Sunday, October 6, 2019

4 Tips Menghemat Uang Jajan Anak

Menghemat uang jajan anak

Galau karena anak jajannya banyak? Ini Caraku menghemat uang jajan anak, nanti kita sharing ya, gimana teman-teman mengelola kebutuhan dan keinginan anak..

Hai bunda, beberapa waktu lalu aku sempat gelisah. Bukan karena apa-apa sih, tetapi lebih karena Uty sudah mulai bisa bermain sendiri tanpa ditemani. Lho kok gelisah? Iya dong, karena sekarang anakku menjadi betah bermain seharian, kadang ibu perlu menjemput Uty untuk makan siang. Saya khawatir karena mainnya bukan di sekitar kompleks lagi tapi sudah berani keluar perumahan untuk sekedar menemani temannya membeli jajan. Udah gitu, Uty jadi sering merengek ke ibu minta jajan.

Kekhawatiran keduaku yaitu soal hobi jajan yang terlalu sering. Padahal sebelumnya Uty tak pernah jajan kecuali ketika pergi bersama orangtuanya atau neneknya. Kalau tak dituruti, Uty mungkin bisa jajan hingga 5-6 kali sehari padahal sebelumnya Uty hanya jajan sehari sekali dan selalu dalam pengawasan agar tak memilih jajan yang tidak sehat. Kebiasaan yang mulai harus dibatasi menurutku, karena jika dilanjutkan hingga besar bisa berujung pada gaya hidup berlebihan dan boros. Padahal Allah memerintahkan kita membelanjakan harta kita secukupnya.

Lalu langkah apa yang saya lakukan untuk mengatasi kebiasaannya jajan?

Berikut Pengalamanku Mengurangi Keinginan Jajan Anak :

1. Briefing

Aku mulai membiasakan briefing dulu ( hehe kayak pekerja kantoran aja) sebelum jajan. Biasanya dari pagi aku bilang ke Uty bahwa jatah jajannya sehari hanya sekali. Ini bertujuan untuk mengontrol hobi jajannya. Kejam mungkin, tetapi lebih baik kebiasaan mengatur jajan ini memang dikenalkan dari awal. Tapi cara ini bisa mengontrol keinginannya untuk jajan. Ketika anak akan jajan, tanyakan barang apa yang ingin dibeli. Jika yang dibeli makanan, perhatikan kesehatan dan kebersihan jajanan yang akan dibeli.

2. Keinginan dan kebutuhan

Sempat suatu saat ketika mengajak Uty ke supermarket, Uty mengambil jajan cukup banyak. Dari situ ibuk menjelaskan bahwa tidak semua keinginannya harus terbeli seluruhnya. Memberikan pilihan adalah cara yang bisa dilakukan. Kita bisa membatasi jajannya dengan memintanya memilih beberapa jajanan yang benar-benar diinginkan saja. Misal, ketika mengambil 5 jajanan dan 1 mainan, ajak anak menentukan pilihan. Memilih 1 jajanan dan 1 mainan atau 2 jajanan saja. Dengan mengajak anak menentukan pilihannya akhirnya anak mengerti konsekuensinya. Secara tak langsung, hal ini mengajarkan anak menjadi percaya diri saat keinginannya tak seperti teman-temannya.

3. Mulai mengajari menabung


Menabung anak dan ibu
Mengajarkan menabung dari dini
Dok. Pribadi

Biasanya, ketika Uty minta sesuatu yang kiranya tak bisa kubeli langsung aku menjelaskan terlebih dahulu kalau perlu menabung untuk membeli mainan atau barang yang ia inginkan. Aku juga mulai memberinya uang saku ke sekolah dengan tujuan dimasukkan ke tabungan.

4. Menyiapkan Makanan dan Cemilan Kesukaan


Sebelum bapak mertua meninggal, beliau sering berpesan bahwa agar anak menyukai masakan ibunya maka ibunya harus telaten membuat cemilan di rumah. Nah..lho..padahal waktu itu aku tak punya dasar ilmu membuat kue, cemilan, atau jajan pasar. Nah, dari situ aku mulai berlatih mengatur menu tiga hari dan berjanji pada diri sendiri bahwa tiap Sabtu dan Minggu aku membuat cemilan yang bisa dinikmati di rumah.

