Thursday, July 2, 2020

Kenangan : Traveling Bersama Bapak Saat Kecil

July 02, 2020 0 Comments
Aku selalu ingat, kala bapak mengajakku traveling kala kecil dulu. Ini menjadi permata pengalamanku yang tak bisa kulupakan. Bahkan hingga postingan ini kutulis.

Pengalaman Liburan Masa Kecil


Bisa dibilang, masa kecilku penuh dengan travelling alias jalan-jalan. Waktu itu bapak masih belum banyak tanggungan, tak diburu kejar setoran karena harus menanggung pendidikan keponakan dari keluarga bapak dan menyekolahkan dua adek dari keluarga ibuku. Belum lagi tuntutan semua tagihan bulanan keluarga yang membuat bapak dan ibu bekerja ekstra keras sehingga tak ada waktu bersenang-senang. Bisa dibilang, orangtuaku memang luar biasa.

Aku masih ingat suka menangis kala ditinggal bapak pergi berbelanja bahan percetakan atau menemui juru gambar di Solo. Karena tak tega, akhirnya aku diajak juga pergi berdua bersama bapak. Bapakku yang seorang wiraswasta di bidang percetakan memang sering ke Solo dan Semarang untuk berbelanja kebutuhan sablon, kadang pekerjaan tersebut juga diwakili ibuku.

Suatu ketika, aku ikut bapak ke Solo. Bapak menawariku naik travel atau memilih bis. Naik bis  tingkat di Solo kala itu jadi semacam kebanggaan tersendiri buatku, otomatis aku pilih naik bis. Setelah semua yang dibutuhkan untuk percetakan terpenuhi, bapak akan mengajak jalan-jalan ke sekitaran Solo. Pernah ke Taman Satwa Taru Jurug untuk memenuhi rasa penasaranku tentang Kebun Binatang, pernah juga mampir ke Toko Roti dan Donat Amdon yang terkenal di masanya. Roti Amdon (American Donut) yang beralamat di Jalan Slamet Riyadi 90 ini menjual aneka roti yang lumayan enak, ditambah icing gula yang dihias menarik diatas roti membuatku sumringah melihatnya. Aku lupa berapa tepatnya usiaku waktu itu.


Kenangan Masa Kecil : Roti Andon Solo
Lokasi Roti Amdon dekat dengan SMP Bintang Laut Surakarta


Pernah juga tanpa persiapan apapun aku ikut bapak ke Solo naik travel, di jalan aku mabuk kendaraan dan akhirnya bapak memutuskan turun di jalan dan naik taksi. Hehe, akhirnya niat bapak untuk belanja  jadi tertunda karena anaknya teler.

Traveling Paling Berkesan

Aku adalah anak kedua dari empat bersaudara, tapi di usia bayi kakakku meninggal. Otomatis peran anak pertama tergantikan olehku. Aku dan adik pertamaku yang berjarak lima tahun sering menikmati plesiran bersama bapak terutama kalau saudara sepupu ibu dari Belanda pulang ke Indonesia. Meski tak sampai diajak traveling ke luar negeri (haha, ngarep) tapi bagiku itu sudah membuatku bahagia.

Rata-rata tempat yang kami kunjungi adalah Kota seputaran Jawa Tengah kala itu seperti Sekarang, Solo, dan Jogja. Aku juga ingat pernah diajak berburu barang-barang antik di Sriwedari.

Yang paling berkesan ketika kami  ke Jogja. Kami berkunjung ke Candi Borobudur, Candi Prambanan, Malioboro dan Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta. Gembira Loka kala itu belum sebagus penataannya seperti sekarang, tapi kenangannya begitu membekas. Masih ingat waktu aku foto bersama orangutan kala itu. Sambil takut aku beranikan berpose sama saudara tua, hehe. Sebenarnya pengen sih upload fotonya disini, tapi sayang waktu itu aku belum berhijab jadi kutunda niatku.

Sebenarnya pengen juga ngajak anak ke Gembira Loka dan berwisata di seputaran Jogja. Sayang, meski sudah new normal jumlah yang positif Covid-19 justru menanjak tajam. Seakan banyak yang sudah merasa nyaman, jadi abai dengan protokol selama pandemi Covid-19. Jadi inget pesan dokter Reisa untuk jaga kesehatan dan kebersihan selama wabah Corona ini. Semoga wabah yang mendunia ini segera berakhir, sudah kangen traveling banget-banget. Anak-anak juga sudah rindu pengen segera sekolah lagi.


Ah iya, aku juga berharap agar kedua orangtuaku juga selalu sehat. Kenangan yang mereka berikan tentu menjadi hal terindah sepanjang hidupku. Semoga Allah menyayangi mereka berdua dan melimpahkan keberkahan sepanjang usia mereka.

Thursday, June 25, 2020

Anak Belajar Dari Rumah, Ini Yang Perlu Disiapkan

June 25, 2020 0 Comments
Hal Yang perlu disiapkan saat anak belajar online dari rumah

Kini kita dihadapkan pada tugas besar.  Kebijakan pendidikan selama pandemi membuat kita harus berbenah. Pendidikan sejatinya bukan hanya jadi tanggung  jawab guru atau pengajar tapi juga orangtua di rumah. Di masa transisi menuju new normal ini, apa yang sebaiknya dipersiapkan untuk membimbing anak belajar dari rumah?

Kebijakan New Normal


Di masa transisi menuju new normal dan tahun ajaran baru, pemerintah telah menyiapkan berbagai rencana kegiatan belajar mengajar, termasuk menyusun panduan penyelenggaraan program pembelajaran di masa pandemi Corona. Semua jenjang pendidikan akan dimulai serentak pada Juli 2020. Hanya saja dalam pelaksanaanya, semuanya disesuaikan pada kondisi masing-masing wilayah. Bagi yang daerahnya berzona hijau (aman) diijinkan melakukan tatap muka dengan terlebih dahulu mengantongi ijin dari orangtua, satuan pendidikan, Pemda atau kantor kemenag tapi tidak berlaku pada sekolah  dan madrasah  berasrama.
Sedang daerah berzona kuning, oranye dan merah tidak diperkenankan membuka kegiatan belajar secara tatap muka di bulan pertama, baik yang berasrama maupun tidak. 
Di bulan pertama new normal, kegiatan belajar mengajar lebih diprioritaskan bagi jenjang pendidikan SMA yang dijalankan dengan protokol tetap memakai masker, tersedia sarana prasarana kesehatan di sekolah, sarana cuci tangan serta disinfektan. Kabar terbaru bahkan kegiatan belajar mengajar PAUD dan TK baru bisa dimulai pada bulan November dengan evaluasi jika grafik jumlah penyebaran Covid-19 mengalami kenaikan.

Hal Yang Perlu Disiapkan Dalam Menemani Belajar Online di Rumah


Sebagai seorang pengajar di salah satu bimbel, sebelum mengajar biasanya malam harinya saya menyusun rencana harian, mulai dari belajar dan latihan soal tentang Bab atau Materi yang diajarkan, menyusun sketsa mengajar, hingga persiapan tempur seperti memastikan baju yang akan dikenakan hingga spidol yang kira-kira akan diisi ulang. Lalu, bagaimana dengan Orangtua? Butuhkah persiapan untuk mengajar anak di rumah? Tentu saja jawabannya iya. Saya yang juga mau gak mau ikut belajar dengan anak di rumah juga butuh persiapan. Berikut hal yang perlu disiapkan sebelum kegiatan belajar online di rumah dimulai :

1. Kurikulum dan Silabus


Hal ini akan memberi bayangan materi apa saja yang akan diterima anak. Untuk anak yang jenjang pendidikannya lebih tinggi seperti SMP dan SMA, hal ini tentu bukanlah hal yang sulit mengingat mereka sudah mampu belajar secara mandiri. Tugas kita sebagai Orangtua yang menemani belajar anak usia PAUD, TK, dan SD setidaknya mengetahui indikator perkembangan anak sekaligus materi yang akan diajarkan. 

2. Mengetahui Gaya Belajar Anak


Memaksakan anak untuk memahami materi yang dijelaskan tanpa memahami bagaimana anak nyaman belajar justru akan membuat mereka malas belajar. Kenali gaya belajarnya, apakah termasuk yang visual, kinestetik atau audio sehingga anak menjadi lebih bersemangat belajar.

