Showing posts with label Freebies. Show all posts
Showing posts with label Freebies. Show all posts

Sunday, February 2, 2020

Blognya Ibu Rumah Tangga Minimalis

February 02, 2020 2 Comments
Blog tentang rumah tangga, parenting dan lainnya


Sebagai  ibu rumah tangga dengan dua anak yang juga bekerja sebagai pengajar fisika di sebuah bimbingan belajar di kota Salatiga, kadang keinginan untuk menulis agak sulit aku lakukan. Perlu manajemen waktu antara suami, 2 anak, rumah, mengajar dan menulis.
Berkutat dan dikelilingi dengan berbagai hal yang berhubungan dengan kerumahtanggaan kadang juga membuatku jenuh dan perlu suatu pekerjaan yang berguna untuk menjaga kewarasan serta kesegaran otak. Salah satu hal yang bagiku sangat membantu selain membaca buku yang aku sukai adalah menulis di blog dan pastinya juga yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari ibu rumahtangga. Mulai dari resep dan menu masakan, psikologi rumah tangga, berbagi ilmu  dari kulwap, perkembangan anak, kesehatan keluarga dan kesenangan saat emak mereview produk baru seperti skincare, makanan atau tempat yang baru saja dikunjungi. Nah, hal tersebut akan aku bahas satu persatu yaa..

1. Menu dan resep masakan


Dalam resolusi 2020 ku, salah satu list yang aku tuliskan dalam hal kerumahtanggaan adalah membuat varian jajanan baru minimal sebulan sekali walau di bulan Januari hal tersebut belum berjalan dikarenakan kesibukan mengajar yang di weekend. Padahal di tahun 2019, aku berhasil mencoba beberapa resep baru bahkan beberapa diantaranya aku uji cobakan untuk mereview produk dari suatu brand dan ada pula yang aku ikutkan dalam tantangan menulis BPN waktu itu. Semoga di tahun ini, bisa lanjut ya bebikinan jajanan yang hemat dan sehat untuk suami dan anak.

2. Psikologi rumah tangga


Kadang dalam hal berumah tangga, aku terutama berbuat lalai atau khilaf. Kadang pula, ingatan masa lalu yang kurang baik membawaku kembali dalam inner child ku. Nah, dengan menuliskan tips-tips sederhana yang aku baca atau aku dapatkan dari seminar, kulwap, atau buku dan komunitas akan membantu sebagai terapi penyembuhan (healing). Dengan menuliskan di blog, berarti aku juga tengah melakukan perbaikan yang sama yang semoga semakin baik dan bisa Istiqomah.

3. Perkembangan anak


Anak menjadi semestaku sehari-hari mulai dari bangun tidur hingga memejamkan mata lagi. Disini sebagai seorang ibu tentunya aku juga ingin melakukan yang terbaik untuk anak termasuk dengan belajar dan mengetahui milestone perkembangannya, belajar segala hal terkait parenting, agar ibunya terdidik terlebih dahulu sebelum mendidik anak. Anakku pun juga menjadi media belajarku agar aku terus berbenah dan melakukan perbaikan diri. Memiliki 2 anak yang berbeda jenis kelamin, sifat, usia dan karakternya membuatku harus mau menyelami satu persatu dan berusaha memperlakukan mereka dengan adil. Tak jarang beberapa tulisanku yang aku dapatkan dari komunitas, kulwap, atau baca buku parenting dan berhubungan dengan anak kubahas di blogku.

4. Kesehatan keluarga


Fimosis yang dialami Tito dan kehamilan dengan skoliosis serta persalinan Caesar akhirnya juga menjadi bahan tulisanku karena pengalaman tersebut bagiku begitu berharga dan untuk menjaganya aku sengaja menuliskannya dan mendokumentasikan dalam bentuk artikel di blogku. Termasuk pengalaman selama bekerja di klinik dan perjalanan selama menjadi istri dan ibu.

5. Review Produk


Review merupakan salah satu kebahagiaan tersendiri bagiku. Aku menganggapnya suatu bonus berharga yang aku dapatkan dari blogging dan bersosial media. Dari beberapa review yang aku dapatkan baik membeli, barter produk dengan tulisan atau foto dan yang berbayar membuatku meyakini bahwa ternyata pengalaman menulis itu merupakan pengalaman berharga dan bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Dari mereview produk, aku jadi tahu bagaimana menghargai produk dan memberi nilai secara obyektif dan juga berpenghasilan.

