Ketahui Resiko Kurang Olahraga dan Jauhi Sedentary Lifestyle

Daripada kurang gerak dan malas olahraga, yuk ikutan kompetisi #JadiAtletdiRumah dan jauhi resiko Sedentary Lifestyle selama pandemi. Caranya gampang kok, baca sampai habis ya!

kompetisi jadiatletdirumah

Ngacung yuk, siapa yang selama pandemi body goal-nya berhasil? Atau malah kebalikannya? 

Semenjak pandemi, banyak institusi terpaksa memberlakukan sistem kerja dan bersekolah dari rumah. Akibat kebijakan wfh dan belajar jarak jauh ini, sebagian besar penduduk Indonesia jadi kurang aktivitas fisik. Data Riskesdas tahun 2018 menyebutkan bahwa 3 dari 10 orang di Indonesia menjalani sedentary lifestyle. Perbandingan jumlah orang yang mager alias malas gerak ini mungkin jadi  bertambah banyak dengan adanya pandemi. Padahal resiko penyakit yang ditimbulkan akibat malas gerak ini banyak.

Mengenal Sedentary Lifestyle dan Bahayanya

Menurut Wikipedia, Sedentary Lifestyle merupakan gaya hidup kurang gerak, tidak banyak beraktivitas fisik dan lebih sering berkegiatan seperti bermain game, menonton televisi, menggunakan laptop maupun berjejaring sosial melalui smartphone yang dilakukan sembari duduk maupun berbaring. Istilah keren atau gaulnya sering disebut mager, nggak ngapa-ngapain, tidur-tiduran aja di rumah, rebahan dulu, gegoleran..hehe..

Rata-rata orang Indonesia menghabiskan 10 jam/hari hidup sedentari. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang, beberapa tempat kebugaran seperti fitnes center dan gym membatasi jumlah pengunjungnya dan kebijakan tetap berada di rumah membuat banyak anak muda menjadi malas bergerak dan kurang olahraga. Walhasil, abakadabra...badan semakin gendats dan melar ke samping.

Padahal gaya hidup kurang gerak ini beresiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan antara lain

1. Penyakit Kardiovaskular

Dalam sebuah jurnal kardiologi Amerika tahun 2018 disebutkan bahwa gaya hidup sedentari ini meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular seperti jantung, arterosklerosis, stroke maupun aritmia pada orang bertubuh normal dibanding mereka yang mengalami obesitas. Meski begitu, orang dengan obesitas juga memiliki resiko yang enggak kalah bahaya kan? 

2. Berkurangnya daya tahan tubuh

Kurangnya aktivitas fisik selama di rumah juga menyebabkan respon imun berkurang. Artinya tubuh jauh lebih beresiko terpapar penyakit ketika jarang melakukan kegiatan fisik. 

Sebuah penelitian yang dilakukan Luzi dan Radaelli tahun 2020 menyebutkan, obesitas dalam hubungan dengan kurangnya gerak  menyebabkan tubuh resisten terhadap insulin yang memicu penyakit diabetes dan merusak respon imun tubuh serta aktivasi sel darah putih untuk melawan penyakit.

3. Menyebabkan Osteoporosis

Kebiasaan malas bergerak menyebabkan kepadatan tulang berkurang drastis. Karena alasan tersebut, seorang atlet yang telah pensiun dari tugasnya tetap disarankan melakukan aktivitas fisik untuk mengurangi resiko tulang keropos.

4. Berkurangnya Daya Ingat dan Reflek

Berkurangnya aktivitas fisik mengurangi kerja aliran darah menuju ke otak. Akibatnya, otak menjadi kekurangan oksigen, daya ingat menurun, sering bengong..ha? he? iyaa? Apaa? kalau diajak ngobrol.

5. Terganggunya pencernaan

Ada yang pernah mengalami konstipasi karena jarang jalan kaki? Selain mengurangi daya tahan tubuh, malas bergerak dan kurang olahraga juga memicu kegemukan, membuat pencernaan menjadi tidak lancar, meningkatkan sindrom metabolik dan juga kram otot.

