Review Veet Hair Removal Cream menambah rasa percaya dirimu

Di postingan ini, aku ingin review jujur mengenai Veet Hair Removal Cream. Soalnya aku beli ini sendiri dan bukan karena endorse atau mengikuti lomba seperti di tahun 2019. Melanjutkan pembahasan sebelumnya, bau badan seringkali muncul karena ketiak yang jarang dirawat. Ketiak merupakan tempat tumbuhnya bulu rambut yang terkadang juga menjadi sarang bakteri penyebab bau badan.

Review veet hair removal cream
Veet dengan kandungan mentimun dan sage


Bau badan tersebut muncul karena ketiak yang lembab, bercampur keringat dan bakteri. Penyebabnya selain makanan yang kita konsumsi, seringkali juga karena bulu keti yang enggak rajin diukur. Jika kalian khawatir ketiak akan menjadi hitam, sebaiknya temukan produk yang tepat untuk menjaga ketiak tetap bersih.

Kebersihan Pancaran dari Iman



Mungkin dari kita pernah mendengar, memanjangkan bulu ketiak itu pernah jadi tren di jaman dahulu lho. Wanita kelihatan eksotis dan lebih sensual katanya ketika memiliki bulu rambut yang lebat. Namun, di era digital serba canggih ini. Masih ada nggak sih yang kira-kira rela memanjangkan bulu rambut? Big No!! Kalau aku, ogah jujur akutu orangnya perfeksionis. Lebih suka segala sesuatu bersih dan wangi.

Dalam sebuah hadis yang meskipun dhaif, dikatakan kalau kebersihan itu bagian dari iman lho. Bahkan disunnahkan di hari jumat agar umat Muslim bebersih diri mulai dari gunting kuku, keramas, mencukur bulu ketiak dan kemaluan. Bahkan untuk laki-laki ada sunnah merupakan jenggot dan memakai wangi-wangian seperti parfum misalnya. So, urusan kebersihan ini sebenarnya bukan urusan penampilan juga tetapi juga bagian dari iman. 

Mungkin kalian pernah ketemu atau berpakaian dengan wanita yang penampilannya wangi tapi bau badannya nggak oke. Penyebabnya bisa jadi karena bulu ketiaknya enggak dirawat. Terkadang menggunakan deodoran justru bikin bau badan itu semakin menusuk ke hidung. Soalnya, menurut beberapa sumber yang aku baca nih, bakteri yang bercampur keringat justru semakin aktif jika bercampur dengan zat kimia tertentu seperti cologne atau deodorant misalnya.

Menggunakan Veet Hair Removal,  Salah Satu Caraku Merawat Kebersihan Ketiak

Seperti yang telah aku bahas pada postingan sebelumnya, menggunakan waxing dan shaving merupakan cara yang umum dilakukan untuk menghilangkan bulu rambut ketiak. Sayangnya, cara ini dianggap menyakitkan. Waxing dilakukan dengan melumuri bulu rambut yang akan dicabut menggunakan spatula, lalu ditempel sejenis kertas kasar khusus untuk menarik bulu ketiak. Membayangkan rasanya aja mungkin sudah wow kan, apalagi mencobanya sendiri. Iya sih, kita bisa menggunakan tenaga ahli di salon untuk membantu menghilangkan. Tapi ya, di sisi lain tentu ke salon ada budget tersendiri untuk waxing kan? 

No Beauty No Pain, Salah satu ungkapan ini cocok untuk mereka yang suka sugar waxing untuk menghempaskan bulu ketek.

Shaving relatif aman, tetapi terkadang ketiak juga mudah tergores pisau cukur. Setelah shaving, terkadang ketiak menjadi hitam dan tentunya bulu rambut ketiak akan cepat tumbuh setelahnya. 

Cara penggunaan Veet Hair removal cream
Aturan pakai Veet Hair Removal Cream

Di tahun 2014, aku kenalan sama Veet, kalau dihitung sampai sekarang sudah berkali-kali aku menggunakan Veet Hair Removal cream ini. Produknya gampang kok ditemukan, tersedia di minimarket dan supermarket di dekat kamu. Packagingnya dari dulu hingga sekarang masih tetap sama, dengan kesan feminim karena dikemas dalam tube dan kardus berwarna pink. Di dalamnya sudah include dengan spatula plastik untuk mengaplikasikan Veet ini.

Di tahun 2024 ini, aku menemukan Veet 25 gram dengan penampilan baru, klaimnya sih dengan pure formula yang baunya lebih segar dan lembut lebih lama.

