Covid-19 dan Pertanyaan Anak Tentangnya

Covid-19 dan Pertanyaan Anak Tentangnya

Pandemi Covid-19 membuat kesehariaan kita berubah 180 derajat. Hal yang tadinya tak pernah kita sangka akan seluas ini persebaranya. Beberapa kali anakku menanyakan kapan ia dan teman-teman bisa main seperti sedia kala dan beberapa pertanyaan lugu juga ditanyakan perihal covid-19 ini. Lalu, apa jawaban yang aku pilih?

Covid-19 dan Isolasi Mandiri

Covid-19 merupakan singkatan yang diambil dari Corona Virus Disease 2019, sebuah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona jenis baru yang masih satu keluarga dengan SARS dan MERS yang muncul di tahun 2003. Virus Corona sendiri pertama kali muncul di Wuhan tahun 2019 sehingga nama di belakangnya terdapat angka 19. Seseorang yang terpapar dan memiliki imunitas rendah akan mudah terserang penyakit ini dengan gejala kelelahan, demam, batuk dan gejala infeksi pernafaan lain.
Cara melawan virus Corona
Cara melawan virus Corona
Image : Unicef

Penyakit ini bisa menular ke orang lain melalui kontak langsung, percikan ketika bersin atau berbicara, dan udara. Jika percikan ini mengenai benda seperti logam, kaca atau plastik maka virus tersebut mampu bertahan hingga 24 jam dan mampu bertahan di udara dalam suhu kamar sekitar 2-3 menit. Dengan mengamati bagaimana virus ini tersebar, pemerintah akhirnya melakukan bermacam pembatasan, mulai dari isolasi mandiri, karantina wilayah, hingga PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Hal ini juga yang mendasariku untuk berada lebih banyak di rumah bersama anak-anak.

Pertanyaan Anak Tentang Virus Corona


 Awal-awal saat terkonfirmasi ada 1 pasien positif corona di Salatiga , aku masih mengijinkan anakku, Uty untuk ikut berbelanja atau pergi keluar dengan memakai masker kain. Tetapi, saat jumlah yang positif terus bertambah dan banyak perantau pulang ke kampung halaman, aku akhirnya melarang Uty untuk ikut kemanapun dan tetap berada di rumah bersama adik dan bapak. Kebiasaan berbelanja yang tadinya kulakukan 2 hari sekali akhirnya kulakukan setiap 3-4 hari sekali dan hanya satu orang yang bisa keluar rumah. Uty yang tadinya suka bersepeda keliling komplek kubatasi hanya di depan rumah dan aku bersyukur saat menjumpai sadel sepedanya patah, kebiasaannya bersepeda terhenti sementara waktu. Uty akhirnya menghabiskan waktu bermain dan belajar di rumah. Kulihat, anakku sudah mulai bosan dengan begitu panjangnya waktu di dalam rumah dan beberapa pertanyaan akhirnya muncul.

Uty      : Bapak, kapan kita ke tempat embah Putri ? Udah lama Uty nggak kesana..
Bapak  : Nanti, kalau Coronanya udah hilang ya?
Uty       : Kapan Uty sekolah? , Corona itu apa?

Berbagai pertanyaan Uty tanyakan kepada kami. Menjelaskan hal baru kepada anak tentu harus disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami. Akhirnya, waktu itu aku pilih sebuah gambar tentang Covid-19 yang aku browsing di google dan menceritakan komiknya mba Watik Ideo yang aku dapatkan di laman facebook. Pertanyaan yang sering ia tanyakan selain apa itu Corona dan  kapan bersekolah antara lain

1. Kenapa memakai masker?


Aku menjawabnya sederhana, agar tak ketularan saat ada orang batuk, bersin atau berbicara. 

2. Kenapa harus mencuci tangan sering-sering?


Karena virus bisa menempel pada benda yang kita sentuh, jadi di tangan mungkin ada virus. Maka dari itu kita harus sering cuci tangan

3. Kenapa tak boleh main?

Biar gak ketularan. Kan kita gak tau orang yang diluar membawa virus atau enggak

4. Kenapa gak sekolah?

Karena gak boleh sama pak Presiden, takut ketularan Corona

5. Kenapa gak ke tempat embah putri?

Karena kalau mudik, nanti bisa menulari dan kena Corona juga

6. Anak kecil juga bisa kena Corona?

Semua orang bisa terkena, anak kecil, orang tua, bapak, ibuk, embah, adik dan yang lain juga bisa kena kalau gak hati-hati

7. Corona itu virus ya?

Iya, virus yang bikin orang bisa batuk, demam, badan sakit semua dan bisa meninggal

8. Kapan Coronanya hilang?

Kalau patuh sama pemerintah ,gak main di luar, sering cuci tangan, pakai  masker, makan makanan bergizi, insyaAllah Corona hilang sendiri.

Nah itu tadi beberapa pertanyaan yang sempat anakku ajukan. Kalau teman-teman biasanya pertanyaan apa yang disampaikan anak tentang Corona?



No comments