Definisi, Dampak Dan Cara Mengatasi Overthinking

Kalau teman-teman mengalami kecemasan berlebih hingga sulit tidur, segera temukan penyebabnya, dan segera cari cara mengatasi overthinking tersebut agar tak mengganggu produktivitas dan kesehatan.

cara-mengatasi-overthinking


Pernah nggak kalian berpikir terlalu keras terhadap suatu hal hingga bikin sakit kepala bahkan terkadang jadi sulit tidur? Dilansir dari mayoclinic.org sebenarnya hal ini normal jika kita sedang menghadapi tekanan, seperti misalnya seorang sales supervisor yang sedang ditargetkan menaikkan penjualan atau seorang yang sedang mengalami perundungan. Tetapi jika hal ini terjadi berlarut-larut pada satu atau semua hal, jangan-jangan ada gejala overthinking yang harus segera diatasi.

Overthinking Ruins You

Ada sebuah quote yang mengatakan bahwa overthinking itu menghancurkanmu. Overthinking adalah memikirkan sesuatu atau banyak hal secara berlebih. Bisa jadi hal ini muncul akibat rasa bersalah terhadap suatu hal, merasa diri tidak aman (insecure), pikiran negatif, dan kurangnya rasa cinta terhadap diri sendiri. Seseorang yang kurang mencintai dirinya akan mudah menemukan celah kekurangan dirinya sehingga terus menerus mengkritisi kekurangan diri, kurang bersyukur dan cenderung menjadi perfeksionis. Padahal dengan sikap tersebut, akan timbul tekanan perasaan dan depresi yang tak hanya kurang baik bagi diri sendiri tetapi juga orang terdekat kita. O iya, kalian bisa baca tulisanku tentang self love di artikel  5 Cara  Terbaik Mewujudkan Self Love juga dalam postingan Tentang It's Okay To Not Be Okay, Dan Pesan Moral untuk Mencintai Diri

Contoh Overthingking Serta Dampaknya

Ada beberapa contoh kasus tentang overthinking : 

"Duh, gimana ya?, kenapa dia nggak bales pesan whatsappku? Jangan-jangan Lydya tersinggung sama candaanku waktu jajan di kantin kemarin ya? Oiya, aku belum mengerjakan tugas, besok udah deadline. Duh, belum nemu caranya lagi, gimana kalau besok belum juga selesai dan dapat minus lagi?"

"Rasanya sedih banget, kenapa waktu itu aku ambil keputusan seperti itu ya? Gimana nanti, apakah hidupku akan baik-baik aja? Padahal aku udah berusaha semaksimal mungkin agar hal ini nggak terjadi"

"Beneran nggak sih aku kayak gitu? Rasanya enggak deh, tapi kalau dipikir-pikir apa aku ini kurang cakap dan ramah? Kenapa Bu Tedjo bilang kalau aku nggak pernah pantes jadi temennya? Gimana kalau nanti Bu Tedjo gosipin aku lagi. Padahal berkali-kali aku nyapa juga beliau diam aja? Harus bilang gimana lagi? Duh, perutku tiba-tiba melilit. Mana stok obat maag di P3K lagi habis, dan udah semalam ini mana ada apotek buka?

Jika hal-hal diatas sampai mengganggu fokus teman-teman, mungkinkah tugas lainnya akan terselesaikan dengan baik dan apakah kebiasaan tersebut bisa meningkatkan kebahagiaan?

Alih-alih berbahagia, dengan kebiasaan overthinking ini hidup menjadi tak nyaman dan pikiran teralihkan ke hal-hal yang justru kurang penting untuk saat ini. Bahkan, akibat stress ini akan timbul :

1. Pekerjaan lain hilang fokus bahkan menghambat produktivitas

2. Menjadi mudah marah dan emosi tidak terkontrol

3. Terganggunya fungsi saluran pencernaan seperti maag, radang usus, dan diare

4. Otot terutama leher dan bahu menjadi tegang

5. Gemetar, gugup dan berkeringat 

6. Kelelahan, Insomnia (susah tidur) dan akibat jangka panjangnya bisa membahayakan kinerja jantung

Cara Mengatasi Overthinking

Pikiran berlebih alias overthinking ini ternyata erat hubungannya dengan stress. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi overthinking :

1. Fokus Menyelesaikan Satu Pekerjaan

Dengan fokus menemukan masalah dan mengatasi pekerjaan maka beban otak menjadi lebih ringan. Ada baiknya kerjakan pekerjaan dari yang paling mudah dan paling penting terlebih dahulu. Atur prioritas pekerjaan untuk mengurangi beban pikiran.

2. Journalling

menulis jurnal

Kebiasaan menulis jurnal, menyusun catatan syukur dalam buku catatan atau aplikasi ternyata membantu mengatasi depresi. Dikutip dari psychology today, menulis gratitude journal (catatan syukur) sebelum tidur membuat tidur lebih berkualitas. Menulis ungkapan terimakasih terhadap diri sendiri dan Sang Maha Pencipta di pagi hari juga dipercaya mendatangkan perasaan lebih positif menghadapi hari.

3. Pasrah dan Tawakkal

Penyesalan terus menerus terhadap suatu keputusan salah mendatangkan kufur (kurangnya rasa syukur) sedangkan terlalu mencemaskan suatu hal yang belum terjadi hanya menyumbang pikiran negatif. So, baiknya kita tetap fokus menjalani hari ini dengan semangat ya teman-teman. Pasrahkan segala yang telah diupayakan kepada Allah dan perbanyak doa.

4. Muhasabah (merenung)

Muhasabah bermanfaat mengetahui apa saja kekurangan diri dan fokus memperbaiki diri agar jadi pribadi yang lebih baik. Perenungan yang dilakukan bukan dimaksudkan untuk menyesali yang telah lalu namun bertujuan meningkatkan kualitas kita sebagai manusia.

5. Lakukan kegiatan fisik

Dengan banyak membakar kalori seperti lari pagi, berenang, aerobik atau tennis tubuh akan memproduksi hormon adrenalin dan memicu endorfin yang membantu meningkatkan semangat, membuat bahagia sekaligus mengurangi stress. Adrenalin juga akan meningkatkan semangat 

Overthinking itu ibarat kita menciptakan masalah yang sebetulnya nggak ada. Baik itu membesarkan masalah kecil dengan mengulang-ulang memikirkannya atau kecemasan yang kita ciptakan karena sesuatu yang belum tentu terbuketi kebenarannya hanya mendatangkan masalah baru dan penderitaan. Semoga tips dan cara mengatasi overthinking diatas bermanfaat yaa. Shaing yuk, gimana cara teman-teman menghadapi masalah

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url