3. Aturan


Di sekolah, anak menerima aturan yang harus mereka patuhi. Tak jauh berbeda, di rumah sebaiknya tetapkan aturan yang disepakati bersama anak, misal saat belajar tidak bermain gawai atau lama jam belajar bisa didiskusikan bersama.

4. Referensi atau Bahan ajar


Selain materi yang diberikan guru, untuk menunjang belajarnya anak membutuhkan materi penunjang atau referensi yang bisa didapatkan dari buku, hasil browsing internet, atau dari portal kementrian pendidikan misalnya.

5. Internet dan Gawai


Selama belajar di rumah, gawai dan internet yang lancar memungkinkan anak bisa belajar dengan baik. Dampingi anak saat belajar secara daring menggunakan gawai.

Nah, itu tadi beberapa hal yang bisa disiapkan Orangtua untuk membimbing anak belajar. Semoga bermanfaat.






Wednesday, June 24, 2020

Review Konvermex, Obat cacing untuk anak dan dewasa

June 24, 2020 20 Comments
Review Konvermex obat cacing anak dan dewasa


Di masa pandemi ini, kita harus pintar menjaga kesehatan. Termasuk dari cacingan yang dapat mencuri nutrisi di tubuh dan mengakibatkan imunitas turun sehingga menjadi gampang sakit. Di postingan ini aku berbagi pengalamanku mengonsumsi Konvermex, obat cacing untuk anak dan dewasa.

Pola Hidup Sehat Selama Pandemi


Pandemi Covid-19 membuat seluruh kebiasaan kita berubah, termasuk bagaimana cara kita menjaga kebersihan dan kesehatan. Di masa new normal, saat  pembatasan sosial dilonggarkan semua orang dihadapkan tentang bagaimana menjaga imunitas diri dari penularan virus corona. Penularan berbagai macam penyakit termasuk Covid-19 ini bisa kita hindari salah satunya dengan menerapkan gaya hidup sehat. 

Tips hidup sehat new normal
Pola hidup sehat yang coba aku jalankan ini ternyata bermanfaat


Banyak lho, manfaat yang bisa kita ambil jika kita berusaha menerapkan gaya hidup sehat, antara lain :

1. Badan jadi fit


Olahraga, minum cukup, tidur cukup dan makanan bergizi seimbang ternyata mampu membuat tubuh makin segar apalagi diimbangi bangun pagi dan minum multivitamin.

2. Imunitas meningkat


Tentunya dengan menjalankan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan akan membuat daya tahan tubuh meningkat. Dengan begitu kita jadi gak gampang sakit. Misal, jika kita suka jajan sembarangan tanpa memperhatikan kebersihan atau malas cuci tangan, kita akan terkena cacingan oleh makanan yang terpapar debu atau kotoran.

3. Terlindungi dari berbagai penyakit


Imunitas yang baik akan menghindarkan dari beragam penyakit. Jika kita malas menjaga kebersihan dan kesehatan maka tubuh akan dengan mudah terpapar penyakit, salah satu contohnya cacingan. Ketika seseorang terkena cacingan maka imunitas tubuhnya menjadi berkurang sehingga mudah terkena penyakit seperti flu, batuk, dan yang lain. Dengan  rajin memeriksakan kesehatan, mengontrol gula darah, kolesterol dan mengonsumsi obat cacing setiap 6 bulan sekali maka kita jadi terlindungi dari cacingan. 

Sekedar berbagi pengalaman, dulu saya pernah cacingan juga akibat malas cuci tangan. Waktu itu karena saya harus operasi kaki yang tak memungkinkan untuk bolak balik ke kamar mandi atau wastafel saat harus makan dan gak kepikiran pakai sanitizer. Kira-kira seminggu setelah operasi itu beberapa malam saya gak bisa tidur. Ada rasa gatal menggelitik yang sangat kuat di bagian anus. Karena malu untuk periksa saya akhirnya browsing di internet dan  ternyata gejala yang saya alami ternyata disebabkan oleh cacing kremi. Sadar kena cacingan akhirnya saya minum Konvermex.

Konvermex, Bagian dari Gaya Hidup Sehat Kami


Cara Mencegah Cacingan


Meskipun cacing lebih sering mengintai anak kecil karena sering bermain tanah dan belum cukup telaten cuci tangan, namun orang dewasa bisa tertular juga seperti pengalaman  yang saya alami. Biasanya cacingan disebabkan karena kebersihan yang kurang, malas cuci tangan, mengonsumsi daging yang tak benar-benar masak, sayuran mentah yang tak terjaga kebersihannya dan tak suka memakai alas kaki ketika berhadapan dengan tanah.

Ada beberapa cara mencegah terkena cacingan, antara lain

1. Rajin cuci tangan
2. Memastikan kebersihan sayuran mentah ketika akan dimakan
3. Hindari makan daging mentah
4. Memakai alas kaki saat keluar rumah
5. Rutin minum konvermex tiap 6 bulan sekali

Kenapa Konvermex?


Ternyata Konvermex ini tak hanya mampu mengatasi cacingan yang disebabkan oleh  cacing parasit seperti cacing kremi ( Enterobius vermicularis), tapi juga cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang ( Ancylostoma duodenale), cacing tambang ( Necator americanus) dan orientalis. Jadi aku makin yakin bahwa Konvermex obat cacing yang tepat untuk menghancurkan cacing parasit di tubuh.

Selain sebagai obat cacing orang dewasa ternyata Konvermex juga aman digunakan untuk anak. Ada baiknya ketika salah satu anggota keluarga mengalami cacingan maka bukan hanya seorang tapi keseluruhan anggota keluarga juga mengonsumsi karena dikhawatirkan jika salah seorang kecacingan, anggota keluarga lainnya juga mengalami yang sama. Hal ini juga bertujuan untuk memutus rantai penularan cacingan selain dengan pola hidup bersih dan sehat. Untuk hasil maksimal, disarankan untuk rutin minum obat cacing tiap 6 bulan sekali. 

Ada 3 bentuk Konvermex yang ada di pasaran, yaitu

1. Konvermex 125 


Konvermex 125 ini  bentuknya terdiri dari tablet dan suspensi. Mengandung 125 mg pirantel pamoat dalam setiap tablet dan sedangkan untuk yang suspensi mengandung 125 mg pirantel pamoat dalam 5 ml dan berisi 10 ml dalam satu wadahnya dengan rasa jeruk yang tentunya disukai anak-anak. Sesuai dosisnya, Konvermex 125 ini lebih tepat dikonsumsi anak-anak. 

Aturan pakai konvermex obat cacing keluarga
Aturan pakai konvermex 125 mg

Aturan Pakai  

Konvermex 125 tablet :

2 - 6 tahun : 1 - 2 tablet
6 - 12 tahun : 2 - 3 tablet
lebih dari 12 tahun : 3 - 4 tablet

Konvermex 125 suspensi :

2 - 6 tahun : 1/2 - 1 takaran ( 5 - 10 ml)
6 - 12 tahun : 1 - 11/2 takaran ( 10 - 15 ml)

2. Konvermex 250

Konvermex  obat cacing tablet dan kaplet
Konvermex kaplet dan tablet

Konvermex 250 ini berisi 2 kaplet dengan kandungan pirantel pamoat 250 mg tiap kapletnya.
Konvermex obat cacing orang dewasa
Aturan pakai konvermex 250 mg

Konvermex jeruk 125 mg tiap 5 ml dan konvermex vanila 250 mg tiap 5 ml


Terdapat 2 jenis Konvermex 250 berbentuk kaplet dan suspensi. Untuk konvermex biru dengan rasa vanila berisi 10 ml dengan kandungan sebesar 250 mg tiap 5 ml, sementara untuk yang kaplet mengandung 250 mg Pirantel pamoat dalam tiap kapletnya. Konvermex 250 ini disarankan dikonsumsi orang dewasa. 
Untuk orang dewasa dianjurkan minum sekitar 15 - 20 ml atau 1,5 - 2 gelas takar untuk hasil yang maksimal. Kita juga tak perlu mengonsumsi obat pencahar lagi.


