Manfaat Blog, Bukan Sekedar Curhatan Emak


Assalamualaikum buibuk,
Semenjak badai Corona virus yang menjadikan kita work from home atau WFH , kesibukan ibu rumah tangga sepertinya jadi bertambah ya. Bukan sekedar memindahkan tugas di rumah tapi juga jadi Bu guru dadakan. Seperti menyiapkan menu masakan buat besok atau menyusun RPP ( Rencana Program Pembelajaran), kegiatan anak juga akhirnya disusun sedemikian rupa agar sama-sama bisa bersinergi dengan pekerjaan lain, termasuk salah satunya ngisi postingan di blog ini, hehe

Dengan menumpahkan segala kegundahan lewat tulisan membuat saya jadi lebih selow dan rileks.

Terkadang emak juga butuh me time dan akupun demikian.  Dengan menumpahkan segala kegundahan lewat tulisan membuat saya jadi lebih selow dan rileks. Tapi sebenarnya ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari ngeblog lho. Jadi bukan sekedar curhatan yang dikemas cantik. Dalam tulisan ini aku akan merangkum beberapa manfaat ngeblog yang selama ini aku rasakan. Simak yuk!

Manfaat Ngeblog

Jika setiap blogger ditanya apa alasan mereka menulis di blog maka kita akan memperoleh beragam jawaban, termasuk saya. Selama ini, manfaat ngeblog bagi saya adalah :

1. Menciptakan Energi Positif

Saya mungkin termasuk orang yang jarang curhat sana-sini dan lebih suka memendam segala macam perasaan kemudian melepasnya dalam wujud tulisan. Kalau dulu, semasa SMA dan kuliah saya lebih sering nulis uneg-uneg saya di buku diary tapi sekarang saya lebih sering menyampaikannya lewat tulisan. Tentu dengan bahasa yang bisa diterima agar saya sekaligus seseorang yang menemukan tulisan saya sama-sama mendapatkan energi positif. Prof. BJ Habibie berhasil bangkit dari kesedihan ditinggalkan ibu Ainun Besari dengan menulis. Menulis juga memberikan ruang bagi hati untuk memilih hal mana yang membuat pemiliknya merasa nyaman.

2. Sarana Berbagi Ilmu 

Banjir informasi membuat saya jadi FOMO (Fear Of Missing Out) alias takut kudet. Tapi lantas, tidak semua informasi tentu kita terima begitu saja. Dibutuhkan filter untuk memilah mana informasi yang baik dan cocok  sehingga bisa menjadi sarana belajar dan membangun karakter.  Selanjutnya agar informasi dan ilmu yang kita dapatkan tak hilang sia-sia, maka saya meringkasnya dalam bentuk tulisan sehingga bisa menjadi sarana berbagi manfaat.

3. Menambah Jejaring Pertemanan

Semenjak bergabung dengan berbagai komunitas blogger seperti GandjelRel, KEB, dan Blogger Perempuan saya menjadi tertantang untuk semakin memperdalam ilmu blogging saya dan dari sini saya akhirnya saya mengenal berbagai blogger dari beragam profesi dan daerah. Dan dari jejaring pertemanan tersebut saya bisa belajar gaya kepenulisan dan beragam tips ngeblog yang bermanfaat memperkaya tulisan saya. Semoga kedepannya bisa sering mengikuti beragam kegiatan yang diadakan blogger ya, agar semakin mengenal teman-teman

4. Tempat Menyimpan Kenangan dan Menghindari Kepikunan


Demensia alias pikun adalah hal yang ditakutkan semua orang dan bisa dihindari dengan rajin menulis dan membaca( termasuk tilawah Al-Qur'an). Hal ini pula yang mendasari almarhum ayah mertua waktu itu yang masih rutin membaca dan menulis hingga meninggal di usia 84 tahun. Menulis di blog itu selain bisa menyimpan kenangan juga bisa menjadi pengingat bahwa kita pernah menulis sesuatu yang bisa dibaca anak cucu kita kelak. Menuliskan kegiatan liburan contohnya atau kegiatan anak-anak yang kita buat rekam jejaknya di blog.

