Resolusi 2020 : Keluarga Literasi

Jurnal Literasi Keluarga
Ketika seseorang berusaha mengejar sesuatu yang ia impikan. Maka proses awalnya adalah mengenali posisi nolnya saat ini, dalam artian mengetahui dari titik mana ia akan berjuang. Setelah bercerita tentang apa saja capaianku di tahun 2019, maka saatnya kembali bagiku menyusun impian setahun kedepan. Dari pengalaman selama setahun berkomunitas di dunia blogger dan pengasuhan, aku jadi semakin tertantang untuk belajar lebih banyak lagi. Ada semacam binar yang aku dapatkan ketika menulis yang artinya sebenarnya aku bahagia dengan kegiatanku ini. Nah, apa saja yang ingin aku capai di tahun 2020 terutama di bidang literasi?

  •    Memperbaiki setting template blog

Sempat beberapa kali aku bongkar pasang template blog yang kurasa cocok untuk blogku, namun ada beberapa kode html yang sepertinya tak lengkap sehingga berakibat tampilan blogku belum aku benahi. Di label dan beberapa menu belum sempat aku benahi dan aku berharap di bulan Januari semuanya beres sehingga aku bisa melanjutkan ke proses selanjutnya yaitu Top Level Domain Blog.

  •    Top Level Domain

Buatku yang hobi nulisnya masih belum teratur, sebetulnya pembuatan Top Level Domain belum begitu penting. Tapi tergiur job content placement yang sering ditawarkan ke blogger membuatku akhirnya berjuang, termasuk melakukan blogwalking, bergabung di berbagai komunitas blogger, dan mengikuti bermacam kelas online untuk penulis. Mengikuti ODOP juga merupakan bagian dari rencana yang mengarah kesana, terimakasih ya ODOP..

  •      One Week One Book

Demi menghangatkan budaya literasi di rumah sendiri dan berharap memperbaiki PUEBI dan penulisan, maka membaca jadi salah satu rutinitas yang aku lakukan. Di Desember ini, aku juga daftarkan kakak bergabung sebagai member di perpusda Salatiga, tujuan utamanya sih agar kakak, ibu dan bapak juga rajin membaca. Kebiasaan yang mulai kami bangun bersama saat ini adalah mengunjungi perpusda tiap weekend, minimal disana kakak bermain dan menemukan sebuah buku untuk dipinjam.


  • Satu Post Seminggu

Sebenarnya dengan mengikuti ODOP ini ada 6 postingan yang aku miliki per Minggu, namun kadang karena kesibukan kegiatan menulis rutin setiap hari hanya bisa aku lakukan di malam hari sehingga target menulisku minimal ada satu posting artikel per minggunya.

  • Content Writer

Ada perasaan dag dig duh ketika menulis bagian terakhir ini. Bukan,.. bukan karena aku tak pantas tetapi kok rasanya belum siap. Tapi tak apalah, untuk menyemangati diri sendiri di tahun 2019 aku bergabung di grup para content writer dengan harapan aku juga bisa menuliskan dan menyebarkan virus positif lewat tulisan..bismillah..

Semoga selain sebagai ajang mengingatkan, resolusi yang aku tulis mampu menginspirasi dan menyemangati untuk terus berkarya terutama dalam literasi. Malu dong kalau terus-terusan negara terpuruk karena berada di rangking akhir soal literasi, sekecil apapun langkah perubahan yang telah kita toreh semoga memberi arti. Salam literasi.

2 comments