Cara penggunaannya cukup mudah. Jaga ketiak kalian tetap kering, jadi sebaiknya gunakan sebelum mandi. Tuangkan cream Veet ke spatula lalu oleskan ke masing-masing ketiak. Tunggu sekitar 3 hingga 6 menit. Biasanya saat krim ini bekerja dengan baik maka baunya seperti ketika kalian memakai catokan rambut. Itu artinya Creamnya bekerja dengan baik, selanjutnya bersihkan Cream yang masih menempel dengan spatula untuk mengangkat cream. Bulu ketiak akan terangkat bersama cream tersebut dan ketiak pun bebas bulu rambut. Biasanya bulu akan kembali tumbuh lebih lama ketimbang kita pakai pisau cukur dan nggak ninggalin perih juga. Mudah kaan 

Yang bikin bahagia, warna kehitaman pada ketiak akibat sering aku cukur ini ikut memudar setelah menggunakan Veet Hair Removal Cream beberapa kali. Veet Hair Removal Cream ini nggak cuma bisa dipakai untuk menghilangkan rambut ketiak tetapi juga bulu rambut di kaki juga.

Di tahun 2019, aku beli Veet 25 gram ini seharga 15 ribu, dan terakhir di tahun 2024 Veet ini sudah seharga 23 ribu rupiah. Di tahun 2019 lalu, ada 3 varian Veet Hair Removal Cream yaitu untuk kulit kering, normal dan sensitif tapi ketika membeli terakhir kemarin, saya hanya menemukan satu varian Veet berwarna pink saja. Sementara kalau di e-commerce hanya tersedia varian untuk kulit normal dan sensitif saja.

review veet hair removal cream

Yang perlu teman-teman ingat saat menggunakan Veet, patuhi petunjuk penggunaan ya. Jangan gunakan di area di luar petunjuk penggunaan. Iya sih emang, dengan menggunakan Veet, lipatan kulit yang tadinya kehitaman berubah menjadi cerah tapi Veet ini bukan cream pencerah ya. Sekedar mengingatkan juga, sebaiknya jangan gunakan deodoran,  cologn, EDT, tawas, atau sejenisnya sebelum 24 jam sesudah pemakaian karena khawatir bahan tersebut akan bereaksi dengan kulit yang sudah dibersihkan dan menimbulkan iritasi.

Review Veet Hair Removal Cream 


veet pink untuk kulit normal


Tekstur Veet Hair removal cream ini berwarna putih susu mirip lotion namun sedikit lebih kental. Yang aku suka dari Veet ini memang produk ini 

  1. Membuat bulu tumbuh lebih lama dari ketika diukur dengan gunting atau shaver.
  2. Enggak bikin ketiak hitam karena kandungan bahannya sekaligus membantu mengangkat penumpukan sel kulit mati di ketiak
  3. Membantu melembabkan ketiak
  4. Gampang dicari di minimarket dan supermarket 

Yang aku nggak suka dari Veet

  1. Baunya wangi, lebih nyaman daripada Veet formula sebelumnya tapi ketika proses penghilangan bulu rambut ini, baunya seperti obat keriting rambut, mirip kulit telur dibakar gituan (amoniak)
  2. Ada larangan memakai deodorant dan sejenisnya setelah proses pembersihan bulu rambut, jadi kudu emang menyempatkan 1 hari tidak kemana-mana demi pakai Veet ini. Soalnya aku deodorant addict
  3. Kita kudu nunggu sekitar 6 menit dulu, tapi emang sih, gak ada yang instan kalau pengen tampil sempurna

Sekedar masukan sih, untuk produknya, semoga produsen Veet lebih bisa bikin inovasi untuk menghilangkan keresahanku tadi ya. Nah, kalau secara keseluruhan,  Veet ini sih worth to buy dengan harga segitu dan emang patut direkomendasikan.  Nah, kalau kamu, biasanya pakai metode apa teman-teman?
Next Post Previous Post
23 Comments
  • Muyassaroh
    Muyassaroh 20 Juni 2019 pukul 09.53

    Recomended banget produknya ya, Mbak. Selain harganya ramah di kantong, penggunaannya pun sangat mudah..

    • Priyani Kurniasari
      Priyani Kurniasari 20 Juni 2019 pukul 14.21

      Iya mbak, menurutku aman dan gak bikin ketek jadi hitam

  • Lia Yuliani
    Lia Yuliani 20 Juni 2019 pukul 10.40

    Aku kok ngilu ya, ngebayangin bulu kaki tercabut. Hehe ... Belum pernah cobain kayak gini soalnya.

    • Priyani Kurniasari
      Priyani Kurniasari 20 Juni 2019 pukul 14.22

      Kalo waxing emang ngeri mbak..salah-salah malah kulit jadi ikutan iritasi juga..