Konvermex suspensi rasa jeruk dan vanila, konvermex tablet, serta konvermex kaplet


Biasanya aku membeli Konvermex ini dalam 2 wujud. Obat cacing untuk anak aku pilihkan Konvermex 125 rasa jeruk , sedangkan yang dewasa aku pilihkan yang tablet atau konvermex 250 dengan rasa vanila. 
Karen masing-masing ada aturan dan dosis pakainya, janga lupa untuk  tetap membaca petunjuk dan takaran penggunaan juga ya. Sharing juga yuk, gimana cara teman-teman untuk menjaga kesehatan di masa pandemi ini. Semoga sehat selalu..

Monday, June 22, 2020

Rapid Test : Pilih lokasi Terdekat dan Aman

June 22, 2020 26 Comments
Rapid Test : pilih lokasi terdekat dan aman

Pemerintah menjalankan rapid test massal di berbagai daerah. Tujuan utamanya agar Penularan Covid-19 dapat ditekan dan masyarakat merasa aman mengakses sarana umum seperti bus, kereta api atau pesawat terbang. Lalu apa sih rapid test itu, dimana bisa mendapatkan rapid test terdekat yang ada di kotamu? 

Mengenal Rapid Test


Rapid Test adalah skrining  atau uji awal yang dilakukan  untuk mendeteksi keberadaan antibodi igM dan igG yang terbentuk ketika seseorang terpapar virus Corona. Pemerintah melakukan uji rapid test ini dengan tujuan menekan penyebaran virus Corona sehingga tak bertambah jumlahnya.
Cara kerja Rapid Test hampir sama dengan uji kolesterol atau gula darah. Rapid test dilakukan dengan mengambil sampel darah pada ujung jari kemudian meneteskannya pada alat uji. Alat uji ini akan menunjukkan hasil kurang lebih 15 menit setelah diteteskan. Jika hasilnya negatif, maka perlu dilaksanakan uji ulang 7 hari setelahnya. Uji ulang ini dilakukan karena biasanya antibodi akan terbentuk setelah 7-10 hari terpapar virus Corona. 
Jika hasilnya positif atau reaktif maka dibutuhkan uji swab atau PCR untuk mengetahui hasil yang lebih akurat karena bisa saja seseorang yang dinyatakan positif hasilnya tak menunjukkan gejala terpapar Covid-19. Orang tersebut akan dinyatakan sebagai OTG ( Orang Tanpa Gejala). Seseorang yang berstatus OTG sebaiknya melakukan isolasi mandiri selama 14 hari  dan apabila menunjukkan gejala Covid-19, maka sebaiknya segera hubungi tenaga medis terdekat untuk melakukan perawatan. 

Menjaga Diri dari Ancaman Covid-19


Beberapa waktu lalu pemerintah kota Salatiga melakukan Rapid Test ke sejumlah pedagang dan pembeli di pasar, sopir angkutan umum, driver ojol, tukang becak, sais dokar serta juru parkir  untuk memastikan keamanan masyarakat yang mulai menjalankan kehidupan new normal. Meskipun pengaturan spasi antar pedagang pasar telah dilakukan, ternyata masih ada sejumlah  orang yang terpapar Covid-19. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan untuk mencegah tertular virus Corona saat new normal ini? Ada beberapa tips yang bisa dilakukan, antara lain :

1. Mengenakan masker ketika akan bepergian


Masker merupakan salah satu cara yang efektif untuk mencegah tertular Covid-19 melalui droplet atau percikan. Sebaiknya pilih masker yang aman dan nyaman saat digunakan.

2. Rajin Cuci Tangan

Cegah Covid-19 dengan cuci tangan
Salah satu cara efektif membunuh kuman dan virus adalah mencuci tangan
Image : canva


Bekali diri dengan hand sanitizer saat bepergian sehingga ketika tetap bisa memastikan tangan tetap bersih meski tak ada air dan sabun cuci tangan.

3. Hindari Memegang Wajah Saat Belum Cuci Tangan


Hal ini juga berlaku ketika kita akan memasang atau melepas masker, pastikan tangan sudah bersih saat akan memakai atau melepaskan masker. Tahan diri untuk menyentuh wajah saat berada di luar rumah.

4. Tak berjabat tangan atau berpelukan


Selama new normal ini, sementara hindari  kebiasaan berjabat tangan atau berpelukan ketika bertemu dengan teman atau saudara.

5. Jaga Jarak


Usahakan untuk membatasi jarak ketika berada dalam kerumunan. Hal ini untuk memastikan keamanan dan keselamatan bersama karena kita sama-sama tak tahu siapa yang menularkan atau tertular virus Corona ini.

6. Bawa alat ibadah sendiri


Untuk menjaga keamanan diri, bawalah sajadah dan mukena sendiri. Dengan demikian ibadah di tempat umum tetap bisa dilakukan tanpa harus was-was.

7. Bawa bekal, hindari makan di tempat umum


Jika harus bekerja atau bepergian jauh, usahakan bawa bekal sendiri dan hindari makan di tempat umum. Jika tak memungkinkan, kita bisa memanfaatkan jasa antar makanan atau membungkus pesanan tanpa perlu makan di tempat.



Rapid Test Yang Aman


Ada beberapa orang yang dianjurkan melakukan Rapid Test, yaitu

1. ODP Orang Dalam Pemantauan)


Yaitu orang yang terindikasi gejala batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan atau mengalami gangguan pernapasan lain dan tinggal atau pernah berada di daerah penularan Covid-19. Meskipun tidak pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19, namun seseorang berstatus ODP wajib melakukan karantina mandiri selama 14 hari dengan tujuan mencegah penularan terjadi.

2. PDP ( Pasien Dalam Pengawasan)


PDP adalah seseorang yang juga menunjukkan gejala gangguan pernapasan dan pernah kontak langsung dengan seseorang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

3. OTG ( Orang Tanpa Gejala)


Orang yang sehat dan tak memiliki gejala sakit pernapasan seperti yang dialami pasien positif Covid-19 belum tentu aman, apalagi jika pernah kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi Covid-19. OTG juga berstatus rawan dalam menularkan virus Corona karena tidak menunjukkan gejala apapun. Bisa saja mereka yang baik dan sehat secara fisik ternyata menjadi media penularan Covid-19.

Jika kita merasa cemas karena gangguan pernapasan dan gejalanya mirip Covid-19,  bisa kok melakukan uji Rapid Test mandiri dengan mendatangi Rumah Sakit yang membuka layanan atau melalui aplikasi.
Berikut beberapa cara melakukan Rapid Test :

1. Mendatangi Puskesmas


Hampir semua puskesmas yang ditunjuk di seluruh Indonesia bisa melakukan Rapid Test, sayangnya uji ini hanya bisa dilakukan untuk orang yang berstatus ODP.

2. Ikut Rapid Test Massal


Untuk menanggulangi bertambahnya jumlah pasien Covid-19 dan menghadapi era new normal, pemerintah akan secara rutin melakukan Rapid Test massal. Beberapa perusahaan swasta seperti perusahaan asuransi juga melakukan kerjasama mengadakan Rapid Test massal. Sayangnya waktu Rapid Test insidental, tak bisa dilakukan setiap saat.  

3. Mendatangi Rumah Sakit

  • Rapid Test Gratis

Terdapat 7 Rumah Sakit yang ditunjuk pemerintah provinsi Jawa Tengah untuk menjadi tempat rujukan Rapid Test. Tempat tersebut antara lain :
  • RSUD Dr Moewardi Surakarta
  • RSUD Prof. Margono Soekarjo Purwokerto
  • RSUD Lelet Jepara
  • RSJD Surakarta
  • RSJD Dr Amino Gondohutomo Semarang
  • RSUD Tugurejo Semarang
  • RSJD Dr RM Soedjarwadi Klaten

  • Rapid Test Berbayar

Beberapa Rumah Sakit ikut mengurangi penyebaran Covid-19 dengan turut berpartisipasi melayani Rapid Test.  Bahkan di Jakarta beberapa Rumah Sakit swasta juga membuka layanan Drive Thru. Dengan membuat janji terlebih dahulu, pengguna yang ingin Rapid Test dapat melakukan pengujian tanpa harus keluar dari mobil.

