Cuaca Makin Panas, Begini Upaya Mitigasi Perubahan Iklim Yang Aku Lakukan

Menurutmu, dampak apa yang paling terasa akibat perubahan iklim yang terjadi di sekitarmu? Hal paling menonjol yang paling kurasakan kini adalah suhu udara yang sudah tak sesejuk dahulu. Aku tinggal di Salatiga, sebuah kota kecil di dataran tinggi lereng gunung Merbabu Jawa Tengah. Menurut kebanyakan orang kotaku mirip dengan pemandangan di Swiss, apalagi dilihat melalui jalan tol yang baru saja selesai dibuat pemerintah beberapa tahun terakhir.

upaya mitigasi perubahan iklim
koleksi pribadi, designed by Canva

Salatiga terkenal berudara sejuk. Kata mereka yang baru pertama kali berkunjung, tinggal di Salatiga tidak butuh AC ruangan saking sejuk dan segar hawanya. Nggak salah kalau Belanda dulu bangun Rumah Sakit Paru-Paru di sini. Udara dan airnya terkenal kejernihannya, sampai banyak ekspatriat yang betah tinggal di Salatiga. Tapi tahukah kamu kalau hawa sejuk yang kurasakan tidak sama seperti 10 atau 20 tahun yang lalu.

Aku masih ingat, ketika SMA harus berlari setelah turun dari kendaraan umum yang jaraknya sekitar 300 meter dari sekolah karena pelajaran pertama dimulai pukul 06.15. Tapi tetap saja, jam pertama selalu kuanggap menyebalkan kala itu. Alasannya, tanganku selalu kaku untuk mencatat pelajaran dari guru, kedinginan padahal adrenalinku sudah terpacu saat berlari menuju ruang kelas. Jendela sebesar pintu utama di ruang kelas menambah kaku jari-jari tangan.

Bukti Perubahan Iklim Yang Nyata di Indonesia

Bisa dibilang Salatiga sudah tak sesejuk dulu. Kenaikan suhu ini juga dialami hampir seluruh wilayah Indonesia mostly Jakarta yang naik lebih tinggi ketimbang daerah lain. Negara lain merasakan yang sama, Fenomena gelombang panas yang menewaskan banyak orang di India, kebakaran hutan di Australia, hujan salju di Mekah, cuaca dingin ekstrim di Amerika terjadi akibat perubahan iklim. Dampak perubahan iklim nyata terjadi di semua belahan bumi. Bumi memang semakin panas. Dalam kurun waktu 40 tahun terakhir, suhu global bumi meningkat 2x lebih cepat daripada periode sebelumnya. Kenaikan konsentrasi CO2 dunia sejak tahun 2000 10x lebih tinggi ketimbang 800.000 tahun yang lalu.

Tidak ada cara untuk mengatasi kenaikan suhu bumi. Satu-satunya cara adalah menghambat laju kenaikan suhu tersebut. Dalam laporan IPCC ( Intergovernmental Panel on Climate Change) tahun 2018, tanpa adanya pengurangan CO2 yang berarti, peningkatan suhu bumi mencapai 1,5-2 derajat akan mustahil dikendalikan. Kenaikan suhu yang dihitung mulai masa tahun 1850 hingga 2020 tersebut sudah menuju angka 1,09 derajat celsius. Perlu upaya semua pihak untuk mengatasi kenaikan suhu. tersebut, kalau dibiarkan fatal akibatnya.

dampak kenaikan suhu 1,5 celsius
Akibat fatal kenaikan 1,5-2 derajat celsius pada bumi
Image : Risk of Climate Change| WWF Madagascar wwf.panda.org

Kejadian banjir di Malang, Sulawesi dan sejumlah tempat di Indonesia, kebakaran hutan, hujan dan kemarau ekstrim beberapa tahun terakhir merupakan bukti perubahan iklim di tanah air. Dampak lainnya, pemutihan karang dan terganggunya ekositem laut, kenaikan muka air laut, mata air yang mulai menyusut, wabah penyakit serta musim yang sulit diprediksi ini akan berdampak serius dan mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit. Siapa yang akan kena imbasnya? Tidak lain petani, nelayan, mereka yang bergantung dari hasil hutan dan juga kita. Kementrian Perencanaan Pembangunan mengkaji potensi kerugian yang ditimbulkan perubahan iklim ini hingga 544 triliun rupiah. Jika hal ini terus dibiarkan, bisa jadi kenaikan suhu 1,5 derajat celsius akan berlangsung semakin cepat. Perlu tindakan nyata dan sesegera mungkin untuk mengatasi perubahan iklim yang terjadi. 

