Showing posts with label Lifestyle. Show all posts
Showing posts with label Lifestyle. Show all posts

Friday, May 1, 2020

3 Benda Penting Yang Menemani WFH

May 01, 2020 0 Comments
Benda penting untuk aktivitas selama WFH


Tetap produktif saat pandemi? Harus dong, apalagi dapur juga butuh tetap ngebul biar dompet dan mental tetap sehat. Lalu, apa saja sih senjata yang menemaniku berjuang di rumah aja?

Berpenghasilan di rumah


Pembatasan sosial yang diterapkan memaksa kita tetap tinggal di rumah. Aku sempat sedih bahwa pembatasan ini berimbas pada penghasilan yang aku terima dari mengajar. Tapi yang namanya rezeki, datangnya bisa lewat mana aja. Dan Alhamdulillah, rezeki tetap mengalir meski di rumah aja. Honor dari job menulis dan endorsement beberapa sudah cair. Dan inilah yang memberi stimulus buatku untuk tetap menulis. Nyatanya, menulis itu menyenangkan. Lalu, benda apa saja yang dibutuhkan agar aksiku lancar? 

1. Gawai


Sepertinya gawai sudah menjadi kebutuhan pokok di masa sekarang. Kita tetap bisa terhubung dengan keluarga atau teman yang jauh serta mengetahui beragam informasi terkini melalui gawai. Bahkan gawai juga membantuku dalam menuntaskan pekerjaan menulis, foto produk maupun mencari informasi terkait pekerjaan. Dari gawai, aku juga bisa mengakses bermacam webinar dan podcast seru.


2. Buku Tulis


Ketika mengikuti webinar baik di aplikasi video conference maupun di sosial media, aku selalu sediakan buku tulis untuk mencatat ilmu baru serta menuliskan ide dan rencana yang akan aku lakukan. Dengan demikian, aku dengan mudah menemukan ilmu maupun rencana telah kutulis.


3. Laptop


Rasanya, meskipun di hp ada aplikasi infografis yang kece tapi aku tetap menyempatkan membuka laptop untuk belajar infografis lebih mendalam. Laptop sekaligus membantu menyelesaikan tugas menulis ku dan memudahkanku mengunduh kebutuhan infografis.

Nah, ini 3 senjata yang aku perlukan saat berjihad di meja kerja. Kalau kamu, benda apa yang tak bisa lepas dari kesibukanmu selama kerja di rumah?

Tuesday, March 10, 2020

Merencanakan Travelling ke Destinasi Wisata Impian di tahun 2020

March 10, 2020 0 Comments
Traveling ke destinasi wisata impian

Beda Dulu, Beda Sekarang


Ingat traveling, jadi ingat ketika jaman kuliah dan kerja dulu. Karena waktu itu masih punya banyak waktu luang, jadi pergi kemanapun oke sih asal uang saku ada dan ada tebengan alias barengan motor,hehe..anak kos mah sukanya irit-iritan. Jadilah kadang rencana dadakan bisa kami wujudkan tanpa banyak persiapan. Dan lagi, waktu itu jangkauan destinasi wisata kami masih mudah dijangkau. Kalaupun sampai berhari-hari, biasanya tempat menginap sudah otomatis tersedia. Beda dulu beda sekarang , berhubung sudah ada dua buntut yang mengikuti kemanapun aku pergi dan sudah ada suami yang menemani, jadi misal mau merencanakan liburan maka aku dan suami harus merencanakan dan mempersiapkannya secara matang. Mulai dari kapan perginya, berapa budgetnya dan tentunya tempatnya juga harus ramah anak.


Destinasi Impian Tahun 2020


Biasanya di akhir tahun selain mengevaluasi beberapa target yang belum terpenuhi, kami juga merencanakan destinasi wisata sebagai penyemangat mengumpulkan pundi-pundi rupiah sekaligus sarana mengedukasi anak.