Nah, berarti secara keseluruhan aku menyimpulkan bahwa sebetulnya blogku lebih condong bertema lifestyle atau kerumahtanggaan. Harapanku, semoga di tahun 2020 ini aku  bisa menghadirkan tulisan yang lebih baik lagi, konten yang lebih berbobot dan inspiratif dan semoga tulisanku bisa tembus media. Doakan yaa..kalau kamu..tema blogku tentang apa?


Sunday, December 15, 2019

ODOP, wadah kreativitas penulis dan blogger

December 15, 2019 4 Comments
ODOP blogger dan penulis

Gagal ketika mengikuti Ramadhan Writing Challenge Komunitas One Day One Post (ODOP) membuat saya makin penasaran bagaimana teman-teman menulis dengan konsisten termasuk fasilitas saya di matrikulasi IIP mba Alif Kiky Listiyati yang dengan beragam kesibukannya masih bisa konsisten menulis.

Akhirnya, ketika open recruitment ODOP dibuka, saya coba daftarkan diri. Dari kelas oprec yang berlangsung sekitar 8 Minggu tersebut saya coba konsisten menulis dan coba menyelesaikan tantangannya meski sering rapel posting artikel dan tugas karena buat saya, peran utama sebagai ibu memang saya utamakan dan saya bisa fokus menulis kala malam saat anak-anak dan suami sudah terlelap.

Setelah Oprec ODOP terselesaikan, mulailah saya memasuki kelas baru dimana saya fokuskan mengambil kelas non fiksi dengan harapan untuk memperbaiki tulisan sekaligus agar selalu semangat menulis. Bagi saya, mengikuti dan belajar bersama di komunitas membuat saya tersemangati untuk menulis. Jadilah ODOP tambatan hati yang saya pilih untuk benar-benar belajar menulis.

Saya bersyukur, sebagai anggota ODOP batch #7 ini saya mendapat banyak pelajaran berharga. Mulai dari bagaimana cara mengawali dan mengakhiri tulisan, memperbaiki blog hingga soal monetasi blog karena materi tersebut yang saya tunggu-tunggu tiap kali mengikuti kelas online.

Dari ODOP, saya mendapat banyak sekali pencerahan. Bagaimana akhirnya saya harus mengelola waktu, menyusun dan menulis artikel dengan cepat, hingga mencari dan menemukan ide yang tepat untuk di-posting di blog saya.

Meski dengan bahasa seadanya, saya berusaha konsisten tetap posting tulisan tiap minggunya dan kedepannya saya berharap agar tulisan yang saya posting di blog lebih enak dibaca. Semoga ODOP berkenan memberikan materi tentang PUEBI yang menurut saya penting dipelajari oleh seorang penulis baik blogger maupun pengarang. Satu lagi harapan saya ke ODOP, sebaiknya tugas Blogwalking yang dilakukan tak terlalu banyak karena di luar komunitas saya juga melakukan Blogwalking ke blog lain. Beberapa kali saya jumpai seorang teman yang sekedar memberi komentar seadanya dan komentar tersebut sama ke blog lainnya padahal esensi Blogwalking bukan sekedar berkunjung. Alangkah senangnya jika artikel yang kita posting dibaca dengan baik dan komentar yang diberikan sesuai dengan tema tulisan. Apalagi analitik google juga bisa menghitung lama waktu kunjungan dan menganalisis tulisan kita akan selesai terbaca dalam beberapa menit. Dengan membaca dengan benar, mengomentari sesuai isi tulisan tentunya akan membuat penulis merasa dihargai. Maaf juga kalau saya sering rapel Blogwalking dikarenakan membaca postingan blog buat saya menyita cukup waktu sehingga hanya bisa saya lakukan di waktu tertentu. Usul saya, Blogwalking tak perlu dilakukan tiap hari tapi dengan jadwal tertentu yang disepakati.

Bagaimanapun, ODOP terus berbenah dan saya selalu berharap bahwa ODOP selalu menjadi wadah bagi penulis newbie seperti saya maupun yang berpengalaman agar selalu konsisten menulis. Terimakasih ya ODOP..teruslah menjadi terbaik, tempat menyampaikan karya dan kreativitas bagi penulis. Saya optimis bersama ODOP.

