Monday, September 30, 2019

Tantangan menulis kelas konstantinopel

September 30, 2019 19 Comments
ODOP (One Day One Post) atau yang lebih dikenal sebagai gerakan menulis satu postingan satu hari. Aku mengenal komunitas ini karena mengikuti akun sosial media beberapa temanku dan seorang bernama mba Alif Kiky. Lewat postingan mba Alif Kiky di Instagram aku jadi tertarik mengikuti akun Instagram ODOP. Kala itu sepertinya mba Alif Kiky masih menjadi peserta di ODOP ini, karena aku sering mengecek baik di Facebook, Instagram dan kadang di laman blognya terlihat mba Kiky sedang memposting tulisan. Kala itu, domain mba Alif Kiky juga belum TLD dan saat ini sepertinya beliau menjadikan menulis menjadi sebuah profesi dimana tulisan-tulisannya bisa dikunjungi di https://www.Alifkiky.com.

Bunda Kiya (Mba Nining Purwanti) dan ibu duo Sholih mba Naila Zulfa juga aku kenal karena aku satu kelas matrikulasi dan bunda sayang di Komunitas Institut Ibu Profesional, sehingga sedikit banyak aku sudah paham bagaimana beliau berkiprah di dunia kepenulisan. Bahkan aku juga tahu kalau mereka baru saja menerbitkan buku antologi berjudul Birama Rona Budaya. Bukan kepo sih kalau ini, tapi karena postingan mereka sering berada di timeline ku ketika aku buka Instagram maupun Facebook.

Karena rasa ingin mengembangkan diri di dunia kepenulisan, maka aku pertama kali mengenal secara langsung Komunitas ODOP ketika mengikuti tantangan Ramadhan RWC 2019. Waktu itu sebenarnya aku cukup keteteran mengikuti tantangannya karena aku tak cuma mengikuti satu challenge tapi beberapa challenge sekaligus ditambah waktu itu rumah sedang direnovasi yang membuat kami mau tak mau berpindah sementara ke tempat Orangtua yang otomatis membuat segala akses menulis menjadi terhambat karena susah sinyal. Pengalaman dikeluarkan, eh bukan, lebih tepatnya pamit keluar dari kelas itu membuatku makin penasaran mengenal ODOP.

Pengalamanku  semakin kaya setelah mendaftar ODOP batch 7 dan dimasukkan ke kelas konstantinopel. Disini aku  akhirnya mengenal bermacam-macam karakter dengan segala tingkahnya.
Tangandan jari membentuk bintang
Persahabatan
Sumber thegorbalsla.com

Ada laki-laki yang sebut saja paling ganteng karena satu-satunya laki-laki di grup ini. Tingkahnya yang suka berantem dan salip menyalip dengan mba Jihan membuatku geli, terutama ketika saling mengirim stiker WhatsApp. Mba Jihan dan Mas Syaifudin ini selalu menempati posisi posting pertama. Kalau dihitung skor, bisa jadi mereka berdua lah yang skornya paling tinggi karena terbilang gak pernah sekalipun telat posting tulisan. Betul-betul keren semangatnya. Ada pula pahlawan devisa bernama mba Riana. Mba Riana juga kuakui jempol karena masih bisa menulis di sela-sela rutinitasnya. Ada mba Dewi Deean, yang kalau di IIP mungkin sebagai guardian. Dari beliau aku semakin serius menulis di blog. Ada mba Retno yang sedang menempuh S2 nya dan berprofesi sebagai guru. Ada mba Karis, mba Lilis mamakpanda, mba Vera, mba Prajna, mba Desi. Semoga aku bisa semakin Istiqomah dan mengenal lebih dekat mereka. Bisa lulus bareng dan bisa menerbitkan buku juga..aamiin..

Sunday, September 29, 2019

Berbelanja ke Pasar Pagi Salatiga

September 29, 2019 37 Comments
Hari Sabtu pagi, aku punya rencana berbelanja ke pasar dan pak suami ingin mengajak anak-anak jalan-jalan keliling kompleks. Tetapi kakak tak mau dan memilih ikut berbelanja sayur denganku. Kakak memang lebih senang membersamai ibunya ke pasar karena bisa memilih jajan kesukaannya. Karena melihat kakak begitu antusias ikut ibu ke pasar, tiba-tiba bapak tertarik ikut ke pasar di dekat rumah. Setelah berdiskusi, akhirnya kamipun sepakat berbelanja ke pasar pagi Salatiga yang letaknya sedikit lebih jauh dari rumah.

Kondisi Pasaraya I yang ramai membuat pak suami memarkir sepeda motornya sedikit lebih jauh dari tempat yang kami tuju. Pasar pagi yang letaknya berada di lokasi Pasaraya I Salatiga selalu dipenuhi pedagang dan pembeli saat pagi hari. Pasar biasanya  mulai ramai pukul 02.00 pagi dan berakhir pada pukul 07.30 pagi setelah setengah jam sebelumnya sirine tanda pasar pagi harus dibubarkan berbunyi, tanda pasar akan dibersihkan oleh petugas kebersihan pasar.

Kondisi ramai pasar pagi Salatiga
Kondisi Pasaraya I Salatiga
Sumber : berita7.com

 Di pasar pagi ini, segala kebutuhan pangan biasa dijajakan, dari berbagai macam sayuran, daging ayam dan sapi, ikan segar dan ikan asin,  buah-buahan, bumbu-bumbu masakan, produk FMCG (Fast Moving Consumer Good) seperti detergen, makanan ringan kemasan, bumbu dapur, minuman kemasan, sampo, biskuit juga dijajakan. Segala macam jajanan pasar seperti bubur jenang Candil, grontol, lupis, gendar pecel, lepet jagung dan kue basah, cakue, lapis, talam, carabikang, jadah bakar, dan lainnya juga tersedia. Waktu aku SMP, Pasaraya ini pernah terbakar akibat korsleting dan akhirnya berbenah menjadi seperti sekarang ini.

Aku jadi berpikir, berapa ya kira-kira perputaran uang yang ada di pasar tradisional ini. Pastinya milyaran ya, hehe.. Maklum, pernah bekerja di salah satu produk finansial membuatku pernah berencana berdagang di pasar pagi meskipun hingga sekarang belum terwujud. Maklum, didikan keras dan kedekatan dengan bapak membuatku lebih mencintai wiraswasta daripada pekerjaan kantoran sebetulnya.
Biasanya aku pergi ke pasar tradisional di pagi hari untuk membeli bumbu masakan untuk keperluan sebulan serta sayur dan lauk untuk masak tiga hari kami. Saat di pasar, daftar belanja yang sudah diatur jadi ambyar (red : gagal). Pak suami tetiba ingin dimasakkan jambal roti bumbu pedas dan juga memintaku berbelanja ikan mujair. Jadilah daftar belanjaku berubah menjadi sayur bayam, oyong, daun pepaya rebus, ikan mujair, ikan jambal roti, bawang putih, bawang merah dan bawang merah goreng. Beberapa daftar belanjaan menjadi terlupa seperti tomat, kunyit, kunci temu, ayam, paket sayur sop, wortel, tahu dan tempe. Ternyata cukup melelahkan juga ya, belanja sambil menggendong adek Tito dan mengikuti jalan pak suami yang pelan ditambah ramainya pasar yang membuatku tak bisa berjalan cepat. Pusat pasar membunyikan sirine menunjukkan pasar pagi harus segera dibubarkan. Sudah terlalu siang buatku dan beberapa daftar belanjaan masih belum terbeli.
Akhirnya kami memutuskan beralih ke pasar Blauran untuk membeli beberapa kebutuhan juga. Di Salatiga, Pasar Blauran jadi rekomendasi berbelanja sayuran karena harga di pasar tersebut lebih terjangkau daripada di pasar pagi. Letaknya yang berada  di belakang Pasaraya I membuat kami harus berpindah parkiran. Kamipun bergegas menuju pasar Blauran. Aku membeli bawang merah goreng seharga Rp. 4000,- dan mendapatkan sekitar satu ons lebih bawang goreng padahal kalau aku beli di pasar pagi, harga untuk sejumlah yang aku beli bisa Rp. 6000,- sedangkan di swalayan bisa seharga Rp. 9000,- per pak.