Di akhir tahun 2019 lalu, kami merencanakan beberapa lokasi Traveling Impian yang ingin kami wujudkan, diantaranya :

1. Kebun Binatang Seruling Mas

Ibu mertua bersama cucu-cucunya berfoto di depan pintu masuk
Foto ibu mertua bersama cucu-cucunya di Seruling Mas Banjarnegara

Kenapa pilihan jatuh di Seruling Mas, Banjarnegara? Ada sih sebenarnya niat berkunjung ke Taman Gembira Loka Yogyakarta tetapi impian itu untuk sementara kami tanggalkan. Alasan waktu itu karena ada rencana mudik ke tempat mertua dan rencana mudik akhir tahun tersebut berbarengan dengan keluarga kakak ipar yang juga mengambil libur hingga tahun baru 2020, maka rencana tersebut disusun. Selain dekat dengan rumah mertua, kebun Binatang Seruling Mas juga sangat ramah anak. Harga tiket masuknya pun terjangkau dan di lokasi tersebut tersedia beragam wahana seperti bioskop 3D, kolam renang, tempat panahan, dan Kebun kelinci yang disukai anak-anak. Lokasinya juga dekat dengan lokasi Bakso Sari Gurih pak H. Ratno yang terkenal itu. Alhamdulillah di awal tahun keinginan traveling ke wisata Seruling Mas Banjarnegara tercapai.

2. Wisata Kota Lama Semarang

Kota Lama Semarang Jawa Tengah
Kota Lama Semarang yang semakin mempesona
Foto : gmap/Abi Khan

Melihat beberapa teman posting di Kota Lama Semarang kala itu, saya jadi tertarik berkunjung ke sana. Selain karena spot fotonya yang bagus, Semarang masih lumayan dekat dengan rumah sehingga tak perlu memesan penginapan dan yang pasti ketika kami ke Semarang tentunya sekaligus mampir menjajal kuliner khas Semarang dan berkunjung ke tempat saudara.

3. Saloka Theme Park


Pintu masuk Saloka Theme Park Salatiga
Saloka Theme Park
Image : gmap/Kristiono Priambodo

Sebut saja aku ini udik, hehe..sebetulnya Saloka Park sangat dekat dengan rumah karena berlokasi di Salatiga. Berjarak sekitar 15 menit dari pusat kota Salatiga, Saloka yang jadi lokasi Traveling Impian anak-anak yang di dalamnya terdapat begitu banyak wahana permainan. Awalnya sih, Saloka ini akan kami kunjungi di bulan Maret 2020 ini. Tetapi berhubung Minggu depan kakak ada kegiatan wisata sekolah ke Solo, maka rencana tersebut akhirnya kami tunda. Harapannya sih sekaligus nunggu momen outing akhir tahun kantor yang direncanakan akan diadakan di Saloka dan melibatkan seluruh anggota keluarga. Semoga yang ini segera terlaksana.

4. Taman Bunga Celosia

Spot foto ala Amsterdam Belanda
Salah satu spot foto instagramabel di taman bunga Celosia
Foto : gmap/Rahayu Indrawati
Setelah di tahun sebelumnya kami berkunjung ke Taman Bunga Setia Aji Bandungan, maka destinasi wisata yang ingin kami kunjungi di tahun 2020 adalah Taman Bunga Celosia. Taman Bunga Celosia berlokasi di Ambarawa Kabupaten Semarang, sekitar 35 menit dari pusat kota Salatiga jika ditempuh dengan menggunakan mobil pribadi. Lagi-lagi karena Taman Bunga ini menawarkan spot foto yang instagramabel sekaligus pemandangan yang indah dan harga tiket masuk yang terjangkau, jadilah tempat ini jadi salah satu Destinasi impian yang segera ingin kami wujudkan di tahun 2020 ini.

Destinasi impian kami di tahun 2020 ini sebetulnya kami pilih agar semua dapat kami wujudkan dengan mudah. Kalau tahun lalu ada beberapa belum tercapai karena lokasinya yang jauh dan waktunya yang tak memungkinkan, semoga di tahun 2020 ini semuanya bisa tercapai ya..
Kalau kalian, kira-kira kemana lokasi traveling impiannya?

