Di era digital ini, orang dengan mudah mengakses sosial media dan membuat keterangan palsu (hoax) yang menyebutkan dirinya sebagai korban hanya untuk menutupi kesalahan yang diperbuat. Playing victim sejatinya disebabkan karena seseorang memiliki beberapa sifat, antara lain

1. Sulit memaafkan dan pendendam


Sulitnya memaafkan dan rasa dendam yang bergejolak mengakibatkan pelaku biasanya menginginkan sang korban merasakan apa yang dirasakan pelaku sehingga dia melakukan playing victim.

2. Tidak suka bertanggungjawab


Sebuah bencana atau masalah yang timbul biasanya diakibatkan karena kesalahan si pelaku, tetapi karena sikapnya yang tak suka bertanggungjawab jadilah pelaku berusaha menyalahkan orang lain

3. Tak suka mengakui kesalahan


Mental yang lemah dan tak suka mengakui kesalahan berpotensi cenderung memojokkan orang lain agar bertanggung jawab atas perbuatan yang ia lakukan

4. Berharap orang lain melupakan kesalahan dengan menjatuhkan orang lain


Setiap orang yang berbuat salah pada dasarnya malu jika perbuatannya diketahui orang lain. Kita bisa mengakui kesalahan dan meminta maaf terhadap kesalahan ketimbang melempar kesalahan tersebut ke orang lain. Bukannya lupa, orang lain justru semakin mengingat kesalahan tersebut .

Moms juga memiliki sifat yang  disebutkan salah satu diatasi? Jika ya, yuk kenali diri dan mulai berbenah

Thursday, November 21, 2019

Belajar bisnis bareng Google

November 21, 2019 5 Comments
Kegiatan google go digital women Will semarang
Women  Will Semarang yang diadakan di Impala Space
Source : IG Digital Bebarengan

Semakin berkembangnya dunia digital memiliki sisi positif dan negatif bagi pelaku usaha. Beberapa lini usaha seperti online shop, makanan cepat saji dan bisnis terkait jasa seperti taksi online dan jasa pemesanan tiket pesawat atau hotel justru semakin bertumbuh dengan semakin berkembangnya dunia digital tapi di lini lain justru menunjukkan kelesuan. Sebagai contoh, beberapa mall baik di Jakarta maupun kota besar lainnya justru gulung tikar karena tak mampu menghadapi persaingan bisnis yang semakin tinggi. Di lain pihak, banyaknya PHK yang terjadi akhirnya memaksa masyarakat bertumbuh dengan mendirikan UKM (Usaha Kecil Menengah). Apalagi ketersediaan aplikasi online yang semakin memudahkan seperti bisnis pesan antar makanan secara online, jasa reparasi online membuat Google Indonesia keinginan memajukan Usaha Kecil. Google Indonesia berinisiatif untuk memajukan UKM dengan programnya yang bertema "Go Digital". Program yang ditujukan untuk pemilik UKM yang ingin produknya dikenal secara luas ini diinisiasi oleh Google karena melihat potensi  pasar yang begitu luas di Indonesia namun belum terkelola secara maksimal karena banyak pelaku usaha terutama kelas menengah yang belum melek digital.

Diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Malang, Lombok, Solo, Palembang, Semarang, Medan dan beberapa kota lainnya pemilik usaha bisa mendaftarkan diri dan memperoleh sertifikat dari Google tanpa dipungut biaya alias gratis. Cara pendaftarannyapun cukup mudah. Hanya dengan mengakses link gapura digital  yang muncul di bawah kolom pencarian google dan mengisi formulir online maka otomatis kita telah terdaftar sebagai peserta setelah mendapatkan email undangan dari google.

Gapura digital Semarang di Citradream hotel
Source : IG digital Bebarengan

Seperti di Kota Semarang, Google membuka beberapa kelas Gapura Digital dari tingkat dasar hingga mahir dan juga kelas women Will yang diperuntukkan bagi wanita yang baru atau sedang merintis usahanya agar semakin berkembang. Diselenggarakan tiap hari Sabtu dan Minggu sepanjang tahun ini, sudah banyak pelaku usaha yang merasakan keuntungan belajar digital bareng Google. Untuk mengikuti kelas ini, peserta diharapkan telah memiliki akun Gmail yang aktif. Ada beberapa tahapan yang bisa dipelajari. Di  tingkat dasar atau kelas Siap Digital, peserta menerima beberapa materi terkait  strategi pemasaran, pengenalan  dan pengembangan bisnis, tren terbaru dan juga beberapa produk Google yang dapat membantu mengembangkan usaha seperti Google Map, Google Bisnisku dan Google Primer. Di kelas lanjutan bernama Handal digital, peserta akan belajar bagaimana membuat website yang efektif, membuat konten dan video produk untuk membangun merk. Di kelas selanjutnya bernama Mahir digital, peserta akan  belajar apa itu SEO, strategi iklan dan semacamnya. Setelah mengikuti minimal 4 kali kelas yang diadakan Google, maka peserta berhak menerima sertifikat dari Google.

Bagi pelaku usaha yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang dunia usaha digital tetapi tak memiliki waktu tak perlu khawatir karena Produk Google seperti Google Primer, Google Analitycs, Google Ads juga bisa dipelajari sendiri dengan mendownload aplikasinya di Playstore. Di Google Primer, pelaku usaha dilatih merancang, mengembangkan dan memasarkan bisnis dengan tahapan yang jelas dan terstruktur serta diberikan bermacam contoh sehingga mudah dipelajari dan diaplikasikan untuk bisnis kita.  Bagi kamu yang tertarik, yuk daftar juga.

