Cara sukses berjualan dan meningkatkan omset di Shopee

Cara berjualan di shopee


Suatu ketika saya penasaran, kok bisa ya seller di shopee  bisa sukses berjualan bahkan ada yang omsetnya banyak bahkan hingga ratusan juta perbulan? Rasa penasaran itu akhirnya sirna ketika saya mulai fokus ngeblog dan bekerja. Tapi ketika pandemi tiba dan pekerjaan suami kena imbas, penasaran itu saya lanjutkan terlebih ketika kami mulai berbisnis online dan menjadi seller di beberapa e-commerce seperti shopee dan tokopedia serta memanfaatkan instagram yang telah familiar buat saya.

Bergabung dalam sebuah komunitas seller di Shopee ternyata banyak manfaatnya. Saya jadi tahu berbagai produk sekaligus penjual. Mulai dari seller kecil hingga grosir dan produsen. Terkadang terdapat postingan yang memotivasi bahwa berjualan di Shopee memberikan keuntungan yang besar, tapi di waktu lain ada pula yang mengeluhkan sepinya pelanggan meski sudah mengikuti program promo yang ada. Alhasil, bukan keuntungan yang didapat, justru rugi karena biaya promosi yang dikeluarkan di Shopee tak sebanding dengan penjualan.

Beruntung, beberapa waktu yang lalu Kemenkominfo mengadakan training gratis yang ditujukan untuk meningkatkan omset UMKM. Ada 60 kelas yang diadakan kurang lebih 3 bulan, salah satunya materi tentang langkah-langkah meningkatkan omset di Shopee yang disampaikan oleh narasumber Zulfikri Ridwanul Khaq. Beliau adalah owner dari Wou Batik yang juga memanfaatkan Shopee, Instagram dan fanpage Facebook sebagai media pemasaran produknya.

Oiya, sebelumnya saya juga pernah posting tentang 7 tips agar bisnis kita dikenal secara online . Ada kiat berjualan di Shopee dan kak Zul disini menjelaskan betul-betul dari nol. Cara sukses tersebut antara lain

a. Menyiapkan Akun Shopee

Awalnya saya sempat mengira bahwa di Shopee ada aplikasi lain yang perlu diunduh ketika kita memutuskan berjualan. Ternyata cukup mudah membuat akun toko di Shopee hanya dengan satu akun yang bisa kita manfaatkan untuk berbelanja juga. Langkah-langkah membuat akun toko antara lain

  1. Siapkan nomor hp dan KTP
  2. Siapkan nama Toko dan ID akun Shopee

Perhatikan baik-baik ya teman-teman, saat kita membuat nama toko dan ID akun shopee, nama toko bisa diubah sewaktu-waktu sedangkan ID akun shopee tidak biasa diganti selama akun tersebut masih ada. Kerugian saat kita harus mengganti akun berarti poin yang selama ini kita kumpulkan akan hangus dan harus mengulang dari awal lagi. Contoh nama toko dan ID akun shopee yang sesuai algoritma google antara lain 

Toko oleh-oleh Vena khas Salatiga berbahan  singkong

@mamavena

 ID @mamavena ini tidak bisa diganti sedangkan  nama" TokoToko oleh-oleh Vena khas Salatiga berbahan  singkong" masih bisa diganti.

O iya, teman-teman bisa mengakses akun Shopee ini melalui smartphone maut laptop. Di smartphone pengaturannya di sebelah kiri atas profil teman-teman di Shopee.

b. Lengkapi Data Toko

Cukup mudah menyiapkan profilnya, yaitu

  • Atur alamat pengiriman
  • Siapkan jasa pengiriman yang akan dipakai
  • Atur profilnya mulai dari penilaian, dekorasi, kategori hingga laporan
  • Lengkapi akun dan rekening Bank yang digunakan bertransaksi

c. Mulai Upload Foto

Sama seperti ketika ngeblog, ketika melengkapi profil, kategori dan juga mengunggah foto ini, ada kaidah SEO yang diterapkan. SEO (Search Engine Optimation)  adalah metode optimasi agar postingan yang kita buat bisa  terindeks di mesin pencari sehingga pembeli mudah menemukan produk dan toko yang dibutuhkan. Langkah-langkah mengunggah foto produk di Shopee antara lain :

  • Upload foto yang unik 

Usahakan foto yang diupload adalah foto asli dengan logo branding toko kita dan sertakan real picture produk yang kita jual jika memungkinkan
  • Buatlah judul dengan kata kunci yang sesuai dengan produk kita

Dalam pembuatan judul ini, seperti yang dicontohkan kak Zul saat mengunggah produk batiknya beliau menyiapkan trigger keyword (kata kunci pemantik) di depan keyword (kata kunci) yang relevan. Siapkan harga asli yang dicoret dan harga produk yang kita promokan.