6. Terganggunya Kesehatan Mental

Hayoo ngaku, selama di rumah siapa yang merasa jadi rentan stress, uring-uringan, kepala pusing, malas ngapa-ngapain, mudah depresi dan overthinking

Setelah melihat resiko yang ditimbulkan akibat kurang gerak, apakah teman-teman masih mager aja? Yuk bareng-bareng mulai sayangi tubuh kita dengan memperbaiki pola hidup selama pandemi agar tetap sehat.

Anlene Perkenalkan Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X

Selama berkegiatan di rumah, saya mengakui banyaknya keluhan tubuh yang timbul karena kurang gerak. Dari berat badan naik, tulang punggung sering pegal, kepala pusing, mudah stress dan terkadang salah urat akibat terlalu sering duduk dan menatap layar gawai.

Posisi duduk yang menetap saat mengetik sering membuat otot leher dan punggung menjadi kaku. Kemudian biasanya saya minta suami menekan punggung hingga berbunyi "krek". Sayangnya, kebiasaan tersebut tidak baik jika dilakukan terus-menerus karena memicu gangguan sendi yang lebih serius nantinya.

Pada minggu 1 Agustus 2021 kemarin, saya mendapatkan undangan mengikuti event webinar peluncuran produk terbaru Anlene. Saya menyambut baik kesempatan mengikuti event tersebut, ada kegiatan yoga bareng instruktur profesional, Amanda Tasning dan ngobrol bareng peraih gold medal Rio de Janiero 2016 cabang bulutangkis, Liliyana Natsir. 

gentle yoga

Gentle Yoga ini merupakan olahraga yang cukup ringan, pas untuk segala usia dan bisa dilakukan di rumah. Latihan stretching dan breathing ini enggak cuma bikin nafas menjadi lebih panjang, tetapi juga merilekskan otot dan memperlancar peredaran darah sehingga badan lebih berenergi.

Rasanya kurang lengkap jika sudah olahraga tetapi enggak mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan menjalankan pola hidup sehat. 

Untuk mendukung nutrisi yang lebih baik, Anlene meluncurkan Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X yang memiliki kandungan nutrisi lebih lengkap dari susu. Rhesya Agustin, Marketing Manager Anlene, PT Fonterra Brands Indonesia menjelaskan kandungan nutrisi Anlene yang lebih lengkap pada dua produk terbarunya, Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X.

anlene actifit 3x gold 5x

Anlene Actifit 3X

Haryadi Raharjo, scientific and Nutrition Manager PT. Fonterra Brands Indonesia menjelaskan, Anlene Actifit 3X ini membantu  menjaga kesehatan tulang, kekuatan otot, dan memberi energi sepanjang hari. Anlene Actifit 3X ini diformulasikan bagi mereka yang aktif dan memiliki 3 nutrisi utama yaitu

  • Kalsium tinggi untuk memperkuat tulang sehingga tidak mudah osteoporosis
  • Kolagen dan vitamin C yang menjaga kelenturan sendi
  • Protein dan vitamin B6 yang memberikan energi pada otot

Actifit 3X ini rendah lemak dan memiliki rasa lebih enak dibanding susu full cream.

Anlene Gold 5X

Anlene Gold 5X ini memiliki 3 kandungan nutrisi utama seperti pada Anlene Actifit 3X, namun masih dilengkapi dengan 

  • Sumber Kalium dan B9 untuk melindungi dari resiko kesehatan terkait usia
  • Rendah Kolesterol
  • Tanpa tambahan gula tambahan
Kandungan Anlene Gold 5X ini bisa dikonsumsi bagi mereka yang  merasa harus menjaga kesehatan lebih baik terkait usia, sedangkan Anlene Actifit 3X ini bisa mulai dikonsumsi pada usia dewasa muda.

Untuk mendapatkan nutrisi lebih maksimal, Anlene bisa dikonsumsi 2x sehari yaitu saat sarapan pagi dan menjelang tidur malam. Buat penyitas GERD seperti saya, ada baiknya konsumsi Anlene ini saat perut sudah terisi ya, sehingga gak perih buat lambung.

Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X ini sudah bisa didapatkan minimarket terdekat seperti Alfamidi, Alfamart maupun Indomaret dan e-commerce Tokopedia. 

Anlene Ajak ikutan Kompetisi #JadiAtletDiRumah

Bagi yang masa mudanya pernah jadi penikmat televisi seperti saya, pasti pernah melihat tayangan Indy Barens yang waktu itu mengajak kita berjalan kaki 10.000 langkah. Sudah lebih dari 20 tahun Anlene ikut mendukung kebutuhan nutrisi bangsa sekaligus mengajak untuk banyak bergerak dengan menginisiasi ajakan Movement di sejumlah kota di Indonesia dengan tagline Ayo Indonesia Bergerak. Ajakan ini bertujuan memaksimalkan penyerapan gizi agar secara tidak langsung mencegah osteoporosis ( tulang keropos).

liliyana natsir

Di masa pandemi ini, untuk mendukung masyarakat Indonesia agar lebih banyak bergerak, imun kuat dan menjauhi gaya hidup sedentari, Anlene berkolaborasi dengan Liliyana Natsir, mengajak kita menyemarakkan kompetisi #JadiAtletDiRumah dengan gerakan olahraga sederhana seperti berlari, melompat dan berjalan secara virtual yang bisa dilakukan cukup dari rumah. Kompetisi ini sekaligus untuk mendukung atlet Indonesia yang tengah berlaga di Tokyo. Akan ada beragam hadiah menarik yang disediakan.

Oiya, Anlene juga menyediakan pemeriksaan mobilitas gratis, fungsinya untuk menilai kondisi tulang, sendi dan otot sekaligus mengetahui usia jantung dan tubuh melalui alamat website: http://anlenemovecheck.com/

Teman-teman bisa ikut berpartisipasi #JadiAtletDiRumah mulai dari tanggal 28 Juli hingga 8 Agustus 2021.

Adapun langkah-langkah mengikuti kompetisi #JadiAtletDiRumah cukup mudah, teman-teman simak caranya ya

  1. Follow instagram @anlene_indonesia
  2. Buat video salah satu gerakan cabang olahraga berlari, melompat atau berjalan bersama produk Anlene
  3. Upload  di feed pribadi dengan menggunakan hastag #JadiAtletDirumah, #PilihYangLebih dan #LebihDariSusu
  4. Tag @anlene_indonesia dan mention 5 orang teman di Instagram
Nah mudah banget kan caranya! Rasanya aku jadi pengen ikutan kompetisi #JadiAtletdiRumah nih biar nggak mager dan guling-guling aja di rumah. Sedih kan kalau karena kurang olahraga, banyak masalah kesehatan mengintai. Kudu pinter-pinter jaga fisik di era pandemi. 
Yuk ditunggu partisipasinya ya teman-teman! Jangan sampai wfh membuatmu jadi kaum rebahan aja di rumah..semangat!!

75 komentar

  1. duuh iya nih, selama pandemi ini aku jadi malees banget olah raga..walhasil jarum timbangan bergeser ke kanan deh..haha.. trmksh mba, sudah diingatkan ttg hal ini..

    BalasHapus
  2. Wah challengenya menarik, mau ikut aaah #JadiAtletdiRumah. Biar nggak mager, sekaligus bisa dukung atlet kita yang sedang berlaga di Tokyo yaa... Semoga juga beruntung dapat hadiahnya, hehe.

    BalasHapus
  3. 10 jam perhari? Wah nggak ngeh ya ternyata lama banget, itu belom waktu tidur juga rebahan :)) kerasa banget sih ya mbak didepan laptop ketak ketik eh udah 3 jam aja. Seru tuh ikutan kompetisi, dapet sehat dapet hadiah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, apalagi yang kerjanya tukang ketik kayak aku ini mba 😂 dan bahkan driver kendaraan..

