Contoh ragam permainan sensory play

ragam  Sensory plays

Setiap anak membutuhkan rangsangan yang tepat di usianya agar memiliki daya tangkap dan tanggap yang baik. Seperti Tito yang saat ini berusia 14 bulan, tentunya dengan memberikan aktivitas yang menyibukkan sekaligus membuatnya belajar mampu merangsang perkembangan otaknya.

Apa itu Sensory play?


Sebenarnya apa sih sensory play (permainan sensorik) itu? Permainan sensorik atau yang lebih dikenal dengan sensory play adalah kegiatan bermain yang memanfaatkan panca indera seperti penglihatan (mata), peraba (kulit), penciuman (hidung), pendengaran (telinga) dan pengecap (lidah) serta gerakan (otot dan sendi).

Manfaat Sensory Play


Ternyata kegiatan sensory play ini memiliki manfaat penting bagi perkembangan anak, antara lain :

1. Merangsang kerja otak
2. Mendorong kemampuan motorik
3. Membuatnya lebih tanggap dan tenang saat menerima stimulus atau rangsangan
4. Membantu meningkatkan kemampuan berbahasa
5. Meningkatkan kreativitas anak


Ragam kegiatan Sensory Play


Karena permainan sensorik ini tidak hanya memanfaatkan satu indera saja dalam beraktivitas, tentunya ada banyak ragam kegiatan yang bisa moms praktekan di rumah, diantaranya :

1. Bermain gelembung sabun


Permainan gelembung sabun menjadi aktivitas yang sangat disukai si kecil. Ajak anak bermain gelembung sebelum mandi sehingga selain membuat anak menyukai aktivitas mandi. Anak juga terangsang otaknya dengan kegiatan bermain yang menyenangkan.

2. Bermain kantong Sensorik


Jika aktivitas bermain di luar menyebabkan kotor. Cobalah bermain menggunakan kantong Sensorik. Caranya, bunda bisa mengisi kantong plastik transparan dengan berbagai macam isian, misal kantong pertama diisi dengan beras warna-warni, kantong kedua diisi dengan water berada (bubble), kantong ketiga dengan Aline, kantong keempat dengan baby oil yang diberi warna dan dicampur air, kantong enam dengan pom-pom dan sebagainya.

3. Permainan bunyi


Ajak anak mengenal berbagai macam sumber bunyi, misal bunda bisa memasukkan beras ke dalam botol plastik dan ke dalam kaleng dimana anak bisa menggoyangkan untuk menghasilkan bunyi berbeda.
Permainan melatih indra pendengaran
Shaker atau penghasil bunyi
Sumber : IG creativeplayideas

4. Memasukkan sedotan atau benda kecil ke dalam kardus


Selain melatih ketenangan dan fokus, memasukkan benda kecil ke dalam kotak kardus juga merangsang motorik halus anak.

5. Mengenalkan tekstur kasar halus dengan kain


Sensory bag for baby
Kantung sensorik bisa diisi beragam mainan
Sumber : IG creativeplayideas


17 comments

  1. Wah suka deh bacaan parenting seperti ini, bisa buat bekal parenting kalau sudah ada anak nanti... Permainan sensory play ini bahannya bisa dari macem-mmacem ya, dari barang sederhana pun bisa...

    ReplyDelete
  2. Wah, begitu ya manfaatnya Mba? Perlu dicoba nih untuk si kecil. Ulasan yang sangat bermanfaat nih. Terima kasih ya Mba.

    ReplyDelete
  3. jadi inget jaman Kenzo masih berkutat dengan sensory play hehehe Kenzo paling takut pegang es batu

    ReplyDelete
  4. Banyak ya manfaatnya sensory play.. Sayangnya saya baru tahu ilmu ini ketika anak-anak sudah besar, hehehe..
    Tp namanya ilmu ngga ada yg sia-sia.. Bisa di infokan ke sepupu-sepupu yang puya baby/todler. Terima kasih infonya mbak

    ReplyDelete
  5. Iya bagus nih. Dan akan membuat anak lebih peka sih menurut saya. hehe

    ReplyDelete
  6. Ternyata berbagai aktivitas sederhana di sekitar kita mampu menjadi media melatih kemampuan anak ya mbak. Bahkan dapat meningkatkan peran kerja otak dengan maksimal. Aku suka banget kalau main gelembung sabun waktu kecil😂.

    ReplyDelete
  7. Wiwin | pratiwanggini.netNovember 1, 2019 at 4:26 PM

    Anak kedua saya sekarang usia 2 tahun. Dia belajar menggunakan panca indera melalui benda-benda di sekitarnya. Alhamdulillah perkembangannya bagus sampai hari ini.

    ReplyDelete
  8. Wah makasih Mbak, bermanfaat sekali, ternyata untuk sensory play nggak sulit karena bahan-bahannya mudah didapat asalkan kitanya rajin mencari ilmunya, kalau Saya jujur belum begitu telaten untuk mengenalkan berbagai permainan2 untuk mengasah motorik kasar & halus hehe, membaca ini jadi termotivasi, makasih Mbak

    ReplyDelete
  9. Sederhana permainannya tetapi pengaruhnya luar biasa bagi perkembangan kemampuan anak. Ini seperti menjalin simpul simpul baru dalam otak anak, makin banyak latihan yang diberikan makin banyak pula simpul tercipta, insyaallah anak akan lebih pintar ya mbak?

    ReplyDelete
  10. Pasti seru dan menggemaskan ya melihat si kecil mengenal sensori play

    ReplyDelete
  11. Ternyata permainan anak, seperti sensory play, tak harus beli, bisa dibuat sendiri

    ReplyDelete
  12. Wah, si adek berusia 14 bulan, ya.
    Sedang lucu-lucunya dan memang saat yg tepat untuk bermain sensory play spt yg tersebut di tulisan ini.
    Anak saya dulu sensory play-nya mirip ini juga, ditambah menapak rumput dan pasir tanpa alas kaki. Juga mencelupkan tangan ke air dingin dan hangat bergantian.

    ReplyDelete
  13. Kemampuam sensorik anak memang harus diasah dari kecil ya, mba untuk tumbuh kembang yang lebih baik.

    ReplyDelete
  14. Kegiatan ini yang bisa tiap hari dilakukan ya, saat mandi: bermain gelembung sebelum mandi yang membuat anak menyukai aktivitas mandi dan merangsang otaknya dengan kegiatan bermain yang menyenangkan.

    ReplyDelete
  15. Pa's bangettt mbak Sari. Aku jga lagi mau beli zipper bag buat jadi kantong sensory walau Julio udah setahunan sih. Tapi mau aku kasih langsung dia masih suka nelen apapun. Ide yg baguuusss mbak

    ReplyDelete
  16. eh ditempelin di lantai pakai selotip boleh juga tuh idenya. saya contek ah. apalagi anak lebih suka main di lantai gitu

    ReplyDelete
  17. Ah.... jadi kangen ngasuh bayi lagi baca ini. Berasa nostalgiaan

    ReplyDelete