Itu tadi pengalamanku mengatur uang jajan Uty saat anakku berusia 4 tahun. Kalau teman-teman apa pengalamannya? Share di komentar yuk!..


15 comments:

  1. Anak saya alasannya memenangkan segalanya buat jajan dan jika udah kena ancaman baru berenti

    ReplyDelete
  2. Memang anak harus di latih dari kecil Mbak, klo dah gede takutnya banyak membantah,
    Semangat mbak smoga menjadi anak yang sholeha :)

    ReplyDelete
  3. Ih keren deh. Saya masih belum bisa nih buat cemilan, sepertinya perlu membulatkan tekad juga nih. Biar buat jajanan sendiri. Terima kasih atas sarannya ya mba

    ReplyDelete
  4. Anaku juga awalnya suka banget jajan, tapi di makan mah tidak jajanan itu. AKhirnya setelah pindah rumah dan jauh ke warung udah jarang minta jajan.

    ReplyDelete
  5. nomor 4 cukup berpengaruh, karena anak ku lebih suka cemilan home made dari pada yang pabrikan. nice tips...

    ReplyDelete
  6. Jadi inget anakku 2 tipe jajannya beda banget, yg satu suka banget jajan, yg satu anti jajan. Yup, bikin camilan di rumah adalah salah satu tips jitu mengendalikan hasrat jajan nak anak hehe

    ReplyDelete
  7. kalau anakku sih gampang-gampang susah. asal dia kenyang nasi jadi gak terlalu doyan jajan. masalahnya kenyang nasinya cuma jarang-jarang wkwk

    ReplyDelete
  8. jangan lupa uninstall fitur grabfood dan gofood hahahaha

    ReplyDelete
  9. Kuncinya konsisten mengingatkan sepertinya ya. Sama rajin nyediain camilan di rumah. Tapi memang pengaruh teman main itu begitu kuat..

    ReplyDelete
  10. Harus dibriefing nih biar mengerti... hehehehe. Cuma kadang aku yang gak tega. Anaknya gak minta jajan. Aku yang nawarin.. hehehe

    ReplyDelete
  11. Hihii geli dg istilah nafsu jajan. Tp bener memang ya, bukan nafsu makan aja yg ada, tp ada nafsu jajan juga ada.

    Kalau nafsu makan meningkat biasanya nafsu jajan menurun hehe.. Itu nasehat ibu saya yang selalu saya ingat.. Jika anak kenyang dari rumah biasanya otomatis ngga minta jajan macem-macem.. Yg susah jika nafsu makan ngga ada, minta jajan melulu... Setuju sama tips2nya mba..

    ReplyDelete
  12. Kalau aq selalu kasih kebutuhan makan anak yang pas, jadi tidak terlalu suka jajan lagi

    ReplyDelete
  13. Semangat, Mbak. Semoga usahanya membuahkan hasil. Di rumah kedua anak sy tidak terbiasa jajan atau beli2 mainan meski banyak godaan. Memang tidak mudah, tetapi Kalau kitanya konsisten mengajarkan Insya Allah anak mengerti 😉

    ReplyDelete
  14. oh, iya ya... supaya anak nggak suka jajan, ibunya sendiri yang harus mau neyiapkan jajanan. setuju ini mbak, nggak cuma lebih sehat, ikatan ortu dan anak juga akan lebih kuat

    ReplyDelete
  15. Singkat tapi berdaging mbak. Aku ahrus nerapin ini nanti buat Julio biar dia gemar menabung dan sedikit jajan. Tapi ku juga harus bisa mengimbangi dengan pinter masak cemilan ya mbak

    ReplyDelete

recent posts

Featured post

Kenangan : Traveling Bersama Bapak Saat Kecil

Aku selalu ingat, kala bapak mengajakku traveling kala kecil dulu. Ini menjadi permata pengalamanku yang tak bisa kulupakan. Bahkan hingga...