      Hapus
  4. Kompetesinya seru nih. Cuma jalan, lari atau lompar aja di rumah dan berprluang dapet hadiah. Mau coba ah ikutan biar sehat juga badan kan harus banyak gerak eh siapa tau menang juga kan heheheh

    BalasHapus
  5. Aku selama pandemi ini malah PPAM (pelan-pelan aku melebar) haha, karena rebahan mulu. tapi gara2 ikutan webinar kmrn aku jadi tobat deh, pengen investasi kesehatan, biar sehat terus kini dan nanti

    BalasHapus
  6. Hadiahnya keren nih, jadi semangat ikutan, sehat dapet, hadiah dapet (amiin semoga hihii..)

    BalasHapus
  7. Selama pandemi ini sempet rajin badminton sama suami, jalan pagi, sama yoga 3 bulan terakhir... lumayan buat peregangan otot biar ga gampang keropos

    BalasHapus
  8. Wah, kayaknya gara-gara kurang gerak nih diriku jadi malas2an dan lebih gampang uring2an. Semenjak pandemi emang males gerak sih karena di rumah mulu. Baru belakangan ini aja mulai aktif gerak, dan tubuh emang terasa lebih bugar dan semangat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, aku baru 3 bulan terakhir semangat lagi, hehe sekaligus membiasakan kebiasaan sehat di rumah

      Hapus
  9. Wah, ada kompetisinya, ya Mbak.

    Aku kurang gerak nih.. hiks. mager aja bawaannya, Kudu mantengin yutub Anlene nih buat ikutan olah raga rutin di rumah, biar sehat, bugar :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa..akupunktur sekarang jadi sering mantengin yutub aerobik atau yoga biar tetep gerak di rumah

      Hapus
  10. Body goalku makin hancur lebur deeeh hehehee.. pelan pelan kian melar (PPKM) iya :D
    Bener juga tuh, sekarang banyak orang terkena sedentary lifestyle. Mager aja ngadepin gadget, kurang gerak. Padahal kurang gerak malah bikin sendi, otot dan tulang kita lemah.

    Yuk aah sama-sama kita #jadiatletdirumah biar sama-sama sehat terus sampai tua.

    BalasHapus
  11. Ikut webinar bareng komunitas dan Anlene berasa kayak ditampol. Alhamdulillah usai webinar, esoknya aku lanjutkan lagi gentle yoga agar terbiasa gerak meski di rumah aja

    BalasHapus
  12. Bener banget dah.
    Kalau badan kurang gerak, jadi gampang banget ketular ini itu.
    Contoh tersering, ya batuk pilek.
    Coba rajin olahraga, minim jalan kaki saja dah. InshaAllah bakal jarang banget kena sakit.
    Yok, semangat lagi gerak badannya. Maju, jalan!

    BalasHapus
  13. Iya mbak bener banget, kurang gerak malah bikin penyakit pada nempel. Seru juga ya bisa cek kondisi tulang, sendi dan otot. Semoga kita semua sehat selalu.

    BalasHapus
  14. Pagi ini aku yoga lagiiii

    Suegerr, semoga istiqomah sesuai saran para Narasumber d acara ini.

    Makasii review nya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dulu saya sempat mager sih, tapi setelah mengetahui risiko mager dan kurang olahraga jadi aware kalau kesehatan itu penting

      Hapus
  15. molly sukaa banget acara webinar anlene ini. habis acara jadi ikutan mengonsumsi susu anlene. ternyata rasanya enakk

    BalasHapus
  16. Btw aku jadi kepikiran sama sedantory lifestyle ini deh mbak. Kayaknya emang dimulai dari diri kita sendiri ya buat punya tubuh yg lebih bugar

    BalasHapus
  17. Mauuuu...hadiahnya banyak,

    kalaupun tak menang, dapat bonus sehat ya?

    Anlene emeng keren, puluhan tahun mendampingi kesehatan keluarga Indonesia, jadi paham kalo orang Indonesia malas olah raga ya? :D

    BalasHapus
  18. Serem banget ya kalau mager. Keren nih challengenya. Ditambah asupan Anlene, insyaallah tetap sehat, ya.

    BalasHapus
  19. wah ada kompetisinya juga, sayang banget nih pas baca pas udah telat, semoga kapan-kapan bisa ikutan...