Sunday, February 9, 2020

Perjuangan Menjadi Ibu Rumah Tangga Minimalis

February 09, 2020 4 Comments

Gambar rumah desain minimalis

Apa itu minimalis?
Tentu hidup minimalis disini sedikit berbeda dengan yang dimaksudkan dalam pembahasan mengenai rumah bergaya minimalis atau riasan minimalis. Minimalis sebetulnya sebuah prinsip hidup yang hanya menggunakan, memakai, membeli dan menyimpan barang yang memang benar-benar dibutuhkan. Jadi ketika ketika kebutuhan suatu jenis barang telah terpenuhi maka tak perlu lagi membeli bahkan mengoleksi. Misal, ketika di rumah terdapat 4 anggota keluarga, maka kebutuhan jumlah perabot bisa disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga. Seminimal mungkin dimiliki tentu akan membuat rumah lebih terkesan longgar, rapi dan mudah dibersihkan. Bahkan, paham mengenai prinsip hidup minimalis ini juga pernah ditulis oleh Fraccine Jay dan Fumio Sasaki.

Mengapa minimalis?


Pada prinsipnya, dalam tuntunan Islam kita diperintahkan untuk hidup bersahaja. Artinya berboros-boros dalam membeli atau memiliki sesuatu dianggap sebagai sifat kurang baik. Bahkan dalam hadis juga tertuang

Hadis tentang penggunaan harta
Hadis tentang harta yang dimintai pertanggungjawaban

Pun aku juga terinspirasi oleh buku yang ditulis oleh Fumio Sasaki yang berjudul Seni hidup Minimalis dan Marie Kondo dengan Konmarinya. Dari situ aku terinspirasi bahwa ternyata banyak keuntungan yang didapatkan dari Konmarinya dan Prinsip Minimalis, antara lain

1. Rumah lebih rapi dan luas
2. Pengeluaran rumah tangga bisa ditekan
3. Lebih hemat waktu dan tenaga untuk beberes rumah
4. Lebih bersemangat ketika bangun pagi
5. Jiwa konsumtif bisa terkendali
6. Lebih fokus dalam bertindak, tak perlu takut akan persepsi orang lain
7. Tak terbebani oleh rasa iri karena gaya hidup orang lain
8. Stress karena pekerjaan rumah tangga bisa diminimalisir
9. Melatih rasa disiplin

Dan tentunya masih banyak lagi manfaat lainnya. Dari situ aku mulai berpikir kenapa tak memulai saja hidup minimalis seperti yang Sasaki tulis dalam bukunya.


Baca juga : Konmari, Merapikan rumah Ala Marie Kondo

Perjuangan menjadi Ibu Rumah Tangga Minimalis


Dari pernyataan Sasaki bahwa ia berjuang selama beberapa tahun untuk menyingkirkan barang yang tak dibutuhkan lagi, maka aku mulai semangat beberes dan memutuskan untuk diet membeli perabot yang tak diperlukan. Awalnya aku merasa karena sudah berkeluarga dan terlepas dari Orangtua, maka sudah selayaknya aku membelu bermacam perabotan yang dibutuhkan, tapi ketika dipikirkan ternyata aku justru menumpuk barang yang belum benar-benar diperlukan. Dari diet membeli perabot tersebut ternyata mampu menekan bermacam keinginan belanja.

Aku juga beberes dan mulai mengurangi barang, decluttering (mengurangi baju). Sasaki dan Marie Kondo mencontohkan bagaimana merapikan rumah dan sebaiknya dimulai dari mana. Dibutuhkan waktu beberapa bulan untuk membereskan isi lemari, meski beberapa baju, seperti baju bayi sudah kami sumbangkan tetapi ternyata perasaan sayang terhadap barang itu masih ada dan ini jadi penghambat dalam beberes isi lemari pakaian sebenarnya. Menata dan merapikan perabot di rumah ternyata juga merupakan perjuangan yang lumayan sulit, ditambah karena aku punya dua balita yang lumayan aktif dan condong memiliki kecerdasan kinestetik yang tinggi. Alhasil, rumah yang baru saja tertata rapi akan kembali berantakan lagi. Ditambah karena koleksi mainan dua anak kecil ini juga lumayan banyak dan kadang setelah bermain ditinggalkan begitu saja. Fiuhhh..

