Alasan Malas Ngeblog dan Cara Mengatasinya

Suatu kali, aku berkunjung ke salah satu teman. Ia bilang, "ngeblog itu enak ya, ngetik trus dapet transferan. ". Ajegile...ngeblog tak semudah itu kisanak...banyak hal yang bikin kendor semangat kamu kalau tujuannya sekedar mencari cuan!

alasan malas ngeblog
Di buku no excuse,salah satu alasan untuk tidak sukses adalah banyak alasan.
Image : Canva

Iya, cuan! Memang gak dipungkiri kalau salah satu alasan terkuat yang bikin seseorang mulai ngeblog itu karena bisa menghasilkan uang dari tulisan. Padahal kenyataannya gak semudah itu. Banyak yang dipikirkan ketika kita udah mulai serius ngeblog. Terlebih jika menulis atau ngeblog adalah salah satu hobi kita. Enggak salah sih jika hobi jadi bisnis, tapi kalau gak pinter-pinter maintain kamu bakalan merasa sebel dan males ngeblog, Apalagi, masing-masing platform punya treatment berbeda untuk menulis. 

Kalau nulis blog itu sekedar healing atau menjalankan hobi, maka platform manapun akan sah-sah saja kamu pakai. Ada berbagai jenis platform menulis baik gratis maupun berbayar. Platform gratis untuk memulai ngeblog ini ada UGC semacam kompasiana, retizen republika, medium, hingga kumparan. Lalu ada platform gratisan bawaan wix.com,WordPress, Blogspot atau Weebly. Jika kalian pengen terlihat profesional, kalian perlu membeli TLD (Top Level Domain) dan hostingnya seperti yang berakhiran .com, .net, .info, hingga yang berakhiran .online atau .my.id.

 7 Alasan Yang Bikin Males Nulis di Blog

Banyak blogger yang masih bertahan menulis hingga sekarang, tapi banyak pula yang berguguran di jalan padahal baru aja mulai. Biasanya alasan mereka males nulis di blog dan kehilangan semangatnya karena

1. Kudu Sering Buka Tutup Dasbor Blog

Agar bisa konsisten ngeblog, maka hal yang kudu sering dilakukan adalah menulis dimanapun dan kapanpun kesempatan itu ada. Misal, saat anak tidur, saat semua pekerjaan beres atau saat santai di jalan. Nah, ribetnya ngeblog itu kamu kudu sering buka tutup dashboard blog. Belum ada aplikasi khusus milik blogspot, wordPress atau UGC untuk menulis draft. Jadi suka gak suka, kalian kudu sering buka tutup browser. Artinya, kalian kudu siap kapan saja dimana saja bawa hp maupun laptop kalau butuh nulis.

2. Kudu Optimasi Blog Biar SEO Friendly

Kamu gak akan butuh pengunjung blog kalau tujuan nulis blog itu sekedar healing atau suka-suka, tapi jika kamu berharap tulisanmu bisa dibaca banyak orang, maka tugas kamu adalah belajar optimasi mesin pencari alias SEO. Dengan begitu, blog kamu bisa hits dan nangkring di page one. 

Tapi ribetnya, menerapkan SEO untuk blog itu gampang-gampang susah. Butuh kesabaran, kerja keras dan sering cek ricek blog.  Dimana, mau gak mau materi SEO On Page dan Off Page kudu kammu kuasai biar ramah SEO dan itu gak mudah Fergusooo... Kalau semangatmu untuk sekedar cari cuan aja, habislah kalau cuma buat ngurusin SEO. Terlebih platform yang kamu pakai enggak ramah user, kudu tempel hapus script HTML yang bahasanya bikin pusing, hahaha

3. Nulis Sesuai Kaidah SEO

Setelah ngurusin halaman blog dan SEO Off Page, selanjutnya kamu juga kudu belajar nulis sesuai kaidah SEO. Adapun nulis sesuai kaidah SEO itu kamu kudu siapkan hal-hal berikut:

  • Mulai dari belajar soal copywriting yang legit, biar tulisanmu enak dibaca 
  • Nyiapin ide tulisan
  • Riset kata kunci dari tool SEO seperti Google Trends, Google Search Console, Ubersuggest maupun Ahrefs dan SEOQuake buat mantau berapa banyak volume pencarian query yang kamu bidik.
  • Bikin content plan yang berisi search intent (tujuan nulis artikel), topik yang kamu bahas, meta description, H1,H2 nya hingga Call To Action dari artikel yang pengen kamu tulis.
  • Nyiapin bahan tulisan, baik dari browsing, hasil wawancara atau pendapat kamu sendiri
  • Nulis untuk kebutuhan pembaca namun sesuai kaidah di atas

Biasanya yang bikin teman-teman kehilangan semangat dari step ini adalah karena nulisnya jadi ribet banget. Padahal kalau gak terbeban SEO mah, nulisnya lancar-lancar aja..

4. Writer Block

Writer block seringkali terjadi kalau kita terlalu banyak melakukan editing sambil nulis. Kata AS Laksana penulis buku Creative Writing, jangan barengi nulis itu dengan editing. Jujurly dulu waktu awal nulis aku nerapin editing sambil nulis. Akhirnya tulisan gak kelar-kelar dan ide berhenti di tengah jalan. 

5. Belajar Blogging Secara Otodidak dan Gak Punya Mentor

Aku sendiri sempat pengen berhenti ngeblog karena stress ganti template dan gak nulis-nulis. Blogging itu boleh dipelajari secara otodidak, tapi kamu kudu punya mentor untuk ditanyai. Mentor akan membantumu belajar lebih cepat sekaligus kasih motivasi buat bertahan ngeblog.

6. Udah Capek Berusaha Naikin Trafik Tapi Stuck

Udah setahun dua tahun ngeblog tapi PV gak naik-naik itu pertanda ada yang salah dengan blogmu. Entah itu SEO On page nya atau tulisanmu yang belum bisa rangking di halama pertama. Kalau udah stuck gitu trafiknya, bawaannya ngeblog jadi males.

7. Sibuk Dengan Pekerjaan Lain

Kadangkala kesibukan lain seperti pekerjaan kantor, urusan domestik atau aktivitas lainnya yang lebih menguras waktu dan tenaga membuat kita jadi males ngeblog. Terlebih ada platform media sosial yang membuat beberapa blogger udah mulai meninggalkan bloggingnya dan memilih membuat konten di sosial media.

Cara Mengatasi Males Nulis di Blog

Biar gak berhenti di tengah jalan dan semangat lagi nulis blog, teman-teman bisa nerapin hal berikut saat ngeblog 

no action no change
Duh,ingat quote ini jadi ingat berat badan. Kapan mau olahraga? Eh, gak nyambung..yang penting kalau pengen goal ngeblog tercapai, banyak action kuncinya
image : Canva

1. Pakai Voice Text di Google Document

Saat kamu tidak memungkinkan buka laptop padahal ide sudah ada, gunakan voice text di google document. Ini akan memudahkan kamu drafting artikel sambil mengerjakan pekerjaan multitasking yang lain. Voice text juga ngebantu kamu untuk menyalurkan idemu kapanpun dimanapun. 

2. Gabung Komunitas Blog

Banyak keuntungan gabung di komunitas blog. Diantaranya relasi yang sefrekuensi, ikut event komunitas, forum diskusi dan terkadang info job. 

3. Nulis Aja Dulu

Nulis aja dulu, SEO belakangan. Yang penting konsisten nulis sambil sedikit-sedikit belajar optimasinya. Hal ini akan mengurangi bebanmu dalam belajar blogging. Jadi kamu tetap happy ngeblog.

4. Banyak Baca Buku

Salah satu referensi saat menulis blog berasal dari buku. Dengan membaca banyak buku, banyak ide yang berseliweran dan menghindarkan kamu dari writer block.

5. Ikut Webinar Kepenulisan dan SEO

Banyak webinar menarik soal SEO dan kepenulisan. Beberapa komunitas dan perusahaan sering mengadakan webinar untuk penulis dan blogger seperti bloggetalks, dewatalks, Search Marketer, Kumparan dan komunitas blogger lain.

Nah itu tadi alasan dan solusi mengatasi males ngeblog. Semoga kita bisa menghindari yang namanya males ngeblog ya. Ngeblog dibawa asik aja, biarkan tulisanmu membuatmu bahagia. Selamat ngeblog!!

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url