4. Melalui Aplikasi

Jangan khawatir jika lokasi Rapid Test yang ditunjuk terlalu jauh dan waktunya tak bisa dijadwalkan sesuai kebutuhan. Aplikasi Halodoc membantu menjawab perasaan cemas untuk segera Rapid Test.

 Cara mengaksesnya aplikasi Halodoc :

1. Download aplikasi Halodoc lalu buka aplikasi dan tekan tombol Covid-19 Test
2. Pilih lokasi dan tempat uji dengan klik Lokasi Test Drive 
3. Upload foto, scan KTP atau KK untuk reservasi
4. Lakukan pembayaran
5. Menerima SMS Notifikasi detail pesanan sebagai bukti saat pemeriksaan.

Pilih Lokasi Terdekat Rapid Test Halodoc
Alur Reservasi Halodoc

Keuntungan Reservasi Rapid Test di Halodoc :

1. Lokasi Rapid Test terdekat dengan mudah ditemukan
2. Tak perlu antre dan berkerumun
3. Hasil tes terjaga kerahasiaannya
4. Waktu uji bisa disesuaikan
5. Praktis 
6. Hasil uji bisa langsung diketahui sehari setelah Rapid Test cukup melalui aplikasi saja
7. Disediakan Rumah sakit rujukan jika hasilnya positif

Selain mudah, tentunya kita jadi merasa aman dan tenang. Jangan lupa perhatikan protokol kesehatan juga saat akan tes dengan tetap memakai masker dan kelengkapan serta bukti saat berangkat Rapid Test.

Referensi : Tirto.co.id
                     Halodoc
                     IDN Times




Saturday, June 20, 2020

Liputan dr Reisa tentang Sidang Paripurna saat New Normal

June 20, 2020 0 Comments
Beberapa waktu lalu  dokter Reisa Broto Asmoro meliput jalannya sidang paripurna di istana. Berbagai protokol bekerja saat new normal life berusaha dijaga ketat agar semua terlindungi, lantas apa saja mekanisme yang harus dijalani?

Tata Laksana New Normal di Istana


Pemerintahan harus berjalan, maka selama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang dijalankan pemerintah membuat semua kegiatan rapat kenegaraan berjalan secara online. Namun, dengan harapan bahwa perekonomian segera pulih kembali maka diberlakukanlah pembiasaan baru yang lebih dikenal dengan istilah new normal life. Kebiasaan baru ini memungkinkan kita yang memiliki kebutuhan mendesak seperti bekerja atau berbelanja kebutuhan tetap dapat berada di luar rumah. Tentunya semuanya dilakukan dengan tetap melaksanakan anjuran memakai masker, tidak menyentuh wajah area wajah dan rajin cuci tangan.  Dokter Reisa baru saja melakukan liputan tentang pelaksanaan sidang paripurna di istana negara. Apa saja protokoler yang harus dijalani ketika akan dan saat rapat paripurna tersebut berlangsung? Berikut hal yang wajib dijalankan :

1. Memakai masker


Pemakaian masker berlaku bagi semua orang, tak terkecuali bagi mereka yang akan bekerja dan melaksanakan rapat di istana. Masker yang dipakai pun merupakan masker pada umunya seperti masker bedah dan masker kain meski ada beberapa menteri yang memakai masker bedah khusus N-95. Hal ini bertujuan menjaga agar resiko penularan Covid-19 dapat dikurangi.

2. Mencuci tangan


Menjaga kebersihan saat rapat perlu dilakukan untuk menghindari penularan Covid-19 dari sentuhan atau kontak dengan benda yang terpapar virus. Cara yang dilakukan adalah dengan mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer untuk membunuh kuman atau virus yang melekat di tangan.

3. Cek Suhu tubuh


Cek suhu tubuh dilakukan dengan tujuan untuk mendeteksi seseorang yang terkena demam, yaitu yang suhunya diatas suhu normal atau sekitar 37,5 derajat Celcius. Jika suhu badan peserta rapat lebih dari suhu normal tentunya tidak diperkenankan mengikuti rapat paripurna ini. Tampak dalam videonya yang diunggah di Instagram, beberapa jajaran kabinet Indonesia Maju seperti Prabowo Subianto, Doni Munardo, dan Erick Thohir menjalani pemeriksaan suhu dan rapid test.

4. Rapid test


Rapid test adalah tes diagnostik awal yang dilakukan untuk mendeteksi adanya 
Antibodi yang diproduksi saat seseorang terkena Corona. Namun karena sifatnya hanya mendeteksi antibodi dan bukan keseluruhan maka rapid test ini sebetulnya hanyalah langkah awal pencegahan terpaparnya Covid-19 antar peserta rapat. 

5. Jaga jarak


Kursi rapat juga disusun sedemikian hingga berjarak antara 1-2 meter satu sama lain. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah penularan Covid-19 dari sesama peserta rapat paripurna.

Mau tak mau kita tetap harus melakukan penyesuaian terhadap kehidupan new normal  yang mungkin tak praktis tapi jadi satu-satunya cara menjaga diri dari penularan Covid-19.

Mengenal dokter Reisa


Reisa Kartikasari atau yang lebih populer dengan nama dokter Reisa Broto Asmoro adalah seorang dokter yang juga putri Indonesia Lingkungan 2010. Namanya semakin dikenal ketika menjadi host di dalam acara dr. oz  Indonesia di salah satu stasiun televisi bersama dr. Ryan Thamrin. 

Muncul pro kontra tentang pemilihannya sebagai anggota tim komunikasi publik untuk gugus tugas percepatan Covid-19. Ada yang berpendapat bahwa dokter Reisa kurang tepat menjadi juru bicara, tetapi sebagai lain berpendapat bahwa dokter Reisa ini seperti angin segar yang membawa kabar baik tentang penanganan Covid-19. 

Dokter Reisa saat new normal life
dokter Reisa mengajak kita untuk menerapkan gaya hidup sehat seperti makan bergizi seimbang, olahraga, cukup minum dan tidur
Image :  IG @reisabrotoasmoro


Seperti yang disampaikan dokter Reisa Broto Asmoro bahwa perkantoran, bisnis dan perdagangan diperbolehkan dibuka kembali untuk menjalankan  perekonomian negara, tentunya dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dengan tetap menjaga kebersihan, tidak memegang wajah dengan tangan kotor dan selalu kenakan masker.

Wednesday, June 17, 2020

Tips Sehat Finansial Saat New Normal

June 17, 2020 2 Comments

Perubahan perilaku konsumtif dan mencari sumber keuangan kedua itu penting

Dari pandemi ini kita belajar bagaimana perubahan perilaku konsumtif kita bisa mendorong lebih sehat finansial. Mau tak mau kita harus berubah agar perekonomian keluarga tetap berjalan, termasuk menciptakan sumber keuangan kedua agar finansial tetap sehat dan perekonomian keluarga tetap berjalan lancar. Di postingan ini aku menuliskan pengalamanku agar bisa sehat finansial, baca yuk!

Belajar Dari Pengalaman Keuangan Orang Lain

Di saat WFH kemarin, sempat trending di twitter seorang karyawan bergaji 80 juta yang  dirumahkan dan berakibat rumah tangganya berantakan akibat pandemi ini. Kesalahan utamanya karena selama ini gaya hidupnya tergolong tinggi dan minim simpanan. Kisah lainnya yang juga trending adalah seorang programmer berpenghasilan 20 juta harus mengiba karena gajinya dipotong 50% oleh perusahaan. Sementara, orang tersebut memiliki tanggungan cicilan mobil dan rumah sehingga dari pemasukan tersebut tersisa lima ratus ribu yang tentu tak cukup untuk memenuhi kebutuhan sebulan, apalagi programmer tersebut tinggal di kota besar.  Beberapa dari kita bahkan mulai prihatin karena PHK bukan hanya dialami sekelompok orang tapi hampir di seluruh negara merasakan dampak pandemic ini. Gerakan yang terbatas di luar membuat sebagian berpikir bagaimana bisa bertahan, termasuk perekonomian rumah tangga saya.