  • Lia Yuliani
    Lia Yuliani 20 Juni 2019 pukul 13.57

    Belum pernah nyobain kayak gini. Agak ngeri ngebayanginnya. Hehe

  • Vidyagatari.com
    Vidyagatari.com 20 Juni 2019 pukul 18.23

    krim penghilang rambut dg harga terjangkau dan ga takut sakit ya mbak😍 terima kasih atas tulisanny mb ^^ salam kenal mb

    • Priyani Kurniasari
      Priyani Kurniasari 20 Juni 2019 pukul 19.45

      Iya mbak..sama2

  • Farida Pane
    Farida Pane 21 Juni 2019 pukul 04.20

    nggak banget deh manjangin bulu ketiak. nggak nyunnah juga, kan? sempat ada juga gerakan feminis yang ga mau nyukur bulu ketiak gitu. hiii...

  • Priyani Kurniasari
    Priyani Kurniasari 21 Juni 2019 pukul 09.00

    Iyess bener mba..manjangin bulu ketiak kan gak Sunnah yaa?

  • Lelly
    Lelly 21 Juni 2019 pukul 09.27

    Saya juga risih sih mbak punya bulu ketek gondrong. Even nggak buat ditunjuk-tunjukkan macem model gitu, buat saya bulu ketek tetap harus minimalis, bahkan ilang.

    Sejauh ini saya nggak pernah pakai waxing. Coba cabut pakai pinset aja nggak berani, apalagi waxing. Alamak. Paling cukur-cukur aja sih.

    Dan setuju banget. Saya udah pernah pakai produknya veet ini. Dibanding ngecukur, pakai veet tumbuhnya bulu emang jadi lebih lama. Kekurangannya menurut saya ada waktu aplikasikan produknya. Jadi harus ngangkat ketek terus sampai dia bisa dikerok. Mayan pegel sih. Wkwkwk. So far, saya suka. Dan nggak mihil. Penting nih. Ewkwkwk

  • Priyani Kurniasari
    Priyani Kurniasari 21 Juni 2019 pukul 13.49

    Siip mba, jangan sampai kita gak pede hanya karena bulu ketek yang panjang. Veet Hair Removal emang ngebantu..

  • Novya Ekawati
    Novya Ekawati 21 Juni 2019 pukul 14.12

    mantap niy mbak produknya, murah-meriah-manfaat, 3M yang layak untuk dicoba hehehehe

    • Priyani Kurniasari
      Priyani Kurniasari 22 Juni 2019 pukul 21.20

      Bener banget mbak..murah meriah manfaat..bikin kulit lembab lagi

  • Siska Dwyta
    Siska Dwyta 21 Juni 2019 pukul 21.32

    Saya baru tahu nih manfaat dari produk veet setelah baca postingan ini. Boleh nih dicoba eh btw saya juga baru tahu kalau jaman dulu tuh orang pada berlomba2 panjangin bulu ketiak, tp kalau saya mah risih banget klu bulu ketiak panjang, so boleh dicoba nih produk yang mbak ulas ini.

    • Priyani Kurniasari
      Priyani Kurniasari 22 Juni 2019 pukul 21.22

      Iyess bener mba..gak nyaman pastinya kalau bulu ketek panjang, terus bisa jadi sarang kuman penyebab bau badan lagi..

  • Irena Faisal
    Irena Faisal 22 Juni 2019 pukul 21.02

    ah masa sih mbak? aku mau coba kalo gitu, soalnya kalau waxing di wax house itu sakit banget udah gitu mahal pula

  • Priyani Kurniasari
    Priyani Kurniasari 22 Juni 2019 pukul 21.23

    Yuhuu mba..yok dicoba..

  • Happy Dyah
    Happy Dyah 22 Juni 2019 pukul 21.27

    Oh aku sering liat produk ini, tapi mau nyoba ragu2. Kupikir kayak di salon yg biasa aku waxing, rp 50.000 n sakit ketika ditarik. Ini nggak ya.. Cuman dibersihkan pake spatulanya ya

    • Priyani Kurniasari
      Priyani Kurniasari 23 Juni 2019 pukul 23.09

      Iya mbak..gampang banget ngaplikasikannya..

  • Anggi Putri
    Anggi Putri 22 Juni 2019 pukul 22.09

    Aku juga sering pakai ini yang warna pink. No ribet pokoknya dan nggak perlu sakit itu yang paling utama sih.

    • Priyani Kurniasari
      Priyani Kurniasari 23 Juni 2019 pukul 23.10

      Samaan mbak..aku juga pake yang pink buat kulit normal..

  • Diah Alsa
    Diah Alsa 24 Juni 2019 pukul 11.30

    Meski si bulu itu tumbuhnya di ketiak dan pastinya gak kelihatan dari luar, emang risih sih klo si bulu udah panjang, bisa ngeluarin bau tak sedap pula klo kita keringatan.
    Untung banget ya sekarang udah ada Veet gini tuk ngilangin si bulu. Bisa makin PD dong di depan Suami *upsss

    • Priyani Kurniasari
      Priyani Kurniasari 24 Juni 2019 pukul 21.10

      Waaw..iyaa doping..*ups..haha

Add Comment
comment url