    BalasHapus
  20. Malas gerak ini harus kita jauhkan sejauh-jauhnya. Bergerak aktif lebih baik ya...
    Ditambah pola hidup sehat dan makanan bernutrisi lengkap insyaallah goal sehat meski saat pandemi akan tercapai dengan baik. Aamiin ...

    BalasHapus
  21. serem banget itu bahayanya ya jadi makin semangat nih buat bergerak aktif meskipun di rumah aja

    BalasHapus
  22. Anlene kece banget bikin acara ginian segala agar kita selalu sehat dan bugar selalu

    BalasHapus
  23. Aku sangat percaya sekali memang olahraga penting untuk kesehatan tubuh. Saya sejak kecil gak pernah dirawat di rumah sakit. Alhamdulillah karena sejak SD, SMP, SMA, kuliah rajin jalan kaki. Tubuh Aktif bergerak memang penting supaya sirkulasi darah baik sehingga tercegah dari penyakit jantung, dll.

    BalasHapus
  24. ngeri ya efek dari berdiam diri, malas gerak itu bisa sampai gangguan mental juga ya, hikks :(
    emang harus rajin bergerak agar kita tetap sehat dan bugar apalagi jika memang sebelumnya aktif terus tiba-tiba diam di rumah duuh pasti deh bakalan stress, tapi dari rumah pun tetap bisa bergerak dong ya.
    Jangan lupa nutrisi juga tetap harus dijaga ya :)

    BalasHapus
  25. Kalau di rumah sih geraknya cuci baju, cuci piring, naik turun tangga. Itu disebut kurang gerak hak ya? :D

    BalasHapus
  26. Rutin berolahraga manfaatnya memang gak hanya untuk hari ini. Tetapi, bisa investasi jangka panjang. Pengen banget tetap bisa beraktivitas nyaman hingga tua

    BalasHapus
  27. iya bener banget, kurang gerak bikin saya kolesterol
    sekarang harus diet
    tulisan ini memotivasi saya untuk mengubah gaya hidup yg salah selama ini
    harus banyak gerak meski di rumah dan sudah saatnya mengkonsumsi anlene

    BalasHapus
  28. Ternyata resiko kurang bergerak banyak juga ya, huhuhu. Selama pandemi dan melahirkan jadi jarang banget berolahraga huhuhu.

    Harus mulai olahraga lagi nih. Biar tubuh lebih sehat

    BalasHapus
  29. Sejak pandemi, saya jadi lebih banyak makan dan ngemil, tapi nggak gemuk-gemuk juga. Antara anugerah dan kekhawatiran, hahahaha. Tapi saya sebisa mungkin untuk mengangkat barbel dan jalan kaki keliling rumah sambil liatin sawah dan sungai kecil di sekitar rumah.

    Banyak juga ya efek negatif dari mager. Harus segera diubah nih kelakuan, biar nggak mager lagi. Dan bisa dibantu juga dengan mengonsumsi susu Anlene untuk kesehatan tulang nih.

    Makasih atas tips dan informasinya ya Mba.

    BalasHapus
  30. aku banget nih kurang olahraga. kayaknya harus ikutan kompetisi #JadiAtletdiRumah deh biar termotivasi buat olahraga. hehe..

    BalasHapus
  31. aku selama ini tahunya mager aja yah mba, ternyata ada istilahnya sedentary lifestyle. semenjak pandemi memang aku lebih banyak malas gerak sih dan hasilnya timbangan naik terus. senangnya anlene ada formula baru untuk gold dan activit juga yah, pas nih aku mo belanja bulanan, mudah2an sdh ada di pasaran produknya

    BalasHapus
  32. Sejak pandemi aku jadi rajin jalan pagi. Kalau nggak gitu, badan nggak ada geraknya sama sekali. Apalagi ngemil jalan terus juga, apa kabar berat badan kalau mager hehehe...

    BalasHapus
  33. Sedentary Lifestyle itu kalo bahasa luar ya. Kalo di Indonesia itu mager. Ya gak sih? Hehehe.