Wabah covid-19 ini dating berbarengan dengan masa kontrak kerja suami di kantor yang habis. Untuk memperpanjangnya, suami terpaksa harus berpindah ke kantor baru dan menunggu kurang lebih 2 bulan. Selama dua bulan tersebut otomatis kita berhemat dan mencari peluang penghasilan. Belajar dari dua pengalaman diatas dan bekal dari mengikuti webinar tentang Kesehatan mental dan keuangan akhirnya kami menerapkan beberapa hal agar dapur tetap ngebul.

Tips Sehat Keuangan Kala New Normal

Ada beberapa tips sehat finansial yang aku dapatkan dari beberapa kali mengikuti kelas finansial yang aku terapkan dalam mengatur keuangan rumah tangga, apalagi saat postingan ini aku tulis pemerintah mulai melonggarkan aturan pembatasan sosial saat keadaan belum aman sebetulnya. Istilah tersebut kita kenal sebagai new normal. Berikut yang aku terapkan :

  • Berperilaku waras

Di awal pandemi, kita mengenal istilah panic buying. Beberapa orang mengalami kepanikan dalam belanja karena ditakutkan kebutuhan yang mereka cari akan langka di pasar. Sempat terjadi lonjakan harga hand sanitizer dan masker bedah karena diburu. Beberapa bahkan membeli makanan instan dalam jumlah banyak, beberapa beralih berbelanja online. Hal yang sebenarnya lumrah menghadapi suatu kejadian di luar bayangan karena persebaran virus korona ini. Maka untuk mencapai sehat finansial kita tentu perlu menyehatkan mental baik soal sifat konsumtif maupun cara kita memahami uang itu sendiri. Yang pasti kebahagiaan bukan sekedar tentang berapa banyak gaji yang kita miliki tapi seberapa bijak kita memakainya untuk memenuhi kebutuhan.

  •  Berhemat

Ada beberapa cara untuk menghemat pengeluaran, antara lain

1. Berbelanja sesuai kebutuhan

Membuat list belanjaan selama sebulan akan membantu menghemat karena dengan begitu kita hanya fokus terhadap daftar belanja yang akan kita beli dan  menghindari membeli sesuatu di luar kebutuhan.

Baca juga : Menghemat uang jajan anak


2. Merencanakan kas masuk dan keluar

Bicara sehat finansial ternyata tak sekedar mampu membuat list belanja, tetapi juga mampu membagi pemasukan untuk pos antara lain

  • Kebutuhan bulanan
  • Tagihan rutin seperti PDAM, PAM dan internet
  • Angsuran hutang jika ada
  • Tabungan dan Dana darurat
  • Investasi jika sudah memungkinkan
Saat mengikuti kelas keuangan mba Prita, saya sempat kaget bahwa ternyata kebiasaan jajan cemilan yang dianggap terjangkau ternyata berpengaruh besar pada pengeluaran bulanan jika tak ada kontrol atau batasan. Jadi jika kita memiliki e-wallet, pastikan ada limit pemakaian tiap bulannya.

Jika sementara kamu tidak bekerja atau hanya berpenghasilan separuh dari biasanya selama new normal dan masih punya dana atau simpanan darurat, maka pastikan jika dana tersebut cukup hingga akhir tahun ya, kurangi perilaku konsumtif kita .karena diprediksi semua lini baru akan berjalan setelah akhir tahun 2020, apalagi mengingat grafik pertumbuhan jumlah penderita covid-19 masih naik. Caranya tentu saja mau tak mau belajar irit dan mengurangi pembelian barang yang kurang penting. 


Tips sehat keuangan kala new normal
Belajar investasi ternyata penting untuk jangka panjang

  •  Sumber penghasilan kedua

Salah satu cara yang akhirnya aku tempuh selain mengandalkan dana darurat yang ada adalah dengan mencari sumber penghasilan kedua. Kalau kemarin aku sempat agak santai dalam mencari, sepertinya sekarang semakin serius di kala new normal karena semua mau tak mau beradaptasi dengan yang ada. Beberapa peluang pekerjaan yang bisa dikembangkan di era new normal ini antara lain

1.  Menjadi narablog dan vloger

Jika punya hobi menulis atau berbicara di depan publik, maka menjadi blogger atau vloger bisa jadi pilihan yang menjanjikan juga. Bergabung dengan beragam komunitas blogger akhirnya membuat saya merasa beruntung mendapatkan job juga dari pertemanan ini.

2. Menjadi frelancer

Banyak job freelance bertebaran di internet. Salah satunya fotografer, kita bisa menjual foto atau hasil jepretan di shutterstock misalnya atau crowdsourcing lain. Atau jasa desain grafis yang digandrungi anak muda. Sekedar berbagi informasi, beberapa lembaga pendidikan dan pelatihan bahkan membuka lowongan pengajar online yang mampu mengajar dan menggunakan aplikasi daring tentunya.  Beberapa platform  job untuk  freelancer yang bisa kamu buka antara lain sribulancer, project.co.id, sribu, freelancer, upwork, dan lainnya.

3. Online shop

Karena akses keluar rumah yang terbatas, banyak yang akhirnya beralih menjajakan dagangan dengan bergabung di e-commerce, berjualan di berbagai media sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, WhatsApp dan YouTube. Banyak yang bisa dijual, dari kebutuhan konsumsi seperti Frozen food (nuget, sosis, tempura), sembako, sayuran, peralatan rumah tangga atau camilan.

Nah,  beberapa tips agar finansial tetap sehat semoga bermanfaat ya, selamat mencoba.

 

 

 

 


Monday, June 15, 2020

Rinaresep.com : Resep Masakan Lengkap 2020 Terupdate

June 15, 2020 2 Comments
Mencoba resep masakan terbaru dari Rinaresep.com menjadi kebiasaan saya di tahun 2020 ini. Apalagi saat pandemi dan ramadan kemarin yang mengharuskan banyak di rumah, segala macam menu dari yang jadul hingga terupdate saya buat. Dari mulai Resep makanan, minuman, hingga kue. Di Rinaresep.com saya mendapat ide cara membuat menu lengkap dengan takaran gizinya.

Mencari Resep Masakan di Rinaresep.com


Selama di rumah aja ternyata anak jadi hobi makan. Kalau harus berulang keluar rumah untuk membeli jajanan hits atau cemilan kan lumayan boros. Akhirnya untuk menghemat uang belanja, menghidangkan makanan sehat sekaligus menjalankan hobi memasak membuat saya turun ke dapur. Awalnya bingung, karena segala macam bahan saya beli, ada :

1. Bahan untuk membuat kue seperti terigu, tapioka, margarin, baking soda, baking powder, fermipan, telur, dan beberapa bahan lain 
2. Bahan membuat puding seperti agar-agar, santan instan, dan gula.
3. Sayur-sayuran dan 
4. Bahan untuk lauk seperti daging, ikan, tahu dan tempe.

Untuk bahan membuat camilan, saya stok langsung selama sebulan dan untuk sayur dan lauk biasanya saya belanja tiga hari sekali dan itupun bukan di pasar atau supermarket tetapi di tukang sayur untuk menghindari banyak interaksi dengan orang lain.

Saat semua bahan tersedia, saya malah semakin galau karena tak tahu mau membuat apa. Saya coba cari inspirasi di berbagai media online seperti instagram, blog, facebook dan akhirnya pencarian saya seperti menemukan jalan. Saat menelusuri via browser, ketemulah saya dengan rinaresep.com.

Penasaran saya berlanjut dengan menelusuri beberapa menu masakan dan minuman yang lumayan lengkap. Website Rina Resep selain menyajikan menu masakan nusantara ternyata juga menampilkan berbagai masakan khas oriental seperti spring  rolling, masakan Perancis, Amerika, Malaysia dan tentu saja Indonesia.
 

