Pengalaman mengurus Perpanjangan Kartu Debit

Perpanjangan Kartu debit ATM BNI

Kartu ATM BNI ternyata memiliki masa berlaku dimana setiap 5 tahun sekali kita harus mengganti kartunya dengan kartu yang  baru meskipun kartunya masih baik-baik saja. Aku tersadar kalau masa berlaku kartu ATM-nya habis ketika siang mau nengok saldo gajian dari bimbingan belajar yang masuk ke rekening dan muncul peringatan agar kartu debit segera diperbarui. Sebenarnya, sebulan sebelumnya kita sudah diingatkan sih kalau masa berlakunya sudah hampir habis, tapi karena benar-benar lupa jadilah hari ini baru sadar.

Berkas Yang Perlu Disiapkan Saat Perpanjangan Kartu Debit BNI


Untuk memperpanjang masa aktif kartu ATM atau kartu debit BNI, syaratnya sebenarnya mudah. Cukup membawa beberapa berkas yang diperlukan ke Kantor Cabang BNI terdekat atau ke BNI Unit. Kebetulan hari ini aku mengantri di CS Kampus karena BNI Pusat sedang penuh dan antrean Customer Service cukup Panjang. Beberapa syarat yang dibutuhkan antara lain  :

  •       Kartu ATM BNI lama


Untuk tujuan penerbitan ulang, maka kartu debit BNI diwajibkan dibawa. Kartu lama yang akan diganti ini nanti pada akhirnya akan diminta Bank dan dihancurkan di hadapan nasabah. Hal ini bertujuan agar kartu tersebut tidak dimanfaatkan oleh orang lain yang tidak berkepentingan atau dimanfaatkan untuk kejahatan.

  •       Kartu Tanda Penduduk (KTP)


Kartu Tanda Penduduk digunakan sebagai validasi data untuk dicocokkan dengan berkas di Bank. Biasanya nasabah akan ditanyai tempat tanggal lahir, nama ibu kandung dan beberapa informasi mengenai data yang divalidasi. Jika data yang disebutkan tidak cocok, maka petugas CS bisa saja akan menolak pembuatan kartu ATM Baru

  •        Buku Tabungan


Buku tabungan ini selain digunakan sebagai validasi juga digunakan untuk memudahkan petugas memasukkan data yang diberikan

  •                  Formulir permohonan penggantian Kartu ATM


Saat di meja Customer Service, setelah semua informasi ditanyakan biasanya petugas akan menawarkan kita untuk mengisi data lengkap. Data lengkap yang diisiknm tersebut akan ditanyakan pihak Bank.

Setelah semua syarat terpenuhi, biasanya Customer Service akan memproses dan memberi penawaran terkait kartu debit yang akan dipilih. 

Pilihan Kartu Debit BNI dan Biaya Administrasi Bulanan


Ada 3 pilihan kartu debit antara lain Gold, Platinum dan GPN. Perbedaan masing-masing kartu tersebut ada pada jumlah nominal maksimal yang mampu ditarik, biaya administrasi bulanan yang dibebankan dan  bisa atau tidaknya kartu digunakan di merhant Luar negeri. 

Ada dua biaya administrasi yang dibebankan yaitu biaya admin kartu dan rekening. Untuk biaya rekening taplus besarnya Rp. 11.000 tiap bulannya
Biaya admin yang dibebankan untuk kartu GPN senilai Rp. 4000,-/bln. Sedangkan untuk Silver dan Gold biaya admin yang dibebankan sebesar Rp. 7.500,-/ bln. Kalau aku sendiri, sebelumnya aku mendaftar kartu yang bisa digunakan untuk keperluan visa dan mastercard tetapi karena dirasa kurang bermanfaat, maka pada pembuatan kartu ATM baru kali ini aku mencoba memilih kartu GPN. Niatnya sih sebenarnya agar potongan yang dibebankan tiap bulannya tidak terlalu besar. Dan sesampai di rumah aku baru ingat bahwa aku mendaftarkan akun paypallku melalui kartu ATM yang dihancurkan. Meski antrean juga cukup lama, akhirnya kartu ATM lama diperbarui. Biaya yang dibebankan dalam penerbitan kartu debit BNI terbaru ini sebesar Rp. 15.000,-

2 comments

  1. Kuar biasa kakakku, sangat bagus, keren
    #semangat

    ReplyDelete
  2. Aku berharap kartu debit ga ada masa berlakunya. Kadang akupun suka lupa

    ReplyDelete