Yang pasti, ada banyak hikmah yang bisa aku ambil dari menerapkan gaya hidup minimalis ini seperti yang aku tuangkan di atas, meskipun untuk menuju gaya hidup minimalis dibutuhkan perjuangan memahamkan, mengajak dan mendidik agar anggota keluarga bisa kompak menerapkan hidup minimalis dan waktu yang dibutuhkan juga bukan sekejap tentu hal ini akan memberikan kesan tersendiri. Yang pasti, prinsip minimalis yang dimiliki seorang atau sebuah keluarga tentu akan berbeda dengan orang atau keluarga lain sesuai dengan kebutuhan dan fokusnya masing-masing. So, semangat dan terus berjuang!!




Sunday, May 12, 2019

7 Tips menghilangkan ketombe yang wajib kamu coba

May 12, 2019 0 Comments

Wanita berhijab dan ketombe
Wanita berhijab
Credits : canva
Cantik itu relatif emang, apalagi buat wanita berhijab sepertiku. Menurutku, kecantikan perempuan bukan hanya dinilai dari keindahan fisik saja, tetapi juga dari akhlak yang terpuji dan kecerdasannya. Akan tetapi sebagai muslimah, selain menempa diri agar baik di mata Allah, kita juga perlu menambah pengetahuan dan menjaga fisik yang dikaruniakan olehNya dengan baik termasuk salah satunya rambut. Bagi wanita yang berhijab, tentu merawat rambut bisa jadi gampang-gampang susah. Lho, kok gampang-gampang susah? Lha iya, lha wong kalau berjilbab wong rambutnya gak kelihatan, kalau sudah gitu, ada yang jadi creambath atau sekedar nyisir aja, akhirnya rambut kesannya jadi dikesampingkan. Padahal kalau sudah gitu, dampak yang muncul bisa beragam. Mulai dari rambut kering, lepek, bercabang, rontok, terlalu berminyak bahkan ketombe.
OMG, ketombe? Lha iya, idealnya buat yang berhijab kita juga perlu memberi nafas buat rambut dengan tidak berhijab selama 24 jam gitu, malah batas idealnya hanya 8 jam. Terus, kalau yang kegiatannya banyak, jadwal padat merayap akhirnya rambut jadi dikesampingkan.

Penyebab ketombe

Sebetulnya, ketombe yang normal merupakan lapisan kulit terluar rambut yang berganti dan kadang menimbulkan sisik dan bisa dihilangkan dengan rajin keramas alias shampoan. Tapi, kadang kulit kepala yang terlalu berminyak dan terpapar debu membuatnya jadi sasaran empuk tempat bertumbuhnya jamur. So, ketombe itu ada yang disebabkan karena proses alami rambut dan ada pula yang disebabkan oleh jamur. Jadi beda kasus, beda pula cara mengatasinya

Cara Mengatasi Ketombe

Bagi kamu yang ketombean, aku bagi tips agar ketombe bisa dicegah atau dihilangkan.

1.  Keramas 2 hari sekali

Agar tetap terjaga kelembabannya, idealnya keramas bisa dilakukan tiap 2 hari sekali bahkan lebih tergantung kebutuhan

2. Memakai kondisioner dengan benar

Kondisioner biasanya dipakad agar rambut kuat, lembut dan gak mudah rontok. Pakailah kondisioner setelah keramas dengan menggunakannya di rambut saja, bukan di kulit kepala. Kulit kepala yang terkena kondisioner akan mudah berminyak dan kotor yang tentunya menyebabkan ketombe.

Rambut sehat, kuat, lembut terurai
Rambut sehat
Credits : canva


3. Gunakan jeruk nipis

Jika ketombemu cukup mengganggu, kamu bisa menggunakan jeruk nipis. Cara pakainya, potong jeruk nipis menjadi dua bagian lalu gosok-gosokkan di kepala. Tunggu sekitar 10 menit lalu keramas. Lakukan seminggu sekali.

4. Gunakan buah Pace atau mengkudu

Caranya dengan mengupas mengkudu dan mengoleskannya ke rambut. Tetapi biasanya cara ini jarang dilakukan mengingat aromanya yang menyengat.