Bahagianya Menemukan Resep Makanan Kekinian di Rinaresep


Saat sudah berkeluarga dan memiliki anak, saya jadi makin peduli tentang kesehatan. Berbagai menu bernutrisi berusaha kami sajikan agar keluarga terjaga daya tahan tubuhnya terutama saat pandemi seperti sekarang. Tapi bermacam makanan yang hits di kalangan anak muda membuat saya tergoda. Apalagi beberapa kali saya kecolongan karena anak dibelikan minuman kekinian yang kadar kalorinya cukup tinggi oleh saudars. Akhirnya, untuk memastikan agar anak tetap mengonsumsi makanan bergizi tetapi enak seperti makanan kekinian itu saya akhirnya berburu resep. Di Rina Resep ada resep makanan kekinian yang telah ditakar kandungan nutrisinya sehingga kita bisa memperkirakan kandungan kalori dan gizi yang dikonsumsi. Dari seringnya mengupdate menu masakan yang ada di rinaresep.com, saya jadi menemukan banyak informasi disini. Berikut ulasan saya tentang rinaresep.com ini.

Keuntungan mengakses Rinaresep.com

1. Tampilan blog yang menarik dan lengkap dengan tombol print dan share


Di Rinaresep.com kita dengan mudah mengakses menu yang kita pilih dan membagikan atau mencetak laman resep yang ada. Seperti contoh resep cara membuat ice bubble milk tea ini. Dengan gambar yang menggugah selera sekaligus tampilan laman yang nyaman bagi pembaca membuat rinaresep.com ini menjadi blog yang layak dikunjungi.

Resep Minuman Boba Terupdate Rinaresep.com
Tampilan Resep Membuat Minuman yang bisa dikomentari, like dan share

2. Tersedia Kalkulator Untuk Menghitung Jumlah Bahan yang dipakai membuat hidangan

Saat mencari resep, terkadang kita disuguhkan dengan bahan yang disesuaikan dengan porsi yang dibuat oleh penyaji. Tapi di rinaresep.com bahan makanan yang dipersiapkan benar-benar memenuhi kebutuhan pengunjung yang tentunya mayoritas ibu-ibu. Bahan yang ada dengan mudah dihitung tanpa menggunakan kalkulator. Cukup tekan tanda plus atau minus maka bahan seperti tepung, gula atau bahan lain dengan mudah dikalkulasi sesuai kebutuhan. Misal, jika kita mau membuat resep minuman kekinian ini untuk 6 porsi tinggal tekan tanda plus dan otomatis porsinya akan dilipatkan. Tak perlu mengakses kalkulator atau menghitungnya manual. Yang pasti fitur di bahan makanan yang perlu disiapkan ini sangat bermanfaat.


Resep Membuat Minuman Boba di Rinaresep.com mudah dikalkulasi
Bahan yang bisa dikalkulasi otomatis jika berkeinginan membuat dalam porsi besar


3. Disajikan informasi tingkat kesulitan dan lamanya waktu memasak

Rinaresep.com begitu memanjakan pengunjungnya dengan disediakannya informasi lamanya waktu membuat menu dan tingkat kesulitan. Jadi pengunjung seperti saya yang belum ahli dalam memasak merasa terbantu dengan adanya petunjuk ini. Saya tentu memilah menu dengan tingkat kesulitan paling rendah sekaligus waktu memasak yang singkat karena tak mau ribet terlalu lama di dapur.

4. Terdapat infomasi gizi yang detail


Bagi sebagian orang terutama mereka yang sedang diet atau sedang mencoba mengurangi bahan tertentu seperti garam atau gula yang terlalu banyak, informasi nutrisi ini akan menjadi petunjuk penting dalam mempersiapkan menu yang ada. Jangan sampai hidangan yang disajikan ternyata kandungan nutrisinya kurang atau terlalu banyak gula misalnya. Tentu terlalu  banyak gula bagi penderita diabetes misalnya akan berakibat gula darahnya akan cenderung naik dan bisa membahayakan. Beruntung di rinaresep.com semua info ini tersaji lengkap.

5. Langkah-langkah membuatnya mudah dipahami

Informasi nutrisi cara memasak lengkap di Rina resep.com
Informasi nutrisi dan tampilan cara membuat yang menarik

Step tiap bagian seperti membuat bubble team ini misalnya, dijelaskan bagaimana dan apa yang pertama perlu disiapkan terlebih dahulu lengkap dengan berapa lama proses tiap langkah tersebut. Gambar di masing-masing proses pembuatan membuat kita yang awam dengan proses memasak semakin dimudahkan.

6. Tersedia berbagai menu dan kategori pilihan

Ingin memasak ayam dengan bumbu oriental atau diolah dengan resep nusantara? Tak perlu khawatir, cukup klik kategori ayam maka kita akan disuguhkan berbagai menu dengan bahan ayam atau jika saya ingin mengakses masakan Indonesia, saya bisa pilih di bagian menu populer. Di bagian menu populer ini disajikan berbagai menu mancanegara seperti Malaysia, Perancis, Amerika dan Indonesia tentunya. Simpel kan cara mengaksesnya?

7. Bisa ikut berkontribusi dengan menulis resep di Rinaresep.com

Rasa-rasanya, sebagai seorang penulis dan ibu yang sedang belajar memasak ada keinginan berbagi ilmu selama belajar memasak ini. Kadang ilmu tersebut saya bagikan di media sosial, tetapi agak sulit ketika menemukan kembali postingan resep masakan lama yang saya bagikan ke media sosial karena jumlahnya yang cukup banyak dan terkadang jaringan internet juga menyumbang serta keengganan karena harus menunggu loadingnya lengkap. Dengan fitur search, kategori dan menu yang ada di rinaresep.com otomatis akan membuat pencarian terhadap resep tertentu jadi mudah. Dan ini membuat saya jadi tertantang untuk ikut menuliskan, semoga nanti ada kesempatan juga ya berbagi resep di rinaresep.com.

Nah, itu tadi ulasan saya tentang rinaresep.com, semoga bisa membantu rekan-rekan semua dalam menemukan resep yang selama ini ingin dicoba. Selamat mencoba ya!.



Wednesday, June 10, 2020

5 Cara Terbaik Mewujudkan Self Love

June 10, 2020 3 Comments

5 cara mewujudkan self love

Cobaan yang menerpa kadang membuat iman kita jatuh bangun. Bermacam kesedihan maupun kebahagiaan akan mampu kita lewati dengan Self Love yang kita bangun bersama support system yang mampu membimbing kita jadi lebih kuat dan lebih baik. Lalu bagaimana mewujudkannya?

Nyatanya memang tak mudah hidup dalam lingkup sosial. Ada yang mendukung tetapi ada pula yang kadang justru mencoba menjatuhkan. Kadang keinginan kita untuk maju dan berkembang itu membuat seorang atau sekelompok golongan menjadi dengki dan menyebarkan berbagai rumor. Belum lagi ditambah cibiran yang membuat hati perih mendengarnya. Namun, semua itu bisa kita atasi dengan bermacam cara yang mampu membangkitkan kembali semangat dan keinginan untuk maju.

Jadi sebenarnya self love itu apa sih? Self love adalah perasaan syukur, menerima dan menghargai diri sendiri atas apa yang dimiliki lengkap dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada.
Ada yang beranggapan bahwa self love itu semacam memanjakan diri, tapi menurutku self love bukan soal bermanja, narsis atau terlalu PeDe (Percaya Diri) tetapi lebih bagaimana kita menghargai diri dan fokus pada pengembangan diri kita. Apalagi jika kita punya dukungan yang mampu menghangatkan semangat melewati hari.

Penyebab Rendahnya Self Love


Menurutku ada beberapa penyebab kenapa kita kurang bisa mencintai diri sendiri, antara lain

  • Kurang Bersyukur

Perasaan kurang bersyukur itu ibarat kita minum air garam, tak pernah puas dengan apa yang dimiliki. Rasa tersebut hanya akan memicu berbagai hal negatif seperti marah, iri, dengki dan kufur nikmat. Padahal ketika kita legowo, Allah justru melimpahkan nikmat dan kemudahan yang sangat banyak, termasuk kelapangan  rezeki.

  • Tak punya tujuan hidup

Seseorang yang tak punya tujuan hidup yang matang hanya akan mudah limbung ketika cobaan menerpa dan mudah iri melihat orang lain berhasil.

Contoh 1 :

X adalah tetangga Y. Si X diterima di PTN jurusan hukum, karena iri maka jadilah Y masuk di jalur yang sama meskipun bukan minat dan bakatnya. Si X karena usaha dan kecerdasannya menjadi lulusan terbaik dan Y menyesal karena tak mengikuti pasionnya waktu itu. Si Y yang kurang bersemangat pada studi yang bukan minatnya tersebut akhirnya malas melanjutkan skripsi hanya karena dosen pengampunya memintanya revisi berulang-ulang. 