Thursday, November 21, 2019

Belajar bisnis bareng Google

November 21, 2019 5 Comments
Kegiatan google go digital women Will semarang
Women  Will Semarang yang diadakan di Impala Space
Source : IG Digital Bebarengan

Semakin berkembangnya dunia digital memiliki sisi positif dan negatif bagi pelaku usaha. Beberapa lini usaha seperti online shop, makanan cepat saji dan bisnis terkait jasa seperti taksi online dan jasa pemesanan tiket pesawat atau hotel justru semakin bertumbuh dengan semakin berkembangnya dunia digital tapi di lini lain justru menunjukkan kelesuan. Sebagai contoh, beberapa mall baik di Jakarta maupun kota besar lainnya justru gulung tikar karena tak mampu menghadapi persaingan bisnis yang semakin tinggi. Di lain pihak, banyaknya PHK yang terjadi akhirnya memaksa masyarakat bertumbuh dengan mendirikan UKM (Usaha Kecil Menengah). Apalagi ketersediaan aplikasi online yang semakin memudahkan seperti bisnis pesan antar makanan secara online, jasa reparasi online membuat Google Indonesia keinginan memajukan Usaha Kecil. Google Indonesia berinisiatif untuk memajukan UKM dengan programnya yang bertema "Go Digital". Program yang ditujukan untuk pemilik UKM yang ingin produknya dikenal secara luas ini diinisiasi oleh Google karena melihat potensi  pasar yang begitu luas di Indonesia namun belum terkelola secara maksimal karena banyak pelaku usaha terutama kelas menengah yang belum melek digital.

Diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Malang, Lombok, Solo, Palembang, Semarang, Medan dan beberapa kota lainnya pemilik usaha bisa mendaftarkan diri dan memperoleh sertifikat dari Google tanpa dipungut biaya alias gratis. Cara pendaftarannyapun cukup mudah. Hanya dengan mengakses link gapura digital  yang muncul di bawah kolom pencarian google dan mengisi formulir online maka otomatis kita telah terdaftar sebagai peserta setelah mendapatkan email undangan dari google.

Gapura digital Semarang di Citradream hotel
Source : IG digital Bebarengan

Seperti di Kota Semarang, Google membuka beberapa kelas Gapura Digital dari tingkat dasar hingga mahir dan juga kelas women Will yang diperuntukkan bagi wanita yang baru atau sedang merintis usahanya agar semakin berkembang. Diselenggarakan tiap hari Sabtu dan Minggu sepanjang tahun ini, sudah banyak pelaku usaha yang merasakan keuntungan belajar digital bareng Google. Untuk mengikuti kelas ini, peserta diharapkan telah memiliki akun Gmail yang aktif. Ada beberapa tahapan yang bisa dipelajari. Di  tingkat dasar atau kelas Siap Digital, peserta menerima beberapa materi terkait  strategi pemasaran, pengenalan  dan pengembangan bisnis, tren terbaru dan juga beberapa produk Google yang dapat membantu mengembangkan usaha seperti Google Map, Google Bisnisku dan Google Primer. Di kelas lanjutan bernama Handal digital, peserta akan belajar bagaimana membuat website yang efektif, membuat konten dan video produk untuk membangun merk. Di kelas selanjutnya bernama Mahir digital, peserta akan  belajar apa itu SEO, strategi iklan dan semacamnya. Setelah mengikuti minimal 4 kali kelas yang diadakan Google, maka peserta berhak menerima sertifikat dari Google.

Bagi pelaku usaha yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang dunia usaha digital tetapi tak memiliki waktu tak perlu khawatir karena Produk Google seperti Google Primer, Google Analitycs, Google Ads juga bisa dipelajari sendiri dengan mendownload aplikasinya di Playstore. Di Google Primer, pelaku usaha dilatih merancang, mengembangkan dan memasarkan bisnis dengan tahapan yang jelas dan terstruktur serta diberikan bermacam contoh sehingga mudah dipelajari dan diaplikasikan untuk bisnis kita.  Bagi kamu yang tertarik, yuk daftar juga.