Aktivitas Penyebab Perubahan Iklim

Butuh upaya serius, satu hal kecil yang kita lakukan bisa jadi berdampak nyata untuk dunia. Satu kebiasaan kecil yang kita ubah bisa berdampak positif pada bumi yang kita tinggali. Banyak alasan kenapa bumi semakin panas, salah satu penyumbang perubahan iklim terbesar adalah aktivitas manusia. Semenjak revolusi industri tahun 1800, perubahan gaya hidup yang serba mudah ternyata menyumbang kerusakan alam yang tidak sedikit. 

penyebab perubahan iklim
Beberapa aktivitas manusia yang menyumbang terjadinya perubahan iklim
designed by Canva

Beberapa aktivitas manusia yang menyumbang perubahan iklim antara lain

1. Peternakan

Gas metana (CH4) yang dihasilkan oleh limbah sapi turut menyumbang perubahan iklim. 1 ekor sapi menghasilkan 120 kg metana pertahunnya, padahal jika di Indonesia ada 7 juta ekor sapi maka ada emisi sebesar 0,8 Milyar gas metana. Padahal gas daya serap panas gas metan 25 x lebih besar ketimbang karbondioksida. Dengan konsumsi produk olahan susu dan daging merah, tanpa sadar kita ikut menyumbang emisi GRK (Gas Rumah Kaca). Seperti efek radiasi benda hitam, gas rumah kaca menyerap energi panas matahari dan memantulkannya dalam wujud gelombang panas secara berulang-ulang ke bumi. Inilah salah satu alasan mengapa perlu langkah bersama, #TeamUpforImpact untuk memerangi krisis iklim.

2. Penggunaan Bahan Bakar Fosil

Pemakaian listrik yang masih memanfaatkan batu bara, penggunaan moda tranportasi  yang menggunakan bahan bakar dari fosil serta aktivitas industri ternyata menyumbang 70% emisi gas rumah kaca terutama karbondioksida! Selain energi tersebut tidak terbarukan, bahan bakar minyak tidak ramah lingkungan dan berakibat kurang baik untuk kesehatan.

3. Deforestasi Hutan

Tahukah kalian, satu pohon hanya bisa menghasilkan 80 lembar tissue. Itu artinya, semakin banyak tissue diproduksi, semakin banyak pula pohon yang ditebang. Belum lagi deforestasi hutan untuk produksi kertas, lahan perkebunan, bahan pakaian dan kawasan pertambangan. Itulah alasan kenapa gaya hidup long fashion makin digalakkan.

4. Sampah

Sampah baik organik maupun anorganik sama-sama menyumbang efek buruk untuk lingkungan. Masih ingat longsor akibat ledakan sampah di TPA Leuwigajah yang menelan korban? Atau berita paus yang mati dengan jutaan ton sampah plastik di perutnya? Gas Metan pada sampah berkontribusi 15% terhadap global warming, pembakarannya menimbulkan masalah baru dengan dihasilkannya CO2. 

5. Penggunaan CFC / Freon

CFC atau freon selain mengakibatkan penipisan lapisan ozon, juga menghasilkan karbondioksida di atmosfer. Freon biasa dipakai untuk pendingin seperti kulkas, AC atau deodoran semprot. Ada baiknya hindari produk-produk atau alat elektronik yang masih memanfaatkan freon sebagai pendinginnya.

Langkah Kecil Untuk Bumi 

Ini adalah sebuah ajakan untuk melakukan hal-hal sederhana untuk bumi. Kapan saja, di mana saja, sejauh yang kita bisa.

Karena sekecil apa pun langkah yang kita ambil, kalau dilakukan secara bersama-sama dan terus menerus akan besar dampaknya.