Contoh 2 : Bu Desi adalah seorang ibu rumah tangga dan suaminya bekerja sebagai staf di sebuah instansi. Ia bertetangga dengan bu Fina yang bekerja dan suaminya seorang manager perusahaan multinasional. Karena tuntutan pekerjaan, Bu Fina membeli mobil baru sementara Bu Desi yang iri juga membeli hanya karena melihat bu Fina memiliki. Akhirnya Bu Desi mengalami kesulitan keuangan karena cicilan angsuran mobil yang dibelinya 

  • Mr Yessman

Seseorang yang mengabaikan kepentingan primernya hanya karena merasa sungkan akan mengalami banyak kesulitan membagi prioritas dan akhirnya membuat peran serta tujuan hidupnya kurang maksimal dijalani. Tak semua ajakan selalu diiyakan, fokus pada tujuan dan belajar untuk berkata tidak terhadap hal yang tak penting.

  • Terlalu Perasa

Overthingking terhadap suatu ucapan atau perbuatan orang lain hanya akan menguras energi, membuat hilang fokus dan tidak produktif. Selain itu, kita akan jadi mudah depresi dan insomnia karena memikirkan sesuatu yang terkadang tak bermanfaat. Kritikan seseorang bisa kita jadikan renungan jika memang hal tersebut benar, tetapi berlebihan menganggap sindiran, kritikan dan cibiran orang lain itu hanya akan menjatuhkan mental dan membuat kita takut melangkah.

  • Inner Child

Kenangan buruk yang belum tuntas saat kecil pada sebagian orang akan berakibat rendahnya menghargai diri, minder dan insecure ketika berhadapan dengan orang lain. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah menyelesaikan inner child agar tak menjadi beban dan menghambat pengembangan diri.

                   Inner Child dan Solusinya

  • Sulit Memaafkan

Seseorang yang memiliki sifat sulit memaafkan baik atas kesalahan dirinya maupun orang lain akan sulit mencintai dan menghargai diri sendiri. Memaafkan kesalahan diri maupun orang lain akan meringankan beban dan memudahkan langkah.

5 cara mewujudkan self love


  • Perfeksionis

Tuntutan untuk selalu sempurna itu bagus tapi jika hal tersebut membuat kita berlebihan dalam merespon suatu hal yang ada  akhirnya justru membuat kita kelelahan dan rentan depresi. Tak semua harus berjalan sesempurna mungkin, ada banyak hal di luar kendali yang kadang membuat keinginan kita belum terwujud. Misal, sebagai seorang ibu rumah tangga dengan dua anak kecil dan tanpa asisten, keadaan rumah yang berantakan itu memang tak baik tetapi harapan agar rumah selalu rapi dan bersih tiap saat misalnya akan membuat kita rentan stres, memarahi anak dan kelelahan karena terlalu fokus pada kerapian itu.

Cara Mewujudkan Self Love

Mencintai diri sendiri ternyata ada tehniknya dan cara masing-masing orang berbeda. Berikut beberapa cara yang aku terapkan

1. Miliki Support System


Support System terbaik di dunia itu hanyalah Allah buatku, tetapi tak ada salahnya kan kita juga membagi perasaan dan keluhan kepada seorang yang kita percaya semisal suami. Sebagai seorang yang introvert (tertutup) tentu tak mudah membagi perasaan ke orang lain apalagi jika orang tersebut gemar bercerita. Bisa jadi, aib kita juga diikutsertakan sebagai bahan rumpian kan. Karena suami atau saudara hanyalah faktor luar maka faktor pendukung terbaik yang ada hanyalah diri sendiri. Bagaimana diri bangkit adalah karena kemauan diri untuk berubah dan lepas dari kesedihan. Yakinlah bahwa kita mampu, layak dicintai dan banyak yang menyayangi.

2. Perbanyak Bersyukur


Dengan bersyukur dan menerima segala apa yang diberi dengan lapang justru menambah nikmat yang ada. Contoh mudahnya,  keadaan saat pandemi ini misalnya, banyak yang akhirnya harus bekerja di rumah bahkan dirumahkan. Respon negatif akan memicu keluhan dan menimbulkan stress karena penghasilan berkurang, kehilangan pekerjaan yang akhirnya membuat stress dan depresi. Tetapi jika kita menganggap pandemi ini sebagai tantangan, maka di tengah situasi ini banyak yang justru bisnisnya meluas karena kreatif membuat inovasi atau memanfaatkan masa pandemi untuk memperbaiki diri dan menambah potensi diri.

3. Susun Rencana Hidup


Beberapa orang beranggapan bahwa menyusun rencana hidup itu adalah sesuatu yang sulit diwujudkan karena takut gagal. Buatku bermimpi tinggi itu boleh, bekerja keras iya. Jadi selain merencanakan, kita juga perlu menyusun langkah apa dan bagaimana mencapai mimpi tersebut.

4. Memaafkan


Memaafkan kesalahan diri dan orang lain adalah cara meringankan masalah yang dihadapi. Dengan memperbanyak introspeksi, maka kesalahan yang sama tak akan terulang.


5. Mengakui


Sulitnya mengakui segala kelemahan dan kekurangan serta menuntut diri untuk sempurna menyebabkan kita akan sulit bersyukur dan mencintai diri. Self love akan hadir di tengah perasaan menerima, so be yourself!!

Referensi : Dari berbagai sumber

Sunday, May 31, 2020

Update Informasi Lengkap Seputar Covid-19 di Pusat Informasi Corona Kumparan

May 31, 2020 25 Comments
Update Informasi Lengkap Seputar Corona di Kumparan

Saat kasus Corona mulai menyebar ke beberapa daerah, aku terkena flu berat. Muncul perasaan takut dan khawatir tertular Covid-19. Layaknya reporter, semua orang bebas membagikan postingan berita yang beredar di WhatsApp, baik itu di grup keluarga, seputaran teman atau bahkan rekan komunitas. Beberapa yang bijak memilah mana yang fakta dan mana yang hoaks. Beruntung menjadi bagian Komunitas Emak Blogger yang literasinya menurutku keren. Beberapa waktu lalu aku terkena batuk kering yang membuat paru-paru dan tenggorokan terasa perih ketika batuk, dan aku mulai berpikir buruk terjangkit Covid-19. Beruntung, aku mendapatkan informasi Corona yang berasal dari sumber terpercaya. Konten dan beritanya yang faktual dan aktual bisa kalian nikmati.

Memahami Keberadaan dan Gejala Virus Corona

Gejala awal batukku mirip dengan Covid-19, tafsiranku kala itu aku terinfeksi. Tenggorokan terasa kering, perih ketika batuk dan sendi jadi nyeri semua. Pernafasan agak sulit karena flu dengan droplet pekat tersebut menyebabkan hidung tersumbat. Hal ini membuatku sampai berpikir keras di rumah adalah siapa saja yang kutemui selama sebulan terakhir. Saat memutuskan berobat, dokter dan yang lainnya lengkap dengan APD memeriksa bahkan menanyakan riwayat perjalananku waktu itu. Perasaan jadi makin resah karena seminggu sebelumnya kami sekeluarga melakukan perjalanan ke Magelang dan sudah beredar fakta ada satu pasien positif terinfeksi Corona. Aku bersyukur ternyata batukku bukanlah salah satu indikasi terjangkit virus corona. Meski demikian, dokter menyarankan aku untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Semenjak itu, berbagai kegiatan menjaga imunitas seperti olahraga, makan bergizi seimbang, konsumsi vitamin, berjemur, rajin cuci tangan, dan memakai masker setiap kali pergi jadi kebiasaan. Sembari melakukan itu semua aku juga mengakses beragam info terkait virus Corona, dari soal gejala, penanganan hingga artikel terkait kegiatan WFH (work from home) dan tinggal di rumah.

Seperti dilansir dari Kumparan, gejala umum yang dialami seorang yang terinfeksi Corona antara lain 
  • Demam
  • Letih dan lesu
  • Gangguan pernafasan seperti batuk, pilek, hidung tersumbat.
  • Beberapa yang lain bahkan hingga diare dan nyeri.