5. Menambah Penghasilan

Meski per tanggal 31 Maret 2020  inid blog saya belum juga TLD dan masih setia dengan PBN, tetapi Alhamdulillah sudah menghasilkan juga lho. Beberapa job berhasil saya dapatkan dari jejaring pertemanan yang saya miliki. Dari mereka yang sudah mastah di dunia blogging, penghasilan dari blog sendiri dari yang saya ketahui saat ini bisa diperoleh dari content placement, adsense, afiliasi, review produk (endorsement) dan lomba blog. Banyak juga kan, bahkan ada yang berpenghasilan puluhan juta lho sebulan dari hasil blog.

Tips Ngeblog ala saya


Selama belajar menulis di blog ini, saya  mengalami semangat yang pasang surut. Tapi yang namanya konsistensi tetap perlu dijaga ya, ada sedikit tips ngeblog supaya bisa konsisten menulis dan gak bosen antara lain :

1. Bergabung di Komunitas

Dalam bergabung di komunitas dan mengikuti segala code of conduct (aturan yang harus dipatuhi), disitu komitmen saya dijaga. Melihat teman-teman yang sering menulis dan mengikuti blogwalking membuat saya berusaha untuk konsisten menulis. Coba bayangkan jika kita membangun blog itu sendirian, tentu rasanya akan berat kan.

2. Rajin Baca Buku

Dengan menambah daftar bacaan, maka kita diuntungkan dengan banyak ilmu baik tentang kepenulisan, isi buku itu sendiri, kosakata baru, PUEBI dan bagaimana cara menyajikan bacaan agar bisa dinikmati pembaca juga. Writer's block yang kadang muncul juga bisa diatasi dengan banyak membaca dan berdiskusi.

3. Segera Bikin Draft Ketika Ide Datang

Ide datang tanpa pandang waktu dan tempat. Kadang semalaman memikirkan belum tentu ide itu langsung muncul. Di saat bersama anak, saat liburan atau saat berbelanja sekalipun kadang ide itu muncul. Menunda membuat draft hanya akan membuat semangat kita menjadi kendor dan akhirnya terlupa.

4. Selingi dengan Belajar Infografis dan Fotografi

Membuat infografis yang informatif dan menarik akan membuat tulisan yang kita posting semakin mudah dipahami dan dinikmati. Jadi tak ada salahnya kalau kita selain memperdalam ilmu tentang blogging juga tentang membuat infografis yang menarik.

5. Targetkan

Jika kita punya target yang jelas dalam menulis, seperti seminggu satu tulisan atau mungkin lebih banyak lagi tentu akan membuat kita semakin semangat memenuhi tantangan kepada diri sendiri.

Nah itu tadi tips dari saya, mungkin kalian yang memiliki pengalaman lebih banyak dan lebih baik juga bisa menambahi tipsnya. Jangan lupa tinggalkan komentar ya.. terimakasih.


2 comments

  1. Gabung di komunitas bloger, sedikit banyak membantu saya mengembangkan diri dan di saat bersamaan menambah jejaring pertemanan. Selain itu, saya juga semakin mengenal dunia blog itu seperti apa juga lewat komunitas-komunitas bloger yang saya ikuti.

    Untuk menulis, prinsip saya sih simpel aja. Tulis dengan hati, publikasikan dengan hati-hati.

    Karena apa yang kita tulis akan menjadi konsumsi publik, maka isi dan keterbacaannya juga perlu ditata. Jangan sampai uneg-uneg yang kita tuangkan dalam bentuk tulisan, yang membuat kita merasa lebih tenang setelah menuangkannya, justru menimbulkan masalah bagi orang lain.

    But that's me sih. Kalau pun harus menulis sepenuh hati (baca: vulgar) bijaklah memilih medianya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju mas, selama ini saya juga berusaha mengemas tulisan curhat dalam bentuk tips agar bisa menghasilkan energi positif bagi saya pribadi dan orang lain

      Delete