Bangunan pasar Blauran Salatiga
Pasar Blauran Salatiga
Sumber : tanyasayadonk.blogspot.com

Beberapa belanjaan terlupa dan aku sudah. kelelahan Ditambah waktu yang molor,membuat kami memutuskan membeli sarapan soto pagi-pagi. Aku jadi terpikir besok lagi kalau belanja. Meskipun untuk kebutuhan bulanan, aku dan pak suami selalu berbelanja bersama, tapi untuk urusan memasak sehari-hari sebaiknya aku sendiri aja deh yang berbelanja. Rem to the mpong alias rempong Mak..

Curhat of the day

Pendidikan Fitrah seksualitas anak

September 29, 2019 0 Comments

Fitrah seksualitas


Setiap manusia dilahirkan sesuai dengan kodratnya masing-masing. Baik lelaki maupun perempuan, semuanya memiliki peranan dan tanggung jawab penting dimana dengan peran tersebut, kedudukan keduanya sama di mata Allah. Yaitu sama-sama memiliki amanah beribadah kepada Allah dengan sebaik-baiknya.

Dalam perjalanan awal pertumbuhannya, anak memang seharusnya dididik sesuai fitrah seksualitasnya agar kelak ketika dewasa anak-anak menyadari akan peran dan gendernya. Secara umum, tujuan dari pendidikan Fitrah seksualitas itu sendiri adalah :

1. Agar anak tumbuh sesuai kodratnya

Sesuai kodratnya berarti jika ia seorang perempuan maka selayaknya ia tumbuh menjadi pribadi yang memiliki Feminimitas 75% dan maskulinitas 25%. Sebaliknya, laki-laki akan tumbuh dengan sifat maskulinitas 75 % dan Feminimitas sebesar 25%.

2. Agar anak tumbuh sesuai perannya
Peran ayah sang raja tega dan ibu yang penuh kelembutan pembasuh luka
Peran ayah dan ibu dalam pendidikan seksualitas anak
Sumber : presentasi kelompok 3 kuliah bunda sayang level 11 batch 4 IIP

Dengan mengajarkan fitrah seksualitas sejak dini, diharapkan anak tumbuh sesuai perannya di muka bumi. Selain sebagai Khalifah di bumi. Ia juga harus berperan sebagaimana dia diciptakan. Anak laki-laki untuk menjadi suami yang baik dan anak perempuan untuk menjadi istri yang baik kelak. Maka dari itu, Orangtua perlu menyiapkan bekal agar anak matang akalnya dan mampu mengemban amanahnya kelak dengan baik.

3. Melindungi dari kejahatan seksual

Kekerasan seksual kadang justru muncul di antara orang terdekat. Sudah selayaknya orang tua membekali anak dengan kasih sayang yang cukup, mengajarkan adab menjaga aurat dan meminta ijin, serta mengajarkan anak bagaimana bersikap dengan orang lain.

4. Mencegah dari perilaku menyimpang

Perilaku menyimpang, seperti LGBT terjadi karena pola asuh yang salah baik oleh orang tua dan lingkungan sehingga pendidikan Fitrah memang sudah sepatutnya menjadi prioritas orang tua.

Lalu, bagaimana cara menerapkan pendidikan Fitrah tersebut di keluarga? Caranya antara lain :

1. Menumbuhkan imaji positif dan kecintaan

Di awal perkembangan antara usia 0-3 tahun, tugas orang tua dalam membangun kedekatan dengan anak adalah dengan menumbuhkan prasangka yang baik ke anak sehingga membuat anak dekat dengan orang tua dan mau berbagi perasaannya. Usaha yang bisa dilakukan antara lain dengan memberi ASI yang cukup hingga usia 2 tahun, memberikan ASI di ruangan tertutup, berbagi peran antara ayah dan bunda sehingga anak merasa dicukupkan kasih sayangnya, menceritakan kebaikan pasangan, mulai mengenalkan bagian anggota tubuh dengan nama sebenarnya ke anak.

2. Memperkuat identitas gender

Yang bisa dilakukan orang tua antara lain,ketika anak berada di usia 0-3 tahun, semua anak baik laki-laki maupun perempuan didekatkan ke ibunya , di usia 3-7 tahun anak didekatkan baik dengan ayah maupun ibunya. Di usia  7-14 tahun anak didekatkan sesuai gendernya, ayah dengan anak laki-laki dan ibu dengan anak perempuan. Kemudian di usia 14 tahun ,orang tua bertukar peran dimana anak perempuan didekatkan dengan ayah dan laki-laki dengan ibunya.

3. Mengajarkan interaksi dengan sekitar

Dalam hal ini anak dididik bagaimana menjaga aurat dengan cara mengajarkan istinja (toilet training), memberi ASI dengan tidak menyambi dengan pekerjaan apapun dan dilakukan di ruangan tertutup, tidak ikhtilath (bercampur baur antara laki-laki dan perempuan, bagaimana harus bersikap hati-hati dengan orang tak dikenal, serta mengajarkan cara berkomunikasi, membangun relasi, dan bernegosiasi serta batasan-batasannya.

4. Menjaga dari yang merusak

Tugas Orangtua, dalam hal ini ayah adalah mengajarkan bentuk ketegasan dan kepatuhan sementara ibu dalam bentuk kasih sayang. Peran lainnya adalah menjaga anak dengan membatasi pemakaian gadget di usia dini dan menemaninya saat menggunakan gawainya.

Sumber : FBE ust. Harry Santosa
Materi kuliah bunda sayang level 11

Saturday, September 28, 2019

(Review) Goodbye Things , hidup minimalis orang jepang

September 28, 2019 3 Comments
  1. Gambar sukulen hidup minimalis orang Jepang Fumio sasaki

Fumio Sasaki, seorang yang hidupnya berubah total setelah memutuskan untuk hidup minimalis. Di dalam buku ini, Fumio Sasaki menceritakan bagaimana perjalanan hidupnya yang tadinya tak teratur dan selalu melihat diri dengan membandingkan dengan kehidupan orang lain berubah menjadi sosok pribadi yang bahagia dan penuh syukur.

Goodbye things minimalis ala orang jepang
Goodbye,  Things

Perjalanan hidup Sasaki berubah manakala mulai merenungkan kembali tujuan hidupnya dan memilih menjadi seorang minimalis. Berawal dari pertemuannya dengan salah seorang teman yang menerapkan hidup minimalis, Sasaki memutuskan merapikan hidupnya dengan mulai "membuang" barang-barang yang dirasa tak penting mulai dari koleksi buku, baju, hingga peralatan dapur dan televisi yang dirasa menyebabkan dirinya menunda pekerjaan rumah dikarenakan terlalu banyak daftar pekerjaan yang harus dilakukan dengan banyak barang.

Tentu bukan dalam waktu sekejap Sasaki memutuskan memulai hidup minimalis. Sasaki bahkan bercerita bahwa ia membutuhkan waktu lima tahun untuk membuatnya menjadi minimalis. Dalam buku ini, Sasaki berbagi tips bagaimana memulai menjadi minimalis serta perubahan apa saja yang ia rasakan setelah menjadi seorang minimalis. Dia menceritakan pula, bahwa minimalis bukanlah tujuan dan minimalis sama halnya dengan menjadi tidak minimalis. Setiap orang memiliki pilihan dalam hidupnya dan secara apik Sasaki menjelaskan bahwa menjadi minimalis sama baiknya menjadi bukan minimalis karena yang terpenting bukanlah tentang membanggakan sesuatu tetapi menyadari bahwa minimalis adalah sebuah proses agar hidup lebih berkualitas.

Di awal buku, Sasaki memberi contoh beberapa orang yang berhasil menerapkan hidup minimalis. Kemudian, dia bercerita perjalanan hidupnya yang bisa dibilang berantakan karena tidak menjadi diri sendiri dengan membandingkan hidupnya dan berkaca pada hidup orang lain dan akhirnya berhasil mengatasi segala perasaan negatifnya dengan membuang barang-barang seperti tumpukan koleksi buku yang meski banyak yang tak dibacanya, namun seolah membuatnya terlihat cerdas dan koleksi film yang ditontonnya hanya sekedar membuatnya tak kehilangan bahan obrolan.