Tuesday, November 19, 2019

Catatan perjalanan : My Lifestyle Blog

November 19, 2019 14 Comments
Dunia blogging sebenarnya bukan hal baru bagiku karena aku sebenarnya sudah blogging sejak jaman kuliah, hanya waktu itu lebih suka Blogwalking daripada nulis. Berawal dari seringnya ditugasi mencari artikel islami di multiply dan mencari bahan kuliah di blog milik almarhum pakdhe Dongeng Geologi, akhirnya aku terfikir untuk membuat blog meskipun pada akhirnya blognya mangkrak.

 Di tahun 2010 keinginan membuka Online shop membuatku kembali mengutak-atik blog ku menjadi blog jualan yang pada akhirnya juga berhenti. Semangat di awal aja yah..hehe
Setelah mendapat job di klinik dan ditugasi sebagai admin marketing, mulailah aku membuat blog untuk klinik dan mengembangkan media sosial demi kepentingan klinik. Dari situ aku banyak belajar mengenai webmaster dan beberapa istilah blog meskipun belum mahir juga.

Sampai di tahun 2018 karena lebih banyak waktu luang di rumah akhirnya aku kembali mendesain ulang hidupku ..ceilah..apalah..apalah..
Aku benahi template, header dan berbagai macam kebutuhan untuk membuat blogku menarik dan akhirnya jadilah seperti sekarang meski di bagian menu belum sempet benerin juga sih..haha

Blog yang kuberi nama Catatan perjalanan di bagian header ya ini berisi berbagai macam kegiatanku, tapi secara garis besar isinya terkait
- Parenting
- Jalan-jalan
- Review
- Lomba blog

Meskipun beberapa artikel dirasa agak keluar jalur seperti motivasi, cerpen, finansial. Posting berupa artikel parenting kebanyakan aku tulis berdasarkan kelas parenting baik online maupun offline yang aku ikuti, sementara kalau artikel jalan-jalan sih masih seputaran Salatiga saja karena termasuk jarang pergi setelah menikah. Review di blogku isinya beragam, dari review aplikasi, produk skincare atau tempat makan. Hehe, secara aku juga suka jajan.

Lomba blog yang aku ikuti selain tujuan utamanya agar mengetahui sejauh mana kualitas tulisanku juga sebagai pemacu semangat agar bisa belajar dari mastah dan berharap menang..hehe..yaiya dong..ikut lomba kok pengen kalah..

Aku hanya berharap semoga kualitas tulisan dan isi blogku bisa lebih baik dan lebih terarah isinya. Bukan cuma recehan dari remahan rempeyek..hehe..


Monday, September 30, 2019

Tantangan menulis kelas konstantinopel

September 30, 2019 19 Comments
ODOP (One Day One Post) atau yang lebih dikenal sebagai gerakan menulis satu postingan satu hari. Aku mengenal komunitas ini karena mengikuti akun sosial media beberapa temanku dan seorang bernama mba Alif Kiky. Lewat postingan mba Alif Kiky di Instagram aku jadi tertarik mengikuti akun Instagram ODOP. Kala itu sepertinya mba Alif Kiky masih menjadi peserta di ODOP ini, karena aku sering mengecek baik di Facebook, Instagram dan kadang di laman blognya terlihat mba Kiky sedang memposting tulisan. Kala itu, domain mba Alif Kiky juga belum TLD dan saat ini sepertinya beliau menjadikan menulis menjadi sebuah profesi.

Bunda Kiya (Mba Nining Purwanti) dan ibu duo Sholih mba Naila Zulfa juga aku kenal karena aku satu kelas matrikulasi dan bunda sayang di Komunitas Institut Ibu Profesional, sehingga sedikit banyak aku sudah paham bagaimana beliau berkiprah di dunia kepenulisan. Bahkan aku juga tahu kalau mereka baru saja menerbitkan buku antologi berjudul Birama Rona Budaya. Bukan kepo sih kalau ini, tapi karena postingan mereka sering berada di timeline ku ketika aku buka Instagram maupun Facebook.