5. Lidah buaya

Nilai plus lidah buaya, selain membantu mengatasi jerawat. Lidah buaya juga membantu menyuburkan rambut dan membuatnya jadi halus. Cara memakainya adalah dengan mengupas kulit lidah buaya dan menggosokkannya ke kulit kepala dilanjutkan dengan keramas setelahnya.

6. Gunakan shampo anti ketombe yang sesuai jenis rambut kamu

7. Jika ketombemu itu jamur, maka gunakan shampoo anti jamur

Beberapa waktu lalu suami juga pernah ketombean parah dan akhirnya oleh teman apoteker ku disarankan memakai shampo khusus jamur yang mengandung ketoconazole, bahan aktif pembasmi jamur dan Alhamdulilah ketombenya bisa teratasi.

8. Periksakan ke dokter
Jika emang sudah parah banget dan dicoba treatment macem-macem gak ngefek juga, maka segera konsultasikan ke dokter spesialis kulit yaa karena dokter insyaAllah lebih paham penyebab ketombemu. Jangan sampai dibiarkan karena bisa bertambah parah dan salah-salah bisa bikin rambut rontok.



Saturday, May 11, 2019

7 Alasan kenapa berbelanja Online

May 11, 2019 0 Comments


Bisnis e-commerce di Indonesia terbilang mengalami peningkatan pesat. Terbukti dengan menjamurnya marketplace dan online shop dimana-mana dari yang lokal seperti Shoppee, Lazada, akulaku, Blibli, matahari mall, Tokopedia, hingga yang kelas internasional seperti amazon, etsy, dan lainnya . Kalau aku pribadi, untuk keperluan tertentu, aku lebih senang berbelanja online baik, kenapa?

1. Banyak promo menarik

Saat ramadhan seperti ini, vendor-vendor marketplace menebar promo dimana-mana. Seperti tadi sore, saat berbelanja online untuk anakku, aku dapat diskon lumayan dari tokonya. Maunya sih, kalau melihat promo bertebaran kayak gini semuanya pengen dibeli.. masukkan ke wishlist atau keranjang belanja tapi yang terbayar bisa sepertiganya aja.
Oya, seperti ramadan 2019 ini ternyata shoppee tebar diskon mulai dari gratis ongkir, diskon produk, hingga produk murah seharga sepuluh ribu rupiah.

Shopee dari smartphone
Promo shopee


2. Tak perlu keluar rumah

Bagi yang sibuk dan tak punya banyak waktu untuk berbelanja dan bermacet-macetan di jalan raya maka online shop jadi salah satu kunci. Tinggal buka aplikasi dari smartphone atau laptop, pilih barang dan lakukan pembayaran. Semudah itu kita bisa mendapatkan barang yang kita inginkan tanpa repot keluar rumah.

3. Banyak pilihan dan stok

Sedih gak sih, kalau beli baju di departemen store dan ternyata barang yang kita pilih, misal baju gak ada ukurannya atau stoknya gak tersedia. Solusinya ya cari di marketplace, semua barang ada dan kita sendiri melalui aplikasi bisa mengecek ketersediaan barang.

4. Selalu mengikuti tren dan update

Dari seorang teman yang berkecimpung di dunia e-commerce, ternyata tiap 3 bulan sekali, tren fashion berubah. Stok dari produsen selalu diperbarui, sementara kalau kita berbelanja di toko baju atau swalayan, lagi-lagi stoknya masih sama. Nah, solusi bagi kalian yang modis dan pengen selalu kekinian, maka cari aja model terbaru di aplikasi belanja kalian.

5. Harga bersaing

Nah, karena reseller terkadang menjual produk yang sama maka berlomba-lombalah menggoyangkan jempol guna mencari diskon yang menarik atau harga yang lebih murah. Tapi perlu hati-hati juga, karena mau gak mau, kita perlu menemukan toko yang trusted sebelum membeli. Salah-salah bukannya dapat barang, kadang justru kita masuk perangkap penipuan berkedok online shop. Nah, kalau kalian, mau pilih mana? Swalayan atau marketplace?

recent posts

Featured post

Kenangan : Traveling Bersama Bapak Saat Kecil

Aku selalu ingat, kala bapak mengajakku traveling kala kecil dulu. Ini menjadi permata pengalamanku yang tak bisa kulupakan. Bahkan hingga...