Foto brand fashion shopee
Unggahan foto Wou Batik, Source : Shopee/Wou batik
Nomor 1 Trigger Keyword, 2 Keyword Relevan, 3 Harga Promo, 4 Harga Coret (Harga sebelum diskon), 5 Merk/Brand yang disematkan di foto

  • Upayakan upload minimal 20 foto produk

d. Optimalkan fitur promosi yang ada di Shopee

Teman-teman yang pernah belanja pasti pernah memanfaatkan beberapa voucher dan memfollow akun seller (penjual atau toko) demi mendapatkan potongan harga. Fitur-fitur yang bisa dioptimalkan untuk menaikkan penjualan antara lain

  • Voucher ikuti toko

Teman-teman bisa memaksimalkan pelanggan dengan memberikan voucher ajakan follow toko. Misal : Toko teman-teman akan memberikan diskon sebesar 5000 rupiah saat pelanggan memfollow toko teman-teman

  • Setting potongan harga dari harga yang asli (promo harga coret)

Sebelum menentukan harga produk yang akan dijual, hitung lagi berapa biaya promosi yang teman-teman keluarkan termasuk saat memasang harga produk yang teman-teman jual. Misal, Sebenarnya harga jualnya (sudah terhitung laba) 75000 rupiah, maka teman-teman bisa menetapkan harga coret atau harga aslinya 100.000 rupiah misalnya

  • Kombo hemat

Voucher ini  berupa paket pembelian. Misal ketika teman-teman menjual gamis yang harganya 60 ribu dan pasmina 50 ribu, harganya menjadi 100 ribu saat membeli sepaket produk gamis dan pasmina tadi.

  • Chat broadcast

Contoh chat broadcast yang digunakan untuk menarik pembeli 

Hai kak,

Gak perlu nunggu Februari buat ngungkapin sayang ke pasangan. Ada banyak produk promo buat nyenengin pasangan, mulai dari 7000an lho. Yuk cuss kunjungi toko kami

Sebagai hadiahnya, nih kita kasih voucher potongan buat kakak

Biar pasangan makin sayang kak

  • Iklan Shopee

Ada 3 jenis iklan berbasis keyword( kata kunci) yang bisa dimanfaatkan di Shopee. Biaya iklan ini dibebankan ke seller ketika mendapatkan klik menuju produk yang dimaksud. Rata-rata biaya yang dibebankan berupa pembelian top up iklan yang bisa ditentukan kapan waktu munculnya. Misal, hanya ketika prime time, malam hari saja, atau 24 jam. Ada 3 jenis iklan Shopee yaitu

  1. Iklan kata kunci
  2. Ikllan produk serupa
  3. Iklan toko

Dari iklan ini, kita bisa mengetahui efektif atau tidaknya kata kunci yang kita gunakan saat promosi.  Dari iklan yang kita pasang, kita juga memperoleh data statistik berupa jumlah atau banyaknya iklan dilihat, diklik, sekaligus dipesan.

  • Flash sale

  • Promo ongkir

Promo berupa subsidi ongkir ini bisa dimanfaatkan juga karena pembeli relatif lebih menyukai promo gratis ongkir meski harga produk sedikit lebih mahal.

  • Shopee live

 Keuntungan shopee live ini, pelanggan bisa melihat langsung seperti apa produknya melalui video live yang tersedia di aplikasi.

Baca juga : Belajar bisnis bareng google

                   Agar hobi Anak Jadi Jalan Rejekinya

e. Merebut Hati Pelanggan Agar Closing Melalui Chat


Agar pelanggan merasa nyaman di toko kita, ada beberapa tips yang perlu dilakukan
  • Segera balas ketika ada pelanggan bertanya
  • Buat template balasan chat saat ada pelanggan bertanya
  • Ingatkan agar customer segera membayar saat sudah memasukkan produk ke keranjang, bisa dengan template seperti
"Segera lakukan pembayaran agar barang segera kami kirim kak, sukses selalu. Semoga diberi kelancaran rezeki ya kak"
  • Ingatkan agar pelanggan segera mereview atau membubuhkan bintang setelah produk sampai, jika bintang ada di bawah tiga, segera chat dan tanyakan masalahnya kemudian minta untuk mengganti bintang atau balas di review yang diberikan.
Kira-kira fitur apa nih yang sudah dimanfaatkan teman-teman untuk meningkatkan penjualan tokonya nanti. Atau baru akan membuat akun seller di Shopee? Memang tak semua produk memungkinkan dijual di Shopee, tetapi jika produk teman-teman bisa dioptimalkan tak ada salahnya kita membuat akun juga. Selamat belajar ya teman-teman, share yuk pengalaman teman-teman berjualan di e-commerce. 

Referensi : Pelatihan Digital UMKM Indonesia Idea Bakti Kemeninfo


Tidak ada komentar