Saat postingan ini aku tulis, muncul istilah baru untuk menyebut orang sehat tetapi terpapar virus Corona yaitu OTG (Orang Tanpa Gejala). Oleh karenanya kita disarankan untuk tetap berada di rumah. Semua sama-sama tak tahu, kitakah yang akan tertular atau menularkan mahluk mungil bernama Corona ini.

Saat Kumparan merilis Kumpulan berita bertajuk Pusat Informasi Corona, aku jadi yang paling bersemangat untuk update informasi terkini tentang Corona dan segala hal yang berhubungan dengan dampaknya. 

Kumparan, Pusat Informasi Corona Terpercaya dan Terlengkap


Meski dirilis tahun 2017, aku mengenal Kumparan saat salah seorang teman membahas tentang event bersama Kumparan di tahun 2019. Saking penasarannya, akhirnya aku mengikuti akunnya di jejaring Instagram.

Berikut tips untuk mendapatkan pengalaman yang lebih personal dari Kumparan :

  • Unduh aplikasi Kumparan di Playstore
  • Buat akun di Kumparan
  • Atur notifikasi sesuai kebutuhanmu
  • Gabung dengan grup WhatsApp teman kumparan
  • Untuk mendapatkan informasi terupdate seputar Covid-19, akses Pusat Informasi Corona di collective

Di Pusat Informasi Corona ini, kita mendapatkan

1. Berita terupdate terkait Corona


Dari mulai yang positif terinfeksi, kasus sembuh, meninggal semua dikemas dalam data yang akurat dan mudah dipahami.

Pusat informasi Corona Kumparan

Data Terkini Pasien Positif Corona dari Kumparan

2. Bermacam tips menghadapi Corona


Bermacam tips seputar kesehatan, film favorit, berkegiatan di rumah kala physical distancing, dan berita utama dari Pemerintah.

3. Info terkait kegiatan donasi


Bersedekah itu selain menyucikan harta juga membuat kita sebagai pemberi merasakan kebahagiaan tersendiri. Kumparan bekerjasama dengan kitabisa juga mengajak kita berdonasi untuk meringankan mereka yang terdampak. 

4. Kumpulan doa yang bisa diamalkan


Rasa cemas yang muncul akibat pandemi bisa dikurangi dengan melafazkan doa sesuai keyakinan masing-masing tentunya. Kumparan menyediakan kumpulan doa agar terhindar dari wabah dan penyakit.

Lengkap kan informasinya? Aku jadi semakin bahagia mengenal Kumparan, sama seperti slogannya kini aku jadi makin #PercayaKumparan.
Kumparan emang bikin tenang, 

Marathon blog Kumparan

Postingan ini aku ikut sertakan dalam Marathon Blog yang diadakan Kumparan.
#TenangUntukMenang #BerkahNulisDiRumah






Saturday, May 30, 2020

Ini Caraku Menumbuhkan Minat Membaca pada Anak

May 30, 2020 2 Comments
Ini Caraku Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak


Fakta dari UNESCO tahun 2019 menyebutkan bahwa Indonesia berada dalam peringkat kedua terakhir soal literasi. Itu artinya minat baca dan menulis kita masih sangat rendah, perbandingannya 1 orang diantara 1000. Miris kan? Mengetahui hal tersebut lantas membuat saya berpikir bagaimana menumbuhkan minat anak dalam hal literasi ini, termasuk dengan pendekatan parenting.

ini caraku menumbuhkan minat baca pada anak
Di Perpusda Salatiga

Manfaat Membaca


Di usia 3 - 4 tahun, bisa dibilang Uty termasuk anak yang kosa katanya lumayan banyak. Support keluarga dengan sering mengajaknya berkomunikasi, bercerita dan mendengarkan lagu ternyata sangat membantu peranku yang lebih banyak membacakan buku ketika akan tidur. Alasan lainnya, karena Uty waktu itu sering diajak jalan-jalan berkeliling RW setiap pagi. Alhasil Uty jadi lebih populer dari saya dan jadi suka bercerita. Ada 4 tahapan mengenalkan literasi ke anak, antara lain

  • Tahap Mendengarkan

Tahap ini dimulai sejak dalam kandungan hingga anak dalam usia emasnya dengan membacakannya buku atau bercerita


  • Tahap Berbicara

Dimulai ketika anak berusia 2 - 4 tahun dimana kosakatanya sudah lumayan banyak. Mengajaknya bersilaturahmi dan berinteraksi dengan orang akan meningkatkan kemampuan berbahasanya.

  • Tahap Membaca

Menurut IDAI, usia yang tepat untuk mengenalkan anak pada membaca adalah di usia 4-5 tahun. Di tahapan ini, anak bisa kita latih membaca dua suku kata dan mengenal huruf vokal dan konsonan.

  • Tahap Menulis

Ketika anak bersemangat belajar membaca pada usia 4-5 tahun, di Sekolah Dasar anak akan belajar bagaimana menulis dan mengeja kata-kata sederhana.

Lalu yang jadi pertanyaan, kenapa sih kita mau repot menumbuhkan minat baca pada anak? Buat saya, ketika anak memiliki minat baca yang baik, ia akan
1. Memiliki kemampuan bahasa yang baik
2. Wawasannya menjadi luas
3. Lebih cerdas menyikapi dan memecahkan masalah
4. Mampu mencari solusi

Caraku Meningkatkan Minat Baca Anak


1. Read Aloud dan Membacakan Buku Ketika Anak Akan Tidur


Membeli Paket Buku Halo Balita waktu itu jadi keinginan terbesarku, tapi yang namanya ingin kadang memang perlu disisihkan dahulu. Akhirnya aku beli beberapa buku anak dari penerbit Mizan waktu itu. Sebenarnya buku anak ini juga serian sih tapi aku hanya beli 3 biji. Beberapa buku lain dan majalah anak aku dapatkan dari berburu di toko buku bekas di belakang pasar Shopping Salatiga. Akhirnya, stok yang lumayan banyak di rumah jadi bekal tiap malam dan waktu senggang untuk membacakan buku dan bercerita.

Ini Caraku Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak
Ada juga akhirnya Halo Balita di Perpusda Salatiga

2. Mengajak anak mengunjungi dan Meminjam Buku di Perpusda


Hampir tiap pekan aku dan suami mengajak anak ke Perpusda Salatiga. Tersedia beragam mainan edukatif dan buku anak yang membuat Uty betah di ruang anak. Sambil menemani di ruang anak, biasanya kami membawa beberapa majalah dan buku untuk dibaca juga. Di tahun ke-empatnya akhirnya anakku punya kartu keanggotaan perpusda dan buku pertama yang dipinjamnya adalah buku yang penuh gambar dan sedikit tulisan, maklum belum bisa baca.


3. Menyediakan Majalah dan Buku Bergambar di rumah 


Stok buku dan majalah kami di rumah sebenarnya tak seberapa, tapi anak tak pernah bosan mendengarkan cerita karena disajikan dengan beragam intonasi suara yang memicu tawa dan pertanyaan anak tentangnya. Kadang buku hasil meminjam perpusda ikut meramaikan kegiatan bercerita kami. 

4. Memberi Teladan


Stok buku punyaku memang banyak di rumah, tapi sebagian malah belum sempat terbaca. Pada beberapa buku malah hanya dibaca ketika butuh saja, misalkan buku tentang fikih ramadan yang membuat kami membuka ulang hukum-hukum dan rukun berpuasa. Nah, yang jadi persoalan kadang baik aku maupun suami kadang masih sulit meluangkan waktu membaca buku meskipun hampir tiap hari aku membaca postingan blog teman. Ini jadi PR terbesarku menumbuhkan minat baca di rumah.

Nah, buibuk, punya tips apalagi yang bisa didiskusikan nih? yuk tinggalkan komentar yaa..

recent posts

Featured post

Kenangan : Traveling Bersama Bapak Saat Kecil

Aku selalu ingat, kala bapak mengajakku traveling kala kecil dulu. Ini menjadi permata pengalamanku yang tak bisa kulupakan. Bahkan hingga...