Setelah membaca buku ini, pikiran saya menjadi terbuka. Karena ternyata menjadi minimalis dibutuhkan sebuah keberanian mengambil resiko untuk membereskan barang yang dirasa kurang penting. Semua ketakutan akan rasa kehilangan jati diri karena membuang barang atau ketakutan karena perkataan orang tentang kita sebenarnya tidak penting. Yang terpenting adalah bagaimana kita menikmati semua pekerjaan kita, waktu luang dan kebahagiaan dengan penuh rasa syukur karena telah menjadi pribadi yang baru dan lebih sosial. Sasaki bukan hanya mengajari kita untuk merapikan dan menata rumah tetapi juga kebiasaan dan hidup kita.

Wednesday, September 25, 2019

Membangun komunikasi anak dengan orangtua

September 25, 2019 0 Comments
Membangun komunikasi antara orangtua dan anak itu ternyata memiliki tantangannya tersendiri karena anak-anak itu unik, maka orangtua juga harus punya cara yang tak kalah unik untuk mengambil hati anak. Berikut beberapa tips yang aku dapatkan dari materi bunda sayang level 1 :

1. Menggunakan kalimat pendek yang mudah dimengerti anak

Kesalahan Orangtua ketika meminta tolong atau memberi perintah kepada anak adalah memintanya melakukan lebih dari satu pekerjaan sekaligus dalam satu waktu. Hal ini justru membuat anak bingung atau bahkan enggan melakukannya.

Kalimat tidak produktif : Dek, bantu ibu nyapu dan buang sampahnya ke keranjang depan rumah ya, jangan lupa tutup pintunya lagi!

Kalimat produktif : Dek, bantu ibu menyapu ya (jika pekerjaan menyapu selesai, perintahkan anak melakukan tugas berikutnya satu persatu)

2. Gunakan intonasi, suara dan bahasa tubuh yang ramah

Ternyata, suara hanya menyumbang 7% angka keberhasilan berkomunikasi dengan anak. 38% terletak pada intonasi, sedangkan 55% nya terletak pada gestur tubuh.

Kalimat tidak produktif : Dek, ambilkan piring di lemari! (Tanpa senyum dan tatapan)

Kalimat produktif : Dek,...ambilkan piring di lemari ya (suara lembut, senyum dan tatap anak)

3. Katakan yang kita inginkan

Karena kesal, tak jarang Orangtua mengungkapkan apa yang menjadi kekesalannya dan justru bukan pada solusi masalah yang terjadi.

Kalimat tidak produktif : Dek, disuruh mandi kok malas-malasan, sekarang malah main..kerjaannya main terus sampai lupa mandi, nanti bau lho..

Jumat produktif : Dek, ibu mau Adel sekarang mandi

4. Tidak mengungkit yang telah lalu

Kalimat tidak produktif : Tuh kan, nilai rapornya jelek. Kakak sih, suruh belajar malah main terus, gimana mau punya rangking kalau begitu

Kalimat produktif : ibu lihat nilai matematikanya kurang bagus, besok sama ibu belajar lagi ya?

5.  Fokus pada penyelesaian Masalah (solusi )

Kalimat tidak produktif : Tuh kan, jatuh. Ibu kan udah bilang gak usah manjat-manjat lemari segala, udah dibilangin masih juga bandel

Kalimat produktif : Sakit kak? Besok lagi gak usah manjat-manjat lemari ya, bahaya kalau jatuh

6. Jelas dalam memuji atau mengkritik

Kalimat tidak produktif : Wah..pinter banget..!
Tuh kan,..bandel..

Kalimat produktif : Terimakasih kakak, ibu senang kakak udah bantuin ibu nyapu rumah

Kak, kalau ada tamu jangan manjat sofa ya, kan gak sopan..

7. Ganti nasehat dengan refelksi pengalaman

Kalimat tidak produktif : jadi anak jangan malas, setelah mainan, maknanya diberesin tuh

Kalimat produktif : Dulu ibu pernah juga ketinggalan buku PR karena tak disiapkan malamnya. Di sekolah ibu dihukum. Setelah itu ibu mempersiapkan isi tas saat malam hari.

8.ganti perintah dengan pihan

Kalimat tidak produktif : Kak, mandi dulu, keburu airnya dingin

Kalimat produktif : Kakak pilih mandi 5 menit atau 7 menit?

Inner child dan Solusinya

September 25, 2019 1 Comments
Inner child dan solusinya
Inner child dan solusinya
Inner child, merupakan bagian dari diri yang terluka ketika belum baligh dan akhirnya menuntun kita untuk bersikap sebagaimana yang terekam dalam bawah sadar. Luka ini akhirnya mempengaruhi bagaimana kita bersikap dengan orang sekitar sekaligus berdampak pada cara kita menghadapi suatu keadaan ataupun masalah 

Inner Child, Luka Masa Kecil


Di hari yang melelahkan, tiba-tiba si kecil  menumpahkan minumannya ke lantai yang selesai dipel. Padahal baru saja bunda mengingatkan kalau minum seharusnya duduk. Bunda yang terpancing emosinya akhirnya membentak dan mencubit si kecil. Kemudian akhirnya bunda ngerasa bersalah dan menangis karena membuat si kecil terluka.

Pernahkah bunda mengalami hal tersebut? Kalau iya, siapa tau bunda mengalami trauma yang bernama Inner child. Inner child menurut John Brandshaw merupakan pengalaman masa lalu yang belum mendapat penyelesaian dengan baik. Nah ternyata, hal tersebut terjadi akibat pengalaman buruk yang masih belum kita maafkan dan terpendam bahkan terlupakan tetapi masih tersimpan di alam bawah sadar kita.

Dikutip dari Loonerwolf.com ternyata ada beberapa tanda bahwa kita mengalami inner child, antara lain :
1. Merasa bahwa ada bagian yang salah dengan diri kita
2. Cemas ketika keluar dari zona nyaman
3. Tak memiliki identitas yang kuat
4. Merasa lebih hidup jika berkonflik dengan orang lain
5. Suka menimbun benda atau barang
6. Merasa bersalah ketika membela diri
7. Terdorong untuk selalu berprestasi
8. Perfeksionis dan kurang luwes
9. Malu mengekspresikan perasaan senang, sedih,  maupun menangis
10.Menghindari perseteruan
11. Merasa tidak dekat dengan orang tua
12. Sulit mengatakan tidak

Jika beberapa indikator di atas ada, maka barangkali luka masa kecil kita tersebut belum tuntas, maka tugas kita adalah menemukannya. Renungkan baik-baik apa yang membuat kita terluka, memberi respon kurang baik  ke orang lain, atau ketika emosi kita tersulut.

Inner Child dan solusinya


Cara Menyembuhkan Inner Child


Cara satu-satunya menyelesaikan inner child agar tuntas adalah memaafkan dan mengikhlaskan. 2 hal yang mungkin tak mudah bagi kita, namun perlu kita coba. Bisa dengan menulis diary, membuat jurnal syukur, perbanyak istighfar dan menyesali kesalahan masa lalu bahwa kita pernah marah, terluka, sebel, atau jengkel akibat perlakuan lingkungan ke kita, mengajak berbicara ke diri sendiri agar mau memaafkan lalu berjanji bahwa kita akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Karena kita berharga, maka sudah seharusnya lah kita mencintai diri kita dan berusaha mengatasi rasa terluka. Anak-anak punya hak untuk mendapatkan pengasuhan yang baik dan tumbuh menjadi pribadi memiliki Akhlaqul Karimah.


Referensi : materi kuliah pra bunda sayang iip


Sunday, September 22, 2019

Fimosis pada bayi

September 22, 2019 2 Comments
Tito diinfus
Tito saat akan operasi

Keadaan tertentu pada bayi ternyata bisa menjadi pertanda bahwa bayi kita sakit. Hal tersebut sebetulnya sudah aku sadari beberapa hari setelah anakku lahir. Jadi, jika kita mencurigai sesuatu yang bisa dianggap kurang normal, ada baiknya anak kita segera diperiksakan ke dokter ya..