    Godaannya banyak banget ini, harus ditaklukkan oleh diri sendiri. Cuma kita yang bisa.

    Apalagi buat perempuan yang rentan osteoporosis. Saya termasuk nih yang usianya sudah 30+. Harus kembali suka minum susu, bahkan yang #LebihDariSusu.

    BalasHapus
  34. Aku malah badan makin berat, trus gampang sakit badan hiks... mager pulaaa.. kayaknya harus mulai semangat lagi nih olahraga dirumah, dibantu Anlene kayaknya makin mantap nih, makasi infonya ya kak, wishlist utk beli bulan ini

    BalasHapus
  35. Ngeri banget kalo denger kata osteoporosis. Semoga waktu tua nanti tulang masih tetap kuat ya, Mbak. Huhu. Memang salah satu caranya adalah rutin bergerak sejak muda, sih. Ini udah mulai mencoba rutin berolahraga (di rumah) lagi, tapi belum berani untuk ikut challenge Anlene-nya. Hehe..

    BalasHapus
  36. Olahraga memang bagus banget untuk tubuh, tapi memulai untuk olahraga setelah sekian lama bolos tuh pe-er banget hehee Tapi harus berubah ya demi tubuh yang sehat

    BalasHapus
  37. Benar thu kak, sibuk kerja aja tapi tdk perhatikan kesehatan. Apalagi tubuh sangat membutuhkan nutrisi dan tak lain tulang sangat membutuhkan kalsium dan ini banyak terdapat pada Anlene. Jadi dgn Anlene dan rajin olahraga sangat membantu kesehatan kita

    BalasHapus
  38. Mager efeknya sejahat itu ya bund. Meskipun lagi PPKM harus tetep aktif melakukan aktivitas fisik ya kalau ingin tetep sehat

    BalasHapus
  39. Wah, kayaknya secara nggak sadar yuni sudah menjalani Sedentary Lifestyle deh. Nggak banyak gerak dan sering banget nongkrong depat lappy.

    Sebenarnya sadar sih, kalau harus diimbangi dengan banyak gerak. Tapi kadang kelupaan aja gitu.

    Dasar yuni.

    BalasHapus
  40. Kerasa banget pas pandemi ini jadi lebih banyak mager. Hasilnya, lemak perut mulai terlihat. Harus rajin gerak nih sama minum Anlene

    BalasHapus
  41. Jadi atlet dirumah bareung anlene, tagline yg bagus , ayo ah kita ikutin jejak kaka satu ini walau dirumah kuta bisa jadi atelet hehe

    BalasHapus
  42. bener banget nih pandemi jadi mager, apalagi WFH gini depan laptop berjam jam bikin kurang gerak huhu

    BalasHapus
  43. Ternyata berbahaya juga ya kalau kurang bergerak, kalau gitu mulai sekarang rajin gerak ah

    BalasHapus
  44. Aku baru tahu kalau gaya hidup seperti ini ada istilahnya; sedentary lifestyle. Kayaknya aku juga termasuk orang yang menjalani hidup dengan lifestyle ini hehe. Waktu bergerak ku paling cum apas hari libur. Bahaya juga ya ternyata efeknya. Ah ikutan challenge nya anlene deh biar memotivasi untuk gerak biar lebih sehat

    BalasHapus
  45. aku baru tau lho istilah Sedentary Lifestyle merupakan gaya hidup kurang gerak, tidak banyak beraktivitas fisik dan lebih sering berkegiatan seperti bermain game, menonton televisi, menggunakan laptop maupun berjejaring sosial melalui smartphone yang dilakukan sembari duduk maupun berbaring. biasanya yang aku denger itu mager doang, keren ahh artikel ini

    BalasHapus
  46. Oh no, untungnya setelah aku melihat diriku ke belakang, ku bukan org yg mageran. Hampir tiap hari beberes rumah euy, tp sayangnya ga pernah olahraga nih, next ahhh, makasih ya remindernya

    BalasHapus
  47. Aku menyusui, dampaknya udah kerasa banget ini pegel-pegel. udah pegel-pegel kayak gini aku ga olahraga huhu merasa tertampar jadinya

    BalasHapus
  48. Aduh serem ya akibat dari mager. Kudu 10.000 gerak lagi nih. PPKM bikin makin mager krn susah keluar rumah.