#TeamUpforImpact

Aku sebagai individu, merasa prihatin dengan tempat kita berpijak saat ini. Mungkin 20 hingga 30 tahun kedepan bumi tak lagi nyaman ditinggali. Semua karena ulah kita sekarang. Lalu apa yang bisa kita lakukan ? Tak perlu menunggu orang lain untuk melakukan aksi nyata #UntukmuBumiku.  

Kita bisa mengawali perubahan itu mulai dari diri kita sendiri. Semenjak belajar gaya hidup minimalist, aku mulai sadar membeli apa yang dibutuhkan, mengambil apa yang diperlukan dan makan secukupnya. Ternyata banyak hal dan pengalaman baru ketika kita mau merubah gaya hidup kita ke arah yang lebih baik. Aku mengambil sisi positif tentang perubahan yang aku lakukan itu, mulai dari

1. Membawa tumbler ketika bepergian

Membawa botol minum dari rumah selain bisa menghemat pengeluaran ternyata kita juga berkontribusi mengurangi sampah plastik lho! Bukankah membawa minum sendiri adalah hal yang mudah dilakukan? 

2. Diet Tissue

Sebagai seorang saintis, aku sadar bagaimana global warming begitu mempengaruhi bumi yang kita tinggali. Sudah sejak 3 tahun yang lalu aku tidak membeli tissue, menyediakan banyak lap dan serbet bersih di rumah.

3. Menghemat Pemakaian Listrik

Sadar nggak? Meski alat elektronik yang kita miliki tidak digunakan, kabel yang terhubung ke stop kontak ternyata mengalirkan arus listrik. Buat kamu yang memakai token listrik, kamu bisa memperkirakan berapa daya yang bisa kamu hemat saat mencabut kabel pada alat elektronik yang tidak digunakan, menggunakan lampu LED untuk penerangan dan mematikan lampu ruangan yang tidak digunakan. 

4. Tidak Menghasilkan Sampah Makanan

Dengan makan dan memasak bahan makanan secukupnya berarti kita telah bersumbangsih mengurangi sampah. Coba bayangkan, jika satu orang menyisakan 5 butir nasi setiap kali makan, berapa ratus juta butir nasi yang terbuang dalam sehari? Karena rasa bersalah inilah, aku berusaha selalu mengambil makan sesuai porsi yang sanggup aku habiskan.

belajar zero waste
Upaya mengurangi sampah, kiri membuat pupuk dari sisa sayur but failed, kanan menggunakan ember cat untuk pot
Dokumen pribadi

5. Ikut Aksi Bersama Untuk Perubahan Iklim

Aku jadi ingat sebuah pepatah, "Domba yang menyendiri akan mudah dimangsa serigala". Untuk menjaga motivasiku dalam aksi perubahan iklim, aku mengikuti berbagai akun sosial media yang fokus terhadap perubahan iklim seperti Cerita iklim, Sustaination, DK Wardhani, Zero Waste Indonesia, Mongabay, Madani Berkelanjutan dan mencari gerakan peduli iklim seperti aksi yang dilakukan teamupforimpact.org . Aksi kecil yang kita lakukan, akan memberikan impact yang besar jika dilakukan bersama-sama. Aku mengajak kamu juga untuk bersama-sama memberikan dampak nyata dalam upaya mitigasi perubahan iklim dengan langkah sederhana dan mudah dilakukan. Yuk beri impact bersama gerakan #TeamUpforImpact!


Referensi:

www.cnbcindonesia.com/opini/20211022102830-14-285742/begini-dahsyatnya-dampak-pemanasan-global

https://m.bisnis.com/amp/read/20220109/9/1486874/bappenas-dampak-perubahan-iklim-timbulkan-kerugian-rp544triliun

https://www.achematlistrik.id/news/inovasi-kami/5-cara-mudah-lindungi-bumi-yang-bisa-dimulai-dari-rumah-sendiri

Next Post Previous Post
2 Comments
  • Dewi Rieka
    Dewi Rieka 19 April 2022 12.47

    Satu langkah kecil namun konsisten berpengaruh pada lingkungan hidup ya

  • Nadella | Taruih Baraja
    Nadella | Taruih Baraja 20 April 2022 16.45

    Kenapa upaya membuat pupuk nya failed kak?

Add Comment
comment url