Karena rasa ingin mengembangkan diri di dunia kepenulisan, maka aku pertama kali mengenal secara langsung Komunitas ODOP ketika mengikuti tantangan Ramadhan RWC 2019. Waktu itu sebenarnya aku cukup keteteran mengikuti tantangannya karena aku tak cuma mengikuti satu challenge tapi beberapa challenge sekaligus ditambah waktu itu rumah sedang direnovasi yang membuat kami mau tak mau berpindah sementara ke tempat Orangtua yang otomatis membuat segala akses menulis menjadi terhambat karena susah sinyal. Pengalaman dikeluarkan, eh bukan, lebih tepatnya pamit keluar dari kelas itu membuatku makin penasaran mengenal ODOP.

Pengalamanku  semakin kaya setelah mendaftar ODOP batch 7 dan dimasukkan ke kelas konstantinopel. Disini aku  akhirnya mengenal bermacam-macam karakter dengan segala tingkahnya.
Tangan dan jari membentuk bintang
Persahabatan
Sumber thegorbalsla.com

Ada laki-laki yang sebut saja paling ganteng karena satu-satunya laki-laki di grup ini. Tingkahnya yang suka berantem dan salip menyalip dengan mba Jihan membuatku geli, terutama ketika saling mengirim stiker WhatsApp. Mba Jihan dan Mas Syaifudin ini selalu menempati posisi posting pertama. Kalau dihitung skor, bisa jadi mereka berdua lah yang skornya paling tinggi karena terbilang gak pernah sekalipun telat posting tulisan. Betul-betul keren semangatnya. Ada pula pahlawan devisa bernama mba Riana. Mba Riana juga kuakui jempol karena masih bisa menulis di sela-sela rutinitasnya. Ada mba Dewi Deean, yang kalau di IIP mungkin sebagai guardian. Dari beliau aku semakin serius menulis di blog. Ada mba Retno yang sedang menempuh S2 nya dan berprofesi sebagai guru. Ada mba Karis, mba Lilis mamakpanda, mba Vera, mba Prajna, mba Desi. Semoga aku bisa semakin Istiqomah dan mengenal lebih dekat mereka. Bisa lulus bareng dan bisa menerbitkan buku juga..aamiin..

Saturday, January 26, 2019

Tujuan Penting saya Menulis Blog

January 26, 2019 6 Comments
Assalaamualaikum,..hai..
Ini pertama kali aku ngeblog di tahun 2019 dan beruntungnya juga di blogku yang baru. Tren blog di 2010 mulai meningkat seiring meningkatnya kecanggihan teknologi dan kemudahan pemakainya. Ada orang yang punya tujuan ngeblog lebih karena ingin berbagi, ingin menulis, mengikat ilmu yang baru saja dipelajari biar gak hilang. Jadi sebenarnya tujuan blog itu..

Tujuan Awal Ngeblog


Kalau aku sendiri, aku suka ngeblog karena :

  • Self Healing

Setiap orang punya luka masa lalu yang ingin disembuhkan baik pengalaman ketika kecil maupun pengalaman ketika beranjak dewasa. Sebagai emak dengan 2 anak yang kadang rempong dan daripada melemparkan emosi yang tak karuan di ubun-ubun, maka untuk alasan menjaga kewarasan sekaligus penyembuh luka masa lalu lah saya ngeblog.

  • Sarana belajar

tujuan nulis di blog




Sebagai emak yang lagi butuh banyak belajar, biar pinter sekaligus menambah keilmuan, maka mau gak mau, saya dituntut membaca baik artikel maupun buku, Nah, di blog dan dengan melakukan blogwalking ke teman blog, saya akhirnya jadi ikutan belajar juga.

  • Mengikat ilmu

Sayyidina Ali pernah berkata yang intinya bahwa menulis itu membuat ilmu yang kita pelajari lebih terserap dan lebih dalam dipahami.

  • Menyalurkan hobi

Semenjak jadi full time mom dan berada di rumah hampir 24 jam, saya jadi cari-cari kebiasaan yang  bermanfaat dan slah satunya dengan ngblog ini.

  • Monetize

Pengen banget suatu saat jadi blogger yang mnghasilkan. Meskipun saat ini saya masih dalam taraf belajar, namun dengan  berjalannya waktu insyaAllah tulisan saya jadi lebih enak dinikmati

recent posts

Featured post

Belajar Hikmah perjuangan Cinta Hajar, Ismail dan Ibrahim

Dalam Idul Adha, kita bisa mengambil hikmah perjuangan Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS dan Siti Hajar bahwa ketaatan pada Allah adalah sumbe...

Popular Posts