    BalasHapus
  49. Padahal kalo kita kurang bergerak dapat mengakibatkan osteoporosis, tapi entah kenapa saya sendiri paling males untuk melakukan aktivitas gerak, seperti olahraga. Hemmm...

    Oh iya ternyata Anlene juga bagus untuk membantu pencegahan osteoporosis ya, apalagi kalo dibarengi dgn olah raga secara teratur. Penyakit itu tidak akan menghinggapi kita

    BalasHapus
  50. Anlene ku sejak habis aku belom beli lagi. Jadi kangen olahraga larian di luar. Sekarang paling berjemur ama jalan di rumah bolak balik ke depan ke belakang

    BalasHapus
  51. Waah mager suka jd penghalang, yuk kita mulai dari sekarang buat aktif gerak supaya imun tubuh tetap fit

    BalasHapus
  52. wah baru tau ada istilah sedentary lifestyle dan ternyata resikonya ga main-main ya kak😳

    BalasHapus
  53. rajin olahraga itu penting ya mbak, banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh kita
    apalagi ditambah dengan minum Anlene yang bagus untuk kesehatan tulang

    BalasHapus
  54. Harus mulai nih gerakin badan, niat olah raga mah udah sering, tapi ada aja alasan buat batalin. Hhee

    BalasHapus
  55. Meskipun di rumah aja harus tetap aktif bergerak ya supaya tetap sehat dan imun juga terjaga.

    BalasHapus
  56. Aku banget ini kurang olahraga hiks.
    2 bulan ini lagi nyoba rajin workout dari rumah. Semoga nanti nggak mager lagi huhu

    BalasHapus
  57. Tantangan untuk rebahan alias sedentary lifestyle ini meningkat ya karena pandemi.. ternyata berbahaya sekali resikonya

    BalasHapus
  58. Banyak gerak ini dampaknya luar biasa ya buat kesehatan tubuh. Makanya kudu aktif dan imbangi dengan asupan bergizi seperti dari Anlene

    BalasHapus
  59. Selama pandemi ini fix aku kurang gerak sih, wkwk. Semangat ah mesti dirutinin lagi nih olahraganya. Nggak lupa otw beli Anlene varian terbarunya karena udah lama banget aku gak minum Anlene.

    BalasHapus
  60. Eh iya bener lho olahrga itu banyak bgt manfaatnya, aku ngerasain bgt, apalagi usia sudah mau menginjak kepala 3 nih, harus butuh konsumsi susu utk mencegah osteoporosis

    BalasHapus
  61. Selama pandemi malah nggak pernah olahraga berat palingan jalan santai pagi Hari duh ... Pantes berat badan bertambah terus

    BalasHapus
  62. aku tuh sekarang nih seminggu gak olahraga aja badan udah gak enak bangeett rasanya mbaa.. mendingan kita biasakan dari sekarang yaah biar terbentuk habit dan manfaat yg baik nanti pas hari tua

    BalasHapus
  63. Bener sih memang selama pandemi kerasa jadi suka mageran, apalagi kerja sering depan laptop berjam jam. Ternyata kebiasaan yang terlihat sepele malah berpengaruh banget untuk kesehatan ya. Jadi pengen sering2 olahraga ah, biarpun dirumah aja tetep harus jaga kesehatan.. Thanks for sharing infonya

    BalasHapus
  64. Setuju banget kak, pandemi ini emang bikin aq males gerak, olah raga aja paling benter seminggu sekali. Makanya jadi lebih mudah lelah dan pengennya gegoleran aja

    BalasHapus
  65. saya dan suami sulit banget turun berat badan, yampuun. karena emang kurang gerak dan banyak di depan laptop masing-masing haha. sepertinya harus mulai banyak gerak dan banyak aktivitas nih. suapya tubuh tetap seimbang dan sehat. makasih sharingnya mba.

    BalasHapus