Fimosis dan Gejalanya

Fimosis menurut istilah kedokteran adalah melekatnya ujung kulup penis sehingga tidak dapat dibuka atau ditarik ke belakang. 

Sekitar 4 hari setelah lahir ke dunia, ada yang menurutku tak biasa waktu itu. Ketika aku browsing , gejala awalnya hampir mirip gejala hipersensitivitas saluran cerna. Jadi, 2 hari setelah lahir aku sudah diperkenankan pulang dari Rumah sakit karena kondisi badan sudah cukup fit dan bayi sehat. Tapi aku sedikit mulai curiga ketika mengASIhi Tito. Waktu itu beberapa kali Tito berhenti minum ketika ASIku keluar. Awal aku berpikir mungkin karena ASIku terlalu deras sehingga membuat Tito mencabut ASI saat Aksinya keluar. Saat hal itu terjadi lagi beberapa malam, aku hanya berpikir karena Salatiga kebetulan dingin banget ketika malam sehingga mungkin bayiku agak pilek juga. Aku coba menceritakan hal tersebut pada suami dan kami berpikir kemungkinan karena paru-parunya belum cukup berkembang karena aku sempat berusaha ingin melahirkan normal dan bukaan berhenti ketika sampai bukaan 6 dan membuat kelahiran Tito juga secara Caesar sehingga membuat paru-parunya kurang maksimal memompa. Setelah sebulan, keadaan tak berubah dan Tito masih enggan minum justru ketika ASInya mulai keluar sehingga membuat produksi ASIku sedikit berkurang. Saat imunisasi, bobot Tito mengalami kenaikan hampir 1 kg . Dan gejala-gejala lain membuatku berfikir bahwa Tito mengalami hipersensitivitas saluran cerna. Lalu aku menduga bahwa Tito terkena alergi karena sempat seperti sesak nafas saat aku mengkonsumsi udang kala itu.
 Tito juga mengalami panas tinggi ketika usia 5 bulan tanpa diketahui penyebabnya. Di usia 6 bulan Tito juga mengalami demam yang mengharuskan kami uji lab karena kami tinggal di daerah endemik Demam berdarah. Setelah konsultasi hasil lab dan dirujuk ke dokter anak itulah kami mendapat pencerahan. Karena yang diderita Tito bukan demam berdarah dan hasil cek lab menunjukkan adanya infeksi, maka dokter mengobservasi Tito dari ujung kepala hingga kaki. Dokter yang pada waktu itu memeriksa langsung memberitahu bahwa Tito terkena fimosis.

Gejala Fimosis pada Tito waktu itu antara lain

1. Sulit pipis dan kalau pipis volumenya sedikit
2. Tak bisa minum ASI terlalu banyak
3. Perut sedikit buncit
4.Lubang penis kecil dan tak bisa ditarik ke belakang serta kadang memerah dan membengkak
5. Beberapa kali berhenti saat minum ASi
6. sering panas tinggi
7. Badan terlihat lemas, tangan dan kaki kulitnya kurang kencang, seperti tak ada lemak karena kurang cairan
8. Saat panas tinggi, hasil lab menunjukkan meningkatnya jumlah sel darah putih pertanda infeksi atau radang

Solusi Fimosis

Setelah tahu bahwa Tito terkena fimosis, dokter akhirnya merujuk kami ke dokter bedah agar Tito mendapat pelayanan khitan segera. Namun dokter bedah tak mengijinkan dan hanya melakukan tindakan operasi kecil membuka lubang penis dengan gunting bedah. Saat kami bertanya kenapa tidak dikhitan atau sirkumsisi karena alasan dokter bahwa Tito masih terlalu kecil. Dua bulan kemudian, Tito panas tinggi lagi dan dokter anak memberi tahu bahwa Tito kurang gizi. Aku sempat syok karena selama ini aku selalu memberi ASI dan MPASI 4 bintang. Dokter menduga bahwa aku memberi Tito minuman teh, padahal aku tak pernah memberinya sedikitpun. Dokter pun menyarankan agar aku mencari dokter bedah lain sebagai pembanding dan memberitahu bahwa menunda tindakan medis untuk fimosis bisa berakibat bayi gagal tumbuh dan stunting. Waktu itu aku kurang menghiraukan karena ingin fokus mendorong Tito fit lagi dengan memberinya vitamin. Sebulan setelahnya, Tito panas dan kali ini aku langsung meminta rujukan ke dokter bedah lain. Dokter lalu meminta Tito melakukan operasi atau khitan.

Diminta berpuasa

Bayi bermain saat diinfus
Diinfus dan tetap bermain

Awalnya tak pernah terbayang anak kecil masuk rumah sakit. Tito yang sedang aktif merangkak pun gak bisa anteng di rumah sakit. Yang paling gak tega itu kala Tito diminta berpuasa dan dia merengek minta ASI. Nangisnya seharian dan bisa berhenti karena mengantuk. Sedih banget lihatnya. Apalagi setelah dioperasi dan anak ini akhirnya siuman karena biusnya habis dan akhirnya menangis lagi gak berhenti. Dan aku menggendong  Tito dengan luka operasi. Beruntungnya Tito mau tidur setelah Tito diberi obat dan diganti perban. Anaknya merintih ketika diganti perban. Tito di rumah sakit tepat 3 hari 2 malam dan pulang. Alhamdulillah lukanya dalam seminggu sudah kering.
Foto sebelum dan sesudah khitan
Before and after Sirkumsisi atau khitan

Kini Tito kembali ceria dan sebulan pasca operasi bobotnya naik setengah kilo. Kenaikan badan yang cukup signifikan karena sebelum-sebelumnya ketika ditimbang naiknya hanya satu ons dua ons saja. Alhamdulillah..terimakasih Allah..

Saturday, September 21, 2019

3 Macam Gaya Belajar Anak

September 21, 2019 0 Comments
Anak sedang belajar
Pict. Canva

Didiklah anak sesuai jamannya, karena mereka hidup di jamannya bukan di jamanmu (Rasulullah SAW) 
Menurut Howard Gardner, kecerdasan itu bisa dibagi menjadi 9 jenis, antara lain

1. Kecerdasan Logika Matematika
2. Kecerdasan naturalistik
3. Kecerdasan spasial / ruang
4. Kecerdasan musik
5. Kecerdasan kinestetik / gerak
6. Kecerdasan linguistik / bahasa
7. Kecerdasan interpersonal
8. Kecerdasan Interpersonal


Berhitung dan membaca dengan Lego dan flash card
Perlengkapan belajar sederhana

Sementara ketika kita kecil, saat menerima materi yang diajarkan guru maka kita cenderung diam, tak berani bertanya dan minta penjelasan lebih lanjut. Tetapi saat jaman telah berubah, maka cara yang sama tidak lagi bisa diterapkan untuk mendidik atau melatih anak kita belajar. Kenapa? Karena setiap anak memiliki bakat yang tidak sama satu sama lain berikut gaya belajarnya.

Gaya belajar anak bisa dibagi menjadi 3 hal, yaitu

  1. Gaya belajar visual 
Anak yang memiliki gaya belajar visual dicirikan sebagai berikut :
  • Berbicara dengan intonasi yang cepat
  • Berpenampilan rapi
  • Tidak mudah terganggu belajarnya ketika ramai
  • Lebih mudah mengingat yang dilihat daripada yang didengar
  • Tak pandai memilih kata-kata
  • Lebih suka membaca daripada dibacakan
  • Mempunyai masalah ketika mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis dan seringkali meminta bantuan orang lain untuk mengulangi

2. Gaya belajar Audio

Ciri anak yang memiliki gaya belajar Audio :
  • Saat bekerja suka berbicara kepada diri sendiri atau saat belajar lebih suka menghafal keras dan diulangi
  • Penampilan rapi
  • Mudah terganggu belajarnya saat kelas ramai
  • Menggerakkan bibir saat membaca dan mengucapkannya
  • Kebanyakan menjadi pembicara yang fasih
  • Lebih mudah mengeja daripada menulis
  • Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
  • Mempunyai masalah dengan pekerjaan yang melibatkan visual 
  • Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada
3. Gaya belajar kinestetik

Anak bergaya belajar kinestetik memiliki ciri :
  • Berpenampilan rapi
  • Berbicara pelan
  • Tidak terlalu mudah terganggu saat situasi ramai
  • Lebih mudah belajar dengan praktek langsung dan manipulasi
  • Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
  • Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca
  • Memiliki kesulitan untuk menulis tetapi hebat saat bercerita
  • Menyukai buku-buku
  • Menyukai permainan yang menyibukkan 
  • Tidak dapat mengingat geografi kecuali pernah berada di tempat itu
  • Menyentuh untuk mendapatkan perhatian
  • Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi

Bagan solusi strategi gaya belajar anak
Strategi belajar untuk anak audio, visual dan kinestetik
Designer by canva
Referensi : Materi kuliah bunda sayang level 4 IIP

Menjadi diriku dengan Menulis

September 21, 2019 0 Comments
Judul tulisan menjadi diriku dengan menulis
Menulis sebagai healing teraphy
Pict : canva

Sebagai seorang yang introvert (tertutup) dan agak pemalu, bisa dikatakan sebetulnya temanku tak banyak. Bahkan untuk curhat sekalipun aku bisa bebas menceritakan apapun hanya kepada orang tertentu. Bukan karena tak percaya, tapi sekedar memilah mana kira-kira yang bermanfaat dan yang justru menebarkan aura negatif. Karena itu terkadang aku melepaskan segala beban dan keluh kesah dengan membangun kekuatan lewat menulis. Bisa menulis apa saja, tapi kalau ditanya maka aku akan lebih suka jika diminta menulis dengan tema non-fiksi, bisa berupa artikel, tips yang membangun dan berbagai motivasi. Karena aku merasa dengan menulis hal yang positif aku seolah mendapatkan sebuah kekuatan untuk bangkit dan mengatasi setiap permasalahan dengan pikiran yang lebih tenang.

Ada beberapa hal yang mendorongku tetap menulis dan ingin bisa konsisten menulis, antara lain :

1. Menulis bisa menjadi penyembuh

Menurutku, dengan menulis dan memposting hal yang positif kita berarti menebarkan aura positif. Dari beberapa yang pernah kubaca, ketika kita menebarkan hal positif maka hal yang sama pulalah yang kita dapatkan. Lebih mudahnya energi positif itu akan memantulkan energi yang positif juga sehingga otomatis bisa jadi penyembuh saat kita sedang sedih atau terluka.

2. Menulis agar bisa

Maksudku disini, karena aku bukan termasuk pengingat yang baik maka ketika mendapatkan ilmu baru, baik dari hasil membaca buku atau artikel, mengikuti seminar atau waminar, mengikuti workshop atau menekuni sesuatu aku berusaha menuliskannya sehingga aku menjadi semakin paham terhadap hal yang kupelajari plus agar aku tetap ingat.

3. Melatih kemampuan menulis

Karena aku pernah bermimpi ingin menghasilkan beragam tulisan, maka aku melatihnya dengan menulis hal apa saja yang ingin kutulis selama hal tersebut bermanfaat.

4. Merekam jejak
Quote ikatkan ilmu dengan menuliskannya
Pict. Canva

Bagaimana aku belajar, berproses mempelajari sesuatu atau hijrah menuju hal yang lebih positif di hidup maka hal terpenting yang ingin aku lakukan adalah merekam jejaknya dengan menuliskannya sehingga semoga kelak bisa dibaca anak cucu.

5. Mempertahankan nilai diri

Selain sebagai bukti eksistensi, menulis menurutku juga bisa menjadi bukti bagaimana kita menjaga prinsip dan mempertanggungjawabkan apa yang kita tulis.

6. Menikmati proses

Proses perjalanan kehidupan yang kita jalani baik suka maupun duka menurutku tetap bisa dinikmati dengan menulis. Hidup tak selamanya mulus, karena Allah telah menggariskan setiap manusia mengalami sedih dan senang, saat lapang dan sempit, ketakutan, kekurangan, serta kecukupan. Maka dari itu, daripada memperbanyak mengeluh ada baiknya aku menulis agar pandai bersyukur.

Yuk, tebarkan energi positif kita dengan menulis. Semoga bisa Istiqomah menjalani odop ini..

Thursday, September 19, 2019

Google Podcast, cara belajar secara Audio

September 19, 2019 0 Comments
Google podcast adalah aplikasi audio streaming keluaran Google yang dirilis tahun 2018. Bagi kita yang kecerdasan audionya lebih menonjol, maka Podcast bisa menjadi salah satu alasan untuk berlangganan. Di Google podcast ini kita bisa mengakses dan berlangganan channel sesuai minat kita. Di Google Podcast ,kita disuguhi beragam channel, dari yang membahas soal bisnis, sains, teknologi, bahkan guyonan. Dengan memilih dan berlangganan sebuah channel, maka kita bisa menikmati episode demi episode yang disuguhkan.



Mengintip layar google podcat
Tampilan google podcast
H
Salah satu channel dari seorang blogger podcast

Kelemahan sekaligus kerugian google podcast :
  • Menampilkan file rekaman berupa audio
  • Tiap channel terdiri dari episode yang dikembangkan sesuai tema yang akan dibahas. 
  • bisa dinikmati sambil beraktivitas
  • Ketika dibuka, rekaman episode terakhir yang dinikmati akan terlihat
  • Komunikasi hanya berlangsung satu arah dan bukan video
#bunsayjateng
#harike10
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Wednesday, September 18, 2019

Belajar dan chat via Discord

September 18, 2019 7 Comments
Tampilan Discord di smartphone
Discord dapat dibuka melalui iOS, android atau PC

Mendengar kata Discord, sebuah perangkat lunak yang lebih populer di kalangan pecinta game ternyata bisa digunakan sebagai aplikasi chatting untuk tujuan pembelajaran. Bagaimana cara kerjanya?

Awal kita menjalankan aplikasi ini di smartphone atau PC, biasanya kita diminta login dan masuk ke ruang diskusi yang disediakan. Ruang diskusi ini yang biasanya dimanfaatkan para gamer saat mereka sedang bermain game. Keunggulan dari aplikasi ini adalah

  • chat via text, voice  maupun Videocall
  • Bisa berkirim gambar di channel diskusi
  • Dapat memutar musik dengan mengaktifkan mode audio kita di voice channel dan menjalankan bot
  • Tidak menghabiskan banyak memori saat dijalankan
  • Aplikasi gratis
  • Data enskripsi kita dijamin keamanannya
  • Bisa dijalankan bersamaan dengan game (bagi gamers)

Kelemahan

  • Bahasa pemrograman agak sulit dipahami bagi awam seperti saya, jadi aplikasi ini dirasa kurang ramah pengguna


Perintah di bot saat ingin diputarkan musik
Keunggulan Discord
Sumber : Shyconix.com
Chat di ruang materi


#bunsayjateng
#harike9
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Tuesday, September 17, 2019

(Review) aplikasi Followers - Unfollowers

September 17, 2019 2 Comments
Sebagai  pegiat sosial media terutama Instagram, kegiatan pertemanan atau menambah follower menjadi hal yang penting buat saya, apalagi demi mengenalkan blog agar bisa mendapat banyak pengunjung. Kali ini saya akan mereview aplikasi followers - unfollowers yang sering dipakai para Influencer di Instagram.

Pengalaman di follow for unfollow


Bagi pejuang DA dan PA yang masih belum standar seperti saya, penambahan pengunjung dan artikel yang berkualitas menjadi alasan utama saya rajin menulis. Agar tulisan tersebut dikunjungi, maka promosi saya lakukan baik di Twitter maupun Instagram.

Senang rasanya jika ada yang mengajak berteman di instagram apalagi sesama blogger, tapi terkadang beberapa diantaranya melakukan unfollow setelah mengikuti saya. Hal tersebut terjadi kadang karena disengaja tetapi ada pula karena efek aplikasi Instagram itu sendiri. 

Rasanya sakit banget ya, ngajak berteman habis itu diunfol karena hanya ingin mengejar ER atau Engagement Rate yang bagus di Instagram. Akhirnya karena kejadian tersebut , saya mengunduh sebuah aplikasi yang mampu melihat siapa saja yang unfollow aku di Instagram. Nama aplikasinya adalah Followers-Unfollowers dan bisa didownload melalui Playstore.
Review aplikasi followers unfollowers
Proses yang cukup memakan waktu
Sumber : koleksi pribadi

Cara Kerja Aplikasi


Cara kerja aplikasi ini cukup mudah, ketika kita klik button aplikasi, maka butuh sekitar 60 detik bagi aplikasi ini untuk mengumpulkan beberapa data. Data tersebut antara lain :
  • Siapa yang tidak follow back
  • Siapa yang baru saja unfollow
  • Siapa yang menanti di follow back
  • Siapa mutual friends
  • Siapa yang kita follow
  • Siapa yang memberikan tanggapan pada postingan terakhir kita
Selanjutnya setelah data yang baru saja melakukan Unfollowers muncul, kita akan ditawari untuk melakukan Unfollowers dari 20 teratas atau 20 akun terbawah dari data yang muncul. Kita juga bisa melakukan pembatalan pertemanan secara manual satu persatu.

Review aplikasi followers unfollowers
Data yang tidak follow back
Sumber : koleksi pribadi

Kelebihan dan Kekurangan


Kelebihan aplikasi followers - unfollowers

  • Memudahkan menemukan Unfollowers dengan cepat
  • Memudahkan kita melakukan Unfollowers juga baik secara manual maupun otomatis per 20 akun.
  • Aplikasi cukup ringan dan tak menghabiskan banyak memori hp

Kekurangan

  • Iklannya banyak sehingga membuat tampilan kurang menarik
  • Kadang aplikasi ini membuat teman mutual kita justru terkena Unfollowers sementara kita tak melakukannya atau ringkasnya terkena unfollow otomatis
  • Tampilan terlalu simpel
  • Agak lama memunculkan data
  • Kemungkinan pencurian data karena meminta akses data di hp kita
Di Playstore, aplikasi ini telah diunduh sekitar 5 juta lebih dan peringkat skor 4,4 yang berarti aplikasi ini cukup bagus atau membantu. Nah, kalian pakai apa?


#bunsayjateng
#harike7
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Monday, September 16, 2019

Merekam layar dengan Capture Recorder

September 16, 2019 1 Comments
Sebagai seorang yang masih baru di dunia kepenulisan, aku mencoba mencari tahu banyak info mengenai bermacam aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk mempercantik tampilan blogku. Mulai dari grafis, video hingga rekaman layar.
Nah, di postingan kali ini, aku ingin mereview salah satu aplikasi untuk merekam tindakan yang dilakukan di screen atau layar hp. Aplikasinya bernama Capture Recorder. Aplikasi ini bisa didownload di Playstore dan berbasis android.
Aplikasi capture recorder output berupa video yang bisa diedit
File yang disimpan berbentuk video
Sumber : Foto pribadi

Cara menjalankan aplikasinya cukup mudah,
1.  klik app yang ada di layar 
2. Untuk mulai merekam, tekan tombol kamera di pojok kanan bawah
3. Setelah klik, akan muncul perintah mulai merekam
4. Jika ingin menyorot langsung, bisa pula klik tombol di kanan layar, terdapat beberapa pilihan perekaman
5. Mulai merekam, edit sesuai kebutuhan lalu simpan
Langkah-langkah menjalankan Capture Recorder
Proses melakukan screen recorder

Kelebihan dan Kekurangan app

Setelah diuji sekian lama, kelebihan dari Capture Recorder ini
1. Mudah dijalankan dan disorot
2. Ada banyak pilihan ukuran  file yang akan disimpan, kualitas atau resolusi image atau video serta efek kedip atau Flicker
3. Ada pilihan untuk menggabungkan beberapa video

Tampilan mengubah ukuran memori, resolusi video dan kecepatan kedip atau flicker
Pilihan penyimpanan Capture Recorder

Kelemahan aplikasi
1. Banyak iklan
2. Fitur di proses editing kurang lengkap sehingga jadi agak ribet memotong video terutama bagian tengah
3. Tidak dapat menambahkan efek suara di proses editing
4. Proses menyimpan yang lumayan lama

Di Playstore, aplikasi Capture Recorder ini mendapat rating 4,5 yang dirasa cukup untuk meyakinkan secara keseluruhan bahwa aplikasi ini layak untuk dicoba.

#bunsayjateng
#harike6
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Sunday, September 15, 2019

Langkah sederhana menangani sampah rumah tangga

September 15, 2019 22 Comments
Pernahkah kita berpikir kemana larinya sampah rumah tangga yang tiap hari kita buang? Dari rumah sampah yang kita tampung di tempat sampah akan diambil petugas kebersihan untuk selanjutnya dikumpulkan dan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Timbunan sampah yang menyerupai bukit di Bantar gebang
Bukit sampah di Bantar gebang Bekasi
Sumber : Tribunnews.com
Di Jakarta, Tempat Pembuangan Akhir ada di Bantar Gebang, Bekasi dimana bau yang dicemarkan bisa hingga radius beberapa km lho. Kalau di Salatiga, pusat pembuangan akhir semua sampah se-kota Salatiga ada di daerah Ngronggo, kecamatan Argomulyo. Sampah yang terkumpul dari semua lokasi itu hanya sebagian kecilnya yang bisa dimanfaatkan, selebihnya hanya menumpuk atau dibakar dan tumpukkan itu akan bertambah dari hari ke hari.

Sampah dari rumah tangga ada dua wujud, antara lain

  • Sampah Organik
 adalah sampah yang dapat terurai menjadi zat hara. Misal : kulit buah, sayur, tulang ikan dan makanan sisa konsumsi.
  • Sampah Anorganik
Adalah sampah yang sulit terurai meski telah tertimbun puluhan tahun. Misal : Botol minuman, plastik, kaca, baterai, dan sebagainya.

Dari dua jenis sampah tersebut, kebanyakan dari kita masih membuangnya menjadi satu sehingga pada akhirnya, sampah kering akan bercampur dengan sampah basah sisa proses memasak. Akibatnya, sampah yang tadinya bisa dipilah untuk didaur ulang sebagian tidak bisa dimanfaatkan lagi. Bahkan masing sering dijumpai perilaku membuang sampah di sungai yang mengakibatkan sungai kotor dan aliran airnya macet dan menimbulkan bau tak sedap.

Langkah kecil yang berarti

Lalu, apa yang perlu kita lakukan? Dari perbuatan sederhana, kita juga bisa lho ngurangi sampah.

Caranya sederhana kok sebetulnya, tapi memang sedikit membutuhkan ketelatenan
1. Mengurangi pemakaian tissue di rumah
2. Membawa tas belanja sendiri ketika berbelanja sehingga mengurangi sampah plastik.
3. Mengurangi penggunaan sedotan plastik dengan membawa sedotan dari bahan selain plastik yang bisa digunakan berulang.
4. Memisahkan sampah proses memasak seperti sisa potongan sayur, kupasan kulit buah, daun yang wujudnya kering agar bisa diolah menjadi pupuk dan sampah kering seperti kertas, koran, kaca,plastik, botol minum, plastik kemasan seperti shampo atau bungkus Snack serta sampah kimia seperti baterai.
5. Mengurangi sampah sisa konsumsi seperti sayur atau lauk dengan membuat perencanaan menu atau yang lebih dikenal dengan nama food preparation.
Gambar warna tempat sampah berdasarkan jenis sampahnya
Jenis tempat sampah
Sumber : detik.com

 Semoga tips-tips diatas bisa membantu kita mengurangi sampah ya teman-teman. Kapan-kapan kita bahas yuk tentang Zero waste.

Saturday, September 14, 2019

Membuat infografis dengan Canva

September 14, 2019 2 Comments
Canva adalah sebuah aplikasi grafis yang membantu penggunanya membuat desain dengan tampilan yang cantik. Biasanya content creator, blogger atau para milenial memanfaatkan aplikasi ini karena mudah digunakan. Dengan Canva kita bisa membuat banner untuk blog, Twitter, Facebook, Instagram baik di feed maupun story, membuat selebaran, logo, curriculum vitae dan masih banyak lagi.
Banyak foto dan layout desain yang bisa dinikmati secara gratis meski beberapa berbayar. Biasanya aku lebih sering memanfaatkan Canva untuk membuat grafis untuk Instagram dan banner untuk blog. Cara menjalankan aplikasinya juga cukup mudah. Jelajahi atau search layout dan desain yang kita sukai, klik dan kita bisa mulai mengedit layout-nya sesuai dengan kebutuhan kita. Beberapa tulisan yang digroup juga bisa di ungroup sehingga kita tetap bisa mempertahankan font atau title yang ingin dipakai. Pilihan font di Canva pun juga beragam.
Aplikasi Canva
Pict Sari Effendi

Di Canva, kita juga bisa membuat infografis, cukup jelajahi dan cari tulisan infografis lalu klik, sehingga akan muncul pilihan infografis untuk pendidikan, proses, bisnis dan lainnya. Biasanya infografis lebih sering diterapkan atau digunakan di blog atau pinterest. Setelah desain layoutnya kita pilih, kita bisa mulai mengedit sesuai dengan desain yang kita inginkan. Setelah selesai, jangan lupa untuk menyimpan dengan cara mengunduh grafisnya atau langsung meng-upload sambil menyimpan filenya di perangkat. Mudah kan? Kalau kalian pakai apa?
#bunsayjateng
#harike6
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Friday, September 13, 2019

The Asian parent, dari curhat hingga dapat hadiah

September 13, 2019 0 Comments
Gambar screenshot aplikasi the Asian parent dan foto artikel pak BJ Habibie
The Asian parent app
Pict. Sari Effendi

Belajar dan terus belajar, sepenggal kata yang luas maknanya bagi perempuan khususnya ibu. Apalagi agar anak dapat tumbuh dan berkembang fisik dan kecerdasannya, seorang ibu dituntut belajar dan memperbanyak ilmunya. Bisa dari membaca buku, browsing artikel di internet, mengunduh aplikasi, mengikuti seminar baik secara online maupun offline, bertanya pada yang ahli dan berkomunitas.

Ketika bergabung sebagai member Institut Ibu Profesional, banyak hikmah dan ilmu yang dapatkan di sini. Mulai dari paham bagaimana cara yang baik dalam mendidik anak, berkomunikasi secara produktif dengan pasangan dan mengembangkan kecerdasan anak sejak dini serta saya jadi paham bahwa di luar sana terdapat beragam profesi yang akhirnya aku ketahui. Hal ini membuatku akhirnya berbenah dan memperbaiki diri. Salah satu yang akhirnya benar-benar kumanfaatkan dengan baik adalah penggunaan smartphone. Termasuk dalam mengunduh aplikasi parenting.

Awal mengetahui banyak artikel menarik di TheAsianparent.com membuatku akhirnya mendaftar mailchimpnya sehingga update informasi parenting selalu aku dapat. Lama-lama karena ada keinginan menulis dan beragam manfaat yang ingin aku dapatkan dari situs ini, kuputuskan untuk mengunduh aplikasinya di Playstore. Apalagi waktu itu Tito masih bayi dan ibunya butuh update ilmu parenting dan merawat bayi karena sedikit mulai lupa bagaimana merawat kakaknya ketika bayi. Awal ketika baru download, kita diminta membuat akun yang terkoneksikan dengan email dan mengisi data apakah sedang hamil atau mempunyai anak dengan tanggal lahir tertentu. Tujuannya agar aplikasi bisa memilah informasi mana yang cocok untuk kita. Hampir setiap hari aku mendapat notifikasi tentang perkembangan Tito dari aplikasi. Keuntungan lain dari aplikasi the Asian parent ini kita juga bisa  mendapatkan poind mengisi polling, berpendapat, upload foto atau mengikuti Campaign dan bisa ditukar dengan hadiah

Isi Aplikasi :

✓ Pemantau kehamilan
✓ Pemantau bayi
✓Checklist kehamilan atau tumbuh kembang
✓ Info tentang nutrisi dan obat-obatan
✓ Curhat di komunitas
✓ Kontes
✓ Album foto
✓ Artikel tentang bayi, parenting, pendidikan, gaya hidup,bahkan pernikahan bahkan  review  produk tertentu
✓ Mendengar atau melihat video ataupun audio untuk bunda maupun buah hati

#bunsayjateng
#harike5
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Thursday, September 12, 2019

(Review) Google Lens aplikasi pengidentifikasian obyek

September 12, 2019 0 Comments
Google Lens
Pict Sari Effendi

Google berusaha selalu mengembangkan dirinya agar bermanfaat untuk banyak orang. Dua tahun lalu,tanggal 7 Oktober 2017 Google merilis sebuah aplikasi baru bernama Google Lens. Google Lens sendiri adalah sebuah aplikasi berbasis android yang berfungsi mengidentifikasi obyek tertentu.

Dengan akses kamera atau file foto dan terhubung dengan browser serta  Google Assisten, Google Lens mampu membantu mengidentifikasi barang yang kita butuhkan informasinya antara lain :
1. Menyalin teks dari obyek yang kita foto jika di dalamnya terkandung teks. Bahkan teks dari hasil screenshoot juga bisa disalin atau dicopy dengan mudah.
2. Menelusuri produk atau obyek yang kita foto baik dari segi bentuk, warna dan buatan
3. Mengidentifikasi hewan dan tumbuhan. Bahkan kemungkinan hewan atau tumbuhan yang mirip dan masih satu famili serta nama ilmiahnya.
4. Menemukan buku, CD, musik, film atau media lainnya
5. Memindai kode batang dan QR


Keunggulan Google Lens

1. Menemukan obyek yang kita cari secara cepat dan mudah
2. Mengkopi tulisan atau nomor telefon dari obyek yang kita foto, misal spanduk
3. Membantu menunjukkan jalan, lokasi atau obyek yang kita cari, misal dari spanduk atau baliho restoran
4. Membantu menemukan terjemahan dari obyek yang kita foto dengan cepat
5. Mengurangi tenggang waktu mengetik karena otomatis tersalin secara akurat

Kelemahan

Pencurian data menjadi sangat mudah. Apalagi bagi para blogger yang sudah setting postingannya agar tak bisa dicopy atau di print tetapi masih bisa discreenshoot.

Secara keseluruhan, Google Lens layak diberi bintang lima di samping kelemahannya yang cukup riskan bagi para blogger.

#bunsayjateng
#harike4
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Wednesday, September 11, 2019

(Review) Menemukan ide bermain di Chai's play

September 11, 2019 2 Comments
Aplikasi Chai's play
Pict : Sari Effendi

Anak-anak memang selalu identik dengan bermain. Begitu juga dengan kak Uty. Sebagai anak yang tergolong visual kinestetik, tentunya kakak membutuhkan kegiatan yang sesuai dengan gaya belajarnya agar mudah diserap dan menyenangkan baginya. Hal ini membuat saya akhirnya mencari cara agar tak kehabisan ide bermain, mulai dari browsing di internet, membaca atau mempraktekan ide bermain dari sosial media dan juga mengunduh beberapa aplikasi parenting. Salah satu aplikasi parenting di hp saya yaitu Chai's play.
Chai's play adalah salah satu aplikasi parenting dan permainan yang di dalamnya disuguhkan banyak informasi termasuk ide bermain yang bisa disesuaikan dengan perkembangan anak.

Aplikasi parenting
Pict : Sari Effendi

Jika anak kita lebih dari satu, Chai's play dengan mudah disetting agar menginfokan ide bermain maupun informasi pengasuhan sesuai usia anak. Caranya, sebelum kita mulai memanfaatkan informasi dari aplikasi ini, terlebih dahulu isilah data nama dan usia anak sehingga aplikasi Chai's play akan mensetting otomatis informasi parenting dan ide bermain sesuai tahapan usia anak dan jika ingin beralih informasi ke anak lain cukup klik tombol setting dan otomatis informasi akan berganti dalam hitungan detik.

Video cara mengganti tampilan informasi chai's play anak satu dengan yang lain

Sesuai dengan informasi yang saya inputkan untuk anak pertama saya yang berusia 4 tahun, karena di usia ini anak mulai belajar abjad maka ide bermain yang disuguhkan pun sesuai dengan kurikulum yang memang harusnya dipelajari. Contoh permainannya yaitu bermain bola atau yang lain sambil mencari kosakata nya atau belajar kosakata maupun warna dari bacaannya, bahkan bisa juga memanfaatkan flash card untuk media belajar. Sedang anak saya yang satu tahun, kita bisa melatih percaya dirinya dengan bermain ayunan dari keranjang atau dorongan dari keranjang cucian, bermain bola, dsb.

Kelebihan Chai's play

✓ Terdiri dari beragam informasi parenting dan ide bermain
✓ Ide bermain bisa diset sesuai tahapan perkembangan anak
✓ Mudah dijalankan
✓ Tampilan bagus, banyak gambar ilustrasi sehingga mudah dipahami

Kekurangan

✓ Tampilan info untuk masing-masing anak yang tahapan usia atau datanya berbeda tak bisa dijadikan satu
✓ Harus rutin diupdate


#bunsayjateng
#harike3
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Tuesday, September 10, 2019

Meminjam buku digital di iPusnas

September 10, 2019 4 Comments

iPusnas, aplikasi Perpustakaan Nasional RI
Pict : Sari Effendi

Di era yang serba digital ini, kebutuhan akan kemudahan dan kepraktisan menjadi alasan utama orang menggunakan smartphone. Dengan Smartphone, kita bisa mengirim pesan, menggunakan telepon, kalender, kalkulator,menyimpan catatan penting, mendengarkan musik, melihat film, bahkan menggunakan kamera digital hanya dalam satu genggaman. Bahkan menikmati buku bacaan kesukaan kini menjadi mudah dan menyenangkan dengan hp.

Salah satu aplikasi perpustakaan digital yang saat ini aku gunakan adalah iPusnas dan iJak. IPusnas sendiri adalah aplikasi perpustakaan digital milik Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang bisa didownload di Playstore. Setelah install, biasanya agar bisa meminjam atau melihat koleksi yang ada di iPusnas user akan diminta mendaftar atau sign up menggunakan alamat email maupun Facebook. Setelah proses pendaftaran yang cukup mudah, user akan diarahkan menuju halaman pencarian buku dimana tersedia banyak Genre buku dengan ribuan koleksi buku.

Jika ingin meminjam buku, klik buku yang dipilih atau bila buku yang dicari tak tersedia di halaman katalog, kita bisa mencarinya dengan klik tombol yang bergambar laptop atau buku. Biasanya setelah mencari buku yang diinginkan, dan menemukan bukunya, kita tinggal klik gambar buku yang dicari lalu mengonfirmasikan bahwa buku yang kita pilih akan dipinjam. Setelah download buku yang dipinjam, kemudian user dapat membuka bukunya secara langsung. Masa peminjaman nya berlangsung 3 hari dan buku akan dikembalikan otomatis atau dihapus dari daftar bacaan kita setelah lewat dari masa itu.

Kelebihan aplikasi ini

✓ Mudah dijalankan
✓ Koleksi bukunya banyak
✓ Masa peminjaman antara 2-3 hari
✓ Bisa meminjam rata-rata 3 buku selama masa peminjaman


Kekurangan aplikasi

✓ Minta sering diupdate
✓ Aplikasi akan restart otomatis tiap kali refresh aplikasi
✓ Kadang aplikasi tiba-tiba tertutup sendiri
✓ Jika jarang diupdate biasanya setelah aplikasi tertutup kita otomatis sign out aplikasi dan untuk masuk kembali aplikasi harus diupdate terlebih dahulu



#bunsayjateng
#harike
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Monday, September 9, 2019

(Review) Merutinkan tilawah dengan Qur'anBest Indonesia

September 09, 2019 14 Comments
Terkadang, kesibukanku sebagai ibu rumah tangga yang juga freelance mengajar di salah satu bimbel membuatku sedikit keteteran membagi jadwal atau ploting waktu untuk aktivitas harian, ditambah membersamai dua bocils yang aktif bergerak plus kami sering pergi ke tempat embah yang membuat saya selalu menenteng tas punggung yang lumayan besar.
Kebiasaan pagi haripun begitu, seakan waktu selalu kurang meski Bagun lebih pagi. Alhasil, soal ibadah harian yang sunah, bisa kuakui jadi keteteran. Akhirnya, mau gak mau aku cari solusi agar tetap bisa melakukan peranku sebagai istri dan ibu sekaligus tetap bisa mengejar target ibadah sunah harian. 

Solusi pertama, akhirnya aku bergabung di komunitas ODOJ (One Day One Juz) yang mengingatkanku agar tetep rajin setor tilawah.
Solusi kedua, aku mendonlot sebuah aplikasi di Playstore bernama QuranBest Indonesia. 
Solusi Ketiga, manajemen waktu dengan baik dan kembali menyusun jadwal harian sehingga semua tugas bisa terselesaikan dengan baik.

Di kesempatan kali ini, sebenarnya aku ingin mereview tentang aplikasi Quranbest Indonesia itu sendiri. Nah apa saja keunggulan dan fitur-fitur yang dimiliki, simak yuk

Fitur QuranBest Indonesia 

QuranBest Indonesia adalah salah satu aplikasi Quran digital yang bisa didownload di Playstore dengan kapasitas yang cukup ringan menurutku.
Saat membuka aplikasi, kita akan disuguhkan beberapa jenis tampilan Al Qur'an yang bisa kita pilih mulai dari Al Qur'an pada umumnya, Al Qur'an Madinah, per ayat per kata, tajwid yang bisa kita sorot berdasarkan ayat, halaman, ataupun surat yang hendak kita baca.

Gambar tentang fitur QuranBest Indonesia
Fitur QuranBest Indonesia
Pict by Sari Effendi

Selain itu, dari aplikasi ini kita bisa mendengarkan Murottal Al Quran dari beberapa syekh seperti Abdul Basit, Said Al Ghamidi, Abdurrahman As Sudais, Abdullah Matroud dan masih banyak lagi.

Fitur lain yang melengkapi yaitu pengingat shalat yang tersetting otomatis sesuai lokasi kita berada dan bisa disetel dengan nada beep maupun suara adzan atau disenyapkan.

Fitur lain yang tak kalah keren adalah real-time tilawah kita beserta grafiknya yang memudahkan kita melakukan cek rekapan ayat maupun surat yang telah dibaca. Dari grafik kita juga bisa menilai apakah kita rajin rekap tilawah di aplikasi ini atau tidak.

Kelebihan dan Kekurangan aplikasi ini

Kelebihan

✓ Mudah digunakan dimana saja dan kapan saja
✓ Bisa menentukan arah kiblat
✓ Membantu mengingatkan waktu sholat
✓ Ada tajwid, hadis maupun ayat yang bisa dipelajari tiap harinya
✓ Tersedia Bookmark yang memudahkan mencari ayat tertentu yang kita butuhkan
✓ Ada penanda terakhir dibaca
✓ Tersedia Murottal sehingga selain membaca kita juga bisaendengarkan bacaan Quran
✓ Memacu bersemangat tilawah karena ada sistem peringkat
✓ Ada hadiah umroh


Kelemahan

✓ Aplikasi harus sering diperbarui
✓ Cukup menghabiskan kuota karena beberapa fiturnya bekerja online seperti Murottal dan quote yang tersambung Instagram
✓ Bookmark dirasa kurang lengkap

Tapi buatku secara keseluruhan aplikasi ini pantas diberi bintang lima karena sangat membantu saat melakukan traveling atau sedang mobile.

#bunsayjateng
#harike
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia


recent posts

Featured post

Kenangan : Traveling Bersama Bapak Saat Kecil

Aku selalu ingat, kala bapak mengajakku traveling kala kecil dulu. Ini menjadi permata pengalamanku yang tak bisa kulupakan. Bahkan hingga...