Wednesday, November 20, 2019

Mengenal istilah influencer

November 20, 2019 6 Comments
Smartphone dan sosial media

Pada zaman milenial seperti sekarang, sepertinya smartphone sudah menjadi kebutuhan pokok bagi kaum milenial. Malah sempat kepikiran salah satu status teman di medsosnya kalau lebih panik ketinggalan handphone daripada dompet. Bagi para sosial media addict , melihat ulasan, foto, atau video menjadi hal yang sudah biasa. Ada sebagian orang yang menjadikan sosial media sebagai sebuah pekerjaan. Apa saja pekerjaan tersebut, yuk simak

Apa itu influencer?


Influencer atau pemengaruh adalah seorang atau sekelompok orang yang memiliki pengaruh. Influencer bisa seorang selebriti, politikus, atlet, blogger atau seorang ibu rumah tangga.
Biasanya influencer ditunjuk oleh brand atau agensi tertentu untuk mempromosikan produknya atau biasa dikenal dengan endorsment. Untuk menjadi influencer dibutuhkan follower, keaktifan bersosial media, Kebagusan konten, dan ER ( Engagement Rate yang dinilai dari banyak postingan  yang diberi like atau komentar sehingga mampu mewakili bahwa sosial media yang dimiliki dianggap menarik dan berpengaruh)

Influencer dibedakan berdasarkan jumlah followernya antara lain


- Nano Influencer ( kisaran follower  Kurang dari 1000 dan dianggap memiliki keterlibatan lebih dekat dengan followernya)
- Micro Influencer (kisaran follower 1000 - 100.000)
- Makro influencer (antara 100.000 - 1.000.000)
- Mega Influencer (follower diatasi 1.000.000)

Tugas influencer sendiri adalah sebagai bagian pemasaran atau marketing dengan tugas posting konten sesuai dengan keinginan brand dan selanjutnya melaporkan hasil berupa insight atau jumlah like dan komentar yang didapatkan.

Dalam dunia marketing, istilah influencer digital memiliki pengaruh yang cukup kuat dengan didukung mulai bergesernya kepentingan para milenial yang memiliki mobilitas tinggi sehingga membutuhkan informasi yang bisa diakses mana saja dan kapan saja. jadi, tertarik jadi influencer?

Tuesday, November 19, 2019

Catatan perjalanan : My Lifestyle Blog

November 19, 2019 14 Comments
Dunia blogging sebenarnya bukan hal baru bagiku karena aku sebenarnya sudah blogging sejak jaman kuliah, hanya waktu itu lebih suka Blogwalking daripada nulis. Berawal dari seringnya ditugasi mencari artikel islami di multiply dan mencari bahan kuliah di blog milik almarhum pakdhe Dongeng Geologi, akhirnya aku terfikir untuk membuat blog meskipun pada akhirnya blognya mangkrak.

 Di tahun 2010 keinginan membuka Online shop membuatku kembali mengutak-atik blog ku menjadi blog jualan yang pada akhirnya juga berhenti. Semangat di awal aja yah..hehe
Setelah mendapat job di klinik dan ditugasi sebagai admin marketing, mulailah aku membuat blog untuk klinik dan mengembangkan media sosial demi kepentingan klinik. Dari situ aku banyak belajar mengenai webmaster dan beberapa istilah blog meskipun belum mahir juga.

Sampai di tahun 2018 karena lebih banyak waktu luang di rumah akhirnya aku kembali mendesain ulang hidupku ..ceilah..apalah..apalah..
Aku benahi template, header dan berbagai macam kebutuhan untuk membuat blogku menarik dan akhirnya jadilah seperti sekarang meski di bagian menu belum sempet benerin juga sih..haha

Blog yang kuberi nama Catatan perjalanan di bagian header ya ini berisi berbagai macam kegiatanku, tapi secara garis besar isinya terkait
- Parenting
- Jalan-jalan
- Review
- Lomba blog

Meskipun beberapa artikel dirasa agak keluar jalur seperti motivasi, cerpen, finansial. Posting berupa artikel parenting kebanyakan aku tulis berdasarkan kelas parenting baik online maupun offline yang aku ikuti, sementara kalau artikel jalan-jalan sih masih seputaran Salatiga saja karena termasuk jarang pergi setelah menikah. Review di blogku isinya beragam, dari review aplikasi, produk skincare atau tempat makan. Hehe, secara aku juga suka jajan.

Lomba blog yang aku ikuti selain tujuan utamanya agar mengetahui sejauh mana kualitas tulisanku juga sebagai pemacu semangat agar bisa belajar dari mastah dan berharap menang..hehe..yaiya dong..ikut lomba kok pengen kalah..

Aku hanya berharap semoga kualitas tulisan dan isi blogku bisa lebih baik dan lebih terarah isinya. Bukan cuma recehan dari remahan rempeyek..hehe..


recent posts

Featured post

Belajar Hikmah perjuangan Cinta Hajar, Ismail dan Ibrahim

Dalam Idul Adha, kita bisa mengambil hikmah perjuangan Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS dan Siti Hajar bahwa ketaatan pada Allah adalah sumbe...

Popular Posts