NGJcNqRbLWBcLGFaNqF5NWZ8x7ogxTcoAnUawZ==
MASIGNCLEANLITE103

Mengatur Keuangan Rumah Tangga Saat Krisis

Tahu nggak? 46 % stress manusia ternyata diakibatkan masalah keuangan. Mengatur ulang keuangan rumah tangga bisa jadi solusi menghemat pengeluaran agar dana yang masih tersisa bisa digunakan seefektif mungkin saat krisis.

Cara mengatur keuangan rumah tangga saat krisis

Heho teman-teman,

Saat postingan ini aku tulis, ternyata keberadaan Covid-19 ini sudah hampir setahun melanda. Banyak usaha yang terkena imbasnya mulai dari penutupan usaha, pengurangan gaji hingga pemberhentian hubungan kerja (PHK). Bahkan sebagian ada yang mengalami gagal bayar hutangnya sehingga asetnyapun ditarik oleh bank. Akibatnya kecemasan dan kepanikan meningkat karena mau tak mau budget dan pengelolaan keuangan perlu diatur ulang. Hal ini tentunya akan berimbas pada kesehatan baik mental maupun fisik.

Dan meski ada kabar gembira bahwa sudah ada vaksin penangkal Covid-19 yang siap diedarkan ke khalayak, akan tetapi pemulihan ekonomi tentu butuh waktu yang tidak sebentar. Bagi seorang pengajar freelance dan blogger yang masih newbie sepertiku, mengatur ulang budget memang menjadi prioritas mengingat pekerjaan suami juga kena imbas pandemi.

Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga Saat Krisis Melanda

Seperti postinganku sebelumnya tentang Tips Sehat Finansial Saat New Normal, Ada beberapa cara mengatur duit rumah tangga ada agar stress psikologis yang dialami bisa  diminimalisir

1. Menghemat Pengeluaran

Menghemat Pengeluaran ternyata bisa dilakukan dari hal sederhana seperti :

a. mengurangi beban penggunaan listrik

Pemakaian listrik yang tak perlu bisa dikurangi dengan mematikan lampu di siang hari, mencabut kabel colokan tv dan charger yang masih tertancap di saklar. 

b. Mematuhi daftar belanja saat di swalayan

Tantangan terberat saya ketika di swalayan adalah ketika ada aksesoris lucu atau peralatan dapur yang menarik. Fokus terhadap catatan belanja ternyata sangat membantu mengurangi pengeluaran

c. Membeli sayur dan buah sesuai kebutuhan.

Salah satu solusi agar pengeluaran buah dan sayur terkontrol serta minim sampah adalah dengan food preparation atau bisa juga dengan membeli buah dan sayur sesuai kebutuhan. Jika di rumah masih ada lahan, bisa juga lho dimanfaatkan untuk menanam sayuran maupun tanaman obat demi menghemat pengeluaran.

d. Mengurangi pemakaian jasa orang lain

Jika tugas rumah bisa dikoordinasikan dengan anggota keluarga maka pemakaian jasa orang lain bisa dikurangi.

2. Mulai memikirkan Dana Darurat

Dana Darurat yang tadinya asal disisipkan saja, kini keberadaanya menjadi sangat penting. Setidaknya dana darurat yang kita miliki minimal besarnya 3 - 12x pengeluaran rutin bulanan. Itu artinya, jika selama ini gaji yang kita terima 4 juta, maka setidaknya ada minimal 12 juta dana darurat yang kita miliki. 

3. Mengendalikan gaya hidup

Pengeluaran yang mencakup hiburan seperti nonton bioskop, jalan-jalan ke mall atau liburan bisa ditekan. Me time tak harus mahal dan mengeluarkan uang kok, bisa jadi kebahagiaan meluangkan waktu untuk self love itu ditemukan di rumah. Misal untuk menekuni hobi baru seperti menanam, menyulam atau belajar desain.

4. Mulai memikirkan aset

Jadi ada baiknya mulai menyisihkan dana untuk membangun aset misal berupa tabungan, deposito, asuransi maupun kendaraan selama tidak mengganggu pengeluaran lain. Tidak ada salahnya jika kita mulai mengalokasikan dana untuk asuransi kesehatan yang ternyata sangat penting. Kita tak pernah tahu kejadian apa yang akan kita alami esok.

5. Mencari peluang pemasukan baru

Meski pandemi, ternyata masih banyak peluang yang bisa kita dapatkan seperti dari menulis di blog, berjualan online, pekerjaan remote (jarak jauh), desainer grafis atau bahkan content writer. Teman-teman juga bisa baca artikel Tips sehat finansial kala new normal untuk mendapatkan beberapa insight tentang lapangan kerja yang bisa kalian buka saat new normal

Menurut teman-teman, tips mengatur duit apalagi yang bisa kita lakukan agar kita tak hanya sehat mental tetapi juga sehat finansial? Yuk tuliskan tips kalian di kolom komentar Yaa..




Share This Article :
Priyani Kurniasari

Seorang pemimpi dan pembelajar, Menyukai travelling, desain, parenting dan kulineran. Lulusan fisika yang suka belajar marketing. Saya bisa dihubungi melalui e-mail priyani.kurniasari@gmail.com

141222861953258005