Ide Nama Blog Sarieffendi : Love, Life, Share

Ketika kita membuat blog, selain menentukan niche kita juga dihadapkan pada kesulitan menemukan ide nama blog. Ada yang awalnya membuat ide nama blog ini agar terlihat keren atau ingin menyematkan doa dalam nama blognya. Terus gimana dong? Bagaimana menentukan nama blog yang relevan dengan muatan blog yang akan kita bangun?

Langkah Menentukan Nama Blog

Benarkah aku cocok dengan branding sebagai blogger parenting? Pertanyaan ini sempat berputar-putar di kepalaku. Aku yang ngerasa nulisnya kaku, kadang bahasanya terlalu ilmiah padahal pengennya membuat konten tulisan populer bertanya-tanya dan menyimpulkan kalau nulis populer dengan bahasa santai itu tak mudah, tentu butuh perjuangan Fergusoo..sampai beberapa kali ikut kelas menulis segala.  Menulis dengan bekal jurnal, referensi ilmiah dan pengalaman riil tapi tetap bisa dinikmati semua orang terutama kalangan ibu rumah tangga dan pelajar itu ternyata sulit. 

Materi membangun personal branding  yang disampaikan mba Vicky beberapa waktu lalu  seperti membuka sisi tabir gelap hidupku, ceilah..blogku maksudnya. Ternyata ketika membangun blog, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan

1. Alasan Ngeblog

Seperti di uraian tulisanku yang berjudul Alasan menulis blog, beberapa menulis blog karena ingin menumpahkan perasaannya, ada yang niatnya berbagi, sekedar eksis atau sebagai ladang penghasilan. Tetapkan dulu tujuan teman-teman membangun blog secara rinci agar nantinya teman-teman tak mengalami kesulitan. Misal, jika niat awalnya ingin berbagi ilmu fisika di blog maka sebaiknya niche atau tema yang dipilih adalah seputar ilmu fisika dan bukan menulis curhatan.

2. Branding

Belum jauh dari alasan blogging, saat kita ngeblog adakah niat ingin dikenal? Lalu ingin dikenal sebagai apa?
Misal : Kalau niatnya nulis fisika, dan ingin dikenal sebagai seorang yang expert dalam ilmu fisika, maka bangun kepercayaan pembaca dengan menjelaskan siapa kalian, lulusan apa, dan menulis tentang apa saja? Dan baiknya, bangun backlink berkualitas dengan menulis di platform besar seperti detik, kompas, kumparan, kompasiana atau medium misalnya. Untuk lebih lengkapnya, teman-teman bisa baca di postinganku berjudul Big Why Punya Domain Banyak.

3. Unik dan Mudah Dihafal

  • Baiknya Bukan Dari Expired Domain

Apa itu Expired domain? Domain expired adalah alamat domain yang telah ditinggalkan pemiliknya dan tidak diperpanjang lagi. Penyebabnya beragam, bisa karena lupa perpanjangan, sudah tidak menghasilkan, tidak sempat merawat, atau pemilik domain sengaja meninggalkan karena dianggap spam bagi google. Ada baiknya ketika menentukan ide nama domain blog, pilih domain yang masih baru dan bukan berasal dari domain expired. Alamat domain expired sebenarnya tak selalu buruk, terutama jika mengandung backlink berkualitas sebelumnya. Tetapi jika backlink dari domain kadaluarsa ini berasal dari domain kurang menguntungkan, maka teman-teman wajib waspada jika suatu saat alamat domain tersebut bermasalah. 

  • Unik

Buat nama domain yang unik dan mudah dihafal. Usahakan menggunakan nama yang mudah dieja dan buat nama domain yang sama dengan akun sosial media teman-teman

Contoh

Nama blog yang menggunakan nama sendiri : Gracemelia.com , annisast.com, 
Nama blog sesuai niche : travelerien.com, dapurngebut.com, bundapedia.com, climate4change.com, dongenggeologi.com
Nama blog unik : jeyjingga.com, tamanrahasiaacha.com, duniabiza.com 

Tentang Nama Domain Sarieffendi.com

Dari tujuan semula untuk healing dengan nama catatan perjalanan, tetapi akhirnya saya memutuskan untuk profesional menekuni blog dan jadilah nama Sarieffendi.com . Nama ini berasal dari panggilan dan nama bapak yang sengaja saya sematkan meski secara branding, dalam media sosial saya lebih suka menggunakan